Kemenhut-Yayasan Pertamina Tanda Tangan MoU, Beberapa Aspek Menjadi Target

Media Social Sharing

BINTASARA.com, Jakarta – Kemenhut melalui BP2SDM dan Yayasan Pertamina (Pertamina Foundation), tandan tangan MoU kerjasama dibidang aspek Optimalisasi Fungsi Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK), di Ruang Rapat Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta (14/01/2026).

Penanda tanyakan MoU mencakup kerjasama dibidang pendidikan, pelestarian lingkungan yang kolaboratif dan berorientasi pada pencegahan bencana ekologis.

“Kebijakan kehutanan nasional saat ini menuntut perubahan paradigma pengelolaan hutan yang reaktif menjadi pengelolaan hutan yang preventif, adaptif, dan resilien terhadap risiko bencana,” ujar Wakil Menteri Kehutanan.

Melalui sinergi ini, BP2SDM menyiapkan beberapa lokasi KHDTK untuk dikembangkan bersama-sama dengan Yayasan Pertamina untuk melakukan beberapa kegiatan antara lain: rehabilitasi lahan kritis, penguatan kapasitas masyarakat sekitar hutan, serta integrasi ketahanan pangan dan energi berbasis kehutanan.

Baca Juga  Mendagri Ingatkan Pemda Realisasikan Pendapatan dan Belanja Sesuai Target

Langkah ini juga sejalan dengan Rencana Strategis Kementerian Kehutanan (Kemenhut) 2025–2029 serta agenda nasional pengendalian perubahan iklim.

Mengingat lebih dari 90 persen bencana di Indonesia merupakan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor, optimalisasi fungsi hutan sebagai penyangga sistem hidrologi menjadi prioritas utama.

Pemerintah berharap Nota Kesepahaman ini tidak hanya menjadi kegiatan simbolik, tetapi berkembang menjadi platform inovasi jangka panjang untuk pendidikan kehutanan yang dapat direplikasi secara nasional demi keberlanjutan hutan Indonesia.

Red

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *