Juni 25, 2026 13:16
Breaking News

Lapas Tahuna Panen Raya Jagung, Capai 5000 Tongkol

BINTASARA.com, TAHUNA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tahuna Tahuna berhasil panen jagung tahap yang kedua di lahan pertanian Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) hasil kerjasama dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Tahuna di kelurahan Mahena, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Selasa (23/6).

Hadir dalam kegiatan panen ini Kepala Seksi Kepala Lapas Tahuna, Yosef Leonard Sihombing, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Donald Maleke, Donald Maleke, Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja, Richardson Jacobus, Penyuluh Pertanian Lapangan CWS Kabupaten Kepulauan Sangihe, Johanis Moningka dan Lurah Mahena, Evelyn Hana.

Kalapas menyampaikan, kegiatan panen ini bisa berhasil berkat keseriusan jajaran Lapas Tahuna dalam mendukung program ketahanan pangan. “Keberhasilan panen jagung tahap kedua ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung program aksi strategis Menteri Imipas dan sebagai wujud Pembinaan kemandirian warga binaan yang menghasilkan manfaat untuk masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga  Pemkot Bekasi Gelar Pemecahan Rekor MURI GEMMA QUR’AN

“Kami bersyukur dan antusias melaksanakan panen ini. Meski dengan keterbatasan lahan, kami berkomitmen untuk menyukseskan program ketahanan pangan, khususnya di bidang agribisnis,” tambahnya.

Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja, Richardson Jacobus, menjelaskan panen hari ini merupakan panen tahap kedua dengan hasil sekitar 5000 buah jagung yang siap dipasarkan. “Ini merupakan panen jagung tahap kedua di tahun 2026. Selanjutnya dalam waktu dekat akan ada panen lagi dan panen ini juga bisa terlaksana berkat pembudidayaan yang baik oleh warga binaan,” terangnya.

“Sebanyak 5 karung jagung siap dipasarkan, Sebagian lagi dibeli oleh koperasi Lapas dan hasil panen ini juga sebagian digunakan sebagai bahan makanan bagi warga binaan,” tambahnya.

Baca Juga  Indosat Ooredoo Hutchison Hadirkan Solusi Internet Hemat Untuk Pelanggan IM3 dan Tri

Penyuluh Pertanian Lapangan CWS Kabupaten Kepulauan Sangihe, Johanis Moningka, merasa senang bantuan bibit jagung yang disalurkan bisa bermanfaat. “Saya senang bibit jagung yang disalurkan bisa diolah dengan baik oleh pihak Lapas Tahuna dan bertumbuh subur serta bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Senada, Lurah Mahena, Evelyn Hana, senang dengan adanya program Pembinaan kemandirian ketahanan pangan Lapas Tahuna. “Senang sekali di kelurahan Mahena bisa terlaksana program seperti ini, yang mana masyarakat Sangihe yang juga dibina di Lapas Tahuna bisa dibekali keterampilan bertani dan bisa memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga binaan LK, bersyukur bisa terlibat dalam program ini. “Saya bersyukur bisa terlibat dalam program pertanian ini, karena membekali hidup saya secara pribadi dan bisa saya manfaatkan untuk menopang kehidupan saya saat bebas nanti,” ungkapnya.

Baca Juga  Buntut Tudingan Narkoba terhadap Ulama dan Pesantren Madura, Ketum AMI dan Gus Ghoiron Siap Pimpin Aksi Massa

Panen jagung ini merupakan implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yakni memberdayakan Warga Binaan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus praktik menebar harapan dengan membentuk karakter dan mental Warga Binaan melalui program pembinaan kemandirian.

Ini juga merupakan komitmen Lapas Tahuna dalam mendukung program pemerintah mengenai swasembada pangan yang mengutamakan keberlanjutan dan kemandirian dalam pemenuhan kebutuhan pangan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya