BINTASARA.com, RANTAUPRAPAT – Dialog Kalapas bersama warga binaan menjadi langkah awal Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Rantauprapat yang baru, Yosef Sihombing, dalam membangun komunikasi terbuka dengan seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan dalam Lapas Kelas IIA Rantauprapat, Jumat (04/09/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Yosef Sihombing memperkenalkan diri secara resmi kepada seluruh warga binaan. Ia hadir bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) yang baru, Mytrando.
Kehadiran pimpinan baru ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan komunikasi antara jajaran Lapas dengan warga binaan.
Kalapas memberikan pengarahan mengenai pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kedisiplinan selama menjalani masa pembinaan.
Ia mengajak seluruh WBP untuk menaati peraturan yang berlaku serta berperan aktif menciptakan suasana Lapas yang aman dan kondusif.
Selain memberikan pengarahan, dialog Kalapas bersama warga binaan juga membuka ruang bagi WBP untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
Warga binaan mendapat kesempatan untuk menyampaikan saran, masukan, maupun kendala yang mereka hadapi selama mengikuti proses pembinaan di Lapas.
Yosef Sihombing menyambut setiap aspirasi yang disampaikan warga binaan dengan terbuka. Ia menegaskan bahwa komunikasi yang baik menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan.
Setiap masukan akan menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Lapas dalam memberikan pelayanan yang lebih baik.
“Melalui komunikasi dan dialog terbuka, kami ingin mengetahui secara langsung berbagai kebutuhan dan kendala yang dihadapi warga binaan. Kami akan berupaya menindaklanjuti setiap masukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Kalapas.
Sementara itu, KPLP Mytrando menegaskan pentingnya membangun komunikasi dua arah dengan warga binaan.
Menurutnya, pendekatan persuasif dapat membantu menciptakan suasana pembinaan yang lebih humanis.
Namun, ia tetap mengingatkan seluruh WBP agar mematuhi aturan dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan serta ketertiban Lapas.
Mytrando menyampaikan bahwa jajaran pengamanan akan terus mengedepankan pendekatan yang komunikatif tanpa mengurangi ketegasan dalam menjalankan tugas.
Dengan demikian, petugas dan warga binaan dapat bersama-sama menjaga kondisi Lapas agar tetap aman, tertib, dan kondusif.
Warga binaan mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Mereka menyimak pengarahan Kalapas dan KPLP serta memanfaatkan sesi tanya jawab untuk menyampaikan berbagai aspirasi. Kegiatan berlangsung secara tertib hingga selesai.
Kegiatan perkenalan, pengarahan, dan dialog interaktif tersebut menjadi langkah awal kepemimpinan Yosef Sihombing bersama KPLP Mytrando di Lapas Kelas IIA Rantauprapat.
Melalui komunikasi terbuka, jajaran Lapas berkomitmen memperkuat pelayanan, pembinaan, keamanan, dan ketertiban.
Langkah tersebut juga sejalan dengan upaya Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendorong penyelenggaraan pemasyarakatan yang transparan, humanis, profesional, dan berintegritas.
Dengan mendengarkan aspirasi warga binaan secara langsung, Lapas Rantauprapat diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang semakin responsif sekaligus menciptakan lingkungan pembinaan yang aman dan kondusif.

