September 1, 2026 05:25
Breaking News

TNI

Panglima TNI Pimpin Pantukhir Taruna Akademi TNI 2026, Siapkan Perwira Hadapi Peperangan Modern

BINTASARA.com, MAGELANG – Pantukhir Taruna TNI Tahun Anggaran 2026 memasuki tahapan penentuan setelah Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, memimpin Sidang Pantukhir Pusat Penerimaan Taruna Akademi TNI di Gedung Lily Rochli, Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (29/7/2026). Sidang tersebut menjadi tahap akhir untuk memilih calon Taruna terbaik yang akan mengikuti pendidikan pembentukan perwira TNI.

Sidang Pantukhir Pusat merupakan proses akhir setelah seluruh peserta menyelesaikan berbagai tahapan seleksi, mulai dari administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikologi, mental ideologi, hingga kemampuan akademik. Melalui seleksi yang ketat, objektif, transparan, dan terintegrasi, TNI berkomitmen menjaring putra-putri terbaik bangsa yang memiliki kualitas unggul untuk menjadi calon perwira masa depan.

Panglima TNI: Perwira Masa Depan Harus Siap Hadapi Peperangan Modern

Dalam arahannya, Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan bahwa perubahan lingkungan strategis global serta pesatnya perkembangan teknologi menuntut TNI menyiapkan perwira yang mampu menghadapi tantangan peperangan modern.

Menurut Panglima TNI, calon perwira tidak cukup hanya memiliki kemampuan fisik dan akademik yang baik, tetapi juga harus memiliki integritas, karakter kuat, kemampuan berpikir kritis dan kreatif, serta mampu menjalankan tugas dalam lingkungan operasi multi-domain.

“Karena itu TNI membutuhkan calon perwira yang tidak hanya unggul secara fisik dan akademik, tetapi juga berintegritas, berkarakter, berpikir kritis, kreatif dan mampu bertugas dalam lingkungan operasi multi-domain,” tegas Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Pantukhir Pusat Menentukan Kualitas Perwira TNI Masa Depan

Panglima TNI menekankan bahwa Sidang Pantukhir Pusat memiliki peran strategis karena menjadi penentu kualitas perwira TNI pada masa mendatang. Oleh sebab itu, seluruh proses penilaian secara objektif, profesional, jujur, dan penuh tanggung jawab.

Ia mengingatkan seluruh panitia seleksi agar menjaga integritas selama proses berlangsung sehingga hasil seleksi benar-benar menghasilkan calon perwira terbaik yang layak mengabdi kepada bangsa dan negara.

“Keputusan yang kita ambil hari ini akan menentukan kualitas perwira TNI pada masa depan. Oleh karena itu, setiap penilaian harus melandasi integritas, objektivitas, profesionalisme, dan rasa tanggung jawab kepada bangsa, negara, serta institusi TNI,” ujar Panglima TNI.

Seleksi Transparan untuk Menjaring Putra-Putri Terbaik Bangsa

TNI melaksanakan rekrutmen Taruna Akademi TNI Tahun Anggaran 2026 dengan mengedepankan prinsip objektif, transparan, dan akuntabel. Seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama untuk berkompetisi berdasarkan kemampuan, prestasi, dan hasil seleksi sesuai ketentuan.

Melalui sistem seleksi tersebut, TNI berharap dapat melahirkan calon perwira yang unggul, berkarakter, profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap mengabdi dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Red)

Panglima TNI Kukuhkan 734 Perwira Prajurit Karier di Mabes TNI, Siap Perkuat Pertahanan Negara

BINTASARA.com, JAKARTA – Sebanyak 734 Perwira Prajurit Karier (Pa PK) TNI Gelombang I Tahun Anggaran 2026 resmi dilantik dan diambil sumpahnya dalam Upacara Prasetya Perwira yang dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (27/7/2026).

Para perwira yang dilantik merupakan lulusan Pendidikan Pertama Perwira Prajurit Karier (Dikma Pa PK) TNI Gelombang I TA 2026 yang diselenggarakan oleh Kodiklat TNI melalui Sekolah Perwira Prajurit Karier (Sepa PK) TNI. Selama menjalani pendidikan, para siswa ditempa melalui proses pembinaan yang mengintegrasikan doktrin, pendidikan, dan latihan guna membentuk perwira yang profesional, berkarakter, berintegritas, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang tangguh.

Dari 734 perwira yang dilantik, terdiri atas 438 Perwira Matra Darat, 203 Perwira Matra Udara, dan 93 Perwira Matra Laut. Mereka selanjutnya akan mengemban tugas pengabdian di satuan masing-masing sesuai dengan kebutuhan organisasi TNI.

734 Perwira Prajurit Karier Siap Perkuat Pertahanan Negara

Keberhasilan penyelenggaraan Dikma Pa PK TNI Gelombang I TA 2026 merupakan wujud nyata peran strategis Kodiklat TNI sebagai Komando Utama Pembinaan yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembinaan doktrin, pendidikan, dan latihan dalam rangka menghasilkan sumber daya manusia TNI yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis.

Melalui sistem pendidikan yang terintegrasi, Kodiklat TNI tidak hanya membekali para calon perwira dengan pengetahuan dan keterampilan militer, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, disiplin, loyalitas, integritas, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara yang berlandaskan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.

Panglima TNI Kukuhkan Garda Terdepan Pertahanan

Pelantikan ini menjadi tonggak awal pengabdian para perwira muda sebagai garda terdepan pertahanan negara. Bekal ilmu pengetahuan, karakter, dan kepemimpinan yang diperoleh selama pendidikan diharapkan menjadi fondasi yang kuat dalam melaksanakan tugas secara profesional, adaptif, dan bertanggung jawab demi menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Komandan Kodiklat TNI Letjen TNI M. Naudi Nurdika menyampaikan bahwa Kodiklat TNI akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas doktrin, pendidikan, dan latihan guna mencetak perwira-perwira profesional yang memiliki integritas, karakter kepemimpinan, serta kesiapan operasional dalam mendukung terwujudnya TNI PRIMA yang mampu menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Red)

Perwira Karier TNI Bertambah 734, Panglima TNI Tekankan Profesionalisme dan Integritas Prajurit

BINTASARA.com, JAKARTA – Perwira Karier TNI bertambah sebanyak 734 perwira setelah Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melantik mereka dalam Upacara Pelantikan Perwira Prajurit Karier (Pa PK) TNI Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Prima, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (27/7/2026). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI dalam memperkuat sumber daya manusia yang profesional, modern, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pertahanan negara.

Sebanyak 734 Perwira Prajurit Karier yang dilantik terdiri atas 438 perwira Matra Darat, 203 perwira Matra Laut, dan 93 perwira Matra Udara. Mereka akan memperkuat jajaran TNI dalam menjalankan berbagai tugas pertahanan dan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Perwira Karier TNI Terbaik Terima Penghargaan Panglima

Dalam upacara tersebut, Panglima TNI juga memberikan penghargaan kepada perwira terbaik pria dan wanita dari masing-masing matra sebagai bentuk apresiasi atas prestasi selama menempuh pendidikan.

Perwira terbaik Matra Darat diraih Letda Inf Agus M.D. Simamora, S.E. dan Letda Caj (K) Dita Listya Etania, S.I.Kom., M.I.Kom.. Dari Matra Laut, penghargaan diberikan kepada Letda Laut (KH) Daffa Reyhan Gymnastiar, S.IIP. dan Lettu Laut (K/W) drg. Kunthi Tri Haryanti. Sementara itu, Matra Udara menobatkan Letda Sus Muhamad Bachrul Ferlyanto, S.Geo. dan Letda Kes (W) Ns. Vera Septiana Fardani, S.Tr.Kep. sebagai lulusan terbaik.

Panglima TNI Tekankan Profesionalisme dan Adaptasi Teknologi

Dalam amanatnya, Jenderal TNI Agus Subiyanto mengucapkan selamat kepada seluruh perwira remaja yang berhasil menyelesaikan pendidikan pertama. Ia menegaskan bahwa dinamika ancaman pertahanan yang semakin kompleks menuntut setiap perwira memiliki kemampuan strategis, menguasai teknologi, dan tetap memegang teguh nilai-nilai dasar keprajuritan.

“Tantangan tugas TNI yang semakin kompleks saat ini menuntut setiap perwira memiliki wawasan strategis yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Untuk itu terus tingkatkan profesionalisme dan kualitas kepemimpinan, kuasai teknologi, serta pegang terus Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI dalam setiap pengabdian,” tegas Panglima TNI.

Perwira Muda Diminta Menjaga Integritas dan Netralitas

Panglima TNI juga memerintahkan seluruh perwira muda agar selalu menjaga integritas, profesionalisme, loyalitas, serta mempertahankan netralitas TNI dalam setiap pelaksanaan tugas.

Ia mengingatkan para perwira muda untuk selalu waspada terhadap berbagai ancaman yang berpotensi mengganggu persatuan bangsa serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Saya memerintahkan seluruh perwira muda untuk senantiasa waspada terhadap setiap ancaman yang dapat melemahkan persatuan bangsa, konsisten menjaga netralitas TNI, serta melaksanakan tugas dengan penuh integritas dan tanggung jawab,” ujar Panglima TNI.

Perwira Karier TNI Komitmen Bangun SDM Pertahanan yang Unggul

Pelantikan Perwira Prajurit Karier TNI Tahun Anggaran 2026 menjadi bagian dari strategi TNI dalam membangun sumber daya manusia pertahanan yang unggul, profesional, modern, dan adaptif. Melalui penambahan perwira baru, TNI berharap mampu memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan pertahanan yang terus berkembang di era modern.

Pembekalan Panglima TNI untuk 152 Pasis Sesko TNI, Tekankan Perang Modern dan Ancaman Perang Narasi

BINTASARA.com, JAKARTA – Pembekalan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto kepada 152 Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LV Sesko TNI di Gedung Serasan, Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/7/2026). Peserta terdiri atas 72 Pasis TNI AD, 38 Pasis TNI AL, 27 Pasis TNI AU, 15 Pasis Polri.

Dalam kegiatan pembekalan tersebut, Panglima TNI menekankan pentingnya meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, dan terus belajar sebagai bekal menghadapi tantangan tugas. Panglima TNI juga menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia apabila kekayaan sumber daya alam dapat dikelola dan dijaga dengan baik. “Indonesia mempunyai potensi menjadi salah satu kekuatan ekonomi di masa mendatang apabila sumber daya alam dapat dikelola dan dijaga dengan baik,” tegas Panglima TNI.

Selanjutnya Panglima TNI menjelaskan bahwa perubahan lingkungan strategis global telah mengubah karakter peperangan sehingga setiap perwira dituntut memiliki pola pikir strategis, adaptif, dan mampu menganalisis berbagai bentuk ancaman. “Perang modern tidak lagi hanya mengandalkan invasi militer, tetapi melalui kombinasi perang kinetik dan non kinetik,” ujar Panglima TNI.

Lebih lanjut Panglima TNI juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi informasi menjadikan perang narasi sebagai salah satu bentuk ancaman yang perlu diwaspadai. “Perang narasi merupakan salah satu ancaman paling berbahaya saat ini,” tegas Panglima TNI.

Melalui pembinaan sumber daya manusia yang unggul, TNI terus berkomitmen mencetak pemimpin yang profesional, adaptif, dan berwawasan strategis guna menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

#tniprima
#tniprofesional
#indonesiaemas2045

Perkuat Profesionalisme Prajurit dan Hukum Humaniter Internasional, TNI ICRC Diperpanjang MoU

BINTASARA.com, JAKARTA – Kerja Sama TNI ICRC kembali perkuat kemitraan melalui penandatanganan perpanjangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Pengaturan Pelaksanaan di bidang Hukum Humaniter Internasional (HHI). Penandatanganan tersebut berlangsung bersamaan dengan pembukaan Seminar HHI Tahun Anggaran 2026 di Aula Markas Komando Akademi TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (23/7/2026).

Kepala Babinkum dan HAM TNI Laksda TNI Farid Ma’ruf, S.H., M.H. menandatangani dokumen kerja sama bersama Kepala Delegasi Regional International Committee of the Red Cross (ICRC) untuk Indonesia dan Timor-Leste, Martin de Boer. Perpanjangan kerja sama ini menjadi wujud komitmen kedua pihak dalam memperkuat implementasi prinsip-prinsip Hukum Humaniter Internasional di lingkungan TNI.

TNI Integrasikan HHI dalam Doktrin dan Pendidikan Prajurit

Dalam sambutannya, Laksda TNI Farid Ma’ruf menegaskan bahwa kemitraan antara TNI dan ICRC terus berkembang secara signifikan. Kerja sama yang sebelumnya berfokus pada kegiatan sosialisasi yang mencakup integrasi nilai-nilai Hukum Humaniter Internasional ke dalam doktrin operasi, kurikulum pendidikan, latihan, hingga pembekalan prapenugasan prajurit TNI.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan profesionalisme prajurit sekaligus memastikan setiap pelaksanaan operasi militer tetap mengedepankan prinsip-prinsip kemanusiaan.

Seminar HHI 2026 Bahas Kesiapan Kemanusiaan Operasi Militer

Seminar Hukum Humaniter Internasional Tahun Anggaran 2026 mengusung tema “Membangun Bersama Kesiapan Kemanusiaan pada Operasi Militer melalui HHI.”

Melalui seminar tersebut, TNI bersama ICRC menghadirkan forum diskusi untuk memperkuat pemahaman, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperluas implementasi Hukum Humaniter Internasional dalam setiap pelaksanaan tugas prajurit.

Forum ini juga menjadi sarana berbagi pengalaman dan memperkuat sinergi antara TNI dengan organisasi kemanusiaan internasional dalam menghadapi tantangan operasi militer yang semakin kompleks.

Kerja Sama TNI ICRC, Perkuat Profesionalisme dan Diplomasi Militer Indonesia

Perpanjangan Nota Kesepahaman antara TNI dan ICRC berharap semakin memperkuat kapasitas personel TNI dalam menerapkan prinsip-prinsip Hukum Humaniter Internasional sesuai standar internasional.

Selain meningkatkan profesionalisme prajurit, kerja sama ini juga memperkokoh diplomasi militer Indonesia di tingkat global serta menegaskan komitmen TNI dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan pada setiap pelaksanaan tugas, baik di dalam negeri maupun dalam misi internasional.

Evakuasi Pilot Yahukimo Berhasil, Koops TNI Habema Percepat Operasi Khusus Buru Pelaku Penembakan

BINTASARA.com, YAHUKIMO – Evakuasi Pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY, Nicholas F. Goselin, korban penembakan di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan telah berhasil.  Evakuasi Pilot Yahukimo melalui Koops SAR Taktis TNI Habema, Jumat (3/7/2026).

Bersamaan dengan proses evakuasi tersebut, personel Koops TNI Habema terus menyisir wilayah dan memburu pelaku penembakan serta pembakaran pesawat guna menjaga keamanan di lokasi.

Merespons insiden itu, Koops TNI Habema segera menggelar Operasi Khusus Perebutan Cepat untuk menguasai dan mengamankan lapangan terbang sebagai titik masuk bantuan.

TNI Lakukan Langkah-Langkah Taktis Mengejar Pelaku

Selain itu, personel juga melaksanakan Search and Rescue (SAR) Taktis guna mengevakuasi korban sekaligus menjamin keselamatan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

Koops TNI Habema mengerahkan 10 personel dengan dukungan dua helikopter Caracal dalam operasi tersebut. Seluruh unsur melaksanakan operasi secara cepat, terukur, dan terkoordinasi mengingat medan pegunungan di wilayah Yahukimo memiliki tingkat kesulitan yang tinggi.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas menegaskan TNI akan terus memperkuat pengamanan wilayah sekaligus mendukung langkah-langkah taktis terhadap para pelaku.

“Koops TNI Habema telah bergerak cepat melaksanakan operasi khusus untuk mengamankan lokasi dan mengevakuasi korban. TNI akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait dalam menjaga stabilitas keamanan, melindungi masyarakat, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap pelaku sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Brigjen TNI Muhammad Nas.

Evakuasi Pilot Yahukimo Melalui Operasi SAR Taktis

Wakil Panglima Koops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga pilot PT AMA Air Nicholas F. Goselin. Ia menegaskan bahwa Koops TNI Habema berkomitmen menjaga keamanan wilayah sekaligus memastikan proses evakuasi berjalan dengan cepat, aman, dan profesional.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum. Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan lokasi, melindungi masyarakat, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap para pelaku. Melalui Operasi Khusus Perebutan Cepat dan SAR Taktis, kami memastikan proses evakuasi dapat terlaksana secara cepat, aman, dan profesional,” ujar Brigjen TNI Riyanto di Cilangkap, Jumat (3/7/2026).

Hingga saat ini, Koops TNI Habema masih melanjutkan operasi pengamanan lokasi serta pengejaran terhadap para pelaku penembakan dan pembakaran pesawat. TNI menegaskan akan terus mengambil langkah lanjutan sesuai perkembangan situasi di lapangan dengan mengedepankan profesionalisme, sinergi antarinstansi, dan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama.

Agus Subiyanto Pimpin Sertijab Jabatan Strategis TNI, Perkuat Regenerasi dan Profesionalisme TNI

BINTASARA.com, JAKARTA – Agus Subiyanto memimpin langsung acara serah terima jabatan (Sertijab) sejumlah jabatan strategis di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berlangsung di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembinaan organisasi dan personel TNI guna memperkuat regenerasi kepemimpinan, meningkatkan profesionalisme prajurit, serta menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas pertahanan negara di tengah dinamika tantangan strategis yang terus berkembang.

Dalam acara yang sedang berlangsung turut hadi para pejabat tinggi TNI, perwira senior, serta sejumlah undangan terkait. Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan mekanisme strategis untuk meningkatkan efektivitas organisasi sekaligus memperkuat kualitas kepemimpinan di setiap satuan.

Sertijab Jabatan Strategis TNI Berganti

Dalam prosesi Sertijab tersebut, jabatan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI resmi berganti dari Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah kepada Brigjen TNI Muhammad Nas, S.I.P., M.Si.

Selain itu, jabatan Kepala Pusat Kesehatan dan Kedokteran (Kapuskersin) TNI juga mengalami pergantian kepemimpinan dari Laksma TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla., kepada Kolonel Inf Perry Sandhi Sitompul.

Sementara itu, jabatan Kepala Pusat Informasi dan Pengolahan Data (Kapusinfolahta) TNI berganti dari Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko kepada Brigjen TNI Heldi Wira, S.I.P., M.Si.

Pada kesempatan yang sama, jabatan Kepala Pusat Pengendalian Operasi (Kapusdalops) TNI turut berganti dari Brigjen TNI Hendri Wijaya, S.E., kepada Kolonel Inf Lukman Hakim, M.Han.

Pergantian sejumlah pejabat strategis tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam menjaga soliditas organisasi TNI sekaligus memperkuat kesiapan institusi dalam menghadapi berbagai tantangan pertahanan dan keamanan nasional.

Regenerasi Kepemimpinan Jadi Kunci Adaptasi Organisasi TNI

Panglima TNI menekankan bahwa serah terima jabatan bukan sekadar pergantian personel, melainkan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan yang harus berjalan secara berkesinambungan di tubuh TNI.

Melalui regenerasi yang terencana, setiap satuan mampu terus beradaptasi terhadap perkembangan situasi global, kemajuan teknologi pertahanan, hingga tantangan keamanan yang semakin kompleks.

Selain memperkuat organisasi, rotasi jabatan juga menjadi sarana pengembangan karier bagi para perwira tinggi dan menengah TNI agar memiliki pengalaman yang lebih luas dalam bidang operasi, informasi, komunikasi publik, maupun pengendalian strategis.

Berharap dengan adanya pergantian pejabat strategis tersebut, TNI semakin solid, profesional, modern, dan responsif dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Panglima TNI Pimpin Panen Raya Kedelai di Nganjuk, Dorong Swasembada Pangan Nasional

BINTASARA.com, JAWA TIMUR – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memimpin Panen Raya Kedelai di Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (14/5/2026). Kegiatan yang digelar TNI AL tersebut menjadi bagian dari sinergi TNI dan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dalam kegiatan itu, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono, turut mendampingi Panglima TNI Agus Subiyanto.

Panen raya berlangsung di lahan seluas 100 hektare. Sementara itu, total area tanaman kedelai di Kecamatan Wilangan mencapai 400 hektare dengan estimasi hasil panen sekitar 1,5 hingga 2 ton per hektare.

Selain di Wilangan, pengembangan tanaman kedelai juga terlaksana di Kecamatan Rejoso dengan luas lahan mencapai 1.270,9 hektare serta Kecamatan Bagor seluas 629,1 hektare yang saat ini masih dalam tahap perkembangan tanaman.

Dalam sambutannya, Panglima TNI menegaskan pentingnya pengembangan kedelai nasional secara berkelanjutan melalui pemanfaatan lahan potensial dan kolaborasi lintas sektor guna mendukung swasembada pangan nasional.

“Kondisi ini memberikan gambaran bahwa swasembada kedelai harus secara bertahap, terukur, dan masif melalui perluasan lahan tanam kedelai di wilayah potensial. Nanti akan kita manfaatkan lahan-lahan tidur yang ada di TNI dan mungkin di desa,” ujar Panglima TNI.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara TNI, Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, petani, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Terima kasih saya ucapkan atas sinergi antara TNI, Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, petani, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat. Jadikan panen raya ini sebagai momentum untuk memperkuat kemandirian pangan nasional,” tegasnya.

Kegiatan panen raya kedelai di Nganjuk tersebut mencerminkan komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan, pendampingan petani, dan sinergi lintas sektor sebagai bagian penting dalam menjaga ketahanan negara.

Pusinfolahta TNI Gelar Forum Satu Data TNI guna Percepat Transformasi Digital dan Integrasi Data

BINTASARA.com, JAKARTA – Dalam upaya memperkuat transformasi digital di lingkungan Tentara Nasional Indonesia, Pusat Informasi dan Pengolahan Data (Pusinfolahta) Tentara Nasional Indonesia menggelar Forum Satu Data TNI di Gedung Jenderal Besar A.H. Nasution, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (12/5/2026).

Melibatkan jajaran Disinfolahta TNI AD, AL, dan AU serta turut hadir perwakilan Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) Mabes TNI. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat integrasi dan sinkronisasi pengelolaan data TNI.

Kepala Pusinfolahta, Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko, menegaskan bahwa kebijakan Satu Data Indonesia merupakan bagian yang sangat penting dalam mewujudkan tata kelola data yang akurat, terpadu, mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, Forum Satu Data TNI memiliki peran penting dalam meningkatkan koordinasi antar satuan kerja guna mendukung penyediaan data yang terintegrasi untuk kepentingan pelaksanaan tugas TNI.

“Melalui forum ini, kami berharap seluruh satuan kerja dapat membangun kesamaan persepsi serta langkah strategis dalam mengimplementasikan kebijakan Satu Data TNI secara efektif dan berkelanjutan,” ujar Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko.

Ia juga menekankan bahwa integrasi data menjadi fondasi utama dalam mendukung sistem kerja modern dan pengambilan keputusan yang cepat serta tepat di era digital.

Melalui forum tersebut, Pusinfolahta TNI terus mendorong percepatan transformasi digital di tubuh TNI agar pengelolaan informasi dan data semakin profesional, transparan, dan terintegrasi.

Aksi Humanis TNI di Sawah: Satgas TMMD Pati Turun Tangan Angkut Gabah, Ringankan Beban Petani

BINTASARA.com, PATI – Pemandangan penuh kebersamaan tersaji di area persawahan Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Minggu (3/5/2026). Di tengah hamparan sawah pascapanen, anggota Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati terlihat bahu-membahu bersama petani mengangkut karung gabah hasil panen.

Momentum ini terjadi saat personel Satgas memanfaatkan waktu luang di sela pengerjaan betonisasi jalan desa. Tanpa ragu, mereka turun langsung ke sawah, membantu proses pengangkutan gabah yang cukup berat dari lahan menuju kendaraan pengangkut.

Terlihat dalam kegiatan tersebut, seorang anggota TNI bersama warga saling bekerja sama memikul karung gabah berukuran besar. Bahkan, sebagian gabah diangkut menggunakan sepeda motor untuk mempermudah distribusi ke lokasi penjemuran.

Sertu Ahmad, salah satu anggota Satgas TMMD, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat di lapangan.

“Kami tidak hanya fokus pada pembangunan fisik. Di sela waktu istirahat, kami berusaha membantu warga sekitar. Semoga apa yang kami lakukan bisa meringankan pekerjaan petani,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan langsung di sawah menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, yang menjadi roh utama dalam program TMMD.

Sementara itu, Sutris, petani setempat, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran anggota TNI di lahannya. Menurutnya, proses pengangkutan gabah yang biasanya memakan waktu lama kini bisa diselesaikan lebih cepat.

“Kami sangat terbantu. Angkut gabah itu berat, apalagi kalau hasil panennya banyak. Dengan bantuan bapak-bapak TNI, pekerjaan jadi lebih ringan dan cepat selesai,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Kehadiran TNI di tengah-tengah warga mampu menghadirkan solusi sekaligus mempererat hubungan sosial yang harmonis.

Melalui aksi sederhana namun penuh makna ini, semangat gotong royong kembali hidup di tengah masyarakat, memperlihatkan bahwa kolaborasi antara TNI dan rakyat adalah kekuatan utama dalam membangun desa.

Editor: Agung

Sumber: Pendim

Panglima TNI Terima Penghargaan Adhibhakti Sanapati dan Berikan Ceramah Umum di BSSN

Jakarta, Bintasara.com Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima penghargaan Adhibhakti Sanapati dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) atas jasa dan dharma bakti yang luar biasa kepada bangsa dan negara di bidang keamanan siber dan persandian. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian kegiatan ceramah umum yang berlangsung di Auditorium Mayjen TNI (Purn) dr. Roebiono Kertopati, Kantor BSSN, Sawangan, Depok, Selasa (28/4/2026).

Dalam ceramahnya, Panglima TNI menegaskan komitmen TNI dalam memperkuat postur pertahanan siber nasional melalui pendekatan komprehensif yang mencakup pengembangan sumber daya manusia unggul, penguatan regulasi dan doktrin, serta peningkatan kolaborasi lintas sektoral. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan TNI menghadapi dinamika ancaman global yang semakin kompleks di ruang siber.

Panglima TNI juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan BSSN dalam membangun kekuatan pertahanan siber yang tangguh dan adaptif. “Mudah-mudahan kolaborasi antara TNI dengan BSSN semakin kita tingkatkan dalam rangka menghadapi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan untuk mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Panglima TNI.

Lebih lanjut, Panglima TNI mengungkapkan bahwa perkembangan teknologi informasi telah melahirkan bentuk konflik baru berupa perang media atau perang non-fisik yang memanfaatkan berbagai platform komunikasi sebagai sarana utama dalam memengaruhi opini publik.

Penganugerahan Adhibhakti Sanapati ini menjadi wujud apresiasi atas komitmen dan kontribusi nyata TNI dalam memperkuat keamanan siber dan persandian nasional.

Momentum tersebut sekaligus mempertegas komitmen dan peran strategis TNI sebagai institusi yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif di ruang siber demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Di Tengah Debu Pembangunan TMMD Pati, Segelas Jamu Jadi Pengikat Hangat TNI dan Warga

PATI|Bintasara.com -Di antara hiruk-pikuk pembangunan dan debu yang beterbangan di lokasi TMMD Reguler ke-128 Tahun 2026, sebuah pemandangan sederhana justru mencuri perhatian. Seorang ibu penjual jamu keliling dikerumuni prajurit berseragam loreng, bukan untuk urusan tugas, melainkan untuk menikmati segelas jamu tradisional yang menyegarkan.

 

Momen itu terjadi di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Jumat (24/4/2026), saat kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang digelar oleh Kodim 0718/Pati memasuki waktu istirahat siang.

 

Di bawah terik matahari, para anggota Satgas tampak mengerubungi gerobak sederhana milik Sukiyem, pedagang jamu asal Kecamatan Tambakromo. Dengan cekatan, ia menuangkan jamu dari botol-botol plastik ke dalam gelas, menyuguhkan minuman tradisional yang menjadi pelepas dahaga setelah bekerja keras di lapangan.

 

Tanpa sekat, prajurit dan warga berbaur. Tawa ringan dan percakapan santai mengalir, menciptakan suasana hangat yang kontras dengan kerasnya pekerjaan fisik yang baru saja mereka jalani.

 

Komandan Kodim 0718/Pati sekaligus Dansatgas TMMD Reguler ke-128, Letkol Arm Timotius Yogi, menilai momen tersebut bukan sekadar jeda istirahat biasa.

 

“Ini bukan hanya soal minum jamu. Ada nilai kebersamaan dan kepedulian di dalamnya. Kami ingin kehadiran TMMD benar-benar dirasakan masyarakat, tidak hanya dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga dari sisi sosial dan ekonomi,” ujarnya di lokasi kegiatan.

 

Menurutnya, interaksi spontan seperti memborong dagangan warga menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan emosional antara TNI dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa TMMD hadir sebagai jembatan, bukan sekadar program pembangunan.

 

Sementara itu, Sukiyem mengaku kehadiran para prajurit membawa berkah tersendiri bagi usahanya. Dalam sehari, dagangannya kerap habis diborong saat waktu istirahat tiba.

 

“Alhamdulillah, sejak ada kegiatan ini jualan saya jadi lebih ramai. Bapak-bapak TNI sering beli, kadang sampai habis,” tuturnya sambil tersenyum.

 

Program TMMD Reguler ke-128 di Pati sendiri tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur seperti perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), tetapi juga mendorong perputaran ekonomi warga sekitar. Aktivitas kecil seperti membeli jamu menjadi bukti nyata bahwa dampak program ini menyentuh berbagai lapisan kehidupan masyarakat.

 

Di tengah kerasnya pekerjaan membangun desa, segelas jamu tradisional menjadi simbol sederhana: bahwa kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong tetap menjadi fondasi utama dalam setiap langkah pembangunan.

 

Penulis: Agung

TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 Resmi Dibuka di Pringapus, Dorong Akses Jalan dan Penguatan SDM Desa

BINTASARA.com, KAB SEMARANG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II ke-128 Tahun 2026 resmi dimulai di Dusun Kunci Putih, Desa Jatirunggo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah konkret kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa berbasis kebutuhan riil warga.

Pada pembukaan oleh Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, bersama Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, Wakil Bupati Hj Nur Arifah, Ketua DPRD Bondan Marutohening, serta jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat setempat.

Penandatanganan naskah Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha dan Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho dimulainya program TMMD Sengkuyung ke-128 Tahap II Tahun Anggaran 2026, di Desa Jatirugo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Rabu (22/4/2026).

Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho menegaskan, program TMMD kali ini tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga penguatan kapasitas masyarakat.

“Kami bersama Bupati membuka TMMD Tahap II Tahun 2026 dengan sasaran fisik dan non-fisik. Untuk fisik, pengerasan jalan sepanjang kurang lebih 748 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 sentimeter,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur tersebut berharap mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, terutama untuk akses pendidikan, pertanian, dan pendistribusian hasil ekonomi masyarakat.

Selain itu, kegiatan non-fisik juga menjadi fokus utama, meliputi pembinaan generasi muda, penyuluhan keluarga, hingga edukasi bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Kami juga menekankan pentingnya nilai kebangsaan dan bela negara, serta mendorong masyarakat menjauhi narkoba. Ini bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang kuat,” tambahnya.

Program TMMD ini pendanaannya melalui APBD Provinsi dan Kabupaten dengan total anggaran sekitar Rp528 juta dan akan berlangsung selama 30 hari.

Apresiasi dan Antusiasme Masyarakat pada Kegiatan TMMD

Fajar juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang sangat mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Partisipasi warga sangat luar biasa. Ini mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat yang menjadi tujuan utama TMMD,” katanya.

Sementara itu, Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha menekankan pentingnya gotong royong dalam menyukseskan program pembangunan desa yang berkelanjutan.

“Dengan kebersamaan, program ini tidak hanya meringankan beban masyarakat melalui pembangunan fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup melalui kegiatan non-fisik,” ungkapnya.

Strategi Percepatan Program TMMD

Ia menambahkan, sejumlah program pendukung turut dalam TMMD kali ini, seperti sosialisasi keluarga berencana, pencegahan pernikahan dini, hingga edukasi kenakalan remaja seperti miras dan narkoba.

Selain itu, bantuan sosial juga tersalurkan kepada masyarakat, antara lain bibit ikan, tanaman alpukat, susu untuk anak-anak, serta kursi roda bagi penyandang disabilitas.

Menurut Ngesti, TMMD menjadi salah satu strategi percepatan pembangunan daerah yang terlaksana secara berkelanjutan sepanjang tahun.

“Dalam satu tahun ada beberapa program TMMD, baik Sengkuyung maupun reguler. Tujuannya jelas, untuk membuka akses pendidikan, memperlancar jalur ekonomi, dan mendukung sektor pertanian,” tegasnya.

Melalui program ini, adanya pemerataan pembangunan di Kabupaten Semarang dapat terus meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam membangun desa yang mandiri dan sejahtera.

(Agung)

Desa Godo Pati Berubah Jadi ‘Lautan’ Merah Putih, Warga dan TNI Kompak Sambut TMMD ke-128

PATI|Bintasara.com -Semangat nasionalisme dan gotong royong membuncah di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Selasa (21/4/2026). Sejak pagi hari, puluhan warga bersama anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) bahu-membahu menghias desa dengan bendera Merah Putih hingga menciptakan pemandangan bak “lautan” merah putih yang memukau.

Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di setiap sudut desa. Tanpa sekat antara warga dan prajurit, mereka kompak memasang tiang bendera, mengikat tali, hingga memastikan setiap bendera berkibar rapi di depan rumah dan sepanjang jalan desa.

 

Warga Desa bersama anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) bahu-membahu menghias desa dengan bendera Merah Putih, di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Selasa (21/4/2026).

 

Tak hanya itu, kegiatan bersih-bersih lingkungan dan dekorasi kampung turut dilakukan serentak. Desa Godo pun tampak berubah drastis lebih tertata, bersih, dan semarak dalam nuansa kebangsaan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menyambut program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128, yang tahun ini bertepatan dengan tradisi lokal sedekah bumi. Perpaduan program pembangunan dan kearifan lokal tersebut semakin memperkuat rasa kebersamaan warga.

Komandan Kodim 0718/Pati, Letkol Arm Timotius Yogi, memberikan apresiasi atas antusiasme masyarakat Desa Godo. Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi modal utama keberhasilan program TMMD.

“TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga Desa Godo ini sangat luar biasa dan patut menjadi contoh bagi daerah lain,” ujarnya.

Ia menegaskan, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa kehadiran TNI di tengah-tengah desa sangat dirasakan manfaatnya. Program TMMD sendiri dirancang untuk mendorong percepatan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung.“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi pembangunan desa serta kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Momentum kebersamaan antara warga dan TNI di Desa Godo ini menjadi bukti bahwa kolaborasi yang kuat dapat menciptakan perubahan nyata, sekaligus mempererat persatuan dalam bingkai NKRI. (Agung)

Kolaborasi Hijau di Lereng Sumbing: Dandim Temanggung dan GP Ansor Tanam Ribuan Pohon di Harlah ke-92

TEMANGGUNG|Bintasara.com -Komitmen menjaga kelestarian lingkungan ditunjukkan melalui aksi nyata di lereng Gunung Sumbing dan Sindoro. Komandan Kodim 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., bersama ribuan kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor turun langsung dalam kegiatan SAPA Temanggung (Sahabat Ansor Peduli Alam), Minggu (19/4/2026).

Kegiatan yang digelar di Lapangan Desa Batursari, Kecamatan Kledung ini menjadi bagian dari peringatan Hari Lahir (Harlah) GP Ansor ke-92, sekaligus mempertegas sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan organisasi kepemudaan dalam menjaga ketahanan lingkungan.

Bupati Temanggung, Agus Setyawan, S.E., didampingi Dandim 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho membagikan sembako, (Foto Dok), Minggu (19/4/2026).

Acara diawali dengan upacara yang dipimpin Bupati Temanggung, Agus Setyawan, S.E., kemudian dilanjutkan aksi penanaman pohon dan penebaran benih ikan di kawasan setempat. Kegiatan ini juga diwarnai tradisi kearifan lokal “Kembul Bejono”, sebagai simbol kebersamaan lintas elemen masyarakat.

Dandim 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, menegaskan bahwa upaya pelestarian alam merupakan bagian penting dari pertahanan negara di era modern.

“Menjaga lingkungan hari ini adalah investasi masa depan. Apa yang dilakukan GP Ansor melalui SAPA Temanggung menunjukkan bahwa bela negara tidak hanya soal militer, tetapi juga menjaga kelestarian alam dan ketahanan pangan,” ujarnya.

Ia juga memastikan dukungan penuh TNI terhadap kegiatan berbasis lingkungan dan sosial kemasyarakatan.

“Kodim 0706/Temanggung siap bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga wilayah tetap hijau, aman, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Temanggung, Agus Setyawan, menilai peran GP Ansor semakin relevan di tengah tantangan global seperti perubahan iklim.

“Di usia ke-92, GP Ansor telah menunjukkan transformasi menjadi organisasi yang adaptif terhadap isu lingkungan. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan masyarakat luas,” ungkapnya.

Komandan Kodim 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., bersama ribuan kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor turun langsung dalam kegiatan SAPA Temanggung (Sahabat Ansor Peduli Alam), Minggu (19/4/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, di antaranya Kasdim 0706/Tmg Mayor Cba Agus Jumawan, Anggota DPR RI Prabowo Prasetyo, Camat Kledung Sumarlinah, Ketua PC GP Ansor Temanggung Isro’ Agus Pamungkas, serta perwakilan PCNU dan PW GP Ansor Jawa Tengah.

Melalui kegiatan ini, Kabupaten Temanggung kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah dengan gerakan kepemudaan yang aktif dalam isu pelestarian lingkungan di Jawa Tengah. (AG)

Presisi Pemotongan H-Beam Percepat Proyek Jembatan Merah Putih di Kebumen, TNI dan Warga Bersinergi

KEBUMEN|Bintasara.com -Progres pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Blengor Kulon, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, terus menunjukkan tren positif. Memasuki tahap konstruksi utama, pekerjaan pemotongan besi H-Beam mulai dilakukan sebagai bagian vital dalam pembentukan struktur jembatan, Jumat (10/4/2026).

Tahapan ini menjadi momen krusial dalam keseluruhan proyek, mengingat H-Beam berfungsi sebagai rangka utama penopang jembatan yang menentukan kekuatan serta daya tahan konstruksi dalam jangka panjang. Proses pemotongan dilakukan dengan tingkat presisi tinggi guna menjamin kualitas dan keamanan bangunan.

Di lapangan, suasana gotong royong terlihat kuat. Personel Kodim 0709/Kebumen bersama masyarakat Desa Blengor Kulon bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi faktor utama percepatan pembangunan yang berjalan efektif dan efisien.

Komandan Kodim 0709/Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kekuatan besar dalam mendukung kelancaran proyek infrastruktur tersebut.

“Partisipasi aktif warga menjadi energi utama dalam percepatan pembangunan ini. Sinergi antara TNI dan masyarakat adalah kunci untuk menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan bermanfaat luas,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Merah Putih tidak hanya berfokus pada aspek fisik semata, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Seiring progres yang terus meningkat, jembatan ini ditargetkan segera rampung dan dapat dimanfaatkan oleh warga. Keberadaannya diyakini akan menjadi akses vital yang memperlancar mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Blengor Kulon dan sekitarnya.

Pembangunan yang melibatkan sinergi antara TNI dan masyarakat ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi yang solid mampu mempercepat realisasi proyek strategis, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam pembangunan daerah.

(AG)

Mengakhiri Tugas dengan Kehormatan, Komandan Lanud Sjamsudin Noor Lepas Personel Terbaiknya

Banjarbaru, Bintasara.com Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., melepas 2 (Dua) personel terbaiknya yang memasuki masa purna tugas dalam sebuah upacara di Lapangan Amarta Mako Lanud Sjamsudin Noor, Rabu (1/04/2026). Kegiatan berlangsung dengan suasana haru dan penuh penghormatan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian panjang yang telah diberikan.

Adapun personel yang memasuki masa purna tugas tersebut adalah Letda Sus I Wayan Marwante dan PNS IID Dewi Astuti. Keduanya dinilai telah menunjukkan dedikasi dan loyalitas tinggi selama menjalankan tugas di lingkungan TNI Angkatan Udara.

Dalam sambutannya, Danlanud Sam menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan atas kontribusi yang telah diberikan.

Ia berharap meskipun telah memasuki masa purna tugas, keduanya harus tetap menjaga silaturahmi serta terus berkarya di tengah masyarakat.

Momentum ini menjadi wujud penghormatan institusi kepada para personel yang telah menuntaskan pengabdian dengan penuh tanggung jawab, sekaligus inspirasi bagi prajurit lainnya untuk terus memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. (Pen Lanud Sjamsudin Noor)

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Puspom TNI Ajukan Pemeriksaan Korban ke LPSK

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Aulia Dwi Nasrullah, menyatakan bahwa upaya pemeriksaan terhadap korban sebenarnya telah dilakukan sejak 19 Maret 2026. Namun, pemeriksaan belum dapat dilakukan karena kondisi kesehatan korban belum memungkinkan.

“Dokter belum mengizinkan pemeriksaan dengan alasan kesehatan korban,” ujar Aulia dalam keterangannya, Rabu (1/4).

Sementara itu, pada 25 Maret 2026, Puspom TNI menerima surat dari Ketua LPSK, Achmadi, yang menyatakan bahwa Andrie Yunus saat ini berada dalam perlindungan LPSK.

Menindaklanjuti hal tersebut, Komandan Puspom TNI, Yusri Nuryanto, telah mengirimkan surat resmi kepada LPSK guna meminta izin pemeriksaan terhadap saksi korban.

Aulia menegaskan, TNI berkomitmen menjalankan proses hukum secara terbuka, profesional, dan akuntabel dalam penanganan kasus ini.

Diketahui, insiden penyiraman terjadi di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, pada 12 Maret 2026. Empat personel dari Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis (Denma Bais) TNI diduga terlibat dalam kasus tersebut. Mereka adalah Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES, yang saat ini telah ditahan oleh Puspom TNI.

Perkembangan terbaru, penanganan kasus ini telah dilimpahkan oleh Polda Metro Jaya kepada Puspom TNI untuk proses hukum lebih lanjut.

Wapang TNI Buka Dikreg LV Sesko TNI TA 2026, Siapkan Pemimpin Strategis Masa Depan

Jakarta, Bintasara.com Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang diwakili oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R secara resmi membuka Pendidikan Reguler (Dikreg) LV Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Gedung Serasan, Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, Senin (30/3/2026).

Pendidikan yang akan berlangsung selama lima bulan ini diikuti oleh 157 peserta didik, terdiri dari 72 Perwira TNI AD, 38 Perwira TNI AL, 27 Perwira TNI AU, 15 Perwira Polri, serta 5 Perwira dari negara sahabat, yaitu Australia, India, Malaysia, Papua Nugini, dan Singapura.

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Wakil Panglima TNI, menyampaikan pentingnya pendidikan ini sebagai wadah strategis untuk membentuk pemimpin yang adaptif, profesional, dan berintegritas dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.

Panglima TNI menjabarkan bahwa pada penyelenggaraan Sesko TNI tahun ini, mengimplementasikan kurikulum blended learning, yakni perpaduan metode pembelajaran tatap muka (offline) dan daring (online) yang diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan sistem pendidikan TNI ke depan.

“Setiap dinamika dan evaluasi dalam proses pembelajaran harus direspons secara cepat, tepat dan konstruktif, guna penyempurnaan sistem pendidikan ke depan,” tegasnya.

TNI berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan peran Sesko TNI sebagai center of excellence dalam mencetak pemimpin masa depan yang unggul, berintegritas, profesional, dan memiliki wawasan kebangsaan serta kesiapan fisik yang prima.

Jaya Sakti Menyapa: Voli Bersama Satgas Yonif 113 Pererat Silaturahmi Pemuda Pogapa

INTAN JAYA|Bintasara.com -Pendekatan humanis kembali ditunjukkan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/JS melalui kegiatan olahraga bersama pemuda Kampung Pogapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Selasa (31/03/2026). Laga voli persahabatan yang digelar di sekitar Pos Pogapa menjadi momen kebersamaan yang mempererat hubungan antara prajurit TNI dan generasi muda setempat.

Kegiatan ini tidak sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi dan kepercayaan antara Satgas dengan masyarakat. Dalam suasana santai dan penuh keakraban, para prajurit dan pemuda bermain dengan semangat sportivitas tinggi.

Komandan Pos (Danpos) Pogapa Satgas Yonif 113/JS, Kapten Inf Kresna Cakra Wijaya, S.Tr (Han), menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya kalangan pemuda.

“Kami ingin menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat, terutama pemuda-pemudi. Melalui olahraga bersama, kami berharap silaturahmi semakin erat dan semangat kebersamaan terus terjaga,” ujarnya.

Antusiasme tinggi juga ditunjukkan para pemuda Pogapa. Mereka menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami sangat senang bisa bermain voli bersama bapak-bapak TNI. Mereka ramah dan sportif, sehingga membuat suasana semakin menyenangkan,” kata Melki Bagau (24), salah satu pemuda setempat.

Selain mempererat hubungan sosial, kegiatan olahraga ini juga memberikan manfaat bagi kesehatan dan kebugaran masyarakat. Interaksi yang terjalin secara langsung dinilai efektif dalam membangun rasa kebersamaan dan saling percaya.

Melalui program “Jaya Sakti Menyapa”, Satgas Yonif 113/JS terus menghadirkan pendekatan yang humanis dan membangun, sekaligus menegaskan peran TNI tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang harmonis.

(AG)

Jaya Sakti Sehat: Satgas Yonif 113 Bagikan Vitamin dan Layanan Medis Gratis untuk Warga Ogeapa

INTAN JAYA|Bintasara.com -Komitmen TNI dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah pedalaman kembali diwujudkan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/JS. Melalui Pos Maya, prajurit memberikan layanan kesehatan gratis sekaligus membagikan vitamin kepada warga Kampung Ogeapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Selasa (31/03/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Pos Maya ini disambut antusias oleh masyarakat. Warga datang secara sukarela untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka dan mendapatkan pengobatan secara langsung dari tim kesehatan Satgas.

Dengan pelayanan yang sigap dan profesional, prajurit memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan, serta edukasi singkat terkait pentingnya menjaga kebugaran dan kebersihan lingkungan.

Komandan Pos (Danpos) Maya Satgas Yonif 113/JS, Kapten Inf Farid Makruf, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat di wilayah terpencil.

“Kami ingin membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, khususnya di daerah yang memiliki keterbatasan akses seperti Ogeapa. Semoga kehadiran kami bisa memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujarnya.

Selain layanan medis, tim kesehatan juga membagikan vitamin kepada masyarakat, terutama bagi anak-anak dan lansia, guna meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah penyakit.

Salah satu warga, Mama Maria Holombau (41), menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh prajurit TNI.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Layanan kesehatan seperti ini sangat membantu kami di kampung,” tuturnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kehadiran Satgas Yonif 113/JS tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga dalam memberikan solusi atas kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

Melalui program “Jaya Sakti Sehat”, TNI terus memperkuat pendekatan humanis dan berkelanjutan dalam membangun kesejahteraan masyarakat Papua, sekaligus mempererat hubungan antara prajurit dan warga di wilayah penugasan. (Agung)

Jaya Sakti Berbagi: Satgas Yonif 113 Sajikan Kebahagiaan untuk Anak-anak Engganengga

INTAN JAYA|Bintasara.com -Keceriaan terpancar dari wajah anak-anak Kampung Engganengga, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, saat Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/JS kembali menggelar aksi berbagi dengan menyuguhkan makanan siap saji, Selasa (31/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung di sekitar Pos Engganengga ini menjadi momen hangat antara prajurit TNI dan anak-anak setempat. Mereka tampak antusias menikmati makanan yang disajikan, sambil bermain dan berinteraksi penuh keakraban dengan para personel Satgas.

Aksi sederhana ini bukan sekadar berbagi makanan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan serta perhatian bagi anak-anak di wilayah pedalaman Papua yang memiliki keterbatasan akses.

Komandan Pos (Danpos) Engganengga Satgas Yonif 113/JS, Kapten Inf Rizki Hidayatullah, S.T Han, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap generasi muda di wilayah penugasan.

“Kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak di sini. Mereka membutuhkan perhatian dan kasih sayang, dan kami berharap kehadiran kami bisa memberikan semangat serta keceriaan,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Satgas dan masyarakat, khususnya anak-anak yang menjadi bagian penting dalam membangun masa depan daerah.

Salah satu anak, Ornando Bagau (8), mengungkapkan kegembiraannya dengan polos.

“Terima kasih bapak TNI, makanannya enak. Kami senang sekali,” ucapnya dengan senyum lebar.

Kegiatan berbagi ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga membangun kedekatan emosional antara prajurit TNI dan masyarakat.

Melalui program “Jaya Sakti Berbagi”, Satgas Yonif 113/JS terus menunjukkan bahwa kehadiran TNI di Papua tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membawa kebahagiaan, kepedulian, dan harapan bagi anak-anak di pelosok negeri. (AG)

Panglima TNI Tinjau Kecanggihan KRI Prabu Siliwangi-321 yang Tiba dari Italia

Jakarta, Bintasara.com – Guna meningkatkan kekuatan dan kemampuan tempur TNI dalam menjaga kedaulatan perairan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto didampingi Kepala Staf Angkatan dan para Petinggi Kemhan meninjau kedatangan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Prabu Siliwangi – 321 yang merupakan kapal canggih kedua buatan Italia setelah KRI Brawijaya – 320, bertempat di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kamis, (26/03/2026).

Sejak memulai keberangkatan pertamanya dari dermaga Base Navale Della Spezia, Italia menuju Indonesia pada tanggal 11 Februari 2026, KRI Prabu Siliwangi-321 kini tiba di Indonesia untuk memperkuat jajaran kapal perang TNI Angkatan Laut.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, mewakili Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin, juga melaksanakan serah terima (delivery) dan peresmian KRI Prabu Siliwangi-321 pada Senin (22/12/2025) di galangan kapal Muggiano, Italia.

KRI Prabu Siliwangi-321 sebagai kapal perang terbesar dan termutakhir yang dimiliki Indonesia saat ini dilengkapi teknologi modern dan sistem persenjataan canggih yang diharapkan dapat memperkuat postur pertahanan laut nasional, serta mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AL dalam menjaga kedaulatan dan keamanan perairan NKRI.

Selama pelayaran, KRI Prabu Siliwangi-321 menyinggahi Kerajaan Maroko dan Nigeria, dengan melaksanakan kegiatan port visit serta courtesy call oleh Komandan KRI beserta sejumlah perwira. Dalam rangka meningkatkan kesiapan tempur, KRI ini juga melaksanakan structural firing meriam 127 mm pada pelayaran sea going terakhir sebelum bertolak menuju Indonesia.

Dikomandani oleh Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmaja, KRI Prabu Siliwangi-321 dilengkapi dengan teknologi modern serta sistem persenjataan canggih dan memiliki kemampuan tempur dan manuver tinggi yang siap memperkuat jajaran TNI AL di bawah Satuan Kapal Eskorta Komando Armada II.

Viral! 10 Menit Penuh Makna, Dandramil Bergas Rangkul Jurnalis Silaturahmi Lebaran Jadi Simbol Kuat Sinergi TNI-Media

KAB SEMARANG|Bintasara.com -Momen singkat berdurasi hanya 10 menit di Koramil 15/Bergas, Kodim 0714/Salatiga, justru memantik perhatian luas publik. Silaturahmi antara aparat TNI dan insan pers menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, Selasa (17/3/2026), viral di berbagai platform dan dinilai sebagai potret nyata sinergi strategis dalam menjaga stabilitas informasi dan keamanan wilayah.

Dalam suasana sederhana namun hangat, Komandan Koramil 15/Bergas Kapten Arm Utomo menerima kunjungan sejumlah jurnalis dan tokoh masyarakat. Pertemuan yang berlangsung singkat itu diisi dengan dialog terbuka, pertukaran pandangan, hingga penegasan pentingnya kolaborasi antara aparat dan media di tengah derasnya arus informasi digital.

“Terima kasih saudara-saudaraku, rekan-rekan jurnalis sudah berkenan hadir di Koramil. Saya mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Mari kita terus jalin silaturahmi,” ujar Kapten Arm Utomo.

Ia menegaskan, peran media tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Sinergi antara TNI dan jurnalis sangat dibutuhkan, terutama dalam menghadirkan informasi yang akurat, menyejukkan, dan mampu membangun kepercayaan publik,” tegasnya.

Senada dengan itu, perwakilan jurnalis, Mualim, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan komunikasi yang dibangun pihak Koramil.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari Komandan. Selamat Idul Fitri dan selamat bertugas. Kami siap terus bersinergi serta menyajikan informasi yang berimbang dan bertanggung jawab kepada masyarakat,” ungkap Mualim.

Kegiatan tersebut turut diwarnai suasana kebersamaan, mulai dari sesi foto bersama hingga penyerahan bingkisan Lebaran sebagai simbol kekompakan antara aparat dan insan pers.

Fenomena ini menuai respons positif dari berbagai kalangan. Publik menilai, kedekatan antara TNI dan media menjadi fondasi penting dalam menangkal hoaks serta memperkuat persatuan di tengah derasnya arus informasi yang kian cepat dan dinamis.

Momentum Idul Fitri pun dimanfaatkan sebagai ruang strategis untuk mempererat silaturahmi lintas profesi dan institusi, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga stabilitas sosial.

Dengan komunikasi yang terus terjalin, kolaborasi antara TNI dan jurnalis diharapkan mampu menghadirkan informasi yang kredibel, mencerahkan, serta menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Semarang.

(Agung)

Membanggakan, Prajurit TNI Juara Musabaqoh Hifdzil Qur’an 30 Juz di Libya

Jakarta, Bintasara.com Membanggakan, prajurit TNI bernama Prada Nawawi M.M. Latifullah berhasil menjadi juara pertama hapalan Al Qur’an 30 juz dalam ajang Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) Internasional yang digelar di Kota Misurata, Libya, sejak tanggal 7 sampai dengan 14 Maret 2026.

Pada ajang MHQ Internasional kali ini, Prada Nawawai berhasil unggul dari para peserta yang berasal dari negara Libya, Mauritania, Comoro, Pantai Gading dan Indonesia.

Dengan penuh keyakinan dan ilmu yang dimiliki dalam menghapal Al Qur’an, Prada Nawawi sangat bersyukur menjadi juara pertama dalam kompetisi yang disaksikan oleh Perdana Menteri Libya, Panglima Tentara Libya, Wamenhan Libya dan Kepala Staf Angkatan Tentara Libya.

Seluruh anggota delegasi merupakan personel TNI yang telah melewati proses seleksi ketat sebelum akhirnya dipercaya untuk mewakili Indonesia dalam kompetisi internasional tersebut.

Kehadiran delegasi Indonesia membawa nama dan kehormatan Indonesia di tingkat internasional, yang mana momentum ini bertepatan di bulan suci Ramadhan delegasi Indonesia mempromosikan nilai-nilai Al Qur’an di tingkat global.

Partisipasi delegasi Indonesia diharapkan dapat mempererat hubungan persahabatan serta menunjukkan keramahtamahan antara Indonesia dengan negara-negara peserta yang turut hadir, sekaligus meningkatkan citra positif Indonesia serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila khususnya Sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa dalam kehidupan sehari-hari.

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

BINTASARA.com, Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat “Ketupat 2026” dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 H yang turut dihadiri Menkopolkam RI Djamari Chaniago, Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, Kepala Basarnas Marsdya TNI Mohammad Syafii serta Direktur Utama PT. Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, bertempat di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).

Panglima TNI dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan apel ini merupakan bentuk komitmen bersama seluruh unsur yang terlibat dalam menjaga keamanan serta kelancaran aktivitas masyarakat menjelang dan sesudah Hari Raya Idul Fitri. “Apel Gelar Pasukan ini merupakan bentuk komitmen dan kesiapan bersama dalam rangka mengamankan perayaan Idul Fitri serta arus mudik dan arus balik lebaran Tahun 2026,” ujarnya.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa keberhasilan pengamanan Lebaran tidak hanya menjadi tanggung jawab satu institusi saja, tetapi merupakan hasil kerja sama lintas sektor antara TNI, Polri, kementerian dan lembaga terkait. Sinergi tersebut menjadi kekuatan utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik di berbagai wilayah Indonesia.

Panglima TNI juga menekankan pentingnya kehadiran aparat di tengah masyarakat selama masa mudik Lebaran, dengan pengamanan yang optimal diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memastikan keselamatan para pemudik. “TNI dan Polri harus senantiasa hadir untuk rakyat memberikan rasa aman menjamin kelancaran perjalanan serta memastikan keselamatan para pemudik dari berbagai potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya.

Sementara itu, di hadapan media, Panglima TNI menyampaikan kesiapan dan dukungan  pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 H dengan menyiapkan 105.365 Prajurit TNI, menggelar 3.501 Alutsista serta menyiapkan  KRI Semarang-594  dengan rute Jakarta – Bangka Belitung – Jakarta dan KRI Banda Aceh-593 dengan rute Jakarta – Semarang – Surabaya – Jakarta bagi masyarakat dalam arus mudik dan balik lebaran 1447 H.

Panglima TNI Lantik 796 Perwira Prajurit Karier TNI Reguler dan Progsus TA 2026

BINTASARA.com, Cilangkap – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melantik dan mengambil sumpah 796 Perwira Prajurit Karier (Pa PK) TNI Reguler dan Program Khusus (Progsus) Tahun Anggaran 2026, dalam upacara Prasetya Perwira yang dihadiri Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Staf  Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono serta Dankodiklat TNI Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika, bertempat di Lapangan Prima Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2026).

Perwira remaja tersebut resmi dilantik sebagai perwira TNI setelah menyelesaikan pendidikan pertama Perwira Prajurit Karier (Dikma Pa PK) TNI yang terdiri dari 624 orang Perwira Prajurit Karier (Pa PK) Reguler dan 172 orang Pa PK Program Khusus.

Dalam sambutannya, Panglima TNI menegaskan pentingnya jati diri TNI sebagai landasan moral dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. “Kalian telah dididik dan dilatih dengan dasar-dasar keprajuritan untuk dibentuk menjadi perwira TNI yang memiliki jati diri sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional,” ujar Panglima TNI.

www.bintasara.com
Pelantikan 796 Perwira Prajurit oleh Panglima TNI, Cilangkap 12 Maret 26

Lebih lanjut, Panglima TNI menyampaikan bahwa dinamika lingkungan strategis menuntut prajurit TNI untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan. Tantangan tugas TNI saat ini dan ke depan tidak lagi terbatas pada ancaman konvensional, namun juga mencakup berbagai bentuk ancaman baru yang bersifat multidimensi termasuk di dalamnya ancaman siber maupun ancaman biologis.

Mengakhiri sambutannya, Panglima TNI mengingatkan bahwa sumpah perwira yang telah diucapkan merupakan komitmen moral dan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan dedikasi. “Sumpah perwira yang telah kalian ucapkan bukanlah sekadar kata-kata, melainkan mengandung arti bahwa kalian dituntut untuk memenuhi kewajiban sebagai perwira kepada bangsa dan negara sesuai dengan bidang kemampuan yang kalian miliki,” pungkasnya.

Upacara Prasetya Perwira ini menjadi momentum penting dalam pembangunan sumber daya manusia di tubuh TNI, sekaligus menandai lahirnya perwira-perwira muda yang diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan tugas ke depan serta memperkuat peran TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pangdam IV/Diponegoro Tutup TMMD ke-127 di Kebumen, Jalan Desa hingga Air Bersih Hadir untuk Warga Somagede

KEBUMEN|Bintasara.com -Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0709/Kebumen di Desa Somagede, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, resmi ditutup oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han, Rabu (11/3/2026).

Penutupan program tersebut menandai berakhirnya satu bulan pengabdian TNI bersama pemerintah daerah, Polri, serta masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dalam amanatnya, Pangdam IV/Diponegoro menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD ke-127 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” Tema tersebut menegaskan bahwa desa merupakan fondasi penting bagi kemajuan bangsa, karena memiliki potensi besar dalam menggerakkan kekuatan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat.

“TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, Polri, kementerian dan lembaga pemerintah, serta pemerintah daerah. Melalui sinergi ini, pembangunan di wilayah pedesaan dapat dipercepat sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan wilayah,” ujar Mayjen TNI Achiruddin.

Selama pelaksanaan TMMD di Desa Somagede, berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan. Di antaranya pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.150 meter dengan lebar 2,5 meter, pembangunan 7 unit gorong-gorong, 1 unit plat deker, 2 unit bronjong penahan tanah, 1 unit pos kamling, serta perbaikan dua tempat ibadah.

Selain itu, sejumlah program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat juga terealisasi, seperti pembangunan 5 titik sarana air bersih TNI AD Manunggal Air, rehabilitasi 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan 5 unit jambanisasi, serta penanaman 1.000 pohon di sekitar lokasi kegiatan.

Tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, program TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, kesehatan dan pencegahan stunting, pengembangan UMKM, penyuluhan pertanian, mitigasi bencana, hingga pelayanan administrasi kependudukan yang melibatkan berbagai instansi terkait.

Sementara itu, Komandan Kodim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono, S.H., M.I.P menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan TMMD tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat.

“Keberhasilan TMMD ini merupakan hasil kerja bersama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kami berharap seluruh hasil pembangunan dapat dirawat dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Dandim.

Menutup amanatnya, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan program TMMD ke-127. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong serta memanfaatkan hasil pembangunan demi kemajuan desa.

Dengan berakhirnya TMMD di Desa Somagede, berbagai infrastruktur yang telah dibangun diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan. (Agung)

Pimpin Upacara HUT ke-65 Kostrad, Panglima TNI Tegaskan Peran Strategis Kostrad Jaga NKRI

BINTASARA.com, Cilodong – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Tahun 2026 yang mengusung tema “Kostrad Prima Mengabdi Untuk Indonesia Maju” yang turut dihadiri oleh Wapang TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kasau Marsekal TNI Tonny Harjono, bertempat di Markas Divisi Infanteri (Madivif) 1 Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Jumat (6/3/2026).

Dalam amanatnya, Panglima TNI menegaskan bahwa sejak kelahirannya pada tahun 1961, Kostrad telah menunjukkan peran strategis sebagai kekuatan pemukul andalan TNI AD dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Kostrad selalu hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI, menjamin stabilitas nasional dan membantu rakyat di tengah situasi darurat maupun bencana,” jelasnya.

Lebih lanjut, Panglima TNI menyampaikan bahwa tantangan yang dihadapi bangsa saat ini dengan meningkatnya rivalitas kekuatan besar, konflik global dan regional, hingga munculnya berbagai bentuk ancaman baru dalam peperangan modern. “Karakteristik ancaman telah bertransformasi secara cepat menuju perang cyber, perang media hingga dominasi teknologi persenjataan modern,” ujarnya.

Di akhir amanatnya, Panglima TNI juga memberikan pesan kepada seluruh prajurit Kostrad agar senantiasa menjaga semangat pengabdian, profesionalisme, dan loyalitas dalam setiap pelaksanaan tugas. “Teruslah kibarkan semangat pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pesan Panglima TNI.

Usai rangkaian upacara, Panglima TNI melaksanakan buka puasa bersama para tamu undangan, anak-anak yatim, serta prajurit Kostrad dalam suasana kebersamaan di bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah yang dipimpin oleh Ustadz Adi Hidayat.

Peringatan HUT ke-65 Kostrad ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang pengabdian Kostrad kepada bangsa dan negara, sekaligus penguat tekad seluruh prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan, dan soliditas dalam menghadapi berbagai dinamika ancaman ke depan, demi menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pastikan Kesiapan Satuan, Wapang TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Yonif TP 848/SPC

Jakarta, Bintasara.com – Wakil Panglima (Wapang) TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R beserta Wakasad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan peninjauan ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 848/Satya Pandya Cakti (Yonif TP 848/SPC) di Anak Tuha, Lampung Tengah, Kamis (26/2/2026).

Dalam peninjauan tersebut, rombongan disambut Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, kemudian melihat secara langsung kondisi personel, materiil, serta sarana dan prasarana pendukung operasional satuan.

Selain itu, Danyonif TP 848/SPC memaparkan berbagai program pengembangan satuan yang terintegrasi dengan pemberdayaan wilayah, di antaranya pengolahan lahan jagung dan tebu, pengembangan peternakan kambing, serta budidaya ayam petelur sebagai bagian dari program produktif satuan.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Pertahanan memberikan penekanan penting terkait peran satuan di tengah masyarakat. Menhan menegaskan bahwa keberadaan prajurit harus membawa dampak positif dan memberikan rasa aman bagi warga sekitar. “Kehadiran satuan harus dirasakan sebagai pelindung dan pengayom. Dengan demikian tumbuh rasa memiliki dari masyarakat kepada TNI,” pesan Menhan.

Kehadiran Wakil Panglima TNI bersama Menteri Pertahanan RI dalam kunjungan ini mencerminkan perhatian dan komitmen pimpinan terhadap peningkatan profesionalisme TNI yang solid dan dicintai masyarakat.

Keberadaan Yonif TP bukan hanya simbol kesiapsiagaan pertahanan, tetapi juga wujud kehadiran negara yang memberikan rasa aman, harapan, serta masa depan yang lebih kuat bagi keutuhan NKRI.

Dandim 0709/Kebumen Tinjau RTLH TMMD ke-127 di Somagede, Pastikan Pembangunan Tepat Waktu dan Berkualitas

KEBUMEN|Bintasara.com -Komandan Kodim 0709/Kebumen, Kodim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono, S.H., M.I.P., meninjau langsung progres rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Sanmartam di Desa Somagede, Kecamatan Sempor, Jumat (27/2/2026).

Peninjauan tersebut merupakan bagian dari pengawasan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 yang tengah berlangsung di wilayah Kabupaten Kebumen.

Saat tiba di lokasi, Dandim meninjau setiap sudut bangunan yang kini telah memasuki tahap pemasangan dinding dan rangka atap. Sejumlah personel Satgas TMMD bersama warga setempat tampak melanjutkan pengerjaan struktur rumah agar sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah direncanakan.

“Kami ingin memastikan pembangunan RTLH ini berjalan tepat waktu dan sesuai standar kualitas yang sudah ditetapkan. Rumah yang dibangun harus benar-benar layak, aman, dan nyaman untuk dihuni,” ujar Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono di sela-sela peninjauan.

Ia menegaskan, pengawasan langsung di lapangan menjadi bagian penting untuk menjaga akuntabilitas program serta memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan optimal.

Program RTLH dalam TMMD Reguler ke-127 menyasar warga kurang mampu dengan tujuan meningkatkan kualitas hunian sekaligus derajat kesehatan masyarakat. Selain pembangunan fisik rumah, TMMD juga memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan warga.

Istri Sanmartam yang ditemui di lokasi mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Selama ini, kondisi rumah mereka dinilai sudah tidak layak akibat usia bangunan dan kerusakan pada sejumlah bagian struktur.

“Alhamdulillah sekarang sudah mulai dibangun kembali. Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dan semua yang membantu. Semoga segera selesai dan bisa kami tempati dengan nyaman,” tuturnya.

Dengan progres yang terus berjalan, Satgas TMMD optimistis rehabilitasi RTLH tersebut dapat diselesaikan sesuai target waktu. Kehadiran langsung Dandim di lokasi menjadi bentuk komitmen bahwa setiap program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat akan diawasi secara serius.

TMMD Reguler ke-127 di Kebumen tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan masyarakat penerima manfaat benar-benar merasakan dampaknya secara nyata dan berkelanjutan. (AG)

Kasum TNI Buka Rakor Intelijen TNI 2026

Jakarta, Bintasara.com – Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon didampingi Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Rio Firdianto secara resmi membuka Rapat Koordinasi Intelijen TNI Tahun Anggaran 2026, di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (25/02/2026).

Rapat Koordinasi Intelijen TNI TA 2026 ini menjadi momentum strategis untuk mengonsolidasikan peran dan fungsi intelijen dalam memberikan dukungan optimal terhadap proses pengambilan keputusan pimpinan TNI, sekaligus menyelaraskan langkah dan kebijakan menghadapi dinamika keamanan yang berkembang secara cepat dan dinamis.

Kasum TNI dalam arahannya menekankan pentingnya kesiapan aparat intelijen dalam membaca perubahan lingkungan strategis yang semakin kompleks dan multidimensi. Tantangan yang dihadapi tidak lagi semata bersifat konvensional, tetapi juga berkembang pada spektrum nonmiliter yang menuntut ketepatan analisis serta kecepatan respons.

“Di dalam era saat ini memang tantangannya itu berat, geopolitik saat ini Indo Pasifik dan terakhir, tantangan nasional bersifat multi dimensi,” ujar Kasum TNI.

Selain itu, Kasum TNI juga menegaskan intelijen harus mampu bergerak cepat mengikuti perubahan lingkungan strategis serta memiliki karakter adaptif, responsif, dan prediktif sebagai fondasi utama menghadapi ancaman masa depan.

Letjen Richard Tampubolon secara simbolis membuka pelaksanaan Rakor Intelijen Tahun 2026 yang diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap berbagai potensi ancaman.

“Rapat Koordinasi Intelijen Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ujar Kasum TNI.

Melalui Rakor Intelijen TA 2026 ini diharapkan terbangun sinergitas yang semakin solid antar unsur intelijen TNI dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan negara.

Kegiatan ditutup oleh Asintel Panglima TNI sebagai bentuk komitmen bersama untuk terus memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Rakorops TNI TA 2026 Perkuat Kesiapan Operasi dan Tegaskan Jati Diri Prajurit di Era Modern

Jakarta, Bintasara.com – Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon didampingi Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun secara resmi membuka Rapat Koordinasi Operasi (Rakorops) TNI Tahun Anggaran 2026 yang mengusung tema “Sops TNI Siap Mewujudkan TNI yang Prima Menuju Indonesia Maju dan Berdaulat”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (24/02/2026).

Rakorops TNI TA 2026 menjadi momentum strategis untuk menyamakan persepsi antarunsur operasi, memperkuat sinergi lintas satuan, serta memastikan kesiapan operasional TNI dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis yang semakin kompleks, bergerak cepat, dan sarat tantangan multidimensi.

Kasum TNI dalam amanatnya menegaskan bahwa modernisasi teknologi dan perkembangan global tidak boleh menggerus nilai-nilai dasar keprajuritan. Profesionalisme militer, tegasnya, harus tetap berpijak pada karakter, loyalitas, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Zaman boleh maju, boleh canggih, boleh dan lain-lain, tapi jati diri prajurit tidak boleh hilang,” ujar Kasum TNI.

Kasum TNI juga mendorong seluruh jajaran agar forum koordinasi ini mampu menghasilkan langkah-langkah konkret yang berdampak langsung pada efektivitas pelaksanaan tugas operasi di lapangan.

“Selamat menjalankan Rakorops, semoga awal Rakorops tahun 2026 ini menjadi dasar pedoman kita untuk menindaklanjuti keberhasilan-keberhasilan khususnya program-program Staf Operasi,” pungkasnya.

Melalui Rakorops TNI TA 2026, seluruh jajaran diharapkan mampu menerjemahkan kebijakan strategis pimpinan ke dalam langkah operasional yang adaptif, responsif, dan terukur.

Kegiatan Rakorops TNI TA 2026 secara resmi ditutup oleh Asops Panglima TNI, yang menegaskan pentingnya kesinambungan koordinasi serta implementasi nyata hasil Rakorops TNI tersebut, dalam mendukung kesiapan operasi TNI menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.

Forkopimda Magelang Kunci Sinergi, Siaga Penuh Jaga Kamtibmas Ramadhan 1447 H

MAGELANG|Bintasara.com -Pemerintah Kabupaten Magelang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Cipta Kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H/2026. Rakor yang berlangsung di Pendopo drh. Soepardi, Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Jalan Soekarno Hatta No. 59 Kota Mungkid, Senin (23/2), menegaskan komitmen bersama menjaga stabilitas daerah di tengah meningkatnya dinamika sosial masyarakat.

Rakor dihadiri Bupati Magelang Grengseng Pamudji, Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Sianipar, unsur Kodim 0705/Magelang yang diwakili Kasdim Mayor Inf. Praja, Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sakir, Kajari Kabupaten Magelang Robin Abdi Ketaren, Ketua Pengadilan Negeri Mungkid Tri Margono, Sekda Kabupaten Magelang, para Kepala OPD, Forkopimcam, hingga Ketua Paguyuban Kades se-Kabupaten Magelang.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Magelang Labbaika Nugroho dalam laporannya menegaskan bahwa Ramadhan dan Idul Fitri selalu diiringi peningkatan mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, hingga kegiatan keagamaan yang berpotensi menimbulkan kerawanan sosial.

“Momentum Ramadhan dan Idul Fitri memiliki dinamika sosial yang tinggi, mulai dari lonjakan mobilitas, aktivitas perdagangan, hingga potensi konflik sosial. Karena itu, diperlukan sinergi dan koordinasi yang kuat antar seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Rakor ini berlandaskan sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial, serta Surat Kapolda Jawa Tengah tentang Direktif Cipta Kondisi Kamtibmas menjelang dan selama Ramadhan 1447 H Tahun 2026.

Bupati Magelang Grengseng Pamudji menegaskan bahwa Ramadhan dan Idul Fitri bukan hanya momentum spiritual, tetapi juga periode dengan intensitas aktivitas masyarakat yang meningkat tajam, termasuk tradisi mudik dan kunjungan wisata.

“Kondisi ini memerlukan kesiapsiagaan dan sinergitas kita bersama agar seluruh rangkaian ibadah dan perayaan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya pengamanan tempat ibadah, pengaturan arus lalu lintas, pengawasan distribusi bahan pokok dan BBM, pengendalian penyakit masyarakat, hingga mitigasi potensi bencana hidrometeorologi yang rawan terjadi pada musim penghujan.

Sementara itu, Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Sianipar memaparkan sejumlah potensi kerawanan yang menjadi atensi selama Ramadhan 2026. Di antaranya tawuran dan perang sarung yang melibatkan remaja, peredaran petasan ilegal, minuman keras, balap liar, balon udara liar, hingga penyalahgunaan narkoba.

“Salah satu potensi kerawanan yang menonjol adalah tawuran dan perang sarung setelah Tarawih hingga menjelang sahur, yang didominasi remaja usia 15 sampai 20 tahun. Ini menjadi perhatian serius kami,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polresta Magelang akan mengintensifkan patroli skala besar bersama TNI, Satpol PP, dan instansi terkait. Patroli akan difokuskan pada malam hari, saat sahur, ngabuburit, hingga pelaksanaan Tarawih. Layanan Call Center 110 juga dioptimalkan selama 24 jam guna merespons cepat laporan masyarakat.

Kapolresta turut mengimbau masyarakat mengaktifkan kembali Poskamling, memetakan wilayah rawan, serta mendorong kegiatan positif bagi kalangan pemuda sebagai langkah preventif.

Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sakir menegaskan bahwa stabilitas keamanan menjadi fondasi utama kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat selama Ramadhan.

“Koordinasi lintas sektor ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis dan preventif. Patroli gabungan TNI-Polri bersama Satpol PP harus benar-benar dioptimalkan, khususnya pada jam-jam rawan,” tegasnya.

Kajari Kabupaten Magelang Robin Abdi Ketaren menambahkan, Kejaksaan siap mendukung stabilitas daerah melalui peningkatan kesadaran hukum masyarakat dan pengawasan terhadap potensi gangguan ketertiban umum, termasuk peredaran bahan peledak serta fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Di sisi lain, Ketua Pengadilan Negeri Mungkid Tri Margono menyatakan komitmennya memberikan pelayanan peradilan yang cepat, sederhana, dan berbiaya ringan selama periode Ramadhan dan Idul Fitri guna menjaga kepastian hukum di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat.

Kasdim 0705/Magelang Mayor Inf. Praja menekankan pentingnya optimalisasi fungsi intelijen dan deteksi dini di wilayah.

“Jangan sampai permasalahan berkembang dan kita terlambat mengambil tindakan. Lebih baik langkah antisipatif sejak dini,” ujarnya.

Melalui rakor lintas sektoral ini, Forkopimda Kabupaten Magelang menegaskan kesiapan penuh menjaga kondusivitas wilayah. Sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu mewujudkan Kabupaten Magelang yang aman, religius, dan sejahtera, sehingga umat Muslim dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri 1447 H dengan rasa aman dan nyaman. (AG)

Panglima TNI Dampingi Menhan RI Terima Wamenhan AS Bidang Pertahanan Indo-Pasifik

Jakarta, Bintasara.com – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kehormatan (Courtesy Call) dari Assistant Secretary of War for Indo-Pacific Security Affairs Amerika Serikat, John Noh, di Kantor Kemhan RI, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Pertemuan strategis ini bertujuan untuk memperdalam kemitraan pertahanan guna menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan Amerika Serikat membahas kembali implementasi kerja sama pertahanan sebagai landasan hubungan bilateral yang telah terjalin kuat.

Selain itu, disinggung juga persiapan latihan bersama skala besar Super Garuda Shield 2026 yang akan melibatkan ribuan prajurit dari kedua negara dan mitra regional pada Agustus mendatang.

Latihan berskala Multinasional ini tentunya mampu meningkatkan diplomasi militer Indonesia terhadap negara sahabat dan wujud komitmen TNI dalam menjaga keamanan kawasan.

Panen Raya 35 Daerah, Jateng Bidik 3,35 Juta Ton GKG dalam Tiga Bulan

KAB. SEMARANG|Bintasara.com -Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengawali panen raya padi serentak periode Januari–Maret 2026 di 35 kabupaten/kota dengan target produksi 3,35 juta ton gabah kering giling (GKG). Kegiatan dipusatkan di Desa Jambu, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, dan dipimpin langsung Gubernur Ahmad Luthfi, Jumat (20/2/2026).

Berdasarkan Kerangka Sampel Area (KSA) Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, potensi produksi pada triwulan pertama 2026 diperkirakan mencapai 3,35 juta ton GKG. Angka tersebut meningkat 413.698 ton atau sekitar 14 persen dibanding periode yang sama tahun 2025.

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan, arah kebijakan pembangunan pertanian tahun 2026 difokuskan pada penguatan swasembada pangan. Sepanjang Januari–Desember 2026, luas tanam ditargetkan mencapai 2,38 juta hektare. Hingga 18 Februari 2026, realisasi tanam tercatat 216.098 hektare.

“Tahun 2025 kita berkontribusi 15 persen terhadap produksi nasional. Tahun 2026 harus lebih meningkat. Jawa Tengah harus menjadi penopang utama ketahanan pangan nasional,” tegas Ahmad Luthfi usai panen raya, didampingi Bupati Semarang dan Kepala Perum Bulog Jawa Tengah.

Secara tahunan, produksi GKG Jawa Tengah ditargetkan menembus 10,55 juta ton pada 2026 atau naik 12,22 persen dibanding realisasi 2025 sebesar 9,3 juta ton.

Untuk mengejar target tersebut, Gubernur menginstruksikan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, memperkuat konektivitas dengan 35 pemerintah kabupaten/kota. Fokusnya meliputi perlindungan lahan pertanian, percepatan mekanisasi, hingga pendampingan gabungan kelompok tani (gapoktan) dari tahap pembibitan sampai pascapanen.

“Mempertahankan lahan produktif dan mempercepat mekanisasi menjadi kunci. Kita tidak boleh kehilangan momentum tanam,” ujarnya.

Pada momentum panen raya ini, Pemprov Jateng juga memperkenalkan sistem mekanisasi terintegrasi yang disebut “sistem sepur”. Skema ini memungkinkan proses panen, pengolahan tanah, hingga tanam ulang berjalan berurutan dalam satu rangkaian kerja.

Defransisco Dasilva menjelaskan, bagian depan menggunakan combine harvester untuk memanen padi. Dua hingga tiga meter di belakangnya, mesin pengolah tanah langsung bekerja, disertai drone penyemprot dekomposer untuk mempercepat penguraian jerami. Setelah lahan siap, mesin rice transplanter melakukan penanaman kembali.

“Berurutan seperti sepur atau kereta. Panen, olah tanah, dan tanam berjalan hampir bersamaan. Ini menghemat waktu hingga sekitar 90 persen dibanding cara manual,” jelas Tavares.

Untuk lahan dua hektare, seluruh rangkaian pekerjaan dapat diselesaikan dalam satu hari. Dengan metode manual, proses serupa bisa memakan waktu hingga 10 hari.

Uji ubinan di lokasi panen menunjukkan hasil rata-rata setara 6 ton per hektare, dengan potensi produktivitas optimal mencapai 9,6 ton per hektare, tergantung kondisi irigasi, pemupukan, dan kualitas benih.

Selain mekanisasi, Pemprov juga memperkuat koordinasi rehabilitasi dan optimalisasi jaringan irigasi bersama jajaran TNI di wilayah Kodam IV/Diponegoro guna menjaga kesinambungan produksi.

Dengan kombinasi perluasan areal tanam, penguatan irigasi, dan inovasi mekanisasi melalui sistem sepur, Jawa Tengah menargetkan peningkatan signifikan kontribusi terhadap produksi beras nasional sekaligus memperkokoh fondasi swasembada pangan pada 2026. (AG)

Satgas Kuala TNI–Jhonlin Laksanakan Tradisi Meugang Bersama Warga Aceh Tamiang

Jakarta, Bintasara.com – Personel Satgas Kuala TNI–Jhonlin membaur bersama masyarakat dalam tradisi Meugang menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H di Desa Pusung Kapal, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (18/2/2026). Tradisi ini menjadi wujud rasa syukur dan kebersamaan masyarakat Aceh menjelang Ramadhan.

Kehadiran Dansatgas Kuala TNI–Jhonlin Kolonel (Mar) Firman Gunawan beserta jajaran menegaskan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak hanya dalam tugas operasional, tetapi juga dalam menjaga kearifan budaya lokal.

“Tradisi Meugang bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga ruang kebersamaan yang mempererat persaudaraan. Kehadiran kami di sini adalah wujud komitmen TNI untuk selalu menyatu dengan rakyat, menjaga silaturahmi, serta memperkuat semangat kebersamaan menjelang bulan suci Ramadhan,” ujar Kolonel (Mar) Firman Gunawan usai kegiatan.

Kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan dan ditutup dengan doa bersama, sebagai wujud harapan agar Ramadhan berjalan lancar serta semakin mempererat harmoni dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Puspen TNI)

Gerak Cepat Tinjau Longsor Leyangan, Ahmad Luthfi Tegaskan Keselamatan Warga Prioritas Utama

UNGARAN|Bintasara.com -Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak cepat meninjau lokasi bencana tanah longsor di Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Selasa (17/2/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan darurat berjalan cepat serta bantuan bagi warga terdampak tersalurkan secara optimal.

Di lokasi bencana, gubernur meninjau langsung sejumlah rumah warga yang rusak dan akses jalan yang terputus akibat pergerakan tanah. Ahmad Luthfi juga menyempatkan berdialog dengan para pengungsi guna memastikan kondisi kesehatan, ketersediaan logistik, serta kebutuhan mendesak warga terpenuhi.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah segera melakukan percepatan, mulai dari pendataan kerusakan, penanganan darurat, hingga langkah mitigasi untuk mencegah longsor susulan,” tegas Ahmad Luthfi di sela peninjauan.

Penanganan bencana di Desa Leyangan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI dan Polri. Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, menyampaikan bahwa personel TNI telah disiagakan sejak awal kejadian untuk membantu proses evakuasi warga serta pembersihan material longsor.

“Kami bersinergi dengan seluruh unsur terkait. Personel TNI siap mendampingi masyarakat hingga kondisi benar-benar aman dan situasi kembali kondusif,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat intensitas hujan masih cukup tinggi. Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah guna menghindari risiko korban jiwa.

Aksi cepat Gubernur Jawa Tengah bersama TNI-Polri dalam menangani bencana longsor di Ungaran Timur ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat, sekaligus memastikan penanganan darurat dan pemulihan pascabencana berjalan terkoordinasi dan tepat sasaran. (**)

Panglima TNI Pimpin Rapim 2026

Jakarta, Bintasara.com – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Tahun 2026 yang digelar di GOR A. Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026).

Rapim TNI dihadiri Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, serta Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, serta diikuti 514 Perwira Tinggi dan Perwira Menengah TNI dari tiga matra.

Di hadapan awak media, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa tahun 2026 merupakan momentum penting bagi kesiapan TNI dalam menghadapi tugas negara yang semakin kompleks, baik dalam Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP), sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.

Menhan juga menegaskan soliditas internal TNI yang dinilainya semakin kuat dari pusat hingga satuan di lapangan. “Saya melihat bahwa TNI sekarang kompak, solid, baik di antara satuan-satuan yang ada di lapangan sampai ke tingkat para Kepala Staf Angkatan dan sampai kepada tingkat Panglima TNI,” ujar Menhan.

Menhan mengingatkan seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi potensi ancaman serta dinamika tantangan tugas ke depan. “Seluruh unsur TNI harus antisipatif, waspada, dan mawas diri terhadap kebutuhan tugas yang semakin dekat. Dengan soliditas yang kuat, TNI sekarang kompak dan siap melaksanakan setiap penugasan negara,” tegasnya.

Melalui Rapim TNI 2026 ini, TNI menegaskan komitmennya untuk menjaga soliditas lintas matra, meningkatkan profesionalisme, serta kesiapsiagaan dalam melaksanakan tugas menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

HPN 2026 Jadi Titik Balik Pers Daerah, FJKS Resmi Hadir Hapus Diskriminasi dan Lawan Stigma Wartawan Liar

KABUPATEN SEMARANG|Bintasara.com -Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menjadi momentum penting bagi insan pers di Kabupaten Semarang. Pada momen tersebut, Forum Jurnalis Kabupaten Semarang (FJKS) resmi terbentuk sebagai wadah profesi yang menaungi wartawan lintas media di wilayah Bumi Serasi.

Forum ini digagas dua jurnalis senior, Shodiq dan Heru Santoso, sebagai respons atas keresahan wartawan lapangan yang kerap mengalami hambatan akses ketika hendak bergabung dengan organisasi profesi yang telah ada.

Shodiq menegaskan, FJKS lahir dari semangat menghapus sekat diskriminasi sekaligus menyatukan wartawan yang benar-benar menjalankan kerja jurnalistik di Kabupaten Semarang.

“FJKS didasari keprihatinan rekan-rekan jurnalis yang kesulitan masuk ke paguyuban lama. Melalui forum ini, kita hapus sekat diskriminasi dan menyatukan semua wartawan yang benar-benar menjalankan tugas jurnalistik di Kabupaten Semarang,” tegas Shodiq, jurnalis Harian7.com, dalam keterangan resminya. Kamis (12/2/2026).

Pasca pembentukan, pengurus FJKS dijadwalkan segera menggelar deklarasi resmi serta menyusun struktur organisasi yang akuntabel guna memastikan roda organisasi berjalan profesional dan berkelanjutan.

Senada dengan itu, Heru Santoso menekankan bahwa kehadiran FJKS juga bertujuan memperjelas legitimasi wartawan di lapangan, sehingga stigma negatif seperti sebutan “wartawan liar” tidak lagi muncul di tengah masyarakat maupun instansi.

“Kami akan bersurat resmi kepada Bupati Semarang hingga tingkat desa dan kelurahan. Ini bentuk transparansi sekaligus bukti bahwa FJKS hadir secara fungsional, bukan sekadar organisasi papan nama,” ujar Heru.

Hingga kini, puluhan wartawan dari berbagai media cetak, elektronik, dan daring telah menyatakan bergabung. FJKS pun menyatakan komitmennya membangun sinergi strategis dengan jajaran TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Semarang, sektor swasta, serta masyarakat guna menciptakan ekosistem informasi yang sehat, inklusif, dan berintegritas.

Kehadiran FJKS diharapkan menjadi energi baru bagi penguatan profesionalisme pers daerah sekaligus mempertegas peran jurnalis sebagai pilar demokrasi di Kabupaten Semarang. (*)

Perkuat Diplomasi Militer, Panglima TNI Bersama Menhan RI Terima Courtesy Call Kasau Pakistan

Jakarta, Bintasara.com – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima Courtesy Call (CC) dari Air Chief Marshal Zaheer Ahmed Babar Sidhu, Kepala Staf Angkatan Udara Pakistan (Chief of Air Staff of the Pakistan Air Force). Prosesi penyambutan diawali dengan hormat jajar dan upacara kehormatan di Mabes TNI, Jakarta Timur, Selasa (10/02/2026).

Panglima TNI dalam pertemuan tersebut, didampingi Kasad Jenderal TNI Marulli Simanjuntak, M.Sc., Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, Kasau Marsekal TNI M Tonny Harjono, S.E.,M.M., Kabaloghan Kemhan RI, Asops Panglima TNI, Pangkoopsudnas dan Dirjen Strahan Kementerian Pertahanan RI serta beberapa pejabat terkait.

Pada CC tersebut, Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat kepada Air Chief Marshal Zaheer Ahmed Babar Sidhu atas perpanjangan masa jabatannya sebagai Kepala Staf Angkatan Udara Pakistan. Panglima TNI juga mengapresiasi kepemimpinan termasuk peran Kasau Pakistan tersebut dalam memimpin operasi Bunyan-um-Marsoos pada Juni 2025.

Kedua pihak bertukar pandangan mengenai dinamika lingkungan keamanan strategis global yang semakin kompleks dan berkembang, termasuk di kawasan Indo-Pasifik. Panglima TNI menegaskan pentingnya kerja sama dan dialog sebagai wujud diplomasi militer antar negara sahabat guna menghadapi berbagai tantangan keamanan yang bersifat multidimensional.

Selanjutnya pada bidang kerja sama militer, Panglima TNI menilai hubungan military-to-military antara Indonesia dan Pakistan telah terjalin dengan baik, khususnya antara Angkatan Udara kedua negara.

Kunjungan Kepala Staf Angkatan Udara Pakistan dinilai sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat persahabatan militer kedua negara.(Puspen TNI)

TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 Resmi Dibuka di Desa Pandes, Wujud Sinergi TNI dan Rakyat Bangun Klaten

KLATEN|Bintasara.com –Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka di Desa Pandes, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Selasa (10/2/2026). Upacara pembukaan berlangsung khidmat di Lapangan Desa Pandes dan menandai dimulainya rangkaian kegiatan pembangunan yang akan berlangsung hingga 11 Maret 2026.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom, secara resmi membuka kegiatan TMMD yang digagas Kodim 0723/Klaten ini.

Kegiatan pembukaan tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan pejabat penting daerah, di antaranya Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto, S.H., M.I.P., Kasilog Rem Letkol Cba Ferry Herdiyanto, Kepala Kejaksaan Negeri Klaten Bagus Priyonggo, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Klaten Dr. Moh. Amrullah, Kabag Ops Polres Klaten Kompol Suharjo, Camat Wedi Widaya, para Danramil jajaran Kodim Klaten, kepala desa se-Kecamatan Wedi, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam amanatnya, Bupati Klaten menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi TNI dalam mendukung pembangunan daerah melalui program TMMD.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Klaten, saya mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada jajaran TNI yang terus menunjukkan komitmen pengabdian nyata kepada masyarakat melalui pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I ini,” tegas Hamenang.

Menurutnya, TMMD merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.

“Melalui TMMD, pembangunan dapat menjangkau daerah-daerah terpencil dan secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Inilah bukti sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga menekankan bahwa desa merupakan fondasi utama pembangunan nasional. Karena itu, program TMMD diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus kualitas hidup masyarakat Desa Pandes.

“Keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya rasa memiliki, kepedulian, dan partisipasi aktif masyarakat,” imbuhnya.

Di akhir amanat, Bupati mengajak seluruh warga untuk terlibat aktif dalam kegiatan TMMD.

“Mari jadikan TMMD sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan gotong royong. Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya sebagai aparat pertahanan, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra pembangunan,” pungkasnya.

Usai upacara, Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto menjelaskan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap I di Desa Pandes menyasar sejumlah program prioritas baik fisik maupun nonfisik.

“Program fisik meliputi betonisasi jalan pertanian sepanjang 604 meter, pembangunan talud sepanjang 176 meter, serta pembangunan lima unit jambanisasi. Sedangkan program nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan administrasi kependudukan,” jelas Dandim.

Menurutnya, seluruh kegiatan TMMD dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan TNI, Polri, pemerintah desa, tenaga teknis, dan masyarakat setempat.

“Dengan kebersamaan ini, diharapkan tercipta kemanunggalan TNI dan rakyat yang semakin kuat serta hasil pembangunan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya,” tegasnya.

Sebagai rangkaian pembukaan TMMD, juga digelar aksi donor darah bekerja sama dengan PMI Kabupaten Klaten sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.

Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Desa Pandes diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkokoh ketahanan wilayah.

Program ini menjadi bukti nyata komitmen bersama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan.

Kodim 0723/Klaten bersama Pemerintah Kabupaten Klaten menegaskan akan terus bersinergi mendukung berbagai program pembangunan desa yang berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat. (AG)

Parapatan Luhur SH Terate 2026 Dijaga 1.600 Personel, Madiun Tetap Kondusif

MADIUN| Bintasara.com -Menjelang pelaksanaan Parapatan Luhur Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Pusat Madiun Tahun 2026, suasana di kawasan Padepokan SH Terate, Jalan Merak No. 10 Nambangan Kidul, Manguharjo, Kota Madiun, terpantau lengang, tertib, dan damai. Kondisi ini mencerminkan kesiapan lahir dan batin warga dalam menyambut forum musyawarah tertinggi organisasi tersebut.

Situasi kondusif turut didukung kesiapsiagaan aparat keamanan. Personel Kepolisian dan Brimob Polda Jawa Timur disiagakan di sejumlah titik strategis guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Timur Kombes Pol. Suryo Sudarmaji, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal melalui sinergi lintas unsur.

“Sekitar 1.600 personel gabungan TNI dan Polri, khususnya Brimob, kami terjunkan untuk menjamin keamanan serta kelancaran Parapatan Luhur 2026,” ujarnya. Jum’at (6/2/2026).

Menurutnya, langkah pengamanan terpadu tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif selama kegiatan berlangsung. Sinergi antara aparat, panitia, dan warga SH Terate diharapkan mampu menjaga marwah Parapatan Luhur sebagai forum yang luhur dan bermartabat.

Dengan suasana yang tertib dan penuh ketenangan, Parapatan Luhur SH Terate 2026 diharapkan berlangsung khidmat serta menghasilkan keputusan strategis bagi penguatan konsolidasi organisasi, pemantapan persatuan, dan peneguhan jati diri persaudaraan.

Momentum ini juga diharapkan semakin mempererat persaudaraan sejati, menumbuhkan kedewasaan berorganisasi, serta memperkuat kontribusi nyata SH Terate bagi masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Editor: Agung

Reporter: Kominfo-Pusat/Ang

Tinjau Koperasi Merah Putih di Semarang, Menko Pangan Apresiasi Peran Dandim 0733/KS dan Babinsa

SEMARANG| Bintasara.com -Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran TNI, khususnya Komandan Kodim 0733/Kota Semarang Kolonel Inf Priyo Handoyo, S.Sos., M.Si., beserta para Babinsa, atas peran aktif mereka dalam mendukung percepatan pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih.

Apresiasi tersebut disampaikan Zulkifli Hasan saat meninjau langsung Koperasi Merah Putih Kelurahan Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat (30/1/2026).

Dalam kunjungannya, Menko Pangan menilai keterlibatan TNI menjadi faktor penting dalam percepatan pembentukan koperasi yang kini digadang-gadang sebagai tulang punggung penguatan ekonomi kerakyatan dan ketahanan pangan nasional.

“Saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada TNI kita, mulai dari Pangdam, Danrem, Dandim, hingga Babinsa. Ini luar biasa dan sangat membantu percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih,” ujar Zulkifli Hasan.

Menurut Zulkifli Hasan, dalam kurun waktu hampir tiga bulan, ribuan Koperasi Merah Putih telah terbentuk di berbagai daerah dan sebagian besar sudah siap beroperasi. Ia menyebut, secara nasional pemerintah menargetkan 20 hingga 30 ribu Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih dapat diluncurkan pada Maret hingga April 2026.

“Saya tidak menyangka dalam waktu singkat jumlahnya sudah hampir puluhan ribu. Bahkan sudah ada aktivitasnya, sarana pendukungnya, dan siap beroperasi,” katanya.

Zulkifli Hasan menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih memiliki fungsi strategis, khususnya dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa dan kelurahan serta mendukung rantai pasok pangan nasional.

Ia menjelaskan, koperasi tersebut akan berperan penting dalam mendukung distribusi pangan ke Sentra Pangan Program Pemerintah (SPPG), sehingga distribusi kebutuhan pokok menjadi lebih efisien dan merata.

Koperasi Merah Putih ini harus dipercepat karena sangat penting untuk kepentingan masyarakat. Distribusi pangan akan lebih efisien, ekonomi kerakyatan tumbuh, dan kesejahteraan desa meningkat,” pungkasnya.

Kunjungan tersebut menjadi bukti sinergi antara pemerintah pusat dan TNI dalam mendorong program strategis nasional, khususnya di sektor pangan dan ekonomi kerakyatan. (AG)

Kawal Transparansi Dana Desa, Babinsa Jatinom Hadiri Musdessus BLT TA 2026 di Desa Tibayan

KLATEN| Bintasara.com -Komitmen mewujudkan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang transparan dan tepat sasaran kembali ditegaskan dalam Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) Desa Tibayan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten. Kegiatan yang membahas penetapan calon penerima BLT Dana Desa Tahun Anggaran 2026 ini digelar di Balai Desa Tibayan, Jumat (30/01/2026), dan dihadiri langsung oleh Babinsa Koramil 05/Jatinom Kodim 0723/Klaten, Sertu Sriyanto.

Musdessus dipimpin oleh Kepala Desa Tibayan, Suyati, serta dihadiri unsur Forkopimcam Jatinom dan berbagai lembaga desa. Turut hadir Sekretaris Camat Jatinom, Budi, mewakili Camat Jatinom, perangkat Desa Tibayan, Bhabinkamtibmas Desa Tibayan, Ketua dan anggota BPD Desa Tibayan, para Ketua RT/RW, pengurus koperasi desa, Ketua Karang Taruna, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Sriyanto menegaskan bahwa kehadiran Babinsa dalam Musdessus merupakan bentuk dukungan TNI terhadap pemerintah desa, khususnya dalam menjaga akuntabilitas dan ketepatan sasaran penyaluran Dana Desa.

“Kami dari Koramil 05/Jatinom hadir untuk memastikan Musyawarah Desa Khusus berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan. BLT Dana Desa harus benar-benar diterima oleh warga yang berhak, sehingga dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat,” tegas Sertu Sriyanto.

Sementara itu, Kepala Desa Tibayan, Suyati, menyampaikan bahwa Musdessus menjadi forum penting untuk menentukan penerima BLT Dana Desa secara objektif dan transparan, melalui musyawarah bersama seluruh unsur desa.

“Penetapan penerima BLT Dana Desa dilakukan secara terbuka melalui musyawarah. Semua unsur kami libatkan agar hasilnya adil, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Suyati.

Perwakilan Camat Jatinom, Sekcam Budi, mengapresiasi soliditas dan sinergi antara pemerintah desa, aparat kewilayahan, serta masyarakat dalam pelaksanaan Musdessus.

“Kami berharap hasil musyawarah ini benar-benar mengakomodasi kepentingan masyarakat dan mendukung program pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan melalui BLT Dana Desa,” ungkap Budi.

Secara keseluruhan, Musyawarah Desa Khusus Desa Tibayan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam mendukung pembangunan desa yang berkeadilan.

Dengan terselenggaranya Musdessus ini, diharapkan pelaksanaan BLT Dana Desa Tahun Anggaran 2026 di Desa Tibayan dapat berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Sinergi antara pemerintah desa, TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat menjadi komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan warga.

Koramil 05/Jatinom Kodim 0723/Klaten menegaskan akan terus berperan aktif mendampingi dan mengawal setiap program pemerintahan desa demi terciptanya stabilitas, keamanan, dan ketertiban wilayah. (AG)

Kodim 0723/Klaten Gelar Donor Darah Sambut HUT Persit KCK ke-80

KLATEN| Bintasara.com -Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) ke-80 Tahun 2026, Kodim 0723/Klaten menggelar kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial dan kemanusiaan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Makodim 0723/Klaten, Jumat (30/1/2026), dan diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur.

Kegiatan donor darah ini menjadi wujud nyata peran Persit Kartika Chandra Kirana bersama TNI Angkatan Darat dalam membantu pemenuhan kebutuhan stok darah di wilayah Kabupaten Klaten, sekaligus mempererat sinergi antarinstansi dan elemen masyarakat.

Ketua Persit KCK Cabang XLIV Kodim 0723/Klaten, dr. Ria Febriyanti, menegaskan bahwa donor darah bukan sekadar agenda seremonial peringatan HUT, melainkan bentuk empati dan pengabdian kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan donor darah ini, Persit Kartika Chandra Kirana ingin terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Setetes darah yang disumbangkan sangat berarti bagi keselamatan jiwa dan kemanusiaan,” tegas dr. Ria Febriyanti.

 

Ratusan Pendonor dari Berbagai Elemen Masyarakat

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Persit KCK Cabang XLIV Kodim 0723/Klaten, Sri Nugroho Puji Hastuti, para Perwira Staf Kodim 0723/Klaten, serta unsur terkait lainnya.

Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran kurang lebih 260 calon pendonor, yang berasal dari berbagai instansi dan organisasi, di antaranya:

Anggota Kodim 0723/Klaten dan Persit KCK

Polres Klaten dan Bhayangkari Polres Klaten

Lapas Klaten

Hipakad, Senkom

Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten

LDII Klaten, MTA Klaten

Satpol PP Kabupaten Klaten

Pegawai Kantor Pos

Pelaksanaan donor darah ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Klaten, guna memastikan proses berjalan sesuai standar medis dan keamanan kesehatan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kodim 0723/Klaten bersama Persit KCK Cabang XLIV menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, sejalan dengan tugas TNI AD sebagai garda terdepan sekaligus perekat persatuan bangsa.

Kegiatan donor darah ini diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten Klaten, tetapi juga semakin memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat. (AG)

Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan

BINTASARA.com, Bogor — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar Retret PWI Tahun 2026 sebagai upaya strategis memperkuat peran insan pers dalam menjaga ketahanan informasi, demokrasi, dan keamanan nasional. Kegiatan ini resmi dibuka di Pusat Kompetensi Bela Negara, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/1/2026).

Pembukaan retret dilakukan melalui upacara resmi yang dilakukan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pertahanan Kemhan RI, Mayor Jenderal TNI Ketut Gede Wetan Pastia, dengan didampingi oleh Ketua Umum PWI, Akhmad Munir dan Sekjen PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang.

Retret PWI 2026 mengusung tema Memperkuat Pers yang Profesional, Berintegritas, dan Berwawasan Kebangsaan untuk Ketahanan Informasi, Demokrasi, dan Keamanan Nasional.

Kegiatan ini diikuti oleh 160 peserta yang merupakan perwakilan PWI Pusat dan PWI Daerah dari seluruh Indonesia, dan akan berlangsung selama empat hari, mulai 29 Januari hingga 1 Februari 2026.

Ketua Umum PWI, Akhmad Munir, menegaskan bahwa Retret PWI menjadi bagian dari ikhtiar organisasi dalam membentuk wartawan yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat di tengah tantangan disinformasi dan polarisasi publik.

“Dirancang sebagai ruang pembelajaran dan refleksi bersama bagi insan pers, agar wartawan Indonesia tidak hanya kuat secara profesional dan etik jurnalistik, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan yang kokoh dalam menghadapi tantangan disinformasi, polarisasi, dan dinamika informasi global,” ujar Akhmad Munir.

Dalam pembukaan kegiatan tersebut, Kepala BPSDM Pertahanan Kemhan RI membacakan sambutan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin yang menekankan pentingnya peran pers dalam pengelolaan informasi dan pembentukan persepsi publik sebagai bagian dari ketahanan nasional.

“Saya menegaskan bahwa pengelolaan informasi dan pembentukan persepsi publik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga ketahanan nasional. Dalam konteks ini, pers yang profesional, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan menempati posisi strategis sebagai mitra negara dalam memperkuat persatuan dan keutuhan bangsa, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip independensi dan kebebasan pers sebagaimana dijamin oleh konstitusi,” ungkap Menhan dalam sambutan yang disampaikan Kepala BPSDM Pertahanan Kemhan.

Usai upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta kepada seluruh peserta Retret PWI 2026. Selanjutnya, para peserta menerima materi Building Learning Commitment (BLC) serta Pengantar Nilai Dasar Bela Negara sebagai fondasi awal dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Turut hadir dalam pembukaan Retret PWI 2026 antara lain Kepala Pusat Kompetensi Bela Negara BPSDM Pertahanan Kemhan Brigjen TNI Ferry Trisnaputra, para pejabat Eselon II di lingkungan BPSDM Pertahanan Kemhan, serta jajaran pengurus PWI Pusat.

Panglima TNI Dampingi Menhan RI Rapat Kerja dengan Komisi I DPR RI

BINTASARA.com, Jakarta, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kasad, Kasal dan Kasau mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI yang digelar secara tertutup di Ruang Rapat Komisi I DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).

Usai rapat kerja tersebut, Menteri Pertahanan RI menyampaikan kepada awak media bahwa beliau telah melaporkan kepada Presiden Republik Indonesia terkait pelaksanaan tugas-tugas TNI yang bersifat dinamis, salah satunya Satgas Jembatan TNI AD.

www.bintasara.com
Panglima TNI Jendral TNI Agus Subianto Dapingin Menhan di DPR

Lebih lanjut, Menhan RI menegaskan arahan Presiden Republik Indonesia terkait tata kelola anggaran pertahanan. “Beliau minta supaya terus dilakukan oleh TNI dan Kementerian pertahanan adalah efisiensi, dan juga akuntabilitas di dalam mengelola angaran yang diberikan oleh negara kepada TNI, dengan memperhatikan penegakan hukum bagi mereka yang melakukan penyimpangan dan penyelewengan terhadap pengguna anggaran,” ujarnya

Menteri Pertahanan RI juga menjelaskan rencana serta kesiapan TNI dalam mendukung misi perdamaian dunia melalui keterlibatan pada Board of Peace, yaitu suatu badan internasional yang kini telah resmi dibentuk dan bertugas untuk memonitor administrasi, stabilisasi, serta upaya rehabilitasi, khususnya di wilayah Gaza dan secara umum di Palestina. “Di mana kita mengutamakan kemampuan, yang kita siapkan pasukan kita, dan saya kira Panglima sudah mempersiapkan satu brigade,” pungkas Menhan RI.

Kehadiran Panglima TNI mendampingi Menteri Pertahanan dalam rapat kerja tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI, Kementerian Pertahanan, dan DPR RI dalam merumuskan serta memperkuat kebijakan pertahanan negara.

 Puspen TNI

Tunjukkan Semangat Diplomasi Militer, TNI Gelar MPAC Winter Ball 2026 di New York

BINTASARA.com, New York – Dalam rangka menunjukkan semangat diplomasi militer, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Felix Lumban Tobing, S.T., MCT, yang menjabat sebagai Penasehat Militer (Penmil) Perutusan Tetap RI (PTRI) New York menggelar Military Police Adviser Community (MPAC) Winter Ball Ke-5 Tahun 2026 yang berlangsung di PTRI New York. Jumat, (23/01/2026).
Penyelenggaraan kegiatan ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam mendukung perdamaian dunia, sejalan dengan perhatian Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya peran multilateral dan kontribusi nyata pasukan perdamaian PBB dalam menjaga stabilitas global dan melindungi warga sipil di wilayah konflik.
www.bintasara.com
Pada acara yang dibuka oleh Wakil Tetap RI untuk PBB, Duta Besar Umar Hadi, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat Tahun Baru kepada komunitas MPAC, serta menegaskan bahwa MPAC Winter Ball bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan wadah strategis untuk memperkuat hubungan dan membangun kepercayaan di luar forum formal PBB.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Tetap RI juga mengapresiasi keterlibatan aktif delegasi dalam Contingent Owned Equipment (COE) Working Group serta menantikan sidang substantif C-34 pada Februari mendatang, yang dinilai krusial bagi peningkatan keselamatan dan efektivitas pasukan perdamaian PBB.
Sementara itu, Brigjen Felix selaku Wakil Ketua Senat (Vice Dean) MPAC periode 2024–2026, menegaskan peran aktif dan keterlibatan Indonesia dalam organisasi MPAC sangat penting dalam membangun dan melaksanakan diplomasi militer guna mendukung misi Indonesia pada perdamaian internasional di bawah naungan PBB.
Selain menjadi wadah pertukaran gagasan, MPAC Winter Ball 2026 juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan multilateral dengan negara-negara mitra melalui dialog yang konstruktif.
Partisipasi TNI dalam forum ini menjadi penegas komitmen TNI dalam menjalankan kerja sama pertahanan sebagai bagian dari diplomasi militer yang proaktif, guna mampu menghasilkan kesepahaman bersama dalam menghadapi tantangan keamanan global yang kian kompleks, sejalan dengan peran TNI sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan internasional.

Brigjen TNI (Purn) Widjang Pranjoto: SH Terate Harus Cetak Generasi Berkarakter dan Siap Bersaing Global

MADIUN |Bintasara.com –Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi penerus yang tidak hanya unggul dalam teknik pencak silat, tetapi juga memiliki karakter kuat, mental tangguh, dan daya saing global. Pembinaan karakter dinilai menjadi kunci utama keberlanjutan perjuangan dan eksistensi SH Terate di masa depan.

Hal tersebut disampaikan Ketua II Bidang Teknik Pencak Silat PSHT, Kangmas Brigadir Jenderal TNI (Purn.) Widjang Pranjoto, saat kegiatan sosialisasi di Madiun, Jumat (23/1/2026).

“Kekuatan utama SH Terate bukan semata pada penguasaan teknik bela diri, tetapi pada pembentukan karakter warganya. Sejak awal berdiri, SH Terate membentuk manusia berbudi luhur, berjiwa ksatria, disiplin, dan bertanggung jawab,” tegas Widjang Pranjoto.

Ia menekankan bahwa pembinaan pencak silat harus berjalan seimbang dengan penanaman nilai moral, etika, dan mentalitas juang. Menurutnya, prestasi sejati hanya dapat diraih apabila dilandasi kejujuran, persaudaraan, dan sikap ksatria yang menjadi ajaran inti SH Terate.

“Teknik tanpa karakter akan rapuh. Sebaliknya, karakter yang kuat akan melahirkan prestasi yang berkelanjutan dan membanggakan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Widjang Pranjoto menyoroti tantangan global yang semakin kompetitif. Ia mendorong generasi muda SH Terate untuk adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang diwariskan para perintis.

“Generasi SH Terate ke depan harus mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Mereka bukan hanya atlet atau pendekar, tetapi juga duta nilai-nilai luhur bangsa yang membawa nama baik SH Terate dan Indonesia di kancah dunia,” katanya.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan ajaran para pendiri agar SH Terate tetap kokoh sebagai organisasi persaudaraan yang berlandaskan nilai, prestasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Selama nilai luhur tetap dijaga, SH Terate akan terus melahirkan generasi yang kuat secara fisik, matang secara mental, dan bermartabat dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.

 

Editor: M. Anang Sastro

Sumber: R. Agung