September 19, 2026 14:42
Breaking News

Lapas Gunungtua Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama APH

BINTASARA.com, GUNUNGTUA – Razia gabungan Lapas Gunungtua bersama Aparat Penegak Hukum (APH) menjadi langkah konkret untuk memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Lapas Kelas III Gunungtua melaksanakan kegiatan tersebut pada malam hari, Jumat (18/09/2026), dengan fokus pada penggeledahan blok dan kamar hunian serta pemeriksaan urine terhadap warga binaan dan pegawai.

Kegiatan tersebut menindaklanjuti Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor PAS61.OT.02.02 Tahun 2026 tentang Peningkatan Kewaspadaan dalam Rangka Deteksi Dini Pencegahan Gangguan Keamanan dan Ketertiban pada Lembaga Pemasyarakatan.

Razia Gabungan Fokus pada Deteksi Dini

Dalam pelaksanaan razia gabungan Lapas Gunungtua, petugas bersama APH melakukan penggeledahan secara menyeluruh pada blok dan kamar hunian warga binaan.

Petugas memeriksa berbagai sudut kamar, termasuk barang-barang milik warga binaan, untuk memastikan tidak ada benda terlarang yang masuk atau tersimpan di dalam Lapas.

Petugas melaksanakan penggeledahan secara terarah dengan tetap mengutamakan aspek keamanan, ketertiban, dan perlakuan humanis terhadap warga binaan.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari pengawasan rutin untuk mencegah munculnya potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Selain melakukan penggeledahan, jajaran Lapas Gunungtua juga menggelar tes urine bagi warga binaan dan pegawai.

Pemeriksaan ini bertujuan memperkuat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di lingkungan pemasyarakatan.

30 Orang Jalani Tes Urine

Sebanyak 20 warga binaan dan 10 pegawai Lapas Gunungtua mengikuti pemeriksaan urine. Petugas memeriksa seluruh sampel yang terkumpul dan memperoleh hasil negatif narkoba.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa seluruh peserta yang menjalani pemeriksaan tidak terindikasi menggunakan narkoba berdasarkan pemeriksaan urine yang dilakukan dalam kegiatan tersebut.

Lapas Gunungtua juga akan terus memperkuat pengawasan sebagai bagian dari komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Kepala Lapas Kelas III Gunungtua, Japaruddin Ritonga, S.H., M.H., menegaskan bahwa razia dan tes urine tersebut merupakan bagian dari komitmen jajarannya dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan Lapas.

“Razia gabungan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini yang terus kami lakukan. Hasil tes urine terhadap 20 warga binaan dan 10 pegawai seluruhnya negatif,” tegas Japaruddin.

Perkuat Komitmen Lapas Bebas Narkoba

Pelaksanaan razia gabungan Lapas Gunungtua pada malam hari juga memperkuat langkah preventif dalam menjaga kondisi blok hunian tetap aman dan terkendali.

Petugas melakukan pemeriksaan secara cermat dengan tetap memperhatikan prosedur pengamanan dan pendekatan humanis.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas III Gunungtua menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkuat deteksi dini, serta melakukan pengawasan secara konsisten.

Sinergi bersama APH juga menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengamanan yang lebih kuat di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan razia dan tes urine diharapkan dapat mencegah masuknya barang-barang terlarang sekaligus mempersempit ruang penyalahgunaan narkotika.

Lapas Gunungtua akan terus melakukan langkah preventif dan pengawasan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 PT Media Bintasara Design By BobRiva