BINTASARA.com, GUNUNGSITOLI – Lapas Gunungsitoli Salurkan Bantuan kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial yang berlangsung di Desa Hilina’a, Kota Gunungsitoli, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Gunungsitoli terhadap masyarakat sekaligus implementasi Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) yang mengedepankan nilai kemanusiaan, solidaritas, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Sahat Bangun, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama seluruh pejabat struktural dan jajaran pegawai.
Turut hadir Kasi Binadik dan Giatja, Kasubbag Tata Usaha, Kasubsi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan, Kasubsi Keamanan, Kasubsi Pelaporan, Kasubsi Kegiatan Kerja, Kaur Kepegawaian dan Keuangan, Kaur Umum, serta seluruh staf Lapas Kelas IIB Gunungsitoli yang bersama-sama menyalurkan bantuan kepada warga penerima manfaat.
Dalam kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Gunungsitoli menyalurkan 20 paket bantuan sosial yang berisi sembako dan berbagai kebutuhan pokok rumah tangga.
Bantuan diserahkan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan.
Penyaluran secara langsung ini, menunjukkan komitmen jajaran pemasyarakatan untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Kalapas Sahat Bangun menegaskan bahwa, kegiatan bakti sosial bukan sekadar agenda rutin, tetapi merupakan bentuk nyata pengabdian insan pemasyarakatan kepada masyarakat.
Menurutnya, Lapas memiliki tanggung jawab tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan bagi warga binaan, tetapi juga membangun hubungan harmonis dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan dampak positif.
Ia menjelaskan bahwa Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan mendorong seluruh satuan kerja untuk memperkuat pelayanan yang humanis, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Oleh karena itu, kegiatan bakti sosial menjadi salah satu implementasi nyata dari program tersebut dengan menghadirkan kepedulian sosial secara langsung kepada warga yang membutuhkan.
Melalui kegiatan ini, jajaran Lapas Gunungsitoli berharap bantuan yang diberikan mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meringankan beban ekonomi penerima manfaat.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara Lapas dengan masyarakat sehingga tercipta sinergi yang baik dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Bakti sosial juga menjadi momentum untuk memperkuat citra positif institusi pemasyarakatan sebagai lembaga yang tidak hanya fokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kehadiran jajaran Lapas di tengah masyarakat mencerminkan semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan yang menjadi nilai penting dalam pelayanan publik.
Melalui komitmen tersebut, Lapas Kelas IIB Gunungsitoli terus mendukung keberhasilan Program Akselerasi Kemenimipas dengan menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kegiatan bakti sosial ini diharapkan menjadi inspirasi untuk terus memperkuat kepedulian sosial, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemasyarakatan, serta membangun hubungan yang semakin erat antara Lapas Kelas IIB Gunungsitoli dengan lingkungan sekitarnya.
