Agustus 5, 2026 01:44
Breaking News

Evaluasi Primkopasindo Sumut Periode, Perkuat Kinerja Usaha dan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan

BINTASARA.com, MEDAN – Evaluasi Primkopasindo Sumut 2026 menjadi fokus utama dalam kegiatan Zoom Meeting Evaluasi Primkopasindo Sumatera Utara Periode Januari–Juli 2026 yang diikuti Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, bersama para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) wilayah Medan, Selasa (4/8/2026).

Melalui Evaluasi Primkopasindo Sumut 2026, jajaran pemasyarakatan memperkuat komitmen membangun koperasi yang profesional, transparan, akuntabel, dan mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh anggotanya.

Kegiatan evaluasi ini menjadi forum strategis untuk mengukur capaian kinerja koperasi selama tujuh bulan pertama tahun 2026 sekaligus menyusun langkah perbaikan agar pelayanan kepada anggota semakin optimal.

Seluruh peserta membahas berbagai indikator kinerja usaha, tata kelola organisasi, hingga strategi pengembangan layanan koperasi yang berorientasi pada kebutuhan anggota.

Dalam pemaparannya, pengurus menyampaikan perkembangan kinerja Inkopasindo, termasuk capaian laba dari unit usaha Wartelpas dan Inkopasindo selama periode Januari hingga Juni 2026.

Hasil tersebut menunjukkan tren positif yang menjadi modal penting dalam memperkuat keberlanjutan koperasi sebagai wadah peningkatan kesejahteraan insan pemasyarakatan.

Baca Juga  Razia Insidentil Lapas Gunungtua Berhasil Sita Barang Terlarang dari Hunian WBP

Selain mencatat pertumbuhan usaha, Inkopasindo juga membuktikan komitmennya terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sebagian keuntungan koperasi dialokasikan untuk program beasiswa bagi putra-putri insan pemasyarakatan yang berprestasi di bidang pendidikan dengan nilai mencapai Rp314 juta.

Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi koperasi dalam mendukung masa depan keluarga anggota.

Pengurus juga melaporkan bahwa keuntungan dan sharing profit sebesar 10 persen Inkopasindo hingga Juni 2026 telah mencapai Rp15.297.646.381.

Capaian tersebut memperlihatkan bahwa pengelolaan koperasi yang profesional mampu menghasilkan manfaat ekonomi yang signifikan sekaligus memperkuat posisi Inkopasindo sebagai koperasi yang sehat dan berkembang.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari pengelolaan organisasi yang dilakukan oleh tenaga profesional sesuai kompetensinya.

Sistem tata kelola yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan anggota sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan koperasi di lingkungan pemasyarakatan.

Forum evaluasi juga menekankan pentingnya kepatuhan seluruh UPT dalam memenuhi kewajiban pembayaran iuran pokok dan iuran wajib.

Baca Juga  Panen Raya Pakcoy Lapas Muara Teweh Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Berkelanjutan

Para peserta didorong untuk semakin aktif memanfaatkan berbagai layanan Inkopasindo agar manfaat koperasi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh anggota.

Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan Purchase Order (PO) dari berbagai UPT selama periode Januari hingga Juli 2026.

Peningkatan tersebut mencerminkan bertambahnya kepercayaan satuan kerja terhadap layanan Inkopasindo.

Meski demikian, masih terdapat beberapa UPT yang belum memanfaatkan layanan koperasi secara maksimal sehingga diperlukan peningkatan koordinasi, sosialisasi, dan pendampingan agar partisipasi anggota semakin meningkat.

Selain membahas capaian usaha, peserta juga mengidentifikasi berbagai kendala dalam proses pemenuhan kebutuhan barang bagi UPT.

Berbagai strategi disusun untuk meningkatkan efektivitas distribusi, mempercepat pelayanan, serta memastikan seluruh kebutuhan satuan kerja dapat terpenuhi secara tepat waktu dan efisien.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara selaku Pengawas Inkopasindo, Jalu Yuswa Panjang, menegaskan bahwa hasil evaluasi harus menjadi pijakan untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

Menurutnya, sinergi antara pengawas, pengurus, dan seluruh UPT harus terus diperkuat agar pengelolaan koperasi semakin optimal serta mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggota dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan.

Baca Juga  Pemko Gusit Tindak Pangkalan LPG 3 Kg yang Langgar Ketentuan Distribusi

“Evaluasi ini bukan sekadar melihat capaian, tetapi menjadi dasar untuk memperbaiki kinerja ke depan. Saya mengajak seluruh jajaran agar aktif mendukung penguatan Inkopasindo melalui kepatuhan terhadap kewajiban anggota, peningkatan pemanfaatan layanan koperasi, serta memastikan setiap kebutuhan UPT dapat dipenuhi secara efektif. Dengan komitmen, perencanaan yang matang, dan pelaksanaan yang konsisten, saya optimistis Inkopasindo akan semakin profesional serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan insan pemasyarakatan,” tegas Jalu Yuswa Panjang.

Sebagai penutup, seluruh peserta kembali menegaskan pentingnya tiga pilar utama dalam pengelolaan koperasi, yaitu komitmen yang kuat, perencanaan yang terarah, dan pelaksanaan yang konsisten serta bertanggung jawab.

Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara berkomitmen terus memperkuat Primkopasindo sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan anggota sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan pemasyarakatan yang semakin berkualitas, profesional, dan berintegritas.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya