BINTASARA.com, PANYABUNGAN – Razia gabungan Lapas Panyabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH), menjadi langkah konkret untuk memperkuat keamanan dan ketertiban sekaligus mencegah peredaran barang terlarang di lingkungan pemasyarakatan.
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Panyabungan melaksanakan kegiatan tersebut bersama unsur TNI, Polri, dan BNNK Mandailing Natal pada Sabtu (19/09/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di dalam Lapas.
Jajaran Lapas Panyabungan bersama APH melakukan pengawasan secara terpadu untuk memastikan kondisi lingkungan pemasyarakatan tetap aman, tertib, dan kondusif.
Dalam pelaksanaan razia gabungan, petugas memeriksa sejumlah area serta kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Petugas melakukan pemeriksaan dan penggeledahan secara teliti dengan tetap mengedepankan ketertiban serta prosedur yang berlaku.
Razia tersebut bertujuan mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan Lapas.
Melalui pemeriksaan secara berkala dan melibatkan APH, Lapas Panyabungan terus memperkuat langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan kamtib.
Selain melakukan penggeledahan, jajaran Lapas Panyabungan juga melaksanakan tes urine pegawai dan WBP.
Pemeriksaan tersebut menyasar seluruh pegawai Lapas Kelas IIB Panyabungan serta 100 orang WBP.
Tes urine menjadi salah satu langkah preventif untuk mendeteksi kemungkinan penyalahgunaan narkotika sekaligus memperkuat komitmen Lapas dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba.
Pemeriksaan ini juga menjadi bagian dari pengawasan internal untuk mendukung pelaksanaan pembinaan WBP secara aman dan tertib.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh pegawai dan 100 orang WBP yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif narkotika.
Hasil tersebut menjadi bagian dari upaya bersama Lapas Panyabungan dan APH dalam menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap kondusif.
Kepala Lapas Kelas IIB Panyabungan bersama jajaran terus mendorong penguatan sinergi dengan TNI, Polri, dan BNNK Mandailing Natal.
Kolaborasi tersebut penting untuk meningkatkan pencegahan, pengawasan, serta deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan peredaran gelap narkotika.
Melalui razia gabungan dan tes urine, Lapas Panyabungan menunjukkan komitmen untuk memperkuat pengawasan sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari penguatan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.

