BINTASARA.com, SIDIKALANG – Rutan Sidikalang Panen Buncis, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan panen raya buncis yang berlangsung di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Selasa (14/07/2026).
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan kemandirian warga binaan tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan, tetapi juga mampu menghasilkan produk pertanian yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Panen raya dimulai pada pukul 09.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan suasana penuh semangat kebersamaan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang, Loviga Sembiring, didampingi Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Franky Togatorop serta Kepala Subseksi Pengelolaan Heryanto Tumangger.
Seluruh jajaran Staf Pelayanan Tahanan turut berpartisipasi bersama Taruna Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas) dalam menyukseskan kegiatan panen tersebut.
Sebelum proses panen dimulai, petugas mengeluarkan warga binaan yang mengikuti program asimilasi menuju lahan pertanian di luar tembok pengamanan.
Seluruh proses berlangsung di bawah pengawasan ketat petugas guna memastikan keamanan, ketertiban, serta kelancaran kegiatan.
Di area pertanian, Karutan Loviga Sembiring bersama pejabat struktural, staf, Taruna Poltekimipas, dan warga binaan memanen buncis secara bergotong royong.
Kebersamaan tersebut mencerminkan sinergi yang kuat antara petugas dan warga binaan dalam mengembangkan sektor pertanian produktif sebagai bagian dari program pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, warga binaan memperoleh pengalaman nyata dalam mengelola lahan pertanian, mulai dari proses penanaman, perawatan tanaman hingga masa panen.
Pembinaan berbasis pertanian tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterampilan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta etos kerja sehingga menjadi bekal berharga ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.
Loviga Sembiring menegaskan bahwa pengembangan sektor pertanian di Sarana Asimilasi dan Edukasi merupakan salah satu program prioritas Rutan Sidikalang.
Menurutnya, pembinaan kemandirian harus menghasilkan manfaat nyata bagi warga binaan sekaligus memberikan kontribusi terhadap keberhasilan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Ia menjelaskan bahwa hasil panen buncis merupakan buah dari kerja keras seluruh pihak yang selama ini konsisten melakukan pembinaan, pendampingan, dan perawatan lahan pertanian.
Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa warga binaan mampu menghasilkan produk pertanian yang berkualitas apabila memperoleh pembinaan secara berkelanjutan.
Selain menghasilkan komoditas pangan, kegiatan ini juga menjadi media pembentukan karakter warga binaan melalui nilai-nilai disiplin, kerja sama, tanggung jawab, serta semangat gotong royong.
Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembinaan agar warga binaan memiliki kesiapan untuk kembali menjalani kehidupan yang produktif setelah menyelesaikan masa pidana.
Keikutsertaan Taruna Poltekimipas dalam kegiatan panen raya turut memberikan pengalaman lapangan mengenai pelaksanaan pembinaan kemandirian di lingkungan pemasyarakatan.
Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan serta meningkatkan inovasi pembinaan berbasis pertanian di masa mendatang.
Seluruh rangkaian kegiatan panen raya berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Setelah kegiatan selesai, Rutan Sidikalang akan menyusun laporan pelaksanaan kepada pimpinan di tingkat wilayah sekaligus mempublikasikan hasil kegiatan sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi kepada masyarakat.
Melalui panen raya buncis ini, Rutan Sidikalang kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan layanan Pemasyarakatan yang PRIMA, yaitu Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel.
Keberhasilan program pertanian di Sarana Asimilasi dan Edukasi diharapkan terus berkembang sehingga mampu menjadi contoh pembinaan kemandirian yang produktif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi warga binaan dan masyarakat luas.

