BINTASARA.com, RANTAUPRAPAT – Kepemimpinan baru Lapas Rantauprapat semakin solid setelah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pisah Sambut Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat, Senin (31/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lapas Kelas IIA Rantauprapat dan dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang.
Kegiatan ini diikuti seluruh jajaran pegawai Lapas Kelas IIA Rantauprapat serta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Kelas IIA Rantauprapat.
Pergantian pimpinan tersebut menjadi momentum penting bagi jajaran pemasyarakatan untuk menjaga kesinambungan program, meningkatkan kinerja, serta memperkuat integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penandatanganan Memori Serah Terima Jabatan antara Kalapas lama, Khairul Bahri Siregar, Amd.I.P., S.H., dengan Kalapas baru, Yosef Leonard Sihombing, S.H., M.H.
Jalu Yuswa Panjang menyaksikan langsung prosesi tersebut sebagai bentuk penguatan terhadap proses regenerasi kepemimpinan di lingkungan pemasyarakatan.
Setelah itu, jajaran melaksanakan serah terima Ketua DWP Lapas Kelas IIA Rantauprapat dari pengurus sebelumnya, Ny. Afrida Khairul, kepada pengurus baru, Ny. Lamtiur Yosef. Ketua DWP Daerah Sumatera Utara, Ny. Tri Jalu, turut menyaksikan prosesi tersebut.
Suasana haru kemudian mewarnai acara pisah sambut ketika Kalapas lama Khairul Bahri Siregar menyampaikan kata-kata perpisahan.
Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah memberikan dukungan dan bekerja sama selama dirinya memimpin Lapas Kelas IIA Rantauprapat.
Khairul juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang telah menjaga kekompakan dan membantu menjalankan berbagai program pemasyarakatan.
Ia berharap kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipertahankan di bawah kepemimpinan yang baru.
Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas Sumut Jalu Yuswa Panjang memberikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Khairul Bahri Siregar selama menjalankan amanah sebagai Kalapas Kelas IIA Rantauprapat.
Jalu menilai pergantian kepemimpinan harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas organisasi dan memperkuat semangat pengabdian.
“Serah terima jabatan bukan hanya tentang pergantian pimpinan, tetapi merupakan estafet pengabdian. Apa yang sudah baik harus dipertahankan dan ditingkatkan, sementara kekurangan yang ada harus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” ujar Jalu.
Jalu juga mendorong Kalapas baru Yosef Leonard Sihombing bersama seluruh jajaran untuk membangun kerja sama yang kuat.
Menurutnya, kekompakan dan integritas menjadi fondasi penting dalam menghadapi berbagai tantangan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Ia meminta seluruh pegawai memberikan dukungan kepada pimpinan baru agar Lapas Kelas IIA Rantauprapat mampu menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan.
Dengan adanya pergantian kepemimpinan ini, jajaran Lapas Rantauprapat diharapkan mampu melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi baru.
Kepemimpinan baru Lapas Rantauprapat semakin solid dengan dukungan seluruh pegawai, sehingga pelaksanaan pembinaan dan pelayanan pemasyarakatan dapat terus berjalan secara optimal.
Momentum Sertijab dan Pisah Sambut tersebut sekaligus menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi.
Estafet kepemimpinan diharapkan membawa semangat baru bagi seluruh jajaran untuk bekerja lebih profesional, menjaga integritas, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pemasyarakatan di Sumatera Utara.

