BINTASARA.com, RANTAUPRAPAT – Skrining TBC Lapas Rantauprapat kembali berlanjut sebagai langkah nyata memperkuat pelayanan dan perlindungan kesehatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), melaksanakan lanjutan skrining Tuberkulosis (TBC) dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga binaan di Aula Lapas Rantauprapat, Jumat (11/09/2026).
Kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut atas koordinasi antara Lapas Rantauprapat dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu.
Sebelumnya, jajaran Lapas Rantauprapat bersama Bupati Labuhanbatu dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu telah membahas penguatan layanan kesehatan bagi warga binaan saat pembukaan kegiatan pada 7 September 2026.
Melalui sinergi tersebut, Lapas Rantauprapat bersama Pemkab Labuhanbatu berupaya memastikan warga binaan memperoleh akses pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkesinambungan.
Kolaborasi lintas sektor ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan pencegahan dan deteksi dini penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu menyampaikan komitmen untuk terus mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di Lapas Rantauprapat.
Dukungan tersebut salah satunya diwujudkan melalui rencana pembentukan sistem piket petugas kesehatan yang bersiaga setiap hari di lingkungan Lapas.
Menurutnya, kehadiran petugas kesehatan secara rutin dapat membantu jajaran Lapas menangani kebutuhan medis warga binaan dengan lebih cepat.
Sistem tersebut juga dapat mendukung pelayanan terhadap kondisi darurat sekaligus pemeriksaan dan perawatan kesehatan rutin.
Jajaran Lapas Rantauprapat menyambut positif dukungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu.
Kolaborasi ini dinilai strategis karena dapat memperkuat respons terhadap berbagai kebutuhan kesehatan warga binaan, khususnya dalam lingkungan hunian yang membutuhkan pengawasan kesehatan secara konsisten.
Dalam pelaksanaan skrining TBC Lapas Rantauprapat, tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu bersama tim kesehatan Lapas melakukan penapisan risiko TBC dan pemeriksaan kesehatan umum.
Petugas memberikan pelayanan secara intensif untuk mengetahui kondisi kesehatan warga binaan sekaligus mengidentifikasi secara dini potensi penyakit menular.
Skrining TBC menjadi langkah preventif yang penting karena deteksi dini dapat membantu petugas mengambil langkah penanganan secara lebih cepat.
Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga membantu menjaga kondisi kesehatan warga binaan sekaligus mendukung terciptanya lingkungan Lapas yang aman, bersih, dan sehat.
Selain melakukan skrining, petugas kesehatan memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan warga binaan selama pemeriksaan berlangsung.
Lapas Rantauprapat terus mendorong warga binaan untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta mengikuti pemeriksaan kesehatan yang disediakan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Lapas Rantauprapat berkomitmen melanjutkan kolaborasi dengan Pemkab Labuhanbatu, khususnya Dinas Kesehatan, dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga binaan.
Dengan dukungan sinergis tersebut, Lapas Rantauprapat optimistis pelayanan kesehatan dapat berjalan semakin optimal.
Penguatan skrining, pemeriksaan rutin, serta dukungan tenaga kesehatan harian diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan warga binaan dan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat serta kondusif.

