Agustus 5, 2026 03:43
Breaking News

Buku PAI Madrasah Resmi Diluncurkan, Kemenag Siapkan 90 Buku Digital Gratis

https://bintasara.com/Buku PAI Madrasah

BINTASARA.com, Jakarta – Buku PAI Madrasah menjadi langkah strategis Kementerian Agama (Kemenag) dalam memperkuat literasi pendidikan Islam. Kemenag menyiapkan 90 buku Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab yang dapat terdownload secara gratis melalui website resmi Kementerian Agama untuk siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), hingga Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Program Keagamaan.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, menjelaskan bahwa 90 buku tersebut terdiri atas 58 Buku Teks Utama (BTU) mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab untuk jenjang MI, MTs, dan MA, serta 32 buku mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab khusus siswa MAN Program Keagamaan (MAPK).

“Kita sudah siapkan 90 buku mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab untuk siswa madrasah. Semua bisa terdownload melalui website Kementerian Agama secara gratis,” tegas Amien Suyitno di Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Buku PAI Madrasah, Mendorong Program Keagamaan Melalui Buku Digital Gratis

Menurut Amien, penyediaan buku digital tersebut bertujuan memudahkan guru dan siswa memperoleh bahan ajar berkualitas sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan madrasah.

Baca Juga  Wisudawan IPDN 2026 Harus Adaptif, Mendagri Tito Tegaskan Lulusan Siap Mengabdi di Seluruh Indonesia

“Ini semua kita siapkan untuk memudahkan siswa dan guru madrasah, sekaligus menjadi langkah kami untuk ikut berkontribusi dalam penguatan literasi,” ujarnya.

Amien menegaskan, penerbitan Buku Teks Utama merupakan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan yang mewajibkan pemerintah menyediakan bahan ajar bermutu. Kemenag menyusun buku-buku tersebut melalui proses yang ketat, mulai dari seleksi penulis, telaah oleh reviewer, evaluasi penilai, hingga pengawasan Pusat Penilaian Buku Agama, Lektur, dan Literasi Keagamaan (PBAL2K).

Ia menambahkan, seluruh buku disajikan dalam format digital agar lebih efisien, mudah diakses, serta dapat dimanfaatkan kapan saja oleh guru maupun peserta didik.

Sementara itu, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Nyayu Khodijah, menjelaskan bahwa penerbitan buku tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada RA, MI, MTs, MA, dan MAK.

Menurut Nyayu, BTU mencakup mata pelajaran Al-Qur’an Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Bahasa Arab untuk jenjang MI, MTs, serta MA/MAK. Selain itu, Kemenag juga menerbitkan buku khusus MAN Program Keagamaan yang meliputi mata pelajaran Tafsir, Hadis, Ilmu Tafsir, Ilmu Hadis, Fikih, Ushul Fikih, Ilmu Kalam, Akhlak Tasawuf, dan Bahasa Arab dengan pengantar berbahasa Arab.

Baca Juga  Rutan Sidikalang Perkuat Pendidikan Warga Binaan Melalui PKS Paket C Bersama PKBM Harapan

Buku PAI Madrasah Mengintegrasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)

Nyayu mengatakan materi pembelajaran dalam BTU disusun menggunakan pendekatan yang mudah dipahami agar mampu membentuk karakter, moral, serta memperkuat nilai-nilai Islam yang moderat.

Untuk jenjang MI dan MTs, materi dikemas secara interaktif sehingga siswa dapat mengamalkan nilai Islam yang ramah, toleran, dan inklusif dalam kehidupan sehari-hari. Sementara bagi siswa MA dan MAPK, materi dirancang lebih mendalam melalui pendekatan analitis untuk menjawab tantangan perkembangan zaman.

Selain menjadi sumber pembelajaran, BTU juga mengintegrasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan konsep Panca Cinta, yaitu Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu, Cinta Lingkungan, Cinta Diri dan Sesama Manusia, serta Cinta Tanah Air. Konsep tersebut menjadi fondasi pembentukan karakter peserta didik di madrasah.

Nyayu menegaskan bahwa buku-buku tersebut merupakan dokumen hidup yang akan terus ada pembaharuan sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pendidikan. Karena itu, Kemenag membuka ruang bagi masyarakat, akademisi, guru, maupun praktisi pendidikan untuk memberikan saran dan masukan demi penyempurnaan isi buku.

Baca Juga  Wisuda IPDN 2026: Mendagri Tito Lepas 1.404 Lulusan, Siapkan ASN Berintegritas dan Ilmuwan Pemerintahan

Selain BTU, Kemenag juga menyediakan buku digital khusus bagi siswa MAN Program Keagamaan yang memuat materi pengayaan seperti kajian literasi tingkat tinggi, studi perbandingan mazhab, teologi Islam dari berbagai perspektif, hingga penguasaan tata bahasa Arab lanjutan sebagai bekal melanjutkan studi maupun menghadapi tantangan global.

Mata Pelajaran Buku Teks Utama (BTU)

Buku tersedia untuk enam fase pembelajaran:

  • Fase A (Kelas 1–2)
  • Fase B (Kelas 3–4)
  • Fase C (Kelas 5–6)
  • Fase D (Kelas 7–9)
  • Fase E (Kelas 10)
  • Fase F (Kelas 11–12)

Mata pelajaran meliputi:

  • Al-Qur’an Hadis
  • Akidah Akhlak
  • Fikih
  • Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)
  • Bahasa Arab

Mata Pelajaran MAN Program Keagamaan (MAPK)

Kelas X, XI, dan XII:

  • Tafsir
  • Hadis
  • Ilmu Kalam
  • Akhlak Tasawuf
  • Fikih
  • Bahasa Arab (Nahwu)

Kelas XI dan XII:

  • Ilmu Hadis
  • Ilmu Tafsir
  • Ushul Fikih
  • Bahasa Arab Tingkat Lanjut
  • Ilmu Hadis (Bahasa Indonesia)
  • Ilmu Fikih (Bahasa Indonesia)
  • Ilmu Tafsir (Bahasa Indonesia)

(Red)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya