Agustus 8, 2026 22:47
Breaking News

Apel Kebangsaan Jakarta Libatkan 11.000 Peserta, Polda Metro Jaya Kobarkan Semangat Jaga Indonesia

https://bintasara.com/Apel Kebangsaan Jakarta

BINTASARA.com, JAKARTA, 8 Agustus 2026Apel Kebangsaan Jakarta yang digelar Polda Metro Jaya di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, menjadi momentum memperkuat persatuan dan sinergi lintas elemen masyarakat menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan bertema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” itu berlangsung Sabtu (8/8/2026) mulai pukul 08.00 WIB.

Polda Metro Jaya melibatkan unsur TNI, Polri, dan masyarakat dalam apel tersebut. Sekitar 11.000 peserta hadir untuk memperkuat kebersamaan serta membangun komitmen menjaga keamanan dan ketertiban Jakarta.

Peserta terdiri atas 500 personel TNI, 500 personel Polri, serta sekitar 10.000 masyarakat dari berbagai elemen. Mereka berasal dari organisasi kemasyarakatan, komunitas ojek online, buruh, OKP Cipayung Plus, satuan pengamanan (satpam), Pokdar Kamtibmas, pelajar, hingga Saka Bhayangkara.

Apel Kebangsaan Jakarta Tegaskan Pentingnya Jaga Ibu Kota

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa menjaga keamanan Jakarta merupakan bagian penting dari upaya menjaga keutuhan Indonesia. Karena itu, ia mendorong pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi.

Baca Juga  Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya Temukan Korban Tenggelam Setelah Sisir Sungai BKT Jakut

“Menjaga Jakarta berarti menjaga Indonesia. Melalui semangat kebangsaan, kita bangun kekuatan bersama antara unsur pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan,” ujar Asep Edi Suheri.

Menurut Kapolda, sinergi lintas elemen menjadi modal penting untuk menciptakan Jakarta yang aman, tertib, dan kondusif. Ia juga mengajak masyarakat mengambil peran aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing.

Pangdam Jaya Letnan Jenderal TNI Deddy Suryadi turut menekankan posisi strategis Jakarta sebagai wajah Indonesia. Ia menilai stabilitas ibu kota harus terjaga melalui kerja sama seluruh komponen masyarakat.

“Jakarta adalah wajah Indonesia. Ketika Jakarta aman, Indonesia semakin kuat,” kata Deddy Suryadi.

Deklarasi Jaga Jakarta untuk Indonesia

Dalam rangkaian Apel Kebangsaan Jakarta, perwakilan masyarakat membacakan Deklarasi Jaga Jakarta untuk Indonesia. Deklarasi tersebut memuat komitmen bersama untuk menjaga ketertiban, menolak provokasi, intoleransi, kekerasan, dan segala bentuk perpecahan.

Baca Juga  Keren, PKK Medan Satria Hadirkan Inivasi TOGA, Apa Manfaatnya ?

Masyarakat juga menyatakan komitmen memperkuat gotong royong serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman suku, agama, dan kelompok sosial.

Polda Metro Jaya berharap deklarasi tersebut tidak berhenti sebagai seremonial, tetapi menjadi komitmen nyata seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan Jakarta.

Apel Kebangsaan Lengkap Bakti Sosial dan Kesehatan

Selain apel dan deklarasi, Polda Metro Jaya menggelar kegiatan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Panitia membagikan paket sembako kepada warga yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut juga mencakup bakti kesehatan gratis. Masyarakat dapat mengikuti pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan mata, pemeriksaan gigi, hingga pemeriksaan laboratorium.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa keamanan dan ketertiban Jakarta merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga  Sambut HUT RI ke-81, Jajaran Rutan Kelas IIB Sidikalang Gelar Aksi Donor Darah di PMI Dairi

“Apel Kebangsaan ini menjadi momentum memperkuat persatuan, sinergitas, dan kebersamaan lintas suku maupun agama. Kami mengajak seluruh masyarakat menjaga Jakarta tetap damai dan kondusif,” ujar Budi Hermanto.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, masyarakat perlu bersama-sama menjaga kerukunan dan tidak memberikan ruang bagi provokasi yang dapat memicu konflik.

“Dengan sinergi Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, semangat Jaga Jakarta berharap terus tumbuh sebagai kekuatan bersama untuk Indonesia,” tutup Budi Hermanto.

(Red)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya