September 3, 2026 10:39
Breaking News

Polri

Silaturahmi Kapolres Lebak Perkuat Sinergi Polri dan Ulama Bersama Jaga Kamtibmas

BINTASARA.com, LEBAK – Silaturahmi Kapolres Lebak menjadi langkah awal AKBP Arninsi, S.H., S.I.K., M.Si., setelah resmi mengemban amanah sebagai Kapolres Lebak, Polda Banten. Dalam kunjungan tersebut, AKBP Arninsi bersilaturahmi dengan ulama sepuh Kabupaten Lebak, Mama KH Hasan Basri, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hasanah, di Kampung Ciheulang, Desa Cimangenteung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Selasa (4/8/2026). Kegiatan ini bertujuan mempererat sinergi antara Polri dan ulama guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Lebak.

Bersama jajaran, Kabag Ops Polres Lebak Kompol Eddy Prasetyo H., S.E., M.M., serta Kasat Binmas Polres Lebak Iptu Tatang Suhendar, S.KM, turut mendampingi Kapolres Lebak sebagai bentuk komitmen membangun komunikasi yang harmonis dengan para tokoh agama sebagai mitra strategis dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

AKBP Arninsi menegaskan bahwa sejak awal menjabat sebagai Kapolres Lebak, Ia berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk ulama dan tokoh agama.

“Mengawali amanah sebagai Kapolres Lebak, saya bersilaturahmi kepada para ulama untuk memohon doa restu sekaligus mempererat sinergitas. Peran ulama sangat penting dalam menjaga persatuan, memberikan kesejukan kepada masyarakat, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Lebak,” ujar AKBP Arninsi.

Silaturahmi Kapolres Lebak Bersama Mama KH Hasan Basri Jadi Langkah Awal Membangun Kolaborasi Polri dan Ulama

Ia juga menegaskan bahwa Polres Lebak akan terus membuka ruang komunikasi dan memperkuat kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat demi menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

“Kami berharap dukungan dan doa dari para ulama agar Polres Lebak senantiasa memberikan kelancaran dalam menjalankan tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Dengan sinergitas yang kuat antara Polri, ulama, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, Insya Allah Kabupaten Lebak akan tetap aman, damai, dan kondusif,” tambahnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hasanah, Mama KH Hasan Basri, menyambut hangat kunjungan Kapolres Lebak beserta rombongan. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara ulama dan kepolisian menjadi modal penting dalam menjaga persatuan, keamanan, dan ketenteraman masyarakat.

“Kami mengapresiasi silaturahmi Kapolres Lebak. Semoga beliau mendapat kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan amanah. Kami siap mendukung langkah-langkah Polres Lebak dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, karena sinergi antara ulama dan aparat kepolisian sangat penting demi terciptanya Kabupaten Lebak yang aman, damai, dan harmonis,” ungkap Mama KH Hasan Basri.

Melalui silaturahmi tersebut, Polres Lebak berharap hubungan kemitraan dengan para ulama semakin kuat sehingga mampu memperkokoh persatuan, meningkatkan kolaborasi dalam menjaga stabilitas keamanan, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Lebak.

(Red)

Ketahanan Pangan Polda Metro Jaya Panen 82 Kilogram Pakcoy untuk Dukung Program MBG

BINTASARA.com, JAKARTA – Ketahanan Pangan Polda Metro Jaya kembali diperkuat melalui pemanfaatan Green House Hidroponik SPPG Polri Palmerah. Pada Selasa (4/8/2026), Polda Metro Jaya berhasil memanen 82 kilogram sayur pakcoy yang langsung didistribusikan sebagai bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Palmerah, Polres Metro Jakarta Barat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendukung program prioritas pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan yang segar, aman, dan berkualitas.

Irwasda Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Sri Satyatama, menjelaskan bahwa panen pakcoy tersebut merupakan bagian dari pengembangan ekosistem rantai pasok bahan baku SPPG yang dikelola secara mandiri. Melalui sistem tersebut, Polda Metro Jaya berupaya menjaga keberlanjutan pasokan bahan pangan untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis.

“Melalui Green House Hidroponik ini, kami membangun sistem penyediaan bahan baku yang terintegrasi, mulai dari proses budidaya hingga hasil panen dimanfaatkan langsung untuk kebutuhan SPPG. Dengan demikian, kualitas, kesegaran, dan keberlanjutan pasokan bahan pangan dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat kemandirian pangan di lingkungan Polda Metro Jaya,” ujar Kombes Pol. Sri Satyatama.

Menurutnya, konsep pertanian hidroponik yang diterapkan tidak hanya menghasilkan produk pertanian berkualitas, tetapi juga menjadi model pengelolaan pangan berkelanjutan yang mampu memenuhi kebutuhan konsumsi secara mandiri.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengembangan Green House Hidroponik merupakan bentuk nyata dukungan institusinya terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Ia mengatakan, hasil panen tersebut menjadi salah satu sumber bahan baku yang mendukung penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis.

Polda Metro Jaya berkomitmen terus mengembangkan inovasi di bidang ketahanan pangan agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selain mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis, langkah tersebut juga diharapkan dapat menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif secara modern, efisien, dan berkelanjutan.

(Red)

Kapolres Eddy Inganta Pastikan Seluruh Peralatan Penanggulangan Karhutla Sibolga Siap Digunakan

BINTASARA.com, SIBOLGA – Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta, S.H., S.I.K., M.H. memimpin pemeriksaan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aula Polres Sibolga, Senin, 3 Agustus 2026.

Pemeriksaan tersebut diikuti Wakapolres Sibolga, Kabag Ops, serta para Kapolsek jajaran Polres Sibolga. Dalam kegiatan itu, Kapolres melakukan pengecekan terhadap sejumlah peralatan penanggulangan Karhutla, di antaranya drone, masker gas, alat pemadam api ringan (APAR), pompa air, serta alat penyemprotan air elektrik untuk memastikan seluruh perlengkapan berfungsi dengan baik dan siap digunakan.

Kapolres menegaskan kesiapan personel harus didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai agar mampu memberikan respons cepat dan efektif apabila terjadi kebakaran hutan maupun lahan di wilayah hukum Polres Sibolga.

Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla serta memastikan seluruh personel dan peralatan siap dikerahkan sewaktu-waktu. Dengan kesiapan tersebut, Polres Sibolga berkomitmen memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat dan mendukung penanganan Karhutla secara cepat, tepat, dan profesional.

(TR. Zebua)

Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar 68 Kasus Obat Keras Ilegal dan Sita Ratusan Butir Obat Terlarang

BINTASARA.com, JAKARTA PUSAT – Obat Keras Ilegal menjadi fokus pemberantasan Polres Metro Jakarta Pusat sepanjang Januari hingga Juli 2026. Satuan Reserse Narkoba berhasil mengungkap 68 kasus, menangkap 92 tersangka, dan menyita 118.494 butir obat keras dari berbagai jenis. Wilayah Tanah Abang tercatat sebagai lokasi dengan jumlah pengungkapan kasus terbanyak.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung menjelaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil operasi intensif yang dilakukan Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat bersama jajaran Polsek dalam memberantas peredaran obat keras tanpa izin.

“Selama Januari hingga Juli 2026 kami berhasil mengungkap 68 kasus dengan 92 tersangka, terdiri dari 91 laki-laki dan satu perempuan. Dari pengungkapan tersebut kami menyita 118.494 butir obat berbahaya dari berbagai jenis,” ujar Reynold saat konferensi pers di Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (31/7/2026).

Obat Keras Ilegal, Tanah Abang Dominasi Pengungkapan Kasus

Kapolres mengungkapkan, Tanah Abang menjadi wilayah dengan pengungkapan kasus terbanyak, yakni 35 kasus dengan 41 tersangka. Sementara itu, selama Juli 2026 saja polisi menerima 14 laporan polisi dan mengamankan 16 tersangka.

Sitaan barang bukti meliputi:

  • 54.434 butir Tramadol;
  • 24.518 butir Hexymer;
  • 14.165 butir Double Y;
  • 6.208 butir Trihexyphenidyl;
  • 3.841 butir Merlozepam;
  • 3.000 butir Nova;
  • 2.998 butir Alprazolam; serta
  • Ribuan butir obat keras lainnya dengan total mencapai 118.494 butir.

Pelaku Gunakan Berbagai Modus

Reynold menjelaskan, para pelaku menjual obat keras tanpa izin melalui berbagai modus untuk menghindari pengawasan petugas. Mereka memanfaatkan toko kelontong, toko kosmetik, hingga toko akuarium sebagai kedok penjualan.

“Penindakan tidak lagi melihat tempat. Baik di stasiun, terminal, ruko, pertokoan maupun pusat aktivitas ekonomi, apabila menemukan adanya peredaran obat keras ilegal akan kami tindak tegas,” tegas Reynold.

Ia menambahkan, penyidik terus mengembangkan kasus untuk mengungkap jaringan pemasok yang berada di balik para pengedar.

Kasus Obat Keras Ilegal, Tersangka Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

Polisi menjerat seluruh tersangka dengan Pasal 435 subsider Pasal 436 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Para pelaku terancam hukuman penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 12 tahun.

Selain melakukan penindakan, Polres Metro Jakarta Pusat memperkuat langkah pencegahan dengan menggandeng Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Kodim 0501/Jakarta Pusat, Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Binda, Balai POM, serta unsur masyarakat.

Kolaborasi tersebut wujudkan melalui deklarasi bersama, pemasangan CCTV di titik rawan, serta penyuluhan kepada pelajar melalui program Pelajar Jaga Jakarta.

Tramadol Bisa Memicu Ketergantungan Kepada Pengguna

Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Wisnu Setiyawan Kuncoro menjelaskan, Tramadol dan sejumlah obat keras lainnya sebenarnya untuk kepentingan medis melalui resep dokter dan pembeliannya hanya terdapat pada opotek.

Namun, penyalahgunaan terjadi karena obat tersebut terjual bebas tanpa pengawasan.

“Efek obat ini dapat menimbulkan euforia dan ketergantungan apabila mekonsumsi secara berlebihan. Karena itu, penyalahgunaannya tidak berbeda jauh dengan narkotika sehingga harus menjadi perhatian bersama,” jelas Wisnu.

Polisi Ajak Masyarakat Berperan Aktif

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengajak masyarakat dan media untuk aktif memberikan informasi terkait peredaran obat keras ilegal.

“Kami membuka diri terhadap setiap informasi dari masyarakat maupun rekan-rekan media. Sekecil apa pun informasi yang diberikan sangat membantu kami dalam melakukan penegakan hukum maupun pencegahan, khususnya di wilayah Tanah Abang,” ujar Dhimas.

Dhimas menegaskan, pemberantasan obat keras ilegal tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Menurutnya, dukungan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar penyalahgunaan obat-obatan berbahaya tidak semakin meluas, terutama di kalangan pelajar dan generasi muda.

Komitmen Kebangsaan Polda Metro Jaya Diperkuat, PNPP Dibekali Wawasan Kebangsaan dan Nilai Toleransi

BINTASARA.com, JAKARTA – Komitmen Kebangsaan Polda Metro Jaya kembali perkuat kegiatan pembekalan wawasan kebangsaan dan nilai toleransi kepada Pegawai Negeri pada Polri (PNPP). Program yang berlangsung pada Kamis (30/7/2026) di salah satu hotel di Jakarta ini bertujuan meningkatkan ketahanan ideologi personel sekaligus mencegah penyebaran paham radikalisme dan intoleransi di lingkungan Polri.

Pembukaan kegiatan langsung oleh Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, yang menegaskan bahwa penguatan komitmen kebangsaan menjadi bagian penting dalam membangun integritas seluruh personel Polri, termasuk PNPP.

Komitmen Kebangsaan Polda Perkuat Ideologi Berlandaskan Empat Pilar

Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono menekankan bahwa setiap anggota Polri wajib menjadikan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, kepercayaan publik terhadap institusi Polri hanya dapat terjaga apabila setiap personel menunjukkan integritas, menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, menghormati keberagaman, serta menolak seluruh bentuk paham yang bertentangan dengan Pancasila dan konstitusi.

“Kepercayaan masyarakat kepada Polri merupakan amanah yang harus terus kita pelihara. Hal tersebut hanya dapat terwujud melalui integritas setiap personel yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, menghormati keberagaman, serta menolak segala bentuk paham yang bertentangan dengan Pancasila dan konstitusi,” ujar Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono.

Personel Polri Harus Tangguh Menghadapi Ancaman Radikalisme Digital

Wakapolda Metro Jaya menjelaskan bahwa tantangan terhadap persatuan bangsa kini berkembang semakin kompleks. Ancaman tidak hanya muncul dalam bentuk fisik, tetapi juga menyebar melalui berbagai informasi, narasi, dan konten digital yang terkonsumsi masyarakat setiap hari.

Karena itu, ia meminta seluruh personel Polri memiliki ketahanan ideologi yang kuat agar mampu menyaring informasi secara bijaksana serta tidak mudah terpengaruh oleh ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

Komitmen Kebangsaan Polda Hadirkan Pakar dari Kementerian Agama dan BNPT

Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi, M.Ag., Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pendidikan Agama dan Keagamaan BMBP SDM Kementerian Agama RI, serta Kombes Pol. (Purn) Drs. Sutriyono, Tenaga Ahli Kepala BNPT Bidang Sumber Daya Manusia.

Melalui materi Ia menyampaikan peserta memperoleh penguatan mengenai pentingnya menjaga persatuan bangsa, meningkatkan toleransi, serta memperkuat daya tangkal terhadap penyebaran paham radikal di lingkungan kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

PNPP Berharap Menjadi Teladan Persatuan

Menutup sambutannya, Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperluas wawasan, memperdalam pemahaman kebangsaan, serta memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas di satuan masing-masing.

Ia berharap setiap PNPP mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan, menghormati keberagaman, serta membangun budaya saling menghargai di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap semangat kebangsaan seluruh personel semakin kuat sehingga menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas. Mari kita terus mempererat persatuan, menjaga soliditas, serta menunjukkan keteladanan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tutup Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono. (Red)

Polda Metro Jaya dan Ormas Perkuat Sinergi Wujudkan Program Jaga Jakarta Cegah Ancaman

BINTASARA.com, JAKARTAProgram Jaga Jakarta gagasan cemerlang Kapolda Metro Jaya dalam memperkuat sinergi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas). Polda Metro Jaya menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama perwakilan 20 ormas di Gedung Promoter Polda Metro Jaya sebagai upaya memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat di Ibu Kota.

Agenda pertemuan dan silaturahmi tersebut, Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Metro Jaya Kombes Pol H.Y. Arief Satriyo, S.I.K., Direktur Intelijen Keamanan (Dirintelkam) Polda Metro Jaya Kombes Pol Miko Indrayana, S.I.K., serta para pengurus organisasi kemasyarakatan dari berbagai wilayah Jakarta, bersama-sama turut hadir.

Program Jaga Jakarta, 20 Ormas Perkuat Kolaborasi dengan Polda Metro Jaya

Sebanyak 20 organisasi kemasyarakatan hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya BPPKB Banten, Kembang Latar, GIBAS, KBPP Polri, GMBI, PETIR, FPMM, Forkabi, PPBNI Satria Banten, Laskar Merah Putih, AMBI, FBR, Senkom Mitra Polri, GRIB Jaya, Bang Japar, Pemuda Batak Bersatu, Pemuda Pancasila, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan lainnya.

Kehadiran berbagai elemen masyarakat tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Polda Metro Jaya Ajak Ormas Jaga Stabilitas Keamanan

Direktur Binmas Polda Metro Jaya Kombes Pol H.Y. Arief Satriyo menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis sebagai mitra kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan.

“Pertemuan ini merupakan wujud komitmen Polda Metro Jaya bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, untuk menciptakan Jakarta yang aman dan nyaman,” ujar Kombes Pol Arief Satriyo.

Menurutnya, dinamika kehidupan masyarakat Jakarta, baik di ruang publik maupun ruang digital, memiliki keterkaitan erat dengan stabilitas keamanan nasional. Oleh karena itu, komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang kuat antara kepolisian dan seluruh pemangku kepentingan harus saling menguatkan.

Kapolda Metro Jaya Ajak Ormas Cegah Konflik dan Tangkal Provokasi

Dalam forum tersebut, Polda Metro Jaya mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan untuk berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing, mencegah potensi konflik sosial, serta membantu menangkal provokasi maupun penyebaran informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Kolaborasi ini juga berharap mampu memperkuat budaya dialog, meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan, serta mempercepat penyelesaian berbagai persoalan sosial melalui pendekatan yang humanis dan persuasif.

Program Jaga Jakarta Perkuat Kemitraan Polri dan Masyarakat

Melalui Program Jaga Jakarta, Polda Metro Jaya terus membangun kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, sebagai bagian dari strategi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sinergi tersebut berharap semakin memperkuat peran ormas sebagai mitra Polri dalam menyerap aspirasi masyarakat, menjaga persatuan, menyelesaikan persoalan secara dialogis, serta menciptakan Jakarta yang aman, nyaman, damai, dan kondusif bagi seluruh warga. (Red)

Polda Sumsel Kawal Legal Drilling, Tata Kelola Sumur Minyak Masyarakat

BINTASARA.com, LAHAT – Tata Kelola Sumur Minyak Masyarakat resmi launching di Desa Banjar Sari, Kecamatan Merapi, Kabupaten Lahat, Rabu (29/7/2026). Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menunjukkan komitmen kuat mendukung program ketahanan energi nasional dengan mengawal transformasi pengelolaan sumur minyak rakyat dari aktivitas ilegal menjadi legal, aman, dan berkelanjutan.

Peluncuran tersebut terbentuk dalam Apel Ikrar Bersama dan Launching Tata Kelola Sumur Minyak Masyarakat yang dipimpin bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan sektor energi.

Kapolda Sumatera Selatan beserta jajaran hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Staf Khusus Menteri ESDM RI Komjen Pol (Purn.) Rudi Sufahriadi, Direksi SKK Migas, serta para bupati dari empat daerah penghasil minyak, yakni Kabupaten Lahat, Musi Banyuasin, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara.

Transformasi Rakyat Menjadi Legal

Program ini merupakan implementasi turunan Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 yang bertujuan menata ribuan sumur minyak masyarakat agar memiliki kepastian hukum dan standar keselamatan kerja.

Pemerintah mulai memverifikasi ribuan titik sumur minyak rakyat untuk dikelola secara resmi melalui koperasi dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Hingga saat ini, sejumlah sumur di Kabupaten Musi Banyuasin, Lahat, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara telah masuk tahap verifikasi.

Melalui skema tersebut, pemerintah berharap aktivitas pengeboran masyarakat tidak lagi dikategorikan sebagai illegal drilling, tetapi berubah menjadi kegiatan usaha yang legal, produktif, dan memberikan manfaat bagi negara maupun masyarakat.

Gubernur Herman Deru Apresiasi Langkah Polda Sumsel

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengapresiasi langkah cepat Kapolda Sumsel yang aktif mendampingi masyarakat dalam proses legalisasi sumur minyak rakyat.

“Kami mengapresiasi Kapolda Sumatera Selatan yang terus berupaya membantu masyarakat agar memiliki standar keamanan dalam pengelolaan sumur minyak. Polri hadir mengawasi agar kita terbebas dari praktik illegal drilling. Saya tekankan, apabila Bapak dan Ibu sekalian bekerja sesuai aturan legal dan hasil sumurnya menyerahkan ke Pertamina, berarti kalian telah berkontribusi menjadi pahlawan devisa bagi negara karena ikut menekan angka impor minyak kita,” tegas Herman Deru.

Menurutnya, legalisasi pengelolaan sumur minyak tidak hanya meningkatkan keselamatan kerja, tetapi juga memperkuat ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak.

Bupati Lahat Dorong Percepatan Perizinan

Bupati Lahat Bursah Zarnubi berharap pemerintah pusat segera menyelesaikan seluruh proses perizinan agar masyarakat tidak kembali melakukan pengeboran ilegal.

“Kabupaten Lahat tinggal menunggu izinnya secepatnya. Kalau terlalu lama, kita khawatir ada yang kembali mengebor secara ilegal. Maka dari itu, perubahan dari illegal ke legal drilling ini harus segera menjadi kenyataan. Terima kasih kepada seluruh perangkat kepolisian, TNI, dan Kejaksaan yang turun langsung mengawal pelaksanaan legal drilling demi menjaga lingkungan dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Polda Sumsel Kedepankan Edukasi dan Pendampingan

Kabid Humas Polda Sumsel menegaskan bahwa Polri tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan edukatif dalam mendampingi masyarakat menuju tata kelola migas yang sesuai regulasi.

Menurutnya, kehadiran Kapolda Sumsel dalam peluncuran program tersebut menjadi bukti nyata dukungan Polri terhadap program strategis pemerintah di sektor energi.

Polri berkomitmen mengawal proses legalisasi sumur minyak masyarakat guna mencegah kebocoran aset negara, mengurangi kerusakan lingkungan, serta meningkatkan keselamatan kerja para penambang.

Libatkan 447 Peserta Lintas Instansi

Apel Ikrar Bersama berlangsung khidmat dengan melibatkan 447 peserta dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Forkopimcam, pemerintah desa, serta perwakilan penambang minyak rakyat.

Kegiatan tersebut juga bersamaan dengan penandatanganan Berita Acara Implementasi Peraturan Menteri ESDM serta penekanan sirene sebagai simbol mulainya tata kelola baru pengelolaan sumur minyak masyarakat.

Tonggak Baru Industri Migas Kerakyatan

Peluncuran Tata Kelola Sumur Minyak Masyarakat menjadi tonggak penting dalam pembenahan industri migas berbasis masyarakat di Sumatera Selatan. Sinergi antara Polda Sumsel, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, pemerintah kabupaten, Kementerian ESDM, SKK Migas, dan masyarakat berharap mampu menciptakan pengelolaan sumur minyak yang legal, aman, ramah lingkungan, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Transformasi ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional melalui pengelolaan sumber daya minyak yang tertib, transparan, dan berkelanjutan. (Red)

Polda Metro Jaya Berhasil Mengungkap Peredaran Narkotika Golongan Ii Jenis Etomidate Sebanyak 8.698 Pcs Cartridge, Jaringan Internasional

BINTASARA.com, JAKARTA – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Kali ini, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika Golongan II jenis Etomidate yang diduga merupakan bagian dari jaringan internasional, dengan total barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 8.698 pcs cartridge yang mengandung cairan Etomidate.

Pengungkapan bermula pada Selasa, 21 Juli 2026, setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas transaksi narkotika di kawasan Jakarta Selatan.Menindaklanjuti informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan, pemantauan, serta pemetaan lokasi hingga akhirnya berhasil menangkap seorang pria berinisial R (22) yang diduga hendak melakukan transaksi.

Etomidate Jaringan Internasional Terbongkar, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Amankan Ribuan Cartridge dari Enam Lokasi

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan 3 pcs cartridge Etomidate yang disimpan di dalam sebuah paperbag. Dari hasil pemeriksaan awal, penyidik kemudian melakukan pengembangan ke sejumlah lokasi lain.

Pengembangan tersebut membawa petugas ke sebuah rumah di kawasan Jakarta Selatan, pada lokasi ini polisi mengamankan seorang pria berinisial AG (28). Dari lokasi tersebut, polisi kembali menemukan 171 pcs cartridge Etomidate beserta sejumlah barang bukti pendukung.

Penyelidikan kemudian berlanjut hingga polisi mengamankan dua orang lainnya, yakni AF (29) dan AM (36). Berdasarkan hasil interogasi, keduanya mengakui masih menyimpan barang bukti di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan. Saat dilakukan penggeledahan di apartemen tersebut, polisi menemukan 4.384 pcs cartridge Etomidate yang disimpan di dalam koper dan tas.

Tidak berhenti sampai di situ, polisi kembali melakukan pengembangan pada Kamis, 23 Juli 2026, Dari hasil pengembangan lanjutan terhadap tersangka R (22), petugas kembali menemukan 4.140 pcs cartridge Etomidate di lokasi berbeda di wilayah Jakarta Selatan.

Dengan pengungkapan lanjutan tersebut, total barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 8.698 pcs cartridge narkotika Golongan II jenis Etomidate.

Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Ade Candra, S.I.K., M.Si. mengatakan “ Polda Metro Jaya berhasil mengungkap peredaran narkotika golongan dua jenis Etomidate jaringan internasional di enam TKP berbeda di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan dengan barang bukti sebanyak 8.698 pcs  cartridge berisikan Etomidate serta empat orang tersangka terdiri dari tiga orang laki-laki inisial R (22), AF (29) , dan AG (28), serta satu orang perempuan inisial AM (36)”.

selanjutnya barang bukti dan tersangka akan dilakukan penyidikan lebih lanjut di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. (Red)

Sertijab PJU Polda Metro Jaya Dipimpin Kapolda, 22 Pejabat Strategis Resmi Berganti

BINTASARA.com, JAKARTASertijab PJU Polda Metro Jaya dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran di Lapangan Presisi Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya, Selasa (28/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut keputusan Kapolri tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polri sekaligus memperkuat regenerasi kepemimpinan dan peningkatan kinerja organisasi.

Upacara sertijab berlangsung dengan khidmat dengan hadir para Pejabat Utama Polda Metro Jaya serta seluruh Kapolres jajaran. Momentum ini juga menjadi bentuk penghormatan kepada pejabat lama atas pengabdian mereka sekaligus penyambutan bagi pejabat baru yang menerima amanah di lingkungan Polda Metro Jaya.

Sertijab PJU Polda Tegaskan Komitmen Tingkatkan Profesionalisme dan Pelayanan Humanis kepada Masyarakat

Sebanyak 22 pejabat mengikuti prosesi serah terima jabatan. Mereka meliputi Karoops, Karo SDM, Dirlantas, Dirpamobvit, Kabidpropam, Dirbinmas, Kabiddokkes, Ka SPN, Dirtahti, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kapolres Metro Depok, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, serta sejumlah pejabat strategis lainnya di lingkungan Polda Metro Jaya.

Dalam amanatnya, Kapolda Metro Jaya menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan tugas di Polda Metro Jaya.

“Kepada pejabat yang baru bergabung, selamat datang dan selamat bertugas di Polda Metro Jaya. Saya yakin dengan pengalaman yang dimiliki, saudara dapat melanjutkan sekaligus meningkatkan capaian yang telah diraih. Bangun sinergi, jaga soliditas, dan berikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujar Komjen Pol. Asep Edi Suheri.

Kapolda juga mengingatkan seluruh personel agar terus mengedepankan pelayanan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Jangan pernah menyakiti hati masyarakat. Jadilah polisi yang kehadirannya selalu memberikan manfaat, menghadirkan rasa aman, serta menjadi solusi bagi setiap persoalan yang dihadapi masyarakat,” tegasnya.

Kapolda menilai rotasi dan mutasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian. Ia berharap seluruh pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, memperkuat koordinasi internal, serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Melalui pelaksanaan Sertijab PJU Polda Metro Jaya, jajaran kepolisian diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman secara profesional, presisi, dan humanis.

Cyber Resilient Community Diperkuat, SPN Polda Kaltim Gandeng Pemerintah, Kampus dan OJK Lawan Kejahatan Siber

BINTASARA.com, KUTAI KARTANEGARA – Cyber Resilient Community menjadi program strategis yang terus perkuat Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalimantan Timur guna meningkatkan literasi digital dan membangun ketahanan masyarakat menghadapi berbagai ancaman kejahatan siber. Program yang di inisiasi Kepala SPN Polda Kaltim, Kombes Pol. Pepen Supena Wijaya, S.I.K., tersebut mendapat dukungan luas dari pemerintah daerah, legislatif, regulator, perguruan tinggi, hingga tokoh masyarakat di Kalimantan Timur.

Sebagai bagian dari penguatan implementasi program, Kepala SPN Polda Kaltim melaksanakan silaturahmi, audiensi, dan studi banding dengan sejumlah pemangku kepentingan strategis, antara lain Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Universitas Mulawarman, Universitas Balikpapan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Timur, Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Sultan H. Adji Muhammad Arifin, serta jajaran Kelurahan Damai Bahagia, Kota Balikpapan.

Cyber Resilient Community Perkuat Literasi Digital Masyarakat

Kombes Pol. Pepen Supena Wijaya menjelaskan bahwa Cyber Resilient Community (CRC) merupakan inovasi yang bertujuan meningkatkan literasi digital masyarakat, memperkuat kesadaran terhadap keamanan siber, serta membangun kemampuan masyarakat dalam mengenali, mencegah, dan merespons berbagai bentuk kejahatan digital, termasuk penipuan online dan kejahatan finansial berbasis teknologi.

“Cyber Resilient Community merupakan gerakan bersama yang bertujuan membangun budaya sadar keamanan siber di tengah masyarakat. Dengan keterlibatan seluruh stakeholder, kami optimistis masyarakat akan semakin siap menghadapi tantangan di era digital,” ujar Kombes Pol. Pepen.

Pemerintah, DPRD, Kampus dan OJK Dukung Program CRC

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dan DPRD Provinsi Kalimantan Timur menyatakan dukungannya terhadap Program CRC. Kedua institusi menilai program tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas literasi digital sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan di ruang siber.

SPN Polda Kaltim juga membangun kolaborasi dengan Universitas Mulawarman, Universitas Balikpapan, dan OJK Provinsi Kalimantan Timur. Sinergi tersebut akan memperkuat pelaksanaan program melalui riset, penyusunan materi edukasi, pelatihan, pengabdian kepada masyarakat, hingga peningkatan pemahaman mengenai keamanan transaksi digital dan perlindungan sektor jasa keuangan.

Selain itu, keterlibatan tokoh masyarakat menjadi modal penting untuk memperluas edukasi kepada masyarakat. Para tokoh daerah berharap mampu mendorong partisipasi warga agar semakin peduli terhadap keamanan digital dan lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan siber yang terus berkembang.

Polda Kaltim Dorong Sinergi Lintas Sektor

Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi strategi penting dalam menghadapi tantangan keamanan pada era transformasi digital.

“Keamanan siber saat ini menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, lembaga legislatif, dunia pendidikan, regulator, tokoh masyarakat, dan seluruh komponen bangsa menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang tangguh terhadap ancaman kejahatan digital,” kata Kombes Pol. Tedy.

Ia menambahkan, Program Cyber Resilient Community bukan sekadar kegiatan edukasi, melainkan gerakan kolaboratif yang bertujuan membangun budaya sadar keamanan siber secara berkelanjutan.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap Program Cyber Resilient Community mampu menjadi model penguatan ketahanan siber masyarakat yang penerapannya secara luas. Semakin tinggi literasi digital masyarakat, maka semakin kuat pula kemampuan kita dalam mencegah berbagai bentuk kejahatan siber dan mewujudkan ruang digital yang aman, produktif, serta mendukung pembangunan nasional,” tutupnya.

Cyber Resilient Community Komitmen Membangun Ruang Digital Aman

Melalui penguatan Program Cyber Resilient Community, SPN Polda Kalimantan Timur menegaskan komitmennya membangun masyarakat yang tangguh menghadapi ancaman kejahatan siber. Kolaborasi lintas sektor berharap mampu menciptakan ekosistem digital yang aman, meningkatkan literasi masyarakat, serta mendukung transformasi digital Indonesia secara berkelanjutan. (Red)

Bazar Kreasi Bhayangkari 2026 Dipantau Kapolri, Pengamanan Maksimal Jaga Acara Tetap Kondusif

BINTASARA.com, JAKARTA PUSAT – Bazar Kreasi Bhayangkari 2026 mendapat perhatian langsung dari Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang meninjau pelaksanaan kegiatan di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2026) pukul 19.00 WIB. Peninjauan tersebut bertujuan memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar sekaligus memberikan dukungan terhadap promosi produk unggulan UMKM dan karya kreatif Bhayangkari dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolri didampingi Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, serta sejumlah pejabat utama lainnya.

Kapolri Tinjau Produk UMKM dan Antusiasme Pengunjung

Kapolri meninjau secara langsung seluruh area bazar yang menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari hasil usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kerajinan tangan, kuliner khas daerah, hingga berbagai karya kreatif Bhayangkari dari seluruh Indonesia.

Selama kegiatan berlangsung, bazar mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Pengunjung memadati area pameran untuk melihat sekaligus membeli berbagai produk yang dipamerkan.

Polres Metro Jakarta Pusat Kerahkan Pengamanan Menyeluruh

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan pihaknya telah menyiapkan pola pengamanan secara menyeluruh guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Petugas menempatkan personel di sejumlah titik strategis, baik di dalam maupun di sekitar lokasi acara. Selain itu, personel juga mengatur arus lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan di kawasan JICC Senayan.

“Kami menempatkan personel di sejumlah titik strategis, baik di dalam maupun di sekitar lokasi kegiatan, termasuk melakukan pengaturan arus lalu lintas. Alhamdulillah seluruh rangkaian peninjauan Bapak Kapolri dan pelaksanaan Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ujar Reynold.

Bazar Kreasi Bhayangkari 2026, Komitmen Polri Dukung Event Nasional

Reynold menegaskan Polres Metro Jakarta Pusat berkomitmen memberikan pengamanan maksimal pada setiap kegiatan berskala nasional yang berlangsung di wilayah hukumnya.

Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian bertujuan menciptakan rasa aman sehingga masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian Bazar Kreasi Bhayangkari 2026 dengan nyaman sekaligus mendukung keberhasilan penyelenggaraan acara yang menjadi ajang promosi produk unggulan dan kreativitas Bhayangkari dari berbagai daerah di Indonesia.

LP-KTB Polri Resmi Dikukuhkan, Perkuat Tata Kelola SMA Kemala Taruna Bhayangkara Bertaraf Internasional

BINTASARA.com, BOGOR – LP-KTB Polri resmi memperkuat tata kelola SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) melalui pengukuhan Pengurus Harian Lembaga Perguruan Kemala Taruna Bhayangkara (LP-KTB) di Kampus SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Selasa (21/7/2026).
Langkah strategis ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk menghadirkan sekolah unggulan bertaraf internasional yang dikelola secara profesional, transparan, akuntabel, adaptif, dan berkelanjutan.

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. memimpin langsung pengukuhan tersebut sebagai tindak lanjut Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0004000.AH.01.07 Tahun 2026 tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Lembaga Perguruan Kemala Taruna Bhayangkara yang ditetapkan pada 29 Mei 2026.

LP-KTB hadir sebagai badan penyelenggara yang bertanggung jawab menjaga arah pengembangan dan keberlanjutan SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Lembaga ini memastikan tata kelola sekolah berjalan sesuai prinsip good governance, mulai dari penyusunan kebijakan pendidikan, pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas tenaga pendidik, pembinaan karakter peserta didik, pengelolaan sarana dan prasarana, hingga memperluas kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan nasional maupun internasional.

Melalui sistem kelembagaan yang kuat, LP-KTB memastikan pengembangan sekolah tidak bergantung pada figur tertentu, tetapi berjalan secara berkesinambungan. Model tata kelola tersebut diharapkan menjadi contoh pengelolaan sekolah unggulan yang mampu menjaga kualitas pendidikan lintas generasi.

Dalam struktur organisasi LP-KTB, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menjabat sebagai Ketua Pengawas Eksekutif, didampingi Juliati Sigit Prabowo sebagai Wakil Ketua Pengawas Eksekutif.

Sementara itu, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo dipercaya sebagai Ketua Eksekutif, didampingi Irjen Pol. Dr. Anwar sebagai Wakil Ketua Eksekutif, Dirgayuza Setiawan sebagai Sekretaris Eksekutif, dan Cecilia Peggy Sulistio sebagai Bendahara Eksekutif.

Kepengurusan LP-KTB juga melibatkan sejumlah tokoh nasional dari berbagai bidang, seperti Komjen Pol. (Purn.) Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, Sugianto Kusuma (Aguan), Budhi Herdi Susianto, Miftah Nur Sabri, dan Ari Cahya Nugraha. Kehadiran mereka diharapkan memperkuat jejaring strategis, memperkaya perspektif pengembanganbpendidikan, serta mendorong inovasi agar SMA Kemala Taruna Bhayangkara mampu bersaing di tingkat internasional.

Usai pengukuhan, Wakapolri meninjau langsung aktivitas 297 siswa yang telah menempati asrama dan mengikuti rangkaian pendidikan. Peninjauan mencakup pelaksanaan pre-test Matematika, pre-test Bahasa Inggris, pembinaan karakter, latihan drumband, hingga kesiapan fasilitas pembelajaran dan kehidupan berasrama.

SMA Kemala Taruna Bhayangkara dirancang sebagai sekolah berasrama bertaraf internasional dengan fasilitas pembelajaran modern yang mendukung pendidikan abad ke-21. Sekolah ini memiliki 24 ruang kelas modern, enam laboratorium, perpustakaan modern, theater building, gymnasium, kolam renang, lapangan sepak bola berstandar internasional, dining hall, asrama putra dan putri, ruang kesehatan, ruang kegiatan siswa, serta rumah ibadah untuk seluruh agama.

Dari sisi akademik, SMA Kemala Taruna Bhayangkara telah mengantongi sertifikat International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP) dari International Baccalaureate Organization (IBO). Sekolah menerapkan kurikulum International Baccalaureate (IB) yang dipadukan dengan Kurikulum Nasional untuk membentuk peserta didik yang unggul dalam karakter, kepemimpinan, kemampuan berpikir kritis, riset, penguasaan sains dan teknologi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), coding, literasi digital, serta berwawasan global.

Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa keberhasilan lembaga pendidikan sangat bergantung pada sistem tata kelola yang kuat.

“Sekolah yang hebat dibangun oleh sistem yang hebat. Karena itu, LP-KTB dibentuk untuk memastikan setiap kebijakan, setiap proses pembelajaran, dan setiap langkah pengembangan sekolah berjalan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada mutu. Dengan tata kelola yang kuat, SMA Kemala Taruna Bhayangkara diharapkan menjadi tempat lahirnya generasi pemimpin Indonesia yang berintegritas, berprestasi, dan mampu bersaing di tingkat global,” tegas Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Pengukuhan LP-KTB menegaskan komitmen Polri dalam membangun pendidikan nasional melalui penguatan kelembagaan, tidak hanya dengan menghadirkan sarana dan prasarana modern, tetapi juga dengan menciptakan sistem tata kelola pendidikan yang berkelanjutan. Upaya ini sekaligus menjadi kontribusi nyata Polri dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada pengembangan sumber daya manusia unggul untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Diperketat, Polda Metro Jaya Kerahkan 4.839 Personel

BINTASARA.com | Jakarta – Pengamanan Aksi Unjuk Rasa di sejumlah titik di Jakarta mendapat perhatian serius dari Polda Metro Jaya. Sebanyak 4.839 personel gabungan di terjunkan untuk mengamankan kegiatan penyampaian pendapat pada Jumat (17/7/2026). Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono menginstruksikan seluruh personel agar mengedepankan pelayanan yang humanis, sabar, profesional, dan terukur selama bertugas.

Pengamanan tersebut bertujuan memastikan peserta aksi dapat menyampaikan aspirasi secara aman, tertib, dan sesuai ketentuan, sekaligus menjaga kelancaran aktivitas masyarakat di sekitar lokasi unjuk rasa.

Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Utamakan Pelayanan Humanis

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menjelaskan bahwa arahan tersebut Wakapolda Metro Jaya sampaikan saat memimpin apel kesiapan personel.

Menurutnya, seluruh anggota wajib menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum tanpa mengabaikan keamanan dan ketertiban.

“Bapak Wakapolda menekankan agar seluruh anggota menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat, tidak mudah terpancing emosi, mampu mengendalikan diri, serta bertindak sesuai prosedur,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto.

Ia menambahkan, kehadiran personel kepolisian tidak hanya bertujuan mengamankan jalannya aksi, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.

“Personel hadir untuk memberikan rasa aman kepada peserta yang menyampaikan aspirasi serta menjaga kelancaran kegiatan masyarakat lainnya,” jelasnya.

Pengamanan Aksi Unjuk Rasa, 4.839 Personel Gabungan telah Siaga di Titik Strategis

Polda Metro Jaya mengerahkan 4.839 personel gabungan, yang terdiri atas:

  • 3.728 personel Polda Metro Jaya;
  • 340 personel Polres Metro Jakarta Pusat dan Polres Metro Jakarta Timur;
  • 642 personel TNI; dan
  • 129 personel Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Personel dari Pemprov DKI Jakarta berasal dari Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Kesehatan, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan.

Seluruh personel berada pada sejumlah titik strategis, antara lain:

  • Monumen Nasional (Monas);
  • Bundaran Hotel Indonesia (HI);
  • Dukuh Atas;
  • Patung Kuda;
  • Harmoni;
  • Tugu Tani;
  • Jalan Jenderal Sudirman;
  • Jalan MH Thamrin;
  • Semanggi; dan
  • Bundaran Senayan.

Polda Pastikan Personel Tanpa Senjata Api

Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan bahwa seluruh tindakan personel di lapangan berada dalam satu komando dan mengikuti prosedur operasional yang berlaku.

Ia juga memastikan seluruh personel telah menjalani pemeriksaan perlengkapan sebelum bertugas guna memastikan tidak ada anggota yang membawa senjata api.

“Keselamatan peserta, masyarakat sekitar, dan petugas menjadi prioritas. Tidak ada personel yang membawa maupun menggunakan senjata api,” tegasnya.

Rekayasa Lalu Lintas Bersifat Situasional

Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas akan di terapkan secara situasional sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Masyarakat yang melintas di sekitar lokasi aksi di imbau mengikuti arahan petugas apabila terjadi pengalihan arus lalu lintas demi menjaga kelancaran mobilitas.

Selain itu, Polda Metro Jaya mengajak seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara damai, mematuhi ketentuan hukum yang berlaku, serta tidak mudah terprovokasi.

Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan situasi darurat, Polda Metro Jaya menyediakan akses layanan Polri 110 selama 24 jam.

Operasi Cipta Kondisi Jakarta Pusat Maksimalkan Pengamanan, 122 Personel Sisir Titik Rawan Kejahatan

BINTASARA.com | Jakarta Pusat – Operasi Cipta Kondisi oleh Polres Metro Jakarta Pusat berhasil menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif pada Kamis (16/7/2026) dini hari. Sebanyak 122 personel gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek jajaran menyisir sejumlah titik rawan melalui patroli mobile dan razia stasioner untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, balap liar, penyalahgunaan narkotika, serta gangguan keamanan lainnya.

Operasi berlangsung mulai pukul 01.00 WIB hingga 03.30 WIB di sejumlah ruas jalan dan kawasan yang rawan gangguan kamtibmas di wilayah Jakarta Pusat.

Operasi Cipta Kondisi Berhasil Amankan Kendaraan Tanpa STNK

Selama pelaksanaan operasi, petugas tidak menemukan adanya penyalahgunaan narkotika, obat-obatan terlarang, kepemilikan senjata api, maupun senjata tajam.

Namun, petugas mengamankan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna putih bernomor polisi B 3582 SKI di kawasan Jalan Cikini Raya, Menteng. Polisi membawa kendaraan tersebut untuk pemeriksaan lebih lanjut setelah pengendaranya tidak dapat menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang sah.

Kapolres: Patroli Preventif Rutin Beroperasi

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa Operasi Cipta Kondisi akan terus beroperasi secara rutin sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan wilayah.

Menurutnya, kehadiran personel kepolisian di lapangan menjadi bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi tindak kriminal.

“Kami terus mengintensifkan patroli dan razia pada jam-jam rawan untuk mencegah aksi kriminalitas, balap liar, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Kehadiran anggota di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Reynold.

Polres Jakarta Pusat Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

Kapolres menyampaikan bahwa hasil Operasi Cipta Kondisi menunjukkan situasi keamanan di wilayah Jakarta Pusat secara umum tetap aman dan kondusif.

Meski demikian, Polres Metro Jakarta Pusat akan terus meningkatkan patroli dan kegiatan preventif guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

Kombes Pol. Reynold juga mengimbau masyarakat agar mematuhi peraturan lalu lintas dengan melengkapi dokumen kendaraan serta segera melaporkan apabila menemukan tindak pidana atau membutuhkan bantuan kepolisian.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, melengkapi dokumen kendaraan, serta segera melaporkan apabila menemukan tindak pidana atau membutuhkan bantuan kepolisian melalui layanan darurat Polri di nomor 110. Sinergi masyarakat dengan kepolisian sangat penting untuk menjaga Jakarta Pusat tetap aman dan nyaman,” tutupnya.

Polres Metro Jakarta Pusat menegaskan akan terus mengoptimalkan Operasi Cipta Kondisi sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat. Red

Pemusnahan Senpi Ilegal di Sumsel Capai 397 Pucuk, Polda Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas

BINTASARA.com, PALEMBANG – Pemusnahan Senpi Ilegal kembali di lakukan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan dengan memusnahkan 397 pucuk senjata api rakitan ilegal hasil Operasi Senpi Musi 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Sumsel menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus mempertegas komitmen negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan senjata api.

Kapolda Sumsel memimpin langsung kegiatan pemusnahan barang bukti pada Jumat (3/7/2026) di Lapangan Tembak Brimob Polda Sumsel. Sebelumnya, jajaran Polda Sumsel melaksanakan Operasi Senpi Musi 2026 selama 16 hari, mulai 12 hingga 27 Juni 2026, untuk memberantas kepemilikan dan peredaran senjata api ilegal.

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa pemberantasan senjata api ilegal merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Hasil operasi ini jumlahnya cukup signifikan, baik itu laras panjang maupun laras pendek. Ini menandakan bahwa negara hadir untuk mengamankan masyarakat dalam hal kegiatan yang berhubungan dengan senjata api,” ujar Kapolda Sumsel.

Menurut Kapolda, seluruh rangkaian operasi bertujuan menciptakan rasa aman sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa khawatir terhadap ancaman senjata api ilegal.

“Polda Sumatera Selatan memastikan bahwa tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban ini merupakan representasi dari negara hadir di tengah-tengah masyarakat. Tujuannya agar masyarakat bisa beraktivitas, bekerja, beribadah, dan bersekolah dengan aman tanpa rasa takut karena banyaknya senpi yang beredar,” tegasnya.

Pemusnahan Senpi Ilegal Ungkap 32 Kasus dan Amankan 31 Tersangka

Operasi Senpi Musi 2026 berhasil mengungkap 32 kasus tindak pidana penyalahgunaan senjata api dengan 31 orang tersangka. Dari hasil operasi tersebut, Polda Sumsel memusnahkan 397 pucuk senjata api, terdiri atas 284 senjata api laras panjang dan 113 senjata api laras pendek.

Kapolda Sumsel menilai keberhasilan operasi tersebut lahir dari kerja sama seluruh jajaran Polda Sumsel, bukan hasil kerja individu. Ia mengapresiasi sinergi Wakapolda, Irwasda, para Pejabat Utama (PJU), Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum), Karo Ops, serta seluruh Kapolres di wilayah Sumatera Selatan.

Selain keberhasilan penindakan, Polda Sumsel juga mencatat tingginya partisipasi masyarakat. Warga secara sukarela menyerahkan 234 pucuk senjata api rakitan, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya menciptakan keamanan di lingkungan masing-masing.

Kepala Bidang Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa pemusnahan senjata api tersebut menjadi peringatan keras bagi pelaku kejahatan yang masih menyimpan atau mengedarkan senjata api ilegal.

“Polda Sumsel tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran senjata api ilegal yang kerap menjadi sumber keresahan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi warga yang telah proaktif dan berani menyerahkan senpi rakitannya secara sukarela. Bagi masyarakat yang saat ini masih menyimpan atau mengetahui adanya senpi ilegal, kami imbau untuk segera menyerahkannya kepada aparat terdekat sebelum melakukan tindakan hukum yang tegas,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Untuk memperkuat upaya pencegahan, Polda Sumsel terus membuka kanal pengaduan bagi masyarakat yang mengetahui adanya pembuatan maupun peredaran senjata api rakitan ilegal. Kepolisian mengimbau masyarakat segera melaporkan informasi tersebut melalui Call Center 110 yang terintegrasi secara daring agar petugas dapat merespons dengan cepat.

Polda Sumsel menegaskan bahwa pemusnahan ratusan senjata api ilegal bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga bagian dari komitmen berkelanjutan untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan menciptakan lingkungan yang aman, damai, serta kondusif bagi seluruh masyarakat Sumatera Selatan.

Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud Diresmikan, Wakapolri Santuni Anak Yatim di Hari Bhayangkara Ke-80

BINTASARA.com, LEMBANG – Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud di lingkungan Sespim Lemdiklat Polri resmi dibuka oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., dalam rangkaian Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026. Pada kesempatan yang sama, Wakapolri menyerahkan santunan kepada 25 anak yatim binaan Yayasan Al-Khoiriyah dari wilayah sekitar Lembang sebagai wujud kepedulian sosial Polri kepada masyarakat.

Peresmian yang berlangsung khidmat tersebut tidak hanya menandai selesainya revitalisasi rumah ibadah, tetapi juga memperkuat komitmen Polri menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan akhlak, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan nilai-nilai kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis sebagai tempat membangun karakter, memperkuat kepedulian sosial, dan menumbuhkan semangat kebersamaan.

“Masjid harus menjadi tempat yang memakmurkan umat. Bukan hanya tempat bersujud kepada Allah SWT, tetapi juga tempat tumbuhnya ilmu, akhlak, kepedulian, dan kasih sayang kepada sesama. Dari masjid inilah kita berharap lahir insan-insan Bhayangkara yang berintegritas serta masyarakat yang saling menguatkan.”

Revitalisasi Masjid Panggilan Perkuat Kepedulian Sosial

Selain meresmikan masjid, Wakapolri juga menyerahkan santunan kepada 25 anak yatim yang berasal dari lima Rukun Warga (RW) di sekitar Sespim Lemdiklat Polri. Anak-anak tersebut tinggal bersama keluarga atau wali masing-masing dan secara rutin mengikuti pembinaan keagamaan di bawah Yayasan Al-Khoiriyah sejak 2019.

Menurut Wakapolri, kepedulian terhadap anak yatim merupakan bagian dari nilai-nilai keagamaan yang harus terus tumbuh di setiap rumah ibadah.

“Peresmian masjid akan semakin bermakna apabila mengiringi dengan kepedulian kepada mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Kehadiran anak-anak yatim di tengah kita menjadi pengingat agar setiap amanah jabatan dan pengabdian senantiasa melandasi hati yang penuh empati, keikhlasan, dan rasa syukur.”

Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud Jadi Simbol Pengabdian Polri untuk Masyarakat

Imam Masjid Panggilan Sujud sekaligus Pembina Yayasan Al-Khoiriyah, Ustaz Khaerudin, S.H.I., menyampaikan apresiasi atas perhatian Wakapolri beserta jajaran Polri kepada anak-anak yatim binaannya.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakapolri dan seluruh keluarga besar Polri atas kasih sayang yang Ia beri kepada anak-anak yatim di sekitar Sespim. Mereka adalah amanah Allah SWT yang harus kita muliakan dan kita jaga bersama. Perhatian seperti ini menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar, beribadah, dan meraih cita-cita.”

Ustaz Khaerudin menjelaskan bahwa Yayasan Al-Khoiriyah selama ini menjadi pusat pembinaan Al-Qur’an, pendidikan agama, pembentukan akhlak, serta pendampingan sosial bagi anak-anak yatim di lingkungan sekitar Sespim Lemdiklat Polri.

Ia juga mengungkapkan bahwa keluarga besar Sespim Lemdiklat Polri, termasuk para peserta didik, secara konsisten menunjukkan kepedulian terhadap anak-anak yatim melalui berbagai kegiatan sosial.

“Kami bersyukur karena keluarga besar Sespim Lemdiklat Polri, termasuk para peserta didik, selama ini memiliki kepedulian yang tinggi kepada anak-anak yatim. Setiap amanahnya selalu kami salurkan dengan penuh tanggung jawab kepada mereka yang berhak menerimanya. Semoga Masjid Panggilan Sujud menjadi masjid yang makmur, menjadi pusat ibadah, majelis ilmu, pembinaan umat, sekaligus tempat tumbuhnya kepedulian sosial. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan Bapak Wakapolri beserta seluruh keluarga besar Polri dengan pahala yang berlipat ganda dan keberkahan dalam setiap pengabdiannya.”

Kegiatan santunan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara Ke-80 yang menegaskan komitmen Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial melalui berbagai kegiatan kemanusiaan.

Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud menjadi simbol transformasi Polri yang mengedepankan keseimbangan antara profesionalisme, spiritualitas, serta pengabdian kepada masyarakat.

Kekerasan Seksual Anak Terungkap, Polda Metro Jaya Tangkap Ayah Sambung Korban

BINTASARA.com, JAKARTA – Kekerasan Seksual Anak berhasil terungkap Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang Polda Metro Jaya. Penyidik menangkap BN (39), ayah sambung seorang anak perempuan berusia 16 tahun, atas dugaan melakukan kekerasan seksual berulang terhadap korban di wilayah Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Saat ini, penyidik menahan tersangka di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.

Hasil penyidikan mengungkap bahwa korban yang masih berstatus pelajar kuat dugaan mengalami kekerasan seksual secara berulang sejak Mei 2021 hingga Juni 2025. Perbuatan tersebut mengakibatkan korban hamil dan kemudian melahirkan seorang bayi.

Penyidik menemukan dugaan bahwa BN memanfaatkan kondisi saat ibu korban bekerja. Kuat dugaan pelaku memberikan minuman kepada korban hingga merasa pusing dan tertidur sebelum melancarkan aksi kekerasan seksual.

Kekerasan Seksual Anak, Polda Metro Jaya Tangkap Ayah Sambung Korban di Jakarta Selatan

Direktur Reserse PPA & PPO Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Rita Wulandari Wibowo, menjelaskan bahwa tim penyidik segera melakukan penyelidikan dan penyidikan setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Penyidik telah memeriksa korban dengan pendampingan, memeriksa para saksi dan tersangka, mengumpulkan alat bukti, melakukan gelar perkara, hingga melakukan penangkapan dan penahanan,” ujar Kombes Rita.

Menurut Rita, penyidik tidak hanya berfokus pada pembuktian tindak pidana, tetapi juga mengutamakan perlindungan dan pemulihan korban melalui kerja sama dengan berbagai instansi terkait.

“Kami memastikan korban memperoleh pendampingan, layanan kesehatan, dan akses pemulihan melalui koordinasi dengan instansi terkait. Kepentingan terbaik bagi anak menjadi prioritas dalam setiap tahapan penanganan perkara,” jelasnya.

Saat ini, penyidik terus melengkapi berkas perkara serta memperkuat alat bukti sebelum menyerahkan kasus tersebut kepada jaksa penuntut umum untuk proses hukum selanjutnya.

Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya dalam memberantas setiap bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan menindak tegas para pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kombes Rita juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap dugaan kekerasan terhadap anak kepada aparat penegak hukum atau lembaga terkait. Langkah cepat dalam pelaporan akan membantu korban memperoleh perlindungan, pendampingan, pemulihan, serta akses terhadap proses hukum secara lebih dini.

Densus 88 Cegah Radikalisme, 400 Orang Deklarasikan Tolak Radikalisme di Cilegon

BINTASARA.com, CILEGON – Cegah radikalisme, Densus 88 Anti Teror (AT) Polri melalui Satgaswil Banten bersama Direktorat Pencegahan Densus 88 AT Polri, Kementerian Agama Kota Cilegon, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Bhabinkamtibmas menggelar kegiatan Wawasan Kebangsaan bertema “Peran Keluarga dalam Menjaga Keutuhan Bangsa” di Gedung Convention Hall Hotel Permata Krakatau, Kota Cilegon, Banten, Kamis (25/6/2026).

Sekitar 400 peserta yang terdiri dari penyuluh agama, perangkat desa, dan Bhabinkamtibmas ini bertujuan memperkuat ketahanan masyarakat terhadap penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) melalui edukasi, penguatan nilai-nilai kebangsaan, serta peningkatan peran keluarga sebagai benteng utama menjaga persatuan bangsa.

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Cilegon Robinsar, Wakapolres Cilegon Kompol M. Ridzky Salatun, Kepala Kementerian Agama Kota Cilegon Dr. H. Amin Hidayat, Kepala Kesbangpol Provinsi Banten Novriyadi Purwansyah, Kakanwil Kemenag Provinsi Banten Dr. H. Amrullah, Kepala Kesbangpol Kota Cilegon Drs. Bambang Hario Bintan, Ketua FKUB Kota Cilegon Dr. K.H. Abdul Karim Ismail, Ketua MUI Kota Cilegon KH. Zubaidi Ahyani, Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo, serta unsur pemerintah daerah dan tokoh masyarakat lainnya.

Wali Kota Apresiasi Densus 88 AT Polri

Dalam sambutannya, Wali Kota Cilegon Robinsar mengapresiasi Densus 88 AT Polri beserta seluruh pihak yang berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, upaya mencegah intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme tidak dapat melakukan sendiri, tetapi membutuhkan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, lembaga pendidikan, serta masyarakat.

“Pencegahan paham radikal harus menjadi tanggung jawab bersama agar kerukunan dan persatuan bangsa tetap terjaga,” ujarnya.

Densus 88 Ingatkan Bahaya Propaganda Digital

Wakapolres Cilegon Kompol M. Ridzky Salatun menegaskan bahwa ancaman terhadap keamanan nasional kini tidak hanya berasal dari tindak kejahatan konvensional, tetapi juga penyebaran ideologi radikal melalui berbagai media, khususnya platform digital.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat deteksi dini, meningkatkan toleransi, serta membangun literasi digital agar masyarakat tidak mudah terpengaruh propaganda yang mengancam keutuhan bangsa.

Sementara itu, Kasatgaswil Banten Densus 88 AT Polri Kombes Pol. Mayndra Eka W. menjelaskan bahwa media sosial menjadi salah satu sarana utama penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme.

Ia menegaskan pentingnya memperkuat pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, sebagai fondasi membangun daya tangkal masyarakat terhadap berbagai ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

Keluarga Jadi Garda Terdepan Cegah Radikalisme

Kepala Kementerian Agama Kota Cilegon, Dr. H. Amin Hidayat, menekankan bahwa keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda.

Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pertama yang menanamkan nilai moral, toleransi, cinta tanah air, dan semangat kebangsaan sehingga mampu menjadi benteng utama dalam mencegah penyebaran paham radikal, terutama di era media sosial yang berkembang sangat pesat.

Peserta Mendapat Pembekalan Strategi Pencegahan Ekstremisme

Pada sesi materi, Iptu Rudiana Bachrie dari Direktorat Pencegahan Densus 88 AT Polri memaparkan berbagai strategi pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme.

Materi tersebut meliputi perkembangan ancaman radikalisme, implementasi Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme (RAN PE), pola penyebaran paham radikal, hingga langkah-langkah deteksi dini oleh perangkat desa, penyuluh agama, dan aparat kewilayahan.

Narasumber lainnya, Gus Najih, Wakil Sekretaris BPET MUI, mengajak masyarakat meningkatkan literasi digital, memilih sumber kajian keagamaan yang kredibel, serta memperkuat wawasan keagamaan dan kebangsaan sebagai benteng menghadapi konten radikal di ruang digital.

Sementara itu, Munir, mantan narapidana terorisme yang kini menjadi Sahabat Densus, membagikan pengalaman pribadinya mengenai proses radikalisasi yang dapat terjadi melalui pengaruh lingkungan, komunitas, hingga propaganda digital. Ia mengingatkan pentingnya pendidikan karakter, peran keluarga, serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mencegah lahirnya paham ekstrem.

Cegah Radikalisme Tolak Intoleransi dan Terorisme

Sebagai bentuk komitmen bersama, seluruh peserta membacakan dan menandatangani Deklarasi Kota Cilegon yang menyatakan penolakan terhadap paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme.

Deklarasi tersebut menjadi simbol penguatan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga keamanan, memperkuat toleransi, serta mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Melalui kegiatan ini, Densus 88 AT Polri bersama seluruh pemangku kepentingan berharap masyarakat semakin memahami bahaya paham IRET, memperkuat ketahanan keluarga dan lingkungan sosial, serta melahirkan agen-agen perdamaian yang mampu menjadi pelopor toleransi, persatuan, dan keutuhan bangsa di tengah masyarakat.

Polri Buka Peluang Besar Penyandang Disabilitas, Rekrutmen Inklusif Perkuat Institusi Modern

BINTASARA.com, JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat komitmennya dalam membangun institusi yang inklusif dengan membuka kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas untuk bergabung sebagai anggota Polri. Komitmen tersebut wujudkan melalui Program Rekrutmen Proaktif Penyandang Disabilitas yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir dan semakin diperkuat melalui Rancangan Undang-Undang (RUU) Polri yang telah disahkan.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa proses seleksi bagi penyandang disabilitas tetap mengutamakan kompetensi, integritas, serta kesesuaian dengan kebutuhan organisasi. Namun, Polri juga memberikan penyesuaian sesuai kondisi para peserta tanpa mengurangi standar kompetensi sesuai persyaratan.

“Polri memberikan kesempatan yang sama kepada penyandang disabilitas untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Dalam proses seleksi, kami menerapkan prinsip keadilan dan inklusivitas dengan memberikan penyesuaian sesuai kondisi peserta, tanpa mengurangi standar kompetensi dalam menjalankan tugas kepolisian,” ujar Johnny kepada wartawan di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Rekrutmen Berlandaskan Regulasi yang Kuat

Johnny menjelaskan, Program Rekrutmen Proaktif Penyandang Disabilitas memiliki dasar hukum yang kuat, mulai dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, hingga Peraturan Kapolri Nomor 10 Tahun 2019 tentang Rekrutmen Proaktif Calon Anggota Polri.

Ia mengatakan, Polri menerima penyandang disabilitas fisik dengan kategori tertentu yang masih mampu menjalankan tugas sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi. Beberapa kategori tersebut meliputi penyandang amputasi, lumpuh layu atau kaku, paraplegia, hingga cerebral palsy tingkat ringan yang tetap dapat beraktivitas secara mandiri.

Polri Rekrutmen Penyandang Disabilitas, Penempatan Disesuaikan dengan Kompetensi

Polri menempatkan personel penyandang disabilitas berdasarkan latar belakang pendidikan, kemampuan, dan kebutuhan organisasi. Mereka bertugas pada bidang administrasi, analisis, pelayanan publik, teknologi informasi, kesehatan, hingga berbagai fungsi pendukung lainnya.

“Penempatan personel disabilitas dilakukan berdasarkan kompetensi, latar belakang pendidikan, dan kebutuhan organisasi sehingga mereka dapat memberikan kontribusi maksimal,” jelas Johnny.

Puluhan Penyandang Disabilitas Telah Direkrut

Polri mencatat keberhasilan program ini melalui sejumlah rekrutmen dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, Polri menerima dua penyandang disabilitas melalui jalur SIPSS dan 16 orang melalui jalur Bintara. Sementara pada 2025, satu peserta penyandang disabilitas berhasil lolos melalui jalur Bintara Polri.

Meski demikian, Johnny menyebut jumlah rekrutmen pada masa mendatang masih akan menyesuaikan kebutuhan organisasi serta perkembangan regulasi yang berlaku.

“Yang terpenting adalah memastikan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas yang memiliki kompetensi dan potensi untuk menjadi bagian dari Polri. Prinsipnya, Polri akan terus membuka ruang pengabdian yang inklusif, profesional, dan berkeadilan bagi seluruh warga negara,” tegasnya.

Program Rekrutmen Proaktif Penyandang Disabilitas menjadi bagian dari transformasi Polri menuju institusi yang modern, humanis, dan menghormati hak setiap warga negara tanpa diskriminasi. Melalui program tersebut, Polri membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan menjadi penghalang untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, selama memiliki kompetensi, integritas, serta semangat melayani masyarakat.

Polwan Polda Metro Jaya Gelar Ziarah Khidmat di Bogor, Tegaskan Semangat Pengabdian dan Keteladanan

BINTASARA.com, BOGOR – Pakor Polwan Polda Metro Jaya AKBP Rusmiati Wahyu Lestari memimpin kegiatan ziarah dan tabur bunga di Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giri Tama, Bogor, Selasa (24/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus doa kepada para pendahulu yang telah mengabdikan diri untuk bangsa dan negara.

Ziarah berlangsung khidmat dan penuh penghormatan. Jajaran Polwan Polda Metro Jaya mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib sebagai wujud penghargaan terhadap jasa dan pengorbanan para pendahulu.

AKBP Rusmiati Wahyu Lestari mengatakan bahwa kegiatan ziarah ini memiliki makna mendalam bagi seluruh anggota Polwan. Menurutnya, ziarah dan tabur bunga yang baru terlaksana ini, bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi pengingat untuk terus menjaga semangat pengabdian dalam meberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Ziarah dan tabur bunga ini merupakan bentuk penghormatan kami kepada para pendahulu. Nilai ketulusan, dedikasi, dan pengabdian mereka menjadi teladan bagi Polwan Polda Metro Jaya dalam menjalankan tugas,” ujar AKBP Rusmiati.

Ziarah Polwan Polda Metro Kenang Keteladanan dan Semangat Pengabdian

Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga mengenang nilai-nilai keteladanan, loyalitas, dan semangat pengabdian sebagai warisan para pendahulu. Nilai-nilai tersebut berharap terus menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya bagi jajaran Polwan Polda Metro Jaya.

AKBP Rusmiati menegaskan bahwa Polwan Polda Metro Jaya akan terus memperkuat pendekatan humanis dalam setiap tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran Polwan berharap mampu memberikan rasa aman, nyaman, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Perkuat Komitmen Pelayanan Humanis

Melalui kegiatan ziarah dan tabur bunga ini, Polwan Polda Metro Jaya kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga nilai kepedulian, keteladanan, dan pengabdian dalam setiap pelaksanaan tugas.

Semangat tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan Polri yang profesional, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat.

Dengan mengenang jasa para pendahulu, Polwan Polda Metro Jaya berharap seluruh personel dapat terus menumbuhkan integritas, loyalitas, dan dedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Polres Jakpus Amankan Empat Terduga Pembawa Tramadol Saat Razia Dini Hari, Sejumlah Motor Tanpa Surat Ikut Ditindak

BINTASARA.com, JAKARTA PUSAT – Polres Metro Jakarta Pusat mengamankan empat terduga pembawa tramadol, yang masuk jenis obat keras daftar G dalam Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) dan razia stasioner yang di sejumlah titik wilayah Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026) dini hari.

Operasi yang berlangsung mulai pukul 01.00 WIB hingga 03.30 WIB itu melibatkan 137 personel gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek jajaran. Cipkon ini adalah aksi mengantisipasi kejahatan jalanan, peredaran narkotika, senjata tajam, serta kendaraan yang bermasalah.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan kegiatan cipta kondisi merupakan upaya preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami secara rutin melaksanakan operasi cipta kondisi pada jam-jam rawan guna mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas. Dari hasil kegiatan dini hari ini, petugas mengamankan empat orang yang kedapatan membawa obat keras daftar G jenis tramadol dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” kata Reynold dalam keterangannya, Kamis (4/6/2026).

Situasi yang sama, Polsek Metro Gambir juga mengamankan dua orang yang sedang saat melintas menggunakan sepeda motor di kawasan Pecenongan dan sekitarnya. Dari tangan keduanya, petugas menemukan satu strip tramadol yang masih berisi tujuh butir tablet.

Selain itu, petugas juga mengamankan tiga sepeda motor yang tidak menunjukkan dokumen kendaraan yang sah.

Sementara di wilayah Tanah Abang, petugas mengamankan dua orang lainnya yang kedapatan membawa enam butir tablet diduga tramadol saat melintas di kawasan Jalan KS Tubun. Kedua terduga pelaku berikut barang bukti langsung dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Empat Terduga Pembawa Tramadol Dan Kendaraan Bermasalah

Dalam operasi tersebut, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap empat terduga pembawa tramadol dan sejumlah kendaraan roda dua yang tidak membawa surat-surat kendaraan. Kendaraannya yang menunjukkan surat surat hanya mendapatkan teguran secara humanis.

Reynold menegaskan bahwa secara umum situasi keamanan selama pelaksanaan operasi berlangsung aman dan kondusif.

“Selain penindakan, kegiatan ini juga bertujuan memberikan efek pencegahan agar masyarakat tidak membawa atau mengedarkan obat-obatan terlarang serta selalu melengkapi dokumen kendaraan saat berkendara. Kehadiran polisi di lapangan merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dan segera melapor apabila menemukan tindak kriminalitas maupun aktivitas yang mencurigakan.

“Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan adanya gangguan kamtibmas, segera hubungi layanan darurat Polri di nomor 110. Kami siap memberikan pelayanan selama 24 jam,” pungkas Reynold.

Dari hasil operasi tersebut, belum menemukan kasus narkotika maupun kepemilikan senjata api dan senjata tajam. Sementara total empat orang dapat pengamanan terkait kepemilikan obat keras daftar G masih menjalani proses pemeriksaan oleh penyidik. (Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Polda Riau Bongkar 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Diamankan

BINTASARA.com, PEKAN BARU – Komitmen Polda Riau dalam memberantas kejahatan jalanan telah terbukti. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, jajaran Polda Riau ungkap 1.333 kasus kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. Dari pengungkapan tersebut, 525 tersangka berhasil mengamankan ratusan barang bukti hasil kejahatan.

Keberhasilan itu tersampaikan Wakapolda Riau, Brigjen Pol Hengki Haryadi, dalam konferensi pers pengungkapan kasus Curat, Curas dan Curanmor di Mapolda Riau, Rabu (3/6/2026).

Menurut Hengki, pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja intensif kepolisian dalam menekan angka kriminalitas konvensional atau yang dikenal dengan istilah C3, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Selama periode Januari sampai Mei 2026, Polda Riau ungkap 1.333 kasus kejahatan Jalanan. Terdiri dari 748 kasus curat, 448 kasus curas, dan 137 kasus curanmor,” ujar Hengki.

Dari ratusan kasus yang berhasil terbongkar, polisi menangkap 525 tersangka yang terdiri dari 515 laki-laki dan 10 perempuan. Rinciannya, 426 tersangka kasus curat, 32 tersangka curas termasuk 12 pelaku begal, serta 67 tersangka curanmor.

Selain menangkap para pelaku, aparat juga menyita berbagai barang bukti. Di antaranya 189 unit sepeda motor, 18 unit mobil, dua pucuk senjata api jenis airsoft gun, 29 senjata tajam, 15 kunci letter T yang biasa digunakan untuk mencuri kendaraan, serta uang tunai hasil kejahatan sebesar Rp48,068 juta.

Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, Sebagian Terkait Penyalahgunaan Narkoba

Dalam kesempatan itu, Hengki mengungkap fakta menarik dari hasil penyelidikan. Sejumlah pelaku kejahatan jalanan ternyata memiliki keterkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Motif pencurian tidak semata-mata karena faktor ekonomi, melainkan untuk memperoleh uang membeli narkoba.

“Salah satu kasus yang kami ungkap di wilayah Siak dan Dumai menunjukkan pelaku mencuri sepeda motor untuk mendapatkan uang membeli sabu. Bahkan pelaku memiliki spesialisasi mencuri sepeda motor jenis NMAX,” ungkapnya.

Temuan tersebut semakin menguatkan bahwa peredaran narkoba masih menjadi salah satu pemicu munculnya berbagai tindak kriminal di tengah masyarakat.

Polda Riau, lanjut Hengki, akan terus mengoptimalkan langkah preemtif, preventif hingga represif melalui patroli rutin, peningkatan kehadiran polisi di lapangan, serta penegakan hukum yang tegas terhadap para pelaku kejahatan.

“Kami berkomitmen meminimalisir bahkan menghilangkan rasa takut masyarakat terhadap kejahatan. Karena itu, upaya pencegahan dan penegakan hukum akan terus kami lakukan secara konsisten,” tegasnya.

Dengan pengungkapan ribuan kasus tersebut, Polda Riau berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga serta memberikan rasa aman bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Melindungi Tuah, Menjaga Marwah

Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui WA ke no 08136306547.

Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.

Keren! Polres Metro Bekasi, Terbitkan Program Sampah Bisa Bayar SIM, Simak Caranya?

BINTASARA.com, KABUPATEB – Program sampah bisa bayar SIM dan SKCK di Polres Metro Bekasi telah dapat respon positif masayarakat.

Peluncuran program sampah bisa bayar SIM dan CKCK tersebut miliki cara unik dengan mengubah mengubah sampah anorganik menjadi tabungan untuk membayar biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Program ini, masyarakat menilai program ini sangat ekonomis yang mana saldo tabungan bisa untuk membayarkan biaya pengurusan SIM dan SKCK melalui pencatatan hasil penimbangan dalam buku tabungan.

Dengan penguatan dukungan Forkopimda Kabupaten Bekasi, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron Hanas dan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Semeru. Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni di dampingin Kasatlantas Kompol Sugihartono, meresmikan program tersebut, Kamis (04/06)

Polres Metro Bekasi menerima setoran sampah melalui seluruh Polsek, Mapolres Metro Bekasi, serta 482 bank sampah yang tersebar di Kabupaten Bekasi. Harga beli botol plastik mencapai Rp3.000 per kilogram, sedangkan tutup botol plastik dihargai Rp5.000 per kilogram.

Selain itu, Polres Metro Bekasi menggandeng Yayasan Wangda Cendikia untuk mengelola sampah menjadi kompos dan produk bernilai ekonomis lainnya. Program ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar memilah sampah sejak dari rumah sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron Hanas mengapresiasi inovasi tersebut. Menurutnya, program Green Service dapat menjadi solusi dalam mengurangi timbunan sampah yang mencapai sekitar 2.250 ton per hari di Kabupaten Bekasi.

Ia berharap masyarakat semakin aktif memilah sampah karena selain membantu menjaga lingkungan, kegiatan tersebut juga memberikan nilai ekonomi yang bermanfaat bagi kebutuhan layanan publik. red

Bhayangkari Metro Jakpus Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran Pasar Jiung

BINTASARA.com, JAKARTA PUSAT – Ketua Bhayangkari Cabang Metro Jakarta Pusat Ny. Rina Reynold bersama pengurus menyalurkan bantuan sosial kepada korban kebakaran di posko pengungsian Pasar Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung beserta jajaran pejabat utama Polres Metro Jakarta Pusat dan personel Polwan Jaga Jakarta.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Bhayangkari dan Polri terhadap masyarakat yang terdampak musibah kebakaran.

“Kami hadir bersama Bhayangkari Metro Jakarta Pusat untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada warga yang terdampak kebakaran di Pasar Jiung Kemayoran,” kata Kombes Reynold, Selasa (2/6/2026).

Bantuan korban kebakaran Pasar Jiung yang disalurkan berupa air mineral, pampers, makanan ringan, pop mie, roti, susu, beras, pakaian, nasi kotak hingga selimut untuk kebutuhan para pengungsi.

Selain penyerahan bantuan sosial, kegiatan juga diisi dengan trauma healing bagi anak-anak dan warga terdampak guna membantu memulihkan kondisi psikologis pascakebakaran.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban warga dan memberikan semangat bagi para korban untuk bangkit kembali setelah musibah kebakaran,” ujar Reynold.

Menurut Reynold, jajaran Polres Metro Jakarta Pusat bersama instansi terkait akan terus melakukan pendampingan dan memastikan kebutuhan warga di lokasi pengungsian terpenuhi.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran di lingkungan permukiman padat penduduk. Bila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat Polri 110 yang aktif 24 jam,” tutupnya.

Kegiatan berlangsung aman dan kondusif hingga selesai pada pukul 17.30 WIB.(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Polda Metro Jaya Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Kebakaran Kemayoran Gempol

BINTASARA.com Ro Log Polda Metro Jaya menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak kebakaran di Jalan Kemayoran Gempol, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026). Bantuan tersebut peruntukannya kepada warga yang saat ini masih mengungsi akibat musibah kebakaran.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan bantuan logistik itu merupakan bentuk kepedulian Polda Metro Jaya terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah.

“Polda Metro Jaya melalui Ro Log menyalurkan bantuan untuk membantu kebutuhan warga terdampak kebakaran di Kemayoran Gempol. Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban para pengungsi,” kata Kombes Reynold, Selasa (2/6/2026).

Bantuan yang tersebut berupa 300 lembar selimut, 45 dus pop mie, 20 dus biskuit dan 30 dus air mineral. Kapolsek Kemayoran Kompol Dr. Agung Ardiansyah di lokasi pengungsian.

Menurut Reynold, jajaran Polres Metro Jakarta Pusat bersama instansi terkait masih terus melakukan pemantauan dan membantu penanganan warga terdampak kebakaran.

“Kami terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan para korban mendapatkan bantuan dan pelayanan yang dibutuhkan selama masa pengungsian,” ujarnya.

Selain memberikan bantuan logistik, kepolisian juga berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan kebutuhan dasar para pengungsi dapat terpenuhi dengan baik selama proses pemulihan berlangsung.

Lebih lanjut, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk.

“Perhatikan kondisi instalasi listrik dan jangan meninggalkan sumber api yang berpotensi memicu kebakaran. Jika membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat Polri 110 yang siaga 24 jam,” tutup Reynold.

Melalui penyaluran bantuan ini, Polda Metro Jaya berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak sekaligus mempercepat proses pemulihan pascakebakaran di kawasan Kemayoran Gempol.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Rakernis Densus 88 AT Polri, Kapolri Apresiasi Densus 88 Pertahankan Zero Terrorist Attack, Tangkal Radikalisme

BINTASARA.com, JAKARTA – Densus 88 AT Polri resmi buka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Tahun 2026, gelar pada 18–20 Mei 2026 dengan mengusung tema strategi kolaboratif presisi dalam penanggulangan ekstremisme berbasis kekerasan dan terorisme guna menjaga stabilitas kamtibmas nasional.

Juru Bicara Densus 88 AT Polri, Kombes Pol. Mayndra Eka Wardhana, mengatakan Rakernis tahun ini menjadi momentum penting dalam merespons transformasi ancaman terorisme yang semakin kompleks dan multidimensional, khususnya di ruang digital yang menyasar anak-anak dan remaja.

“Fenomena ekstremisme yang mengarah kepada terorisme kini berkembang dari pola ideologis konvensional menuju bentuk baru seperti non coherent extremism dan nihilistic violent extremism. Media sosial, platform digital, hingga game online pemanfaatan sebagai sarana rekrutmen, grooming, dan penyebaran kekerasan,” ujar Kombes Pol. Mayndra.

Dalam rangkaian pembukaan Rakernis, Kapolri meninjau Milestone Wall yang menampilkan sejarah panjang penanggulangan terorisme di Indonesia, mulai dari gerakan DI/TII tahun 1949, perkembangan jaringan transnasional Jemaah Islamiyah, tragedi Bom Bali I, hingga keberhasilan Densus 88 menjaga capaian “Zero Attacks” sepanjang 2023–2025.

Rakernis yang diikuti sekitar 670 peserta tersebut juga menyoroti peningkatan paparan radikalisme terhadap anak-anak dan remaja.

Berdasarkan data tahun 2026, tercatat sebanyak 132 anak terpapar radikalisme di sejumlah provinsi. Selain itu, 115 anak terpapar paham kekerasan dan telah mendapat intervensi dari Densus 88 bersama jajaran Polda, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan terkait.

Sebagian kasus, berkaitan dengan komunitas digital seperti True Crime Community (TCC) yang menunjukkan eskalasi menuju aksi kekerasan.

Selain membahas strategi preemtif, preventif, dan represif, forum Rakernis juga menekankan pentingnya penguatan literasi digital, deteksi dini di lingkungan sekolah dan keluarga, serta optimalisasi rencana kontinjensi Aman Nusa III.

Kapolri Minta Densus 88 AT Polri, Perkuat Intelijen Siber Hadapi Ancaman Ekstremisme Berbasis AI dan Media Digital

Dalam arahannya, Kapolri memberikan apresiasi atas keberhasilan Densus 88 AT Polri mempertahankan status zero terrorist attack selama hampir tiga tahun berturut-turut.

Menurut Kapolri, keberhasilan tersebut sangat mendukung stabilitas nasional, meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, serta memberikan dampak positif terhadap iklim investasi dan agenda strategis nasional maupun internasional.

Kapolri juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks akibat tingginya penetrasi internet dan perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI), kelompok ekstremis memanfaatkan melakukan radikalisasi otomatis, penyebaran salad bar ideology, hingga gamifikasi kekerasan melalui platform permainan daring.

“Densus 88 AT Polri harus terus memperkuat kemampuan intelijen teknologi dan intelijen manusia guna mengantisipasi transformasi ancaman yang bergerak cepat di ruang siber,” kata Kombes Pol. Mayndra mengulangi arahan Kapolri.

Pada kesempatan tersebut, Kapolri juga menyerahkan penghargaan kepada 12 tokoh dan counterpart dari negara sahabat yang berkontribusi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan terorisme.

Penerima penghargaan terdiri dari unsur akademisi, psikolog, mitra internasional, lembaga pendidikan, hingga masyarakat sipil yang aktif mendukung program deradikalisasi dan pencegahan ekstremisme.

Kapolri bersama Kadensus 88 AT serta sejumlah pejabat utama Polri, resmi membuka Rakernis Densus 88 AT Polri Tahun 2026

Melalui Rakernis tersebut, Polri berharap seluruh instrumen intelijen dan penegakan hukum semakin adaptif, modern, dan kolaboratif dalam menjaga keamanan nasional sekaligus melindungi generasi muda Indonesia dari ancaman ekstremisme berbasis kekerasan.

Kapolres Madina Kunjungi SMSI, Ajak Pers Bersama Jaga Kamtibmas dan Tangkal Hoaks

BINTASARA.com, MANDAILING NATAL Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Bagus Priandy. SIK, M.Si kunjungi Kantor Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Madina, Kamis (14/05/2026).

Kunjungan ini dilakukan setelah melakukan peninjauan ke Gereja-gereja dalam rangka kamtibmas peringatan hari kenaikan Yesus Kristus dan merupakan silaturahmi pertama Kapolres Madina ke beberapa organisasi pers di Kabupaten Madina.

Kapolres Madina, AKBP Bagus Priandy, SIK, M. Si menyatakan sangat senang dan merasa tersanjung karena mendapatkan sambutan hangat dari para pengurus SMSI Madina.

“Terima kasih atas sambutan kawan-kawan pengurus SMSI Madina. Ini sangat membuat saya merasa tersanjung atas kehangatan ini,” tuturnya di awal silaturahmi.

Dalam kunjungan silaturahmi ini, Kapolres meminta seluruh rekan pers untuk sama-sama ikut menjaga keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Sebagai salah satu ujung tombak edukasi dan penyebar berita serta informasi kepada masyarakat, saya berharap pers, khususnya SMSI Madina untuk mari bersama kita menjaga Kamtibmas di Madina ini. Kita bentengi masyarakat dari pemberitaan hoax,” harapnya.

Oleh itu, kata dia, ke depannya akan mencoba untuk memperbaiki seluruh organisasi khususnya Humas di Polres Madina. Hal ini juga merupakan komitmen dari Kapolres Madina dalam mendukung keterbukaan informasi publik.

“Kita tidak akan menutup-nutupi segala informasi. Hanya saja, kita juga meminta pengertian dari kawan-kawan khususnya terkait pemberitaan narkoba dan Perlindungan Perempuan dan Anak. Ada beberapa yang masih kita lakukan lidik dan pengembangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua SMSI Madina, Jeffry Barata Lubis yang menyambut Kapolres Madina mengucapkan selamat datang ke Kantor SMSI Madina.

Menurut Jeffry, kedatangan Kapolres Madina menunjukkan sikap yang loyalis dan merangkul khususnya bagi masyarakat pers di Madina.

“Selamat datang kepada Bapak Kapolres di rumah kami. Semoga kedatangan ini, merupakan kedatangan awal yang akan terus berlanjut walaupun tidak dalam agenda resmi,” jelas Jeffry.

Kunjungan Kapolres Madina didampingi oleh Wakapolres Madina, Kompol Aris Fianto, Kabag Ops Polres Madina, Kompol Asmon Bufitra, Kasat Lantas Polres Madina, Iptu Sumardi, Kasat Intel Polres Madina, AKP R. Wahid, Kapolsek Panyabungan, AKP D. Sinulingga beserta jajarannya.

Polri Dorong Kolaborasi Nasional Lindungi Karya Anak Bangsa di Era Digital

BINTASARA.com, JAKARTA – Fenomena pembajakan digital masih menjadi ancaman serius bagi industri perfilman nasional di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan distribusi konten digital. Berdasarkan data Coalition Against Piracy (CAP) tahun 2025, kawasan Asia-Pasifik mengalami lebih dari 215 miliar kunjungan ke situs ilegal streaming dan unduhan film, dengan Indonesia masuk dalam lima besar negara dengan tingkat akses tertinggi.

Kondisi tersebut mendorong pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat perlindungan terhadap karya anak bangsa sekaligus meningkatkan keamanan ruang digital. Melalui kegiatan Divhumas Polri melaksanakan Pertemuan Production House (PH) bertema “Melindungi Karya Anak Bangsa di Era Digital: Sinergi Nasional Melawan Pembajakan dan Kejahatan Siber serta Penguatan Edukasi Etika Kepolisian dalam Industri Perfilman”, para pemangku kepentingan berupaya membangun kesamaan persepsi dan langkah strategis dalam menjaga keberlangsungan industri perfilman Indonesia.

Kadivhumas Polri yang disampaikan oleh Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo dalam sambutannya menegaskan bahwa Polri memiliki peran strategis dalam melindungi hak kekayaan intelektual serta menjaga keamanan ruang digital sebagai ekosistem baru industri perfilman. Menurutnya, Polri dituntut untuk adaptif dan responsif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan dunia digital yang terus berkembang.

“Penanganan permasalahan industri perfilman tidak dapat dilakukan secara parsial dan membutuhkan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa Polri membuka ruang kolaborasi dengan insan perfilman untuk menghadirkan gambaran Polri yang profesional, humanis, dan edukatif. Melalui pertemuan bersama Production House, diharapkan terbangun kesamaan visi, komitmen bersama, serta langkah nyata yang berkelanjutan dalam melindungi karya anak bangsa.

“Pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan gagasan, solusi, dan kerja sama strategis untuk kemajuan industri perfilman Indonesia,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Sonny Hendra Sudaryana menyampaikan bahwa kepercayaan atau trust menjadi faktor utama dalam pertumbuhan dan penguatan ekonomi digital nasional. Untuk memperkuat ekosistem digital, pemerintah memperkenalkan kerangka strategi 6C yang mencakup Connectivity, Competency, Capital, Catalysis, Commerce, dan Compliance sebagai fondasi pengembangan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Menurutnya, penguatan infrastruktur digital nasional harus diiringi dengan peningkatan talenta dan literasi digital masyarakat agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Selain itu, dukungan investasi, pembiayaan, serta percepatan akselerasi ekosistem digital juga dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan industri kreatif dan teknologi digital nasional.

Sonny menilai pembajakan konten digital tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi bagi pelaku industri, tetapi juga melemahkan semangat berkarya dan menghambat pertumbuhan ekosistem kreatif nasional secara berkelanjutan. Karena itu, platform digital diharapkan memiliki mekanisme pemblokiran yang efektif guna mencegah penyebaran konten ilegal sekaligus membangun kepercayaan publik sebagai platform distribusi konten yang sehat dan berkualitas.

Sementara itu, perwakilan Dittipidsiber Bareskrim Polri Kompol Jeffrey Bram menekankan pentingnya penguatan keamanan siber pada production house maupun platform distribusi film untuk mencegah kebocoran konten dan penyebaran film secara ilegal sebelum maupun sesudah distribusi resmi.

Ia menjelaskan bahwa pengamanan sistem digital pada industri perfilman perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penguatan sistem penyimpanan data, kontrol akses distribusi, hingga perlindungan terhadap server dan platform digital. Menurutnya, penanganan digital piracy tidak dapat hanya mengandalkan pemblokiran situs ilegal semata, tetapi juga membutuhkan pendekatan preventif melalui edukasi dan peningkatan literasi digital masyarakat.

“Edukasi kepada masyarakat penting untuk meningkatkan kesadaran hukum terkait penggunaan konten digital secara legal serta dampak negatif pembajakan terhadap industri kreatif nasional,” jelasnya.

Jeffrey juga menyampaikan bahwa regulasi terkait moderasi konten digital mengacu pada Pasal 40 UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan UU ITE, PP Nomor 43 Tahun 2023, serta Kepmen Nomor 522 Tahun 2024 yang mengatur kewajiban penanganan konten ilegal oleh platform digital.

Melalui pertemuan tersebut, seluruh pihak berharap tercipta kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku industri perfilman, platform digital, akademisi, dan masyarakat dalam membangun ekosistem perfilman nasional yang aman, sehat, dan berdaya saing di era digital.

Kapolres Jakpus Beri Penghargaan Anggota Berprestasi, sebagai Motivasi Tingkatkan Pelayanan

BINTASARA.com, JAKARTA PUSAT – Polres Metro Jakarta Pusat memberikan penghargaan kepada sejumlah personel berprestasi dalam apel yang digelar di Lapangan Merah Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026) pagi. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja anggota dalam menjalankan tugas kepolisian.

Apel penghargaan dipimpin langsung Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah personel menerima piagam penghargaan dari Kapolres.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan penghargaan diberikan untuk memotivasi anggota agar terus meningkatkan profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat.

“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi pimpinan kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan kinerja terbaik dalam pelaksanaan tugas. Saya berharap ini menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus bekerja maksimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Reynold dalam keterangannya, Selasa (12/5/2026).

Reynold menegaskan keberhasilan tugas kepolisian tidak terlepas dari kerja keras dan kekompakan seluruh personel di lapangan. Karena itu, ia meminta seluruh anggota terus menjaga disiplin dan integritas dalam bertugas.

“Kita harus terus hadir di tengah masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban, serta meningkatkan kepercayaan publik kepada Polri melalui kerja nyata dan pelayanan yang humanis,” ujarnya.

Kegiatan apel berlangsung khidmat dengan rangkaian acara mulai dari penghormatan pasukan, pembacaan keputusan Kapolres, pemberian piagam penghargaan kepada personel berprestasi, hingga amanat inspektur apel dan doa penutup. (Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Greenhouse SPPG Palmerah Panen Sawi dan Nila untuk Menu Bergizi 2.529 Penerima Manfaat

BINTASARA.com, JAKARTA – Greenhouse SPPG Palmerah Polda Metro Jaya memanen sayuran sawi dan ikan nila, Senin (11/5/2026). Hasil panen itu siap untuk mendukung kebutuhan bahan baku menu bergizi di SPPG Polri Palmerah.

Auditor Kepolisian Madya Tk III Itwasda Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ardanto mengatakan panen sawi tertanami tiga meja. Total hasil panen kurang lebih mencapai 80 kilogram.

“Siang ini kami sedang melakukan panen sayuran sawi di Greenhouse SPPG Palmerah Polda Metro Jaya. Saat ini ada tiga meja sawi yang siap panen dengan estimasi berat total sekitar 80 kilogram,” kata Ardanto, Senin (11/5/2026).

Kombes Ardanto mengatakan sayuran tersebut terbudidayakan dengan metode hidroponik dan bebas pestisida. Proses tanam hingga panen memakan waktu selama kurang lebih satu bulan. Panen kali ini merupakan siklus kedua yang kegunaannya untuk SPPG Palmerah.

“Ke depan, produksi ini akan terlaksana secara berkelanjutan. Selanjutnya kami juga merencanakan untuk memasok kebutuhan SPPG lainnya dalam lingkungan Polda Metro Jaya yang berada dalam naungan Yayasan Kemala Bhayangkari,” ujarnya.

Selain Nila, Ikan Patin Pasok Bahan Baku SPPG

Selain sayuran, Greenhouse SPPG Palmerah juga memanen ikan Patin sebanyak sekitar 560 ekor. Ardanto menyebut ikan tersebut merupakan bagian dari ekosistem rantai pasok sumber protein untuk kebutuhan bahan baku SPPG Palmerah.

“Ikan patin ini bagian dari ekosistem rantai pasok yang ada di SPPG Palmerah Polda Metro Jaya. Saat ini kami melaksanakan pemanenan sekitar 560 ekor yang nantinya sebagai bahan baku di SPPG Palmerah,” jelasnya.

Menurut Kombes Ardanto, dari awal, pihaknya telah menebar sekitar 3.000 bibit ikan secara parsial untuk menyesuaikan perkembangan ikan dan kapasitas kolam bioflok.

“Pada prinsipnya ini bagian dari ketahanan pangan. Kami menyiapkan sumber bahan baku, sekaligus menjaga keberlanjutan rantai pasok yang ada di lingkungan SPPG Palmerah,” katanya.

Peruntukan Bahan Baku Hasil Panen

Sementara itu, Kepala SPPG Polres Metro Jakarta Barat Palmerah, Mustaqim, mengatakan bahan baku hasil panen akan digunakan untuk menu esok hari. Sayuran akan diolah menjadi sawi rebus dan pokcoy bawang putih, sementara ikan akan diolah menjadi ikan fillet crispy dan sebagian digiling menjadi siomay.

“Hari ini kami menerima hasil bahan baku dari Greenhouse Polda Metro Jaya. Bahan baku tersebut akan kami gunakan untuk menu pada esok hari,” kata Mustaqim.

Mustaqim menyebut SPPG Polri Palmerah melayani enam sekolah dan tiga posyandu. Total penerima manfaat mencapai 2.529 orang, terdiri dari peserta didik, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Polda Riau Bongkar 435 Kasus Narkoba, 557 Tersangka Diamankan

BINTASARA.com, PEKANBARU – Polda Riau menggelar konferensi pers pengungkapan hasil Operasi Antik Lancang Kuning (LK) 2026 di Mapolda Riau, Selasa (12/5/2026). Dalam konferensi pers tersebut, jajaran kepolisian membeberkan capaian besar selama operasi berlangsung, mulai dari ratusan kasus narkoba yang berhasil diungkap hingga penyitaan barang bukti dalam jumlah besar.

Konferensi pers dipimpin langsung Wakapolda Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H. didampingi Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol. Putu Yudha Prawira serta dihadiri pejabat utama Polda Riau dan awak media.

Dalam pemaparannya, Brigjen Hengki menyampaikan bahwa selama 22 hari pelaksanaan Operasi Antik LK 2026, Polda Riau bersama jajaran berhasil mengungkap 435 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika dengan total 557 tersangka diamankan dari berbagai wilayah di Provinsi Riau.

Operasi tersebut digelar sejak 16 April hingga 7 Mei 2026 dengan mengedepankan langkah preventif, preemtif, hingga penegakan hukum secara masif.

“Selain penegakan hukum, kami juga melaksanakan kegiatan preventif dan preemtif seperti sosialisasi, penyuluhan, edukasi, patroli serta razia di tempat hiburan malam, kos-kosan hingga lokasi rawan narkoba,” ujar Brigjen Hengki Hariyadi saat konferensi pers.

Selama operasi berlangsung, jajaran kepolisian tercatat melaksanakan 4.128 kegiatan preventif dan 1.431 kegiatan patroli serta razia di berbagai daerah di Riau.

Dari ratusan kasus yang diungkap, polisi menyita barang bukti narkotika dalam jumlah besar, di antaranya sabu seberat 31,85 kilogram, 2.319 butir ekstasi, ganja seberat 110,74 gram, 62 butir Happy Five, serta 761 cartridge mengandung etomidate.

Tak hanya itu, aparat juga menyita uang tunai Rp159 juta yang diduga hasil transaksi narkoba, lima unit mobil, satu unit speedboat yang digunakan untuk menjemput barang dari luar negeri, 128 unit sepeda motor, serta 467 unit telepon genggam milik para tersangka.

Brigjen Hengki mengungkapkan, dari total 557 tersangka yang diamankan, sebanyak 487 orang dilakukan penahanan karena terlibat jaringan peredaran narkoba. Sementara 70 orang lainnya direhabilitasi berdasarkan hasil assesmen terpadu.

“Pengungkapan ini berhasil menyelamatkan sekitar 162.754 jiwa anak bangsa dari ancaman bahaya narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Dirresnarkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira menegaskan bahwa mayoritas tersangka yang ditangkap merupakan bagian dari jaringan peredaran narkotika, bukan sekadar pengguna.

“Rata-rata setiap hari selama operasi berlangsung kami berhasil menangkap sekitar 25 tersangka. Ini menunjukkan bahwa peredaran narkoba di Riau masih menjadi ancaman serius yang harus diperangi bersama,” ujarnya.

Menurut Putu Yudha, sebagian besar narkotika yang berhasil diungkap berasal dari jaringan internasional yang masuk melalui wilayah perbatasan Riau dengan negara tetangga.

“Riau merupakan wilayah strategis sekaligus rawan menjadi jalur masuk narkotika dari luar negeri. Karena itu, perang terhadap narkoba menjadi perhatian serius kami,” katanya.

Ia menegaskan, Polda Riau menerapkan prinsip zero tolerance terhadap kejahatan narkotika dan terus memperkuat kolaborasi bersama masyarakat melalui pembentukan Satgas Narkoba serta program Kampung Tangguh Anti Narkoba.

“Perang melawan narkoba bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” tutup Kombes Putu Yudha.

Polda Metro Jaya Bongkar Gudang Ribuan Motor Diduga untuk Ekspor Ilegal

BINTASARA.com Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap dugaan penyelundupan motor Ilegal ke luar negeri. Pengungkapan terungkap di sebuah gudang penyimpanan kendaraan di Jalan Kemandoran Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (11/5/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pengungkapan penyelundupan motor Ilegal ini menjadi perhatian karena polisi menemukan ribuan kendaraan tanpa dokumen kepemilikan yang sah. Sebagian kendaraan juga sudah terbongkar menjadi komponen untuk memudahkan pengemasan dan pengiriman.

“Praktik seperti ini menjadi ancaman serius. Tempat penampungan kendaraan tanpa dokumen sah dapat menjadi ruang bagi berulangnya kejahatan kendaraan bermotor di masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Kombes Pol Iman Imannudin menjelaskan, dari lokasi tersebut polisi mengamankan 1.494 unit sepeda motor. Rinciannya, 957 unit masih dalam kondisi utuh dan 537 unit lainnya sudah dalam kondisi terbongkar.

“Kendaraan tersebut di duga berasal dari perbuatan tindak pidana. Pihak terkait tidak dapat menunjukkan bukti kepemilikan yang sah, seperti faktur maupun dokumen kendaraan lainnya,” kata Iman.

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan satu orang tersangka berinisial WS. Penyidik masih mendalami dugaan keterlibatan jaringan lain, mulai dari penyedia kendaraan, pengepul, hingga pihak yang terduga mengirim kendaraan ke luar negeri, termasuk ke Tahiti dan Togo.

“Saat ini baru satu tersangka yang kami tetapkan. Namun penyidikan masih terus dalam pengembangan karena perkara ini terduga melibatkan jaringan yang saling berkaitan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kombes Pol Budi menegaskan, masyarakat, dealer, pelaku usaha, maupun lembaga pembiayaan yang merasa memiliki keterkaitan dengan kendaraan yang sedang pendalaman sehingga dapat berkoordinasi dengan penyidik. Ia memastikan proses hukum, profesional, transparan, dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Polri hadir sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan. Kami mengajak masyarakat menjaga ketertiban, melindungi data pribadi, serta segera melapor melalui layanan 110 jika mengetahui dugaan tindak pidana,” pungkasnya

Kapolda Sumsel Resmikan Kedai ADO Presisi di Palembang, Ojol Mitra Jaga Kamtibmas

BINTASARA.com, Palembang – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) terus memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui pendekatan humanis. Hal ini ditandai dengan peresmian Kedai ADO Presisi oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, yang berlokasi di Jalan KH. Wahid Hasyim, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, Selasa (5/5/2026).

Peresmian Kedai ADO Presisi ini menjadi langkah strategis dalam menempatkan pengemudi ojek online (ojol) sebagai mitra penting kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Sumatera Selatan.

Kegiatan yang dipusatkan di wilayah hukum Polrestabes Palembang ini juga menandai beroperasinya sebanyak 21 Kedai Kamtibmas yang tersebar di 17 wilayah hukum polres dan polrestabes jajaran Polda Sumsel. Seluruh polres jajaran turut mengikuti acara tersebut secara daring.

Mengusung tagline “Ngopi Presisi, Raso Palembang”, Kedai ADO Presisi tidak hanya berfungsi sebagai tempat singgah, tetapi juga sebagai pusat fasilitas terpadu. Di dalamnya tersedia ruang komunitas, bengkel motor, layanan steam kendaraan, stand pelayanan kepolisian, hingga fasilitas ibadah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel juga menyerahkan bantuan sembako secara simbolis sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi komunitas driver ojol.

Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan bahwa keberadaan driver ojol memiliki peran strategis dalam mendukung tugas kepolisian, khususnya dalam deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.

“Driver ojek online merupakan mitra strategis kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan secara cepat dan tepat. Ini bagian dari komitmen bersama menjaga Bumi Sriwijaya tetap aman,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen untuk terus membangun Polri yang humanis melalui prinsip kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan kerja tuntas.

Keberadaan Kedai ADO Presisi sendiri memiliki sejarah panjang. Berawal dari pemanfaatan bangunan kosong terdampak pandemi pada 2021 yang dijadikan “Rumah Ojol” oleh DPD Asosiasi Driver Online (ADO) Sumsel, kini fasilitas tersebut berkembang menjadi pusat kegiatan yang representatif.

Pada awal 2026, Polda Sumsel melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) memberikan dukungan penuh untuk pembangunan ulang dan pengembangan fasilitas kedai.

Sinergi ini juga mendapat dukungan pemerintah daerah, yang ditandai dengan kehadiran Wali Kota Palembang, Drs. Ratu Dewa, M.Si., jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel, serta unsur Muspika Kecamatan Seberang Ulu I.

Kehadiran Kedai ADO Presisi menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa mengenal waktu. Diharapkan, fasilitas ini mampu memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem keamanan yang mandiri dan berkelanjutan di Sumatera Selatan.

Polres Jakpus Santuni Anak Yatim Jelang May Day, Wujud Kepedulian Sosial Polri

Jakarta Pusat, Bintasara.com – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026, Polres Metro Jakarta Pusat menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim piatu di Masjid Al-Ikhlas lantai 6, Mapolres Metro Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dihadiri oleh Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Eko Yulianto, Kabag SDM AKBP Ardiansyah, serta jajaran anggota Polres Metro Jakarta Pusat. Acara berlangsung khidmat diawali dengan pembacaan tahlil dan Surat Yasin, dilanjutkan doa bersama.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E. P. Hutagalung mengatakan kegiatan santunan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim piatu.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian kami kepada sesama. Menjelang May Day, kami ingin menghadirkan suasana yang penuh empati, kebersamaan, dan keberkahan,” ujar Reynold.

Ia menambahkan, Polri tidak hanya hadir dalam aspek pengamanan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi anak-anak, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakapolres Metro Jakarta Pusat Eko Yulianto menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menyambut May Day agar berlangsung aman dan kondusif.

“Kami ingin memastikan bahwa menjelang peringatan Hari Buruh, situasi tetap sejuk dan penuh kebersamaan. Melalui kegiatan sosial ini, kami mengajak semua pihak untuk menjaga persatuan dan kedamaian,” kata Eko.

Ia juga berharap nilai-nilai kepedulian sosial dapat terus ditanamkan dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

“Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat dengan hati nurani,” tutupnya.

Acara kemudian ditutup dengan pemberian santunan dan nasi box kepada anak yatim piatu beserta pendamping yang hadir, serta sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan antara Polri dan masyarakat. (Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Polri Pastikan Pemulihan Mental Korban, Tim Trauma Healing Turun di RSUD Bekasi

Jakarta, Bintasara.com Tim konselor Polres Metro Bekasi Kota turun langsung memberikan pendampingan psikologi kepada korban kecelakaan kereta api KAI dan KRL di RSUD Kota Bekasi.

Pendampingan dilakukan terhadap korban yang menjalani perawatan serta keluarga korban yang berada di rumah sakit. Tim konselor juga melakukan pendataan untuk memastikan kebutuhan para korban dapat tertangani dengan baik.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan pendampingan psikologi ini dilakukan agar korban dan keluarga tidak hanya mendapat penanganan medis, tetapi juga dukungan mental.

“Kami ingin memastikan para korban dan keluarga tidak merasa sendiri. Selain penanganan medis, dukungan psikologis juga penting agar mereka bisa lebih kuat menghadapi situasi ini,” ujarnya pada Rabu (29/4/2026).

Kombes Pol Kusumo menyebut bahwa para korban kecelakaan telah mendapatkan penanganan di RSUD Kota Bekasi. Sebagian korban saat ini masih menjalani perawatan intensif, sementara lainnya telah diperbolehkan kembali ke rumah. Adapun korban yang meninggal dunia telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Personel kami akan terus mendampingi dan membantu proses penanganan korban. Polri hadir untuk memberikan rasa aman, kepedulian, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

Polri Beri Penghargaan IKPA Terbaik

Jakarta, Bintasara.com Kepolisian Negara Republik Indonesia memberikan penghargaan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) terbaik kepada jajaran Polda dalam rangkaian Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Gabungan Empat Fungsi Pusat Polri Tahun 2026 di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/4/2026). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pengelolaan anggaran yang akuntabel, efektif, dan profesional sepanjang tahun 2025.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo didampingi Kapuslitbang dan Kapuskeu Polri.

Untuk kategori pagu besar, penghargaan IKPA terbaik diraih Polda Sulawesi Selatan. Sementara kategori pagu sedang diberikan kepada Polda Riau, dan kategori pagu kecil diraih Polda Kalimantan Utara.

Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa tata kelola keuangan yang baik merupakan fondasi penting dalam mendukung keberhasilan organisasi, termasuk pelaksanaan tugas-tugas kepolisian di lapangan.

“Tidak ada satu organisasi sehebat apa pun kalau tidak didukung oleh anggaran, dan tidak dilakukan tata kelola penggunaan anggaran yang benar,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Menurutnya, capaian para penerima penghargaan menunjukkan komitmen jajaran kewilayahan dalam mengelola anggaran negara secara transparan dan bertanggung jawab. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi satuan kerja lainnya di lingkungan Polri.

Wakapolri juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pengelolaan keuangan di seluruh jajaran agar mampu menjawab tantangan organisasi ke depan. Ia menyebut profesionalisme personel pengemban fungsi keuangan harus terus diperkuat seiring tuntutan akuntabilitas publik yang semakin tinggi.

“Nilai IKPA Polri harus terus meningkat. Kita harus betul-betul memastikan tata kelola keuangan yang akuntabel, transparan, dan profesional,” katanya.

Selain penghargaan IKPA, Polri juga menyerahkan penghargaan lain berdasarkan hasil survei Puslitbang Polri Tahun 2025. Polda Bengkulu menerima penghargaan tingkat kepuasan masyarakat terbaik, sedangkan Polda Bali meraih penghargaan internalisasi budaya integritas, kejujuran, dan kehormatan Polri.

Pemberian penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri mendorong budaya kompetisi sehat, peningkatan kinerja, serta penguatan reformasi birokrasi di seluruh satuan kerja. Melalui momentum Rakernis ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola organisasi yang modern serta terpercaya.

Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya Temukan Korban Tenggelam Setelah Sisir Sungai BKT Jakut

Jakarta, Bintasara.com Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya bersama unsur SAR gabungan berhasil menemukan korban tenggelam di aliran DAS Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Utara. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (29/4/2026).

Korban diketahui berinisial N (43), warga Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi. Ia sebelumnya dilaporkan jatuh ke aliran DAS BKT sekitar pukul 06.00 WIB.

Dirpolairud Polda Metro Jaya Kombes Pol Mustofa menjelaskan, pihaknya langsung menerjunkan personel setelah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya orang yang jatuh dan hilang di aliran BKT.

“Setelah menerima informasi dari masyarakat, tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan untuk melakukan pencarian,” ujar Kombes Mustofa dalam keterangannya.

Dalam proses pencarian, sebanyak 10 personel Ditpolairud Polda Metro Jaya diterjunkan bersama Basarnas, Damkar, BPBD, serta dibantu masyarakat setempat. Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai di sekitar lokasi kejadian. Setelag sekitar 4 jam pencarian, jenazah korban akhirnya ditemukan dan dievakuasi untuk diserahkan ke keluarga.

Kombes Pol Mustofa juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama dalam kondisi lelah atau mengantuk, guna menghindari kejadian serupa.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima saat berkendara. Apabila merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya beristirahat terlebih dahulu demi keselamatan bersama,” tutupnya.

Polwan Jaga Jakarta Cek Jentik di Kebon Kosong, Kapolres: Emak-emak Garda Terdepan Kamtibmas

Jakarta Pusat, Bintasara.com Program Polwan Jaga Jakarta (PJJ) yang digelar Polres Metro Jakarta Pusat kembali menyentuh masyarakat melalui kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di RW 09 Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini melibatkan Polwan, Bhabinkamtibmas, serta warga setempat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan keamanan wilayah.

Sejak pagi, petugas bersama kader Jumantik dan ibu-ibu PKK menyisir rumah warga untuk memeriksa keberadaan jentik nyamuk di berbagai titik genangan air, mulai dari bak mandi, dispenser, hingga pot bunga. Pemeriksaan juga dilakukan di lingkungan sekolah dasar guna memastikan area publik terbebas dari potensi berkembangnya nyamuk penyebab penyakit.

Hasil pemeriksaan dari RT 01 hingga RT 13 menunjukkan tingkat kesadaran warga terhadap kebersihan lingkungan cukup baik. Minimnya temuan jentik menjadi indikator positif bahwa masyarakat mulai peduli terhadap kesehatan lingkungan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengapresiasi peran aktif masyarakat, khususnya para ibu yang tergabung dalam Emak Jaga Jakarta. Ia menilai keterlibatan emak-emak menjadi kunci dalam menjaga stabilitas kamtibmas di lingkungan.

“Emak-emak adalah garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan. Mereka bukan hanya mengurus keluarga, tapi juga menjadi ‘CCTV alami’ yang efektif dalam mendeteksi potensi gangguan kamtibmas sejak dini,” ujar Reynold dalam keterangannya.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat akan terus diperkuat melalui program-program yang edukatif dan menyentuh langsung kebutuhan warga.

“Kami akan terus mendorong kolaborasi ini agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan aman. Peran aktif masyarakat sangat menentukan terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” tambahnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama dan foto bersama sebagai bentuk kebersamaan antara aparat dan warga. Polres Metro Jakarta Pusat juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan melalui layanan Call Center 110 yang aktif 24 jam. (Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Satgas Pangan Polda Metro Jaya Sidak Harga Minyakita yang Tidak Sesuai dengan HET

Jakarta, Bintasara.com Tim Satgas Pangan Polda Metro Jaya menggelar inspeksi mendadak atau sidak harga bahan pangan, khususnya minyak goreng bersubsidi Minyakita, di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas adanya informasi kenaikan harga Minyakita yang tidak sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Sidak tersebut turut diikuti Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DKI Jakarta, Kepala PD Pasar Jaya, Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Kepala Dinas UMKM DKI Jakarta, serta Kepala Dinas DPMPTSP DKI Jakarta.

Kasubditindag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Ardila Amry mengatakan, pemantauan ini dilakukan untuk memastikan harga bahan pokok, terutama Minyakita, tetap stabil dan sesuai ketentuan. Selain itu, petugas juga mengecek keamanan serta mutu produk yang beredar di pasar.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk memastikan harga Minyakita di tingkat pedagang tidak melebihi ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Kami bersama stakeholder juga mengecek ketersediaan stok, keamanan, dan kelayakan produk yang dijual kepada masyarakat,” ujar AKBP Ardila.

Dalam sidak tersebut, Tim Satgas Pangan Polda Metro Jaya meninjau sejumlah lapak pedagang yang menjual Minyakita. Petugas juga berdialog langsung dengan para pedagang untuk mengetahui kondisi harga serta ketersediaan stok di lapangan.

AKBP Ardila menjelaskan, selain melakukan pengecekan harga, Satgas Pangan bersama para stakeholder turut memberikan sosialisasi dan edukasi kepada pedagang terkait ketentuan Harga Acuan Pemerintah maupun HET.

“Kami mengedepankan langkah preventif melalui pengecekan, sosialisasi, dan edukasi. Namun apabila ditemukan pelanggaran, seperti penjualan di atas harga acuan atau indikasi penimbunan, tentu akan dilakukan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

AKBP Ardila menegaskan, Satgas Pangan Polda Metro Jaya akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan Minyakita di pasaran.

“Kami berkomitmen melindungi masyarakat dari praktik perdagangan yang merugikan. Pengawasan ini akan terus dilakukan agar kebutuhan pokok tetap tersedia, harga terkendali, dan masyarakat mendapatkan produk yang aman serta layak konsumsi,” pungkasnya.

Wakapolri: Hibah Lahan Mako Brimob Perkuat Keamanan Masyarakat dan Proyek Strategis Nasional di Kolaka

Kolaka, Bintasara.com Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur dan kesiapan personel sebagai bagian dari upaya menuju institusi yang profesional, responsif, dan adaptif dalam menjawab tantangan keamanan ke depan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembangunan Markas Komando (Mako) Satuan Brimob di wilayah Sulawesi Tenggara, yang ditandai dengan kegiatan peresmian pertapakan Mako Brimob dan penyerahan hibah lahan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., pada Selasa, 21 April 2026, pukul 09.30 WITA, bertempat di Jl. Poros Kolaka Kendari, Sabilambo, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Adapun hibah lahan yang diterima Polri berasal dari pemerintah daerah dan pihak swasta, dengan rincian sebagai berikut:
* Kabupaten Kolaka: 10 hektar dari PT IPIP di Desa Lamedai, Kecamatan Tanggetada (Mako Batalyon C Pelopor)
* Kabupaten Konawe: 8 hektar dari Pemda Konawe di Desa Silea, Kecamatan Onembute (Mako Kompi 3 Batalyon C Pelopor)
* Kabupaten Buton Tengah: 10 hektar dari Pemda Buton Tengah di Desa Wakabanguna, Kecamatan Mawasangka (Mako Kompi 3 Batalyon B Pelopor)

Pembangunan Mako Brimob ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kehadiran negara, khususnya dalam menjaga keamanan masyarakat serta mendukung proyek-proyek pembangunan nasional di daerah.

“Hibah lahan ini akan dimanfaatkan untuk pembangunan Mako Brimob guna memperkuat kehadiran negara dalam menjamin keamanan dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat sekitar, sekaligus mendukung pengamanan Proyek Strategis Nasional di wilayah Kolaka, Sulawesi Tenggara,” tegas Wakapolri.

Wakapolri juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung iklim investasi di daerah.

“Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan dunia usaha adalah kunci. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat memastikan pembangunan berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Polri akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan keamanan yang kondusif serta mendukung percepatan pembangunan nasional di berbagai daerah.olri: Hibah Lahan Mako Brimob Perkuat Keamanan Masyarakat dan Proyek Strategis Nasional di Kolaka.

Geger! Kerangka Manusia Ditemukan di Kontrakan Salatiga, Polisi Pastikan Tanpa Tanda Kekerasan

SALATIGA|Bintasara.com -Warga Perumahan Idaman, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di dalam sebuah rumah kontrakan, Selasa pagi (21/4/2026).

Penemuan tersebut terjadi di sebuah rumah kontrakan di kawasan Karangduwet. Kasus ini terungkap setelah warga mencurigai penghuni rumah yang sudah lama tidak terlihat beraktivitas, bahkan diperkirakan mencapai tujuh bulan.

Kapolsek Tingkir, Kompol Daryono, mengungkapkan bahwa warga sebelumnya telah bermusyawarah dan sepakat membuka rumah tersebut secara paksa dengan didampingi pemilik rumah serta aparat setempat.

“Setelah rumah berhasil dibuka oleh tukang kunci, warga mendapati pintu kamar dalam keadaan terbuka dan menemukan kerangka manusia di atas tempat tidur,” jelasnya.

Korban diketahui bernama Giessendra Gratama Mersingga Pakpahan (36), warga Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga.

Tim gabungan dari Polres Salatiga, Polsek Tingkir, unsur Koramil, serta tenaga medis dari Puskesmas Sidorejo Kidul langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Berdasarkan pemeriksaan medis, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga bulan sebelum ditemukan,” tambah Kapolsek.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Salatiga atas permintaan keluarga guna penanganan lebih lanjut.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman dengan meminta keterangan sejumlah saksi serta mengamankan lokasi kejadian untuk memastikan tidak adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Minimnya interaksi sosial dapat menyebabkan kejadian serupa terlambat terungkap. (AG)

Kapolres Nias Sambut Kedatangan Div Propam Polri Bersama Slog Mabes Polri

Gunungsitoli, Bintasara.com Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam)  Polri bersama Slog Mabes Polri melaksanakan pemeriksaan Senjata Api (Senpi) organik Polri di Polres Nias, Jumat, (17/04/2026) sore. Pemeriksaan berlangsung mulai pukul 16.40 WIB hingga selesai, bertempat di Gudang Senjata Api Polres Nias.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kabaggaktibplin Provos Div Propam Polri Kombes Pol Ian Rizkian Milyadin, S.I.K., M.M., didampingi AKBP Mustafa Nasution, S.H., M.H., AKP M. Theo Dwi Hutama Ladja, S.Tr.K., S.I.K., IPDA Fathon dari Slog Mabes Polri serta Bripda Marcelino dari Provos Div Propam Mabes Polri.

Kedatangan tim disambut langsung Kapolres Nias AKBP Agung S.D.C., S.Psi., M.Psi., Psi., M.K.P. bersama Wakapolres Nias Kompol S.K. Harefa, S.Pd., M.H, serta para Pejabat Utama dan jajaran Polres Nias.

Dalam sambutannya, Kapolres Nias menyampaikan bahwa kegiatan pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan internal di lingkungan Polri guna memastikan seluruh senjata api dinas terdata dengan baik, tersimpan aman, serta digunakan sesuai prosedur yang berlaku.

Selanjutnya tim melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap gudang logistik penyimpanan senjata api organik Polri, termasuk senjata api genggam personel. Pemeriksaan dilakukan mulai dari kelengkapan administrasi, kondisi fisik senjata, jumlah senjata, hingga tata cara penyimpanan sesuai ketentuan.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya pelanggaran. Seluruh senjata api dinas tercatat lengkap dan berada dalam gudang logistik sesuai aturan. Selain itu, dipastikan tidak ada senjata api yang dipinjam pakaikan kepada personel.

Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen Polri dalam menjaga profesionalisme, disiplin, serta tanggung jawab personel dalam penggunaan senjata api dinas, sekaligus mendukung pelaksanaan tugas kepolisian secara aman dan terpercaya di wilayah hukum Polres Nias. (Kris Laoli)

Berkedok Toko Ikan Hias, Polisi Amankan 592 Butir Obat Terlarang

BINTASARA.com, Jakarta — Respons cepat laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 kembali membuahkan hasil. Jajaran Polsek Metro Gambir bergerak sigap menindaklanjuti aduan warga terkait dugaan penjualan obat-obatan terlarang yang berkedok toko ikan hias di kawasan Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (16/4/2026).

Laporan tersebut pertama kali diterima operator 110 Polres Metro Jakarta Pusat sekitar pukul 16.03 WIB, kemudian langsung diteruskan ke Polsek Metro Gambir. Tak berselang lama, tim Reskrim yang dipimpin Ipda Bambang Nugroho. bersama dua personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

Dari hasil penindakan di lokasi, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial JH (22), yang diduga menjual obat keras daftar G secara ilegal dengan modus usaha toko ikan cupang. Selain pelaku, polisi juga menyita ratusan butir obat-obatan terlarang berbagai jenis, di antaranya tramadol, trihexyphenidyl, dan eximer, dengan total mencapai 592 butir.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, serta kecepatan respons layanan kepolisian.

“Layanan 110 hadir untuk memastikan setiap laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat. Ini bukti bahwa ketika masyarakat peduli dan melapor, polisi hadir memberikan solusi,” Kombes Reynold.

Kombes Reynold E.P. Hutagalung mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan atau tindak pidana melalui layanan 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh kepolisian.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Metro Gambir untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga terus mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pelaku lain yang terlibat dalam peredaran obat-obatan ilegal tersebut.

Aksi Penyampaian Pendapat oleh Buruh DPP FSPMI di Jakpus Kondusif, Polisi Bagikan Roti dan Air Mineral

Jakarta Pusat, Bintasara.com Polres Metro Jakarta Pusat mengedepankan pelayanan humanis saat mengawal aksi unjuk rasa dari Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPP FSPMI), di depan gedung DPR/MPR RI, Kamis (16/4/2026). Sekitar 800 peserta aksi hadir dalam kegiatan itu dengan pengamanan 1.948 personel Polri.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan pengamanan dilakukan bukan semata menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi di muka umum. Karena itu, personel di lapangan diarahkan mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi yang baik dengan peserta aksi.

“Polres Metro Jakarta Pusat hadir untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Dalam setiap pengamanan aksi, kami menekankan kepada seluruh personel agar mengedepankan pelayanan, pendekatan humanis, serta komunikasi yang baik dengan peserta aksi,” ungkapnya.

Sebagai bentuk kepedulian, personel juga membagikan roti dan air mineral kemasan kepada massa buruh dari Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPP FSPMI)

Ia menegaskan situasi selama kegiatan berlangsung aman dan terkendali. Ia juga mengimbau masyarakat tetap menjaga ketertiban saat menyampaikan aspirasi. Bila membutuhkan bantuan atau ingin menyampaikan laporan, masyarakat dapat menghubungi layanan kepolisian di nomor 110. (Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Polda Bali Kerahkan 1.595 Personel Gabungan Amankan Event Internasional Kemala Run 2026

Bali, Bintasara.com Polda Bali menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal perhelatan olahraga bergengsi berskala internasional, Kemala Run 2026. Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan puluhan ribu peserta lari, sebanyak 1.595 personel gabungan disiagakan guna mengamankan jalannya acara yang akan dipusatkan di Bali United Training Centre Pantai Purnama, Jl. Ida Bagus Mantra Gianyar, Bali.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy dalam keterangan resminya pada Kamis (16/4/2026), menyampaikan bahwa persiapan pengamanan telah dimatangkan melalui koordinasi lintas sektoral.

“Polda Bali berkomitmen penuh untuk menyukseskan Kemala Run 2026. Fokus utama kami adalah memastikan aspek keamanan (security) dan kelancaran arus lalu lintas (safety and mobility) bagi seluruh elemen yang terlibat,” ujar Ariasandy.

Rincian Kekuatan Personel yang diterjunkan Polda Bali dari total 1.595 personel yang diterjunkan, kekuatan pengamanan terdiri dari:
– 1.397 Personel: Anggota Polda Bali dan jajaran Polres terkait.
– 198 Personel bantuan Instansi Terkait, diantaranya: TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, serta partisipasi aktif dari Pecalang Adat Bali dan unsur pam swakarsa lainnya.

Strategi Pengamanan sangat ketat dan berlapis pada Event yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 19 April 2026 ini diperkirakan akan diikuti oleh sekitar 11.000 pelari, dari seluruh Indonesia maupun mancanegara.

Ia menerangkan, mengingat tingginya jumlah peserta, Polda Bali akan menerapkan pola pengamanan ketat di titik-titik strategis:
-Zona Sterilisasi: Pengamanan intensif pada area Start dan Finish.
-Rute Lari: Penempatan personel di sepanjang jalur rute 5K, 10K, hingga 21K (Half Marathon).
-Manajemen Lalu Lintas: Pengaturan arus kendaraan secara real-time untuk mencegah penumpukan kendaraan serta memastikan lintasan lari bebas dari hambatan kendaraan bermotor.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan wisatawan apabila pada hari pelaksanaan nanti terjadi pengalihan arus lalu lintas atau gangguan Kamseltibcarlantas di sekitar lokasi acara,” ujar Ariasandy.

“Kami memohon doa restu dan dukungan seluruh masyarakat Bali. Kesuksesan Kemala Run 2026 bukan sekadar keberhasilan acara olahraga, namun merupakan representasi wajah Bali di mata dunia. Keamanan yang terjamin akan memberikan efek sangat positif yang signifikan bagi citra pariwisata Bali ke depan,” sambung dia.

Polda Bali mengimbau bagi masyarakat yang akan beraktivitas di wilayah Gianyar pada Minggu pagi untuk mengikuti arahan petugas di lapangan dan memantau informasi pengalihan arus yang akan disosialisasikan lebih lanjut melalui kanal media sosial resmi Humas Polda Bali.

1.948 Personel Disiagakan Amankan Aksi Buruh DPP FSPMI, Lalin Ditutup Situasional

Jakarta Pusat, Bintasara.com Sebanyak 1.948 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa dari Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPP FSPMI) bersama sejumlah elemen massa di depan Gedung DPR/MPR RI, Kamis (16/4/2026).

Apel gelar pasukan digelar pukul 08.00 WIB, di  lapangan kantor DPR/MPR RI dan dipimpin oleh Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Eko Yulianto. Ribuan personel yang diterjunkan terdiri dari unsur Polda Metro Jaya dan jajaran Polres Metro Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E. P. Hutagalung mengatakan pihaknya memastikan pengamanan dilakukan secara maksimal dengan pendekatan humanis dan persuasif.

“Kami telah menyiapkan 1.948 personel untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa. Pengamanan dilakukan secara profesional, humanis, dan mengedepankan upaya persuasif,” ujar Kombes Reynold.

Ia menegaskan, pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri dalam menjamin kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum tetap berjalan tertib dan aman.

“Kami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Namun kami juga mengimbau agar peserta aksi tetap tertib, tidak anarkis, dan mematuhi aturan yang berlaku,” tambahnya.

Terkait arus lalu lintas, pihak kepolisian akan memberlakukan rekayasa lalu lintas secara situasional menyesuaikan dengan dinamika di lapangan.

“Arus lalu lintas di sekitar kawasan gedung DPR/MPR RI akan diberlakukan pengalihan secara situasional. Kami mengimbau masyarakat yang akan melintas agar mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan,” jelasnya.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama.

“Kami mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan agar tetap mematuhi petunjuk petugas, menjaga keselamatan, dan menyesuaikan rute perjalanan guna menghindari titik-titik kepadatan di sekitar lokasi aksi,” tutupnya.

Polres Metro Jakarta Pusat memastikan seluruh rangkaian pengamanan akan berlangsung hingga kegiatan selesai guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. (Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Ditpolairud Polda Metro Jaya Salurkan Bantuan Kursi Roda kepada Warga Pesisir

Jakarta, Bintasara.com Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan bakti kesehatan dengan menyalurkan bantuan kursi roda kepada warga pesisir di kawasan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Ibu Wahsiah, RT 001/022 Kelurahan Pluit ini dipimpin langsung oleh Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol. Mustofa, didampingi para pejabat utama Ditpolairud serta Bhabinkamtibmas pesisir jajaran Ditpolairud Polda Metro Jaya.

Bantuan kursi roda dan tali asih diberikan kepada Ibu Wahsiah (59), yang diketahui menderita stroke menahun. Bantuan ini diharapkan dapat membantu mobilitas serta meringankan beban yang bersangkutan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol. Mustofa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga pesisir yang membutuhkan perhatian dan bantuan sosial.

“Bakti kesehatan ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, khususnya di wilayah pesisir, dapat merasakan pelayanan dan kepedulian, terutama bagi yang membutuhkan bantuan alat kesehatan,” ujar Kombes Pol. Mustofa.

Ia mengatakan kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perangkat wilayah setempat yang memberikan apresiasi atas kepedulian jajaran Ditpolairud Polda Metro Jaya dalam membantu warga pesisir.

Kapolres Nias Lantik AKP Sonahami Lase Sebagai Kabag SDM

Gunungsitoli, Bintasara.com Polres Nias Polda Sumatera Utara melaksanakan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kabag SDM, Kasatintelkam, Kasatbinmas, Kapolsek Gido, serta Kapolsek Gunungsitoli Alo’oa, bertempatdi halaman Mako Polres Nias, Selasa (14/04/2026).

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Nias AKBP Agung S.D.C., S.Psi., Psi., M.K.P selaku Inspektur Upacara. Perwira Upacara dijabat Kabag Ops Polres Nias AKP Ya’aro Lase, serta Komandan Upacara Pamapta I Polres Nias IPDA Elianus Zalukhu.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolres Nias KOMPOL S.K Harefa, S.Pd., M.H, para Kabag, para PJU, Perwira Staf, para Kapolsek jajaran, pejabat yang melaksanakan Sertijab, serta seluruh personel Polres Nias.

Dalam upacara tersebut, jabatan Kabag SDM Polres Nias diserahterimakan dari AKP Ariyunus Zai, S.Ag., MH kepada AKP Sonahami Lase, SH. Jabatan Kasatintelkam Polres Nias diserahterimakan dari IPTU Agam Parlindungan kepada AKP Narson Waruwu, SIP.

Selanjutnya jabatan Kasatbinmas Polres Nias diserahterimakan dari AKP Narson Waruwu, SIP kepada IPTU Dermawan Laoli, SH. Untuk jabatan Kapolsek Gido, dilakukan serah terima dari AKP Sahabat Zebua kepada IPDA Gunawan Zato Lase, SH.

Sedangkan jabatan Kapolsek Gunungsitoli Alo’oa diserahterimakan dari IPTU Dermawan Laoli, SH kepada IPDA Poniman Lase, SIP. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan khidmat.

Upacara dimulai dari persiapan pasukan, laporan Komandan Upacara, hingga pembacaan Keputusan Kapolda Sumut. Kegiatan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan yang didampingi rohaniawan serta penandatanganan berita acara Sertijab, berita acara sumpah jabatan, dan pakta integritas.

Dalam amanatnya, Kapolres Nias menyampaikan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian penting dalam organisasi Polri. Hal tersebut sebagai upaya pemantapan kualitas pengabdian serta pemenuhan kebutuhan personel melalui mekanisme manajemen SDM yang tepat.

Kapolres menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan hal positif sebagai bentuk penyegaran organisasi. Mutasi juga bertujuan meningkatkan kinerja baik bagi institusi maupun personel yang bersangkutan.

Kapolres mengingatkan tugas Polri sebagai penegak hukum, pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat harus senantiasa dijalankan. Pelaksanaan tugas wajib berpedoman pada Pancasila, Tribrata, dan Catur Prasetya.

Kapolres Nias menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada pejabat lama AKP Sahabat Zebua dan IPTU Agam Parlindungan. Kapolres menilai keduanya telah menunjukkan loyalitas serta dedikasi selama bertugas di Polres Nias.

Kapolres juga mengucapkan selamat kepada pejabat baru AKP Sonahami Lase, SH, AKP Narson Waruwu, SIP, IPTU Dermawan Laoli, SH, IPDA Gunawan Zato Lase, SH, dan IPDA Poniman Lase, SIP. Kapolres menekankan agar segera menyesuaikan diri serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, Kapolres menegaskan pentingnya evaluasi kinerja personel secara berkala. Kapolres juga mengingatkan agar seluruh personel bekerja profesional serta menghindari keluhan masyarakat akibat tindakan yang tidak sesuai prosedur.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan acara temu pisah sambut. Acara tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama sekaligus penyambutan pejabat baru di lingkungan Polres Nias. (Kris Laoli)

Polda Metro Jaya Bongkar Pabrik Narkoba Zenith Raksasa di Semarang, 4,3 Juta Jiwa Terselamatkan!

BINTASARA.com, JAKARTA, 13 April 2026 – Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Barat berhasil membongkar industri rumahan (clandestine laboratory) narkotika golongan I jenis Zenith berskala besar di Semarang. Pengungkapan ini menjadi salah satu kasus terbesar peredaran obat berbahaya yang berhasil diungkap aparat sepanjang 2026.

Kasus ini terungkap berawal dari laporan masyarakat terkait maraknya peredaran obat terlarang di wilayah Jakarta Barat. Dari hasil penyelidikan, polisi lebih dulu menangkap seorang pria berinisial P di kawasan Penjaringan, Jakarta dengan barang bukti 120.000 butir Zenith.

Dari hasil pemeriksaan, P diketahui hanya berperan sebagai kurir yang dikendalikan oleh tersangka utama berinisial D. Polisi kemudian melakukan pengembangan hingga ke luar kota.

Tim gabungan bergerak cepat menuju Semarang dan pada Kamis (9/4), berhasil menangkap D di kediamannya di wilayah Mijen. Dari lokasi tersebut, petugas menemukan gudang yang dijadikan pabrik narkoba lengkap dengan peralatan produksi.

Dalam penggerebekan itu, polisi menyita 186.000 butir Zenith siap edar serta 1,83 ton bahan baku prekursor yang berpotensi diproduksi menjadi jutaan pil narkotika.

Kabid Humas Polda Metro Jaya menegaskan, keberhasilan ini bukan hanya soal jumlah barang bukti, tetapi dampak besar terhadap keselamatan masyarakat.

“Pengungkapan ini berhasil menggagalkan peredaran lebih dari 4,3 juta butir Zenith, yang berarti menyelamatkan jutaan jiwa dari risiko kerusakan saraf hingga kematian,” ujarnya di Mapolda Metro Jaya.

 

Selain itu, polisi juga mengamankan mesin cetak otomatis dan alat pengolah bahan yang menunjukkan pabrik ini beroperasi secara profesional dan terorganisir. Jaringan ini diketahui menyasar kalangan remaja hingga pekerja sebagai target utama.

Saat ini, para tersangka telah diamankan dan dijerat dengan UU Narkotika serta KUHP terbaru dengan ancaman hukuman berat. Polisi juga masih memburu sejumlah pelaku lain yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk terus aktif melaporkan aktivitas mencurigakan demi memutus mata rantai peredaran narkoba.

STIK Lemdiklat Polri Gelar Seminar UNIPOL, Dorong Transformasi Pendidikan Kepolisian di Era Digital

Jakarta, Bintasara.com Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri menggelar Seminar Sekolah bertema “UNIPOL: Menyiapkan Personel Polri yang Presisi” di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Senin (13/4/2026).

Kegiatan ini menjadi forum dialog strategis yang mempertemukan pemangku kebijakan, akademisi, dan praktisi guna memperkuat arah kebijakan pendidikan serta pengembangan sumber daya manusia Polri.

Seminar tersebut menekankan pentingnya transformasi pendidikan kepolisian agar mampu menjawab dinamika global, perkembangan teknologi, serta kompleksitas tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dosen Kepolisian Utama TK I STIK Lemdiklat Polri, Komjen Pol. (Purn) Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si., menegaskan bahwa pendidikan menjadi fondasi masa depan Polri sekaligus refleksi peradaban bangsa.

“Polisi adalah refleksi peradaban bangsa. Dalam negara yang beradab, supremasi hukum, perlindungan HAM, transparansi, dan akuntabilitas menjadi kunci,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pengembangan ilmu kepolisian harus bersifat lintas disiplin, adaptif, dan mampu menjawab perubahan zaman. Menurutnya, pendidikan kepolisian harus melahirkan insan Polri yang profesional, cerdas, bermoral, dan modern.

“Pada pendidikanlah tergantung masa depan Polri. Polisi harus profesional berbasis ilmu kepolisian, cerdas, bermoral, dan modern agar mampu satu langkah lebih maju dari perubahan,” kata Chryshnanda.

Ia juga menegaskan pentingnya transformasi pemolisian di era digital.
“Pemolisian di era digital harus berkembang menjadi electronic policing dan forensic policing. Polisi harus menjadi penjaga kehidupan, membangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPR RI Dr. Habiburokhman, S.H., M.H. menyoroti urgensi percepatan reformasi Polri secara holistik, termasuk penguatan kurikulum pendidikan dan pemanfaatan teknologi.

“Kita mendorong percepatan reformasi Polri, termasuk perbaikan kurikulum pendidikan dan penguatan pendidikan hak asasi manusia serta pemanfaatan teknologi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa DPR mempertahankan posisi Polri tetap berada langsung di bawah Presiden sebagai bagian dari delapan poin percepatan reformasi Polri.

“Polri tetap di bawah Presiden langsung. Ini sikap tegas DPR berdasarkan konstitusi dan TAP MPR,” jelasnya.

Habiburokhman juga menyoroti fenomena no viral no justice sebagai dampak keterbukaan informasi di era digital.

“Fenomena itu wajar di era teknologi. Yang penting, ketika ada ketidakadilan yang viral, aparat merespons dan mencari solusi,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia menilai keterbukaan menjadi kunci menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. “Sejelek apa pun yang terjadi, kalau terbuka rakyat masih bisa memberi ruang kepercayaan. Senjata kita satu-satunya adalah keterbukaan,” ujarnya.

Seminar ini diharapkan menjadi ruang sinergi lintas sektor untuk merumuskan rekomendasi strategis penguatan pendidikan, manajemen SDM, serta reformasi birokrasi Polri guna menyiapkan personel yang adaptif, profesional, dan berintegritas di masa depan.