Mei 17, 2026 14:59
Breaking News

Presiden Prabowo Resmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk, Simbol Perjuangan Buruh dan HAM

https://bintasara.com/Museum Ibu Marsinah

BINTASARA.com, NGANJUK – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/05/2026). Peresmian tersebut menjadi bentuk penghormatan negara terhadap perjuangan hak asasi manusia dan hak-hak pekerja.

Kehadiran museum tersebut juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung perjuangan kaum buruh dan perlindungan hak pekerja di Indonesia.

Prabowo Hormati Perjuangan Marsinah dan Kaum Buruh

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo terlebih dahulu meninjau rumah yang menjadi tempat tinggal Marsinah semasa hidupnya. Kepala Negara juga menyempatkan diri bertemu dan menyapa keluarga besar Marsinah.

Setelah itu, Presiden melakukan peninjauan kompleks Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah yang terbangun pada lahan seluas 938 meter persegi. Kompleks tersebut terdiri dari dua bangunan utama, yakni museum memorial dan rumah singgah yang menjadi ruang edukasi sekaligus ruang refleksi bagi masyarakat.

Baca Juga  Harap Aksi Pembubaran Rumah Doa Tak Terulang, Menag Siapkan Dua Upaya Penanganan

Dalam museum, Presiden melihat langsung berbagai koleksi peninggalan Marsinah yang terpamerkan, mulai dari seragam kerja pabrik, tas, dompet, sepeda ontel, hingga dokumen pribadi seperti ijazah sekolah dasar sampai sekolah menengah atas.

Selain itu, sejumlah piagam penghargaan dari berbagai organisasi buruh turut pajang dalam pameran sebagai bagian dari rekam jejak perjuangan Marsinah dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.

Museum Ibu Marsinah Jadi Ruang Edukasi Sejarah

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa peresmian Museum Ibu Marsinah menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan kaum buruh sekaligus menghormati keberanian Marsinah sebagai simbol perjuangan rakyat kecil dalam memperjuangkan hak dan keadilan.

“Ini adalah sekiranya mungkin peristiwa yang langka, seluruh dunia baru sekarang ada museum buruh. Tapi ini peristiwa langka,” ujar Presiden.

Baca Juga  AMI Desak Prabowo Copot Oknum DPRD Jember yang Viral Saat Rapat Stunting

Presiden juga menegaskan bahwa museum tersebut sebagai lambang dan tonggak peringatan atas perjuangan seorang perempuan muda yang memperjuangkan hak-hak kaum buruh dan menjadi simbol perjuangan masyarakat lemah yang tidak memiliki kekuasaan.

“Saya kira museum ini didirikan sebagai lambang, sebagai simbol dan sebagai tonggak peringatan untuk memperingati keberanian seorang pejuang. Seorang pejuang muda, seorang pejuang perempuan yang berjuang untuk hak-hak kaum buruh,” ungkap Presiden.

Peresmian Museum Museum Ibu Marsinah di Nganjuk

Usai menyampaikan sambutan, Presiden Prabowo menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah.

Keberadaan Museum Ibu Marsinah diharapkan menjadi destinasi wisata edukasi sejarah di Kabupaten Nganjuk sekaligus sarana pembelajaran bagi generasi muda mengenai pentingnya keadilan sosial, perlindungan hak asasi manusia, dan penghormatan terhadap perjuangan buruh di Indonesia.

Baca Juga  Indonesia-Rusia Perkuat Kerjasama Strategis Olahraga di SPIEF 2025

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya