September 4, 2026 16:40
Breaking News

Lapas Kotapinang Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

BINTASARA.com, KOTAPINANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Kotapinang menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai bagian dari pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Warga Binaan untuk memperkuat keimanan, meningkatkan ketakwaan, serta meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Lapas Kelas III Kotapinang melaksanakan kegiatan peringatan Maulid Nabi dengan suasana penuh khidmat.

Kepala Lapas Kelas III Kotapinang bersama pejabat struktural, jajaran petugas, dan Warga Binaan mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

Kehadiran seluruh unsur Lapas menunjukkan komitmen dalam membangun pembinaan keagamaan secara berkelanjutan di lingkungan pemasyarakatan.

Melalui Maulid Nabi Muhammad SAW, Lapas Kotapinang tidak hanya mengajak Warga Binaan untuk mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi juga mendorong mereka menerapkan nilai-nilai keteladanan dalam kehidupan.

Pembinaan keagamaan menjadi salah satu sarana penting untuk membentuk karakter Warga Binaan agar mampu menjalani masa pembinaan dengan sikap yang lebih positif.

Dalam kegiatan tersebut, Ustaz Ahmad Faisal, S.Pd. menyampaikan tausiah keagamaan kepada seluruh peserta.

Ia mengajak Warga Binaan menjadikan akhlak dan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri. Karena itu, masa menjalani pembinaan di Lapas harus dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk melakukan introspeksi, memperbaiki perilaku, dan meningkatkan kualitas diri.

Ustaz Ahmad Faisal juga mengingatkan pentingnya membangun akhlak yang baik dalam kehidupan bermasyarakat.

Sikap jujur, sabar, bertanggung jawab, saling menghormati, dan peduli terhadap sesama merupakan nilai-nilai yang dapat diterapkan Warga Binaan selama menjalani pembinaan maupun setelah kembali ke lingkungan masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk memperkuat hubungan spiritual sekaligus membangun semangat perubahan.

Dengan mengikuti kegiatan keagamaan secara aktif, Warga Binaan diharapkan memiliki bekal moral dan mental yang lebih baik untuk menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana.

Lapas Kelas III Kotapinang terus mendorong pelaksanaan berbagai program pembinaan yang dapat memberikan dampak positif bagi Warga Binaan.

Pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan menjadi salah satu upaya untuk membentuk pribadi yang memiliki kesadaran hukum, berakhlak, dan mampu bertanggung jawab atas kehidupannya.

Melalui kegiatan ini, jajaran Lapas Kotapinang berharap semangat keteladanan Nabi Muhammad SAW dapat terus tumbuh dalam diri Warga Binaan.

Nilai-nilai keagamaan yang mereka peroleh diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diterapkan dalam perilaku sehari-hari.

Peringatan Maulid Nabi tersebut pada akhirnya menjadi bagian dari proses pembinaan untuk mempersiapkan Warga Binaan kembali ke tengah masyarakat.

Dengan keimanan yang lebih kuat, akhlak yang baik, dan kemauan untuk berubah, Warga Binaan diharapkan mampu menjalani kehidupan yang lebih positif serta memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan setelah bebas nantinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 PT Media Bintasara Design By BobRiva