Juli 22, 2026 18:47
Breaking News

‎Siap Gelar Bimbingan Hidroponik, Bapas Muara Teweh Terima Kunjungan Dinas Pertanian Barito Utara

BINTASARA.com, MUARA TEWEH – Hidroponik menjadi langkah nyata Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Muara Teweh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, dalam memperkuat program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembimbingan bagi Klien Pemasyarakatan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara, untuk membahas persiapan pelaksanaan Bimbingan Kemandirian budidaya tanaman hidroponik, Selasa (21/7/2026).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Bapas Kelas II Muara Teweh, M. Ading Saidhy, bersama jajaran pegawai.

Pertemuan berlangsung hangat dan produktif sebagai langkah awal memperkuat sinergi antara Bapas Muara Teweh dan Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara dalam menghadirkan program pembinaan yang inovatif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi Klien Pemasyarakatan.

Baca Juga  Dugaan Penjualan Pupuk Subsidi Diatas HET Tuai Sorotan dari Komisi I dan II DPRD Kabupaten Nganjuk

Dalam pertemuan itu, kedua instansi menyusun rencana kerja sama untuk mengembangkan budidaya tanaman hidroponik sebagai salah satu program unggulan Bimbingan Kemandirian.

Tim Bidang Hortikultura juga meninjau secara langsung kondisi rumah hidroponik beserta sarana dan prasarana yang telah disiapkan oleh Bapas Muara Teweh sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.

Hasil peninjauan menunjukkan bahwa fasilitas tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat pembelajaran budidaya hidroponik.

Oleh karena itu, Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara berkomitmen memberikan pendampingan teknis, pelatihan, pembinaan, serta transfer pengetahuan mengenai teknik budidaya hidroponik yang efektif dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi ini, Klien Pemasyarakatan nantinya tidak hanya memperoleh pengetahuan dasar mengenai budidaya tanaman tanpa media tanah, tetapi juga dibekali keterampilan praktis mulai dari proses penyemaian, perawatan tanaman, pengelolaan nutrisi, hingga teknik panen.

Baca Juga  Dua Oknum Wartawan Diduga Intervensi Pemberitaan Pupuk Subsidi di Gondang Nganjuk

Bekal tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan mereka untuk berwirausaha maupun bekerja di sektor pertanian setelah menyelesaikan masa pembimbingan.

Program Bimbingan Kemandirian hidroponik juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program nasional ketahanan pangan.

Selain menghasilkan produk pertanian yang berkualitas, hidroponik dinilai mampu memanfaatkan lahan secara lebih efisien sehingga sangat relevan diterapkan di lingkungan perkotaan maupun kawasan dengan keterbatasan lahan.

Kepala Bapas Kelas II Muara Teweh, M. Ading Saidhy, menegaskan bahwa sinergi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara merupakan langkah strategis dalam memperluas program pembimbingan yang memberikan manfaat nyata bagi Klien Pemasyarakatan.

“Kami berkomitmen menyelenggarakan Bimbingan Kemandirian yang memberikan manfaat langsung bagi Klien Pemasyarakatan dan masyarakat. Melalui program hidroponik ini, para klien diharapkan memiliki keterampilan yang bernilai ekonomis sebagai bekal untuk membangun usaha mandiri setelah menyelesaikan masa pembimbingan. Program ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan ketahanan pangan,” ujar Ading.

Baca Juga  Program Ketahanan Pangan, Rutan Humbang Hasundutan Sukses Panen Terong dan Kol

Bapas Muara Teweh optimistis kolaborasi lintas instansi ini akan menghasilkan program pembimbingan yang semakin berkualitas, produktif, dan berkelanjutan.

Dengan dukungan penuh dari Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara, kegiatan Bimbingan Kemandirian hidroponik diharapkan mampu mencetak Klien Pemasyarakatan yang lebih mandiri, produktif, serta siap berkontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, dan pembangunan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *