KABUPATEN SEMARANG| Bintasara.com -Sebuah truk kontainer bermuatan 25 ton partikel kayu siap ekspor mengalami insiden tumpahan muatan di ruas Jalan Raya Solo–Semarang, tepatnya di Harjosari, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Peristiwa tersebut dialami Wahyu (42), warga Kota Semarang, yang saat itu tengah mengemudikan truk kontainer untuk mengantarkan muatan ke Pelabuhan Semarang. Akibat pintu kontainer yang tiba-tiba terbuka, partikel kayu tumpah ke badan jalan dan sempat mengganggu arus lalu lintas dari arah Solo menuju Semarang.
Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani, S.T.K., S.I.K., CPHR, melalui Kanit Lantas Ambarawa Ipda Henry Bagus P., S.H., M.M., memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dari keterangan pengemudi dan hasil pengecekan di lokasi, kejadian terjadi sekitar pukul 10.00 WIB saat pintu kontainer tiba-tiba terbuka,” jelas Ipda Henry di lokasi kejadian.
Ia menjelaskan, posisi pintu kontainer truk bernomor polisi H 9331 OW berada di belakang kabin, sehingga muatan yang tumpah tidak mengenai kendaraan lain yang melintas di belakangnya.
“Posisi pintu kontainer berada tepat di belakang kepala truk atau kabin, sehingga tumpahan muatan tidak membahayakan pengendara lain,” tambahnya.
Sementara itu, pengemudi truk mengaku baru menyadari muatannya tumpah setelah mendengar suara gemuruh dari arah belakang kabin. Mengetahui kondisi tersebut, ia langsung menghentikan kendaraannya.
“Kurang lebih 50 meter setelah saya tahu pintu terbuka dan muatan tumpah, saya langsung menghentikan laju kendaraan,” ujar Wahyu.
Untuk mengurai kepadatan lalu lintas dari arah Solo, Satlantas Polres Semarang menerapkan contra flow secara kondisional. Proses pembersihan material kayu di badan jalan juga melibatkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) serta Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang.
“Kami lakukan contra flow kondisional agar arus lalu lintas tetap berjalan, dan pembersihan dibantu oleh pihak PU serta Damkar Kabupaten Semarang,” pungkas Ipda Henry.
Atas kejadian tersebut, Satlantas Polres Semarang mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan angkutan barang, agar memastikan kondisi kendaraan dan muatan dalam keadaan aman, tertutup, serta terkunci dengan baik, guna mencegah kecelakaan lalu lintas yang berpotensi fatal. (*)



