Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. memimpin langsung pengukuhan tersebut sebagai tindak lanjut Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0004000.AH.01.07 Tahun 2026 tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Lembaga Perguruan Kemala Taruna Bhayangkara yang ditetapkan pada 29 Mei 2026.
LP-KTB hadir sebagai badan penyelenggara yang bertanggung jawab menjaga arah pengembangan dan keberlanjutan SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Lembaga ini memastikan tata kelola sekolah berjalan sesuai prinsip good governance, mulai dari penyusunan kebijakan pendidikan, pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas tenaga pendidik, pembinaan karakter peserta didik, pengelolaan sarana dan prasarana, hingga memperluas kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan nasional maupun internasional.
Melalui sistem kelembagaan yang kuat, LP-KTB memastikan pengembangan sekolah tidak bergantung pada figur tertentu, tetapi berjalan secara berkesinambungan. Model tata kelola tersebut diharapkan menjadi contoh pengelolaan sekolah unggulan yang mampu menjaga kualitas pendidikan lintas generasi.
Dalam struktur organisasi LP-KTB, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menjabat sebagai Ketua Pengawas Eksekutif, didampingi Juliati Sigit Prabowo sebagai Wakil Ketua Pengawas Eksekutif.
Sementara itu, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo dipercaya sebagai Ketua Eksekutif, didampingi Irjen Pol. Dr. Anwar sebagai Wakil Ketua Eksekutif, Dirgayuza Setiawan sebagai Sekretaris Eksekutif, dan Cecilia Peggy Sulistio sebagai Bendahara Eksekutif.
Kepengurusan LP-KTB juga melibatkan sejumlah tokoh nasional dari berbagai bidang, seperti Komjen Pol. (Purn.) Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, Sugianto Kusuma (Aguan), Budhi Herdi Susianto, Miftah Nur Sabri, dan Ari Cahya Nugraha. Kehadiran mereka diharapkan memperkuat jejaring strategis, memperkaya perspektif pengembanganbpendidikan, serta mendorong inovasi agar SMA Kemala Taruna Bhayangkara mampu bersaing di tingkat internasional.
Usai pengukuhan, Wakapolri meninjau langsung aktivitas 297 siswa yang telah menempati asrama dan mengikuti rangkaian pendidikan. Peninjauan mencakup pelaksanaan pre-test Matematika, pre-test Bahasa Inggris, pembinaan karakter, latihan drumband, hingga kesiapan fasilitas pembelajaran dan kehidupan berasrama.
SMA Kemala Taruna Bhayangkara dirancang sebagai sekolah berasrama bertaraf internasional dengan fasilitas pembelajaran modern yang mendukung pendidikan abad ke-21. Sekolah ini memiliki 24 ruang kelas modern, enam laboratorium, perpustakaan modern, theater building, gymnasium, kolam renang, lapangan sepak bola berstandar internasional, dining hall, asrama putra dan putri, ruang kesehatan, ruang kegiatan siswa, serta rumah ibadah untuk seluruh agama.
Dari sisi akademik, SMA Kemala Taruna Bhayangkara telah mengantongi sertifikat International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP) dari International Baccalaureate Organization (IBO). Sekolah menerapkan kurikulum International Baccalaureate (IB) yang dipadukan dengan Kurikulum Nasional untuk membentuk peserta didik yang unggul dalam karakter, kepemimpinan, kemampuan berpikir kritis, riset, penguasaan sains dan teknologi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), coding, literasi digital, serta berwawasan global.
Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa keberhasilan lembaga pendidikan sangat bergantung pada sistem tata kelola yang kuat.
“Sekolah yang hebat dibangun oleh sistem yang hebat. Karena itu, LP-KTB dibentuk untuk memastikan setiap kebijakan, setiap proses pembelajaran, dan setiap langkah pengembangan sekolah berjalan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada mutu. Dengan tata kelola yang kuat, SMA Kemala Taruna Bhayangkara diharapkan menjadi tempat lahirnya generasi pemimpin Indonesia yang berintegritas, berprestasi, dan mampu bersaing di tingkat global,” tegas Komjen Pol. Dedi Prasetyo.
Pengukuhan LP-KTB menegaskan komitmen Polri dalam membangun pendidikan nasional melalui penguatan kelembagaan, tidak hanya dengan menghadirkan sarana dan prasarana modern, tetapi juga dengan menciptakan sistem tata kelola pendidikan yang berkelanjutan. Upaya ini sekaligus menjadi kontribusi nyata Polri dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada pengembangan sumber daya manusia unggul untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
