Bahas Pemutakhiran DTSEN, Wamensos Ajak Perwakilan Daerah Duduk Bersama

Media Social Sharing

BINTASARA.com – Bahas pemutakhiran DTSEN, Wakil Menteri Sosial (WA mensos) Agus Jabo Priyono ajak Perwakilan Daerah duduk Bersama.

Agus Jabo Priyono Pemerintah terus memperkuat upaya percepatan pengentasan kemiskinan serta penanganan berbagai permasalahan sosial dan kebencanaan di daerah.

Hal itu, disampaikan Wamensos saat menerima audiensi perwakilan dari Kabupaten Sikka, Kabupaten Poso, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Kebumen di Kantor Kementerian Sosial, Selasa (28/10/2025).

Agus Jabo, menuturkan bahwa pemerintah terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Salah satu fokus utama adalah memastikan berbagai program sosial seperti bantuan sosial dan Sekolah Rakyat berbasis pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Baca Juga  Ke DPR, Gus Ipul Laporkan Sekolah Rakyat Start 14 Juli

Menurutnya, penggunaan data tunggal penting agar setiap program tepat sasaran dan tepat guna. Namun, agar data tersebut tetap valid, perlu dilakukan pemutakhiran secara berkala oleh pemerintah daerah.

“Tepat atau tidaknya pelaksanaan program sangat bergantung pada data dari daerah. Karena itu, saya minta pemerintah daerah aktif dalam melakukan pemutakhiran data, sebab data bersifat dinamis,” ujar Agus Jabo.

Selain membahas percepatan pengentasan kemiskinan, perwakilan daerah juga menyampaikan berbagai persoalan sosial dan kebencanaan yang dihadapi wilayah masing-masing. Kabupaten Sikka, misalnya, kerap terdampak erupsi Gunung Lewotobi; Kabupaten Poso sering mengalami gempa akibat berada di kawasan Sesar Tokararu yang aktif; sementara Kabupaten Pemalang dan Kebumen juga menghadapi ancaman bencana alam yang berulang.

Baca Juga  Jadi Pembicara di Forum Daring Peace, Nasaruddin Umar Kenang Kisah Persahabatannya dengan Paus Fransiskus

Menanggapi hal itu, Kementerian Sosial memastikan kesiapsiagaan logistik melalui penguatan lumbung sosial di wilayah rawan bencana, seperti di Kabupaten Sikka.

“Saat ini, Kemensos telah mendirikan empat lumbung sosial di Kabupaten Sikka. Untuk memperkuat kesiapsiagaan, kita akan segera mengisi kembali stok logistiknya,” jelas Agus Jabo.

Meski demikian, Agus Jabo meminta pemerintah daerah tetap aktif melaporkan kebutuhan kebencanaan agar ketersediaan buffer stock di lumbung sosial tetap terkendali. Ia juga menganjurkan penguatan penanganan dan antisipasi kebencaaan melalui Kampung Siaga Bencana (KSB).

 

Turut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, perwakilan DPRD Kabupaten Poso, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, dan Wakil Bupati Kebumen H. Zaeni Miftah.

Baca Juga  Menag: Sekolah Unggul Garuda Jadi Titik Balik Bagi Anak Perbatasan Mencintai Negeri

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *