BINTASARA.com, KOTA BEKASI – Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, S.Pd., M.M., menerima empat audiensi dari berbagai elemen masyarakat di Gedung DPRD Kota Bekasi, Senin (11/5/2026).
Audiensi tersebut membahas sejumlah isu strategis, mulai dari tata kelola hunian vertikal, peran mahasiswa dalam demokrasi, hingga penguatan literasi digital masyarakat.
Sardi Efendi menegaskan DPRD Kota Bekasi terus membuka ruang dialog bagi masyarakat sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan legislasi.
“Hari ini kami menerima berbagai masukan penting, mulai dari persoalan tata kelola hunian vertikal, semangat kritis mahasiswa, hingga peran media siber dalam pembangunan daerah. Seluruh aspirasi ini akan kami kaji secara mendalam sesuai dengan fungsi pengawasan dan legislasi yang kami miliki,” ujar Sardi.
Warga Grand Kamala Lagoon Sampaikan Aspirasi Hunian Vertikal
Audiensi pertama berlangsung bersama Forum Warga Apartment Grand Kamala Lagoon (GKL). Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan keberatan terkait dampak Surat Edaran Wali Kota Bekasi mengenai larangan sewa-menyewa harian di lingkungan apartemen.
Warga menilai kebijakan tersebut berdampak langsung terhadap perekonomian pemilik unit apartemen.
Menanggapi hal itu, Sardi Efendi menyatakan DPRD Kota Bekasi akan memfasilitasi dialog lanjutan guna mencari solusi yang adil antara ketertiban umum dan hak pemilik hunian.
DPRD Kota Bekasi Dorong Mahasiswa Aktif Mengawal Demokrasi
Audiensi kedua berlangsung bersama Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya melalui program “Kunjungan Legislatif”.
Dalam diskusi tersebut, mahasiswa menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas kebijakan publik di daerah.
Sardi Efendi mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam mengawal kebijakan pemerintah serta mendorong generasi muda memperkuat literasi ketatanegaraan.
“Mahasiswa memiliki peran penting sebagai pengawas sosial dan agen perubahan dalam pembangunan daerah,” katanya.
PERMASI Siap Berkontribusi untuk Kota Bekasi
Selanjutnya, DPRD Kota Bekasi menerima audiensi Persatuan Mahasiswa Bekasi (PERMASI) Jakarta Raya periode 2026–2027.
Dalam pertemuan tersebut, pengurus PERMASI menyampaikan aspirasi terkait kontribusi mahasiswa asal Bekasi yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.
Sardi mendorong mahasiswa terus meningkatkan kapasitas intelektual dan kembali berkontribusi bagi pembangunan Kota Bekasi setelah menyelesaikan pendidikan.
DPRD Dukung Program Literasi Digital JMSI
Audiensi terakhir berlangsung bersama pengurus pusat Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI).
Dalam pertemuan itu, JMSI memaparkan program nasional “JMSI Desa Bersinar” dan “JMSI Goes to School” yang bertujuan meningkatkan literasi media serta menangkal penyebaran hoaks di masyarakat.
Sardi Efendi menyambut baik program tersebut dan menilai penguatan literasi digital menjadi kebutuhan penting di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan edukasi media agar mampu memilah informasi yang benar dan terhindar dari berita bohong.
Seluruh rangkaian audiensi ditutup dengan komitmen DPRD Kota Bekasi untuk menindaklanjuti berbagai aspirasi masyarakat melalui pembahasan di tingkat komisi terkait agar setiap masukan dapat ditangani secara tepat, cepat, dan berkelanjutan.
(Adv/DPRD Kota Bekasi)



