BINTASARA.com, MEDAN – Smart Zero Waste Pemasyarakatan menjadi langkah nyata transformasi yang dihadirkan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sumatera Utara, melalui peluncuran Program Smart Zero Waste Pemasyarakatan dan Dashboard SIPINTAR di Lapas Kelas I Medan, Selasa (4/8/2026).
Bersamaan dengan peluncuran tersebut, Kanwil Ditjenpas Sumut juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan berbagai mitra strategis sebagai upaya memperkuat kualitas pelayanan, meningkatkan pembinaan warga binaan, serta mempercepat digitalisasi tata kelola pemasyarakatan.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara dalam membangun sistem pemasyarakatan yang modern, kolaboratif, berkelanjutan, dan berbasis teknologi.
Melalui sinergi dengan berbagai instansi pemerintah, perguruan tinggi, fasilitas kesehatan, serta sektor swasta, program ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, transparan, dan akuntabel.
Acara diawali dengan penyambutan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara beserta para tamu undangan melalui penampilan tari persembahan yang dibawakan oleh warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Medan.
Penampilan tersebut menjadi wujud keberhasilan program pembinaan kepribadian yang terus dikembangkan di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Sumut, Bejo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Smart Zero Waste Pemasyarakatan dan Dashboard SIPINTAR.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan melalui pengelolaan limbah yang berkelanjutan berbasis digital sekaligus memperkuat berbagai program pembinaan, termasuk pembinaan kerohanian melalui Program Cahaya di Balik Jeruji.
Selanjutnya, Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara bersama Lapas Kelas I Medan dan Lapas Perempuan Kelas IIA Medan menandatangani sejumlah Perjanjian Kerja Sama dengan berbagai mitra strategis.
Mitra tersebut meliputi Universitas Dharmawangsa, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Universitas Prima Indonesia, RSUD Dr. Pirngadi Medan, Puskesmas Medan Helvetia, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan, Kecamatan Medan Helvetia, Tim Penggerak PKK Kecamatan Medan Helvetia, Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Medan, serta PT Asia Karet Sentosa.
Pada kesempatan yang sama, PT PP Project BRT Mebidang Jalur On Corridor menyerahkan bibit pohon sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat implementasi Smart Zero Waste Pemasyarakatan di lingkungan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan Sumatera Utara.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci dalam menghadapi berbagai tantangan pemasyarakatan, termasuk persoalan overkapasitas lapas dan rutan.
Menurutnya, dukungan seluruh mitra akan memperluas akses pembinaan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mempercepat transformasi organisasi menuju pemasyarakatan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Kolaborasi adalah kunci dalam membangun pemasyarakatan yang semakin maju dan berdampak. Melalui penandatanganan kerja sama ini, kami berharap seluruh mitra dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan bagi warga binaan. Launching Smart Zero Waste Pemasyarakatan dan Dashboard SIPINTAR menjadi langkah nyata transformasi pemasyarakatan yang lebih inovatif, berkelanjutan, dan berbasis teknologi demi mewujudkan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Jalu Yuswa Panjang.
Sebagai puncak acara, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara bersama para Kepala Unit Pelaksana Teknis secara resmi meluncurkan Smart Zero Waste Pemasyarakatan dan Dashboard SIPINTAR.
Kedua inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan lingkungan, memperkuat digitalisasi pelaporan, mempercepat pengambilan keputusan berbasis data, serta mendukung tata kelola pemasyarakatan yang lebih modern di Sumatera Utara.
Melalui inovasi ini, Kanwil Ditjenpas Sumut semakin menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang berkualitas, inovatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.



