SEMARANG| Bintasara.com -Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran TNI, khususnya Komandan Kodim 0733/Kota Semarang Kolonel Inf Priyo Handoyo, S.Sos., M.Si., beserta para Babinsa, atas peran aktif mereka dalam mendukung percepatan pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih.
Apresiasi tersebut disampaikan Zulkifli Hasan saat meninjau langsung Koperasi Merah Putih Kelurahan Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat (30/1/2026).
Dalam kunjungannya, Menko Pangan menilai keterlibatan TNI menjadi faktor penting dalam percepatan pembentukan koperasi yang kini digadang-gadang sebagai tulang punggung penguatan ekonomi kerakyatan dan ketahanan pangan nasional.
“Saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada TNI kita, mulai dari Pangdam, Danrem, Dandim, hingga Babinsa. Ini luar biasa dan sangat membantu percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih,” ujar Zulkifli Hasan.
Menurut Zulkifli Hasan, dalam kurun waktu hampir tiga bulan, ribuan Koperasi Merah Putih telah terbentuk di berbagai daerah dan sebagian besar sudah siap beroperasi. Ia menyebut, secara nasional pemerintah menargetkan 20 hingga 30 ribu Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih dapat diluncurkan pada Maret hingga April 2026.
“Saya tidak menyangka dalam waktu singkat jumlahnya sudah hampir puluhan ribu. Bahkan sudah ada aktivitasnya, sarana pendukungnya, dan siap beroperasi,” katanya.
Zulkifli Hasan menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih memiliki fungsi strategis, khususnya dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa dan kelurahan serta mendukung rantai pasok pangan nasional.
Ia menjelaskan, koperasi tersebut akan berperan penting dalam mendukung distribusi pangan ke Sentra Pangan Program Pemerintah (SPPG), sehingga distribusi kebutuhan pokok menjadi lebih efisien dan merata.
“Koperasi Merah Putih ini harus dipercepat karena sangat penting untuk kepentingan masyarakat. Distribusi pangan akan lebih efisien, ekonomi kerakyatan tumbuh, dan kesejahteraan desa meningkat,” pungkasnya.
Kunjungan tersebut menjadi bukti sinergi antara pemerintah pusat dan TNI dalam mendorong program strategis nasional, khususnya di sektor pangan dan ekonomi kerakyatan. (AG)

