Agustus 31, 2026 19:55
Breaking News

Juni 2026

Polres Jakpus Amankan Empat Terduga Pembawa Tramadol Saat Razia Dini Hari, Sejumlah Motor Tanpa Surat Ikut Ditindak

BINTASARA.com, JAKARTA PUSAT – Polres Metro Jakarta Pusat mengamankan empat terduga pembawa tramadol, yang masuk jenis obat keras daftar G dalam Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) dan razia stasioner yang di sejumlah titik wilayah Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026) dini hari.

Operasi yang berlangsung mulai pukul 01.00 WIB hingga 03.30 WIB itu melibatkan 137 personel gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek jajaran. Cipkon ini adalah aksi mengantisipasi kejahatan jalanan, peredaran narkotika, senjata tajam, serta kendaraan yang bermasalah.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan kegiatan cipta kondisi merupakan upaya preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami secara rutin melaksanakan operasi cipta kondisi pada jam-jam rawan guna mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas. Dari hasil kegiatan dini hari ini, petugas mengamankan empat orang yang kedapatan membawa obat keras daftar G jenis tramadol dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” kata Reynold dalam keterangannya, Kamis (4/6/2026).

Situasi yang sama, Polsek Metro Gambir juga mengamankan dua orang yang sedang saat melintas menggunakan sepeda motor di kawasan Pecenongan dan sekitarnya. Dari tangan keduanya, petugas menemukan satu strip tramadol yang masih berisi tujuh butir tablet.

Selain itu, petugas juga mengamankan tiga sepeda motor yang tidak menunjukkan dokumen kendaraan yang sah.

Sementara di wilayah Tanah Abang, petugas mengamankan dua orang lainnya yang kedapatan membawa enam butir tablet diduga tramadol saat melintas di kawasan Jalan KS Tubun. Kedua terduga pelaku berikut barang bukti langsung dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Empat Terduga Pembawa Tramadol Dan Kendaraan Bermasalah

Dalam operasi tersebut, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap empat terduga pembawa tramadol dan sejumlah kendaraan roda dua yang tidak membawa surat-surat kendaraan. Kendaraannya yang menunjukkan surat surat hanya mendapatkan teguran secara humanis.

Reynold menegaskan bahwa secara umum situasi keamanan selama pelaksanaan operasi berlangsung aman dan kondusif.

“Selain penindakan, kegiatan ini juga bertujuan memberikan efek pencegahan agar masyarakat tidak membawa atau mengedarkan obat-obatan terlarang serta selalu melengkapi dokumen kendaraan saat berkendara. Kehadiran polisi di lapangan merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dan segera melapor apabila menemukan tindak kriminalitas maupun aktivitas yang mencurigakan.

“Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan adanya gangguan kamtibmas, segera hubungi layanan darurat Polri di nomor 110. Kami siap memberikan pelayanan selama 24 jam,” pungkas Reynold.

Dari hasil operasi tersebut, belum menemukan kasus narkotika maupun kepemilikan senjata api dan senjata tajam. Sementara total empat orang dapat pengamanan terkait kepemilikan obat keras daftar G masih menjalani proses pemeriksaan oleh penyidik. (Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Polda Riau Bongkar 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Diamankan

BINTASARA.com, PEKAN BARU – Komitmen Polda Riau dalam memberantas kejahatan jalanan telah terbukti. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, jajaran Polda Riau ungkap 1.333 kasus kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. Dari pengungkapan tersebut, 525 tersangka berhasil mengamankan ratusan barang bukti hasil kejahatan.

Keberhasilan itu tersampaikan Wakapolda Riau, Brigjen Pol Hengki Haryadi, dalam konferensi pers pengungkapan kasus Curat, Curas dan Curanmor di Mapolda Riau, Rabu (3/6/2026).

Menurut Hengki, pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja intensif kepolisian dalam menekan angka kriminalitas konvensional atau yang dikenal dengan istilah C3, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Selama periode Januari sampai Mei 2026, Polda Riau ungkap 1.333 kasus kejahatan Jalanan. Terdiri dari 748 kasus curat, 448 kasus curas, dan 137 kasus curanmor,” ujar Hengki.

Dari ratusan kasus yang berhasil terbongkar, polisi menangkap 525 tersangka yang terdiri dari 515 laki-laki dan 10 perempuan. Rinciannya, 426 tersangka kasus curat, 32 tersangka curas termasuk 12 pelaku begal, serta 67 tersangka curanmor.

Selain menangkap para pelaku, aparat juga menyita berbagai barang bukti. Di antaranya 189 unit sepeda motor, 18 unit mobil, dua pucuk senjata api jenis airsoft gun, 29 senjata tajam, 15 kunci letter T yang biasa digunakan untuk mencuri kendaraan, serta uang tunai hasil kejahatan sebesar Rp48,068 juta.

Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, Sebagian Terkait Penyalahgunaan Narkoba

Dalam kesempatan itu, Hengki mengungkap fakta menarik dari hasil penyelidikan. Sejumlah pelaku kejahatan jalanan ternyata memiliki keterkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Motif pencurian tidak semata-mata karena faktor ekonomi, melainkan untuk memperoleh uang membeli narkoba.

“Salah satu kasus yang kami ungkap di wilayah Siak dan Dumai menunjukkan pelaku mencuri sepeda motor untuk mendapatkan uang membeli sabu. Bahkan pelaku memiliki spesialisasi mencuri sepeda motor jenis NMAX,” ungkapnya.

Temuan tersebut semakin menguatkan bahwa peredaran narkoba masih menjadi salah satu pemicu munculnya berbagai tindak kriminal di tengah masyarakat.

Polda Riau, lanjut Hengki, akan terus mengoptimalkan langkah preemtif, preventif hingga represif melalui patroli rutin, peningkatan kehadiran polisi di lapangan, serta penegakan hukum yang tegas terhadap para pelaku kejahatan.

“Kami berkomitmen meminimalisir bahkan menghilangkan rasa takut masyarakat terhadap kejahatan. Karena itu, upaya pencegahan dan penegakan hukum akan terus kami lakukan secara konsisten,” tegasnya.

Dengan pengungkapan ribuan kasus tersebut, Polda Riau berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga serta memberikan rasa aman bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Melindungi Tuah, Menjaga Marwah

Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui WA ke no 08136306547.

Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.

Keren! Polres Metro Bekasi, Terbitkan Program Sampah Bisa Bayar SIM, Simak Caranya?

BINTASARA.com, KABUPATEB – Program sampah bisa bayar SIM dan SKCK di Polres Metro Bekasi telah dapat respon positif masayarakat.

Peluncuran program sampah bisa bayar SIM dan CKCK tersebut miliki cara unik dengan mengubah mengubah sampah anorganik menjadi tabungan untuk membayar biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Program ini, masyarakat menilai program ini sangat ekonomis yang mana saldo tabungan bisa untuk membayarkan biaya pengurusan SIM dan SKCK melalui pencatatan hasil penimbangan dalam buku tabungan.

Dengan penguatan dukungan Forkopimda Kabupaten Bekasi, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron Hanas dan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Semeru. Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni di dampingin Kasatlantas Kompol Sugihartono, meresmikan program tersebut, Kamis (04/06)

Polres Metro Bekasi menerima setoran sampah melalui seluruh Polsek, Mapolres Metro Bekasi, serta 482 bank sampah yang tersebar di Kabupaten Bekasi. Harga beli botol plastik mencapai Rp3.000 per kilogram, sedangkan tutup botol plastik dihargai Rp5.000 per kilogram.

Selain itu, Polres Metro Bekasi menggandeng Yayasan Wangda Cendikia untuk mengelola sampah menjadi kompos dan produk bernilai ekonomis lainnya. Program ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar memilah sampah sejak dari rumah sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron Hanas mengapresiasi inovasi tersebut. Menurutnya, program Green Service dapat menjadi solusi dalam mengurangi timbunan sampah yang mencapai sekitar 2.250 ton per hari di Kabupaten Bekasi.

Ia berharap masyarakat semakin aktif memilah sampah karena selain membantu menjaga lingkungan, kegiatan tersebut juga memberikan nilai ekonomi yang bermanfaat bagi kebutuhan layanan publik. red

Plh. Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe Hadiri Pisah Sambut Kajati Jabar Pakuan Bandung

Bandung, Bintasara.com Plh. Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menghadiri acara Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat Tahun 2026 yang berlangsung di Bale Gede Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (2/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut menjadi momentum penghormatan kepada pejabat lama sekaligus penyambutan pejabat baru di lingkungan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Jawa Barat beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Barat.

Selain itu, hadir pula para kepala instansi vertikal, pimpinan organisasi kemasyarakatan, unsur Pemerintah Provinsi Jawa Barat, rektor perguruan tinggi, perwakilan BUMN dan BUMD, para bupati dan wali kota se-Jawa Barat, serta para Kepala Kejaksaan Negeri dari berbagai daerah.

Acara berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan lembaga tersebut mencerminkan eratnya sinergi yang selama ini terjalin dalam mendukung pembangunan dan penegakan hukum di wilayah Jawa Barat.

“Atas nama Pemerintah Kota Bekasi, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Dr. Hermon Dekristo, S.H., M.H. atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Sinergi yang telah terjalin dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan dan penegakan hukum di Jawa Barat,” ujar Plh. Wali Kota Bekasi.

Selanjutnya, Dr. Hermon Dekristo dipercaya mengemban amanah baru sebagai Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer pada Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Pergantian jabatan tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi dalam rangka memperkuat kinerja institusi kejaksaan di tingkat nasional.

“Harapannya tentu dengan kepemimpinan baru dapat meneruskan berbagai program dan capaian yang telah dirintis sebelumnya serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di daerah,” sambung dia.

Kehadiran Plh. Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe dalam acara tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam menjaga hubungan baik dengan aparat penegak hukum dan seluruh unsur pemerintahan. Kolaborasi yang kuat dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, pelayanan publik yang optimal, serta iklim pembangunan yang kondusif.

Momentum pisah sambut ini juga menjadi simbol keberlanjutan kerja sama antara pemerintah daerah dan institusi kejaksaan. Sinergi yang terjalin selama ini diharapkan terus diperkuat guna mendukung berbagai program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban. Melalui kegiatan tersebut, seluruh pihak menegaskan komitmen bersama untuk terus menjaga hubungan yang harmonis, produktif, dan konstruktif demi mendorong kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Jawa Barat di masa mendatang. (DND/Dokpim)

Wujudkan Kemandirian Pangan, Wali Kota Gunungsitoli Ikut Panen Perdana Cabai BUMDes Sendroro

Gunungsitoli, Bintasara.com Upaya mewujudkan kemandirian pangan dari desa terus menunjukkan hasil positif. Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si mengikuti Panen Perdana Tanaman Cabai yang dikelola oleh BUMDes Sendroro, Desa Ononamölö II Lot, Kecamatan Gunungsitoli Barat, Rabu (03/06/2026).

Turut hadir saat itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Gunungsitoli, Darmawan Zagoto, S.P., Camat Gunungsitoli Barat, Medianus Zebua, S.Pd., M.H., unsur Forkopimca, Kepala Desa dan perangkat desa, Direktur BUMDes Sendroro, para penyuluh pertanian, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Gunungsitoli menyampaikan apresiasi atas inisiatif BUMDes Sendroro yang telah mengambil langkah nyata mendukung program ketahanan pangan melalui budidaya cabai. Menurutnya, keberhasilan panen perdana ini menjadi bukti bahwa desa memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri apabila dikelola dengan komitmen dan kerja sama yang baik.

Sowa’a Laoli mengungkapkan bahwa hingga saat ini sebagian besar kebutuhan pokok masyarakat masih didatangkan dari luar daerah. Padahal, Kota Gunungsitoli memiliki lahan yang subur dan potensi pertanian yang besar untuk dikembangkan. Oleh karena itu, pihaknya terus mendorong pemanfaatan alokasi Dana Desa sebesar 20 persen untuk program ketahanan pangan sebagai langkah menuju kedaulatan pangan daerah.

Ia berharap keberhasilan BUMDes Sendroro dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya untuk mengembangkan potensi pertanian maupun peternakan sesuai kondisi wilayah masing-masing. Tidak hanya cabai, berbagai komoditas seperti jagung, sayuran, timun, terung, maupun usaha peternakan dapat menjadi pilihan dalam memperkuat ekonomi desa sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap hasil produksi lokal, Wali Kota turut mengikuti panen perdana bersama masyarakat dan membeli hasil panen cabai dari BUMDes Sendroro. Bahkan, Wali Kota memesan tambahan sebanyak 20 kilogram cabai yang dibayar secara langsung sebagai wujud apresiasi dan dukungan terhadap semangat para petani serta pengelola BUMDes dalam membangun kemandirian pangan dari desa.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Gunungsitoli berharap semakin banyak desa yang tergerak untuk mengembangkan sektor pertanian produktif sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, dan mewujudkan Gunungsitoli Hebat yang mandiri dan berdaya saing. (Kris Laoli)

Bupati Sampaikan Kondisi Nias Utara kepada Kepala Kantor Staf Presiden RI

Nias Utara, Bintasara.com Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu didampingi Kepala Bapperida Kabupaten Nias Utara beraudensi dengan Kepala Kantor Staf Presiden Republik Indonesia (KSP-RI) Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., M.H. di Kantor KSP RI Jakarta, Selasa (2/06/2026).

Dalam pertemuan itu Bupati menyampaikan kondisi dan gambaran Kabupaten Nias Utara saat ini.

Tak hanya itu, Amizaro juga menyampaikan mengenai percepatan program pembangunan daerahnya. Pada kesempatan itu, orang nomor satu di jajaran pemerintahan Kabupaten Nisut itu juga melaporkan kondisi atau permasalahan yang membutuhkan perhatian serius atau intervensi langsung dari kementerian terkait.

Bupati Nias Utara terus berusaha mengejar program pembangunan ke pemerintah pusat demi kemajuan daerah serta kepentingan masyarakat Nias Utara  untuk semakin maju.

“Kita berharap agar Kementerian RI dapat memberikan perhatian khusus di kabupaten Nias Utara supaya kabupaten Nias Utara dapat kemajuan dalam pembangunan,” kata Bupati Nias Utara. (Kris Laoli)

Provinsi Kepulauan Nias Semakin Dekat Terwujud, Dirjen OTDA Kemendagri, Ungkap Fakta Begini!

BINTASARA.com, JAKARTA – Perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias kembali mendapatkan angin segar dari pemerintah pusat. Hal itu terkonfirmasi melalui pertemuan antara Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias (BPPPKN) dan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen OTDA) Kementerian Dalam Negeri, Selasa (2/6/2026),

Dalam pertemuan tersebut, kepada pejabat Dirjen OTDA Cheka Virgowansyah, Ketua Umum BPPPKN, Mayjen TNI (Purn) Cristian Zebua menyampaikan peluang besar Kepulauan Nias menjadi sebuah dalam Provinsi.

Dalam paparannya, Cristian Zebua menegaskan bahwa Kepulauan Nias memiliki posisi yang sangat strategis karena berada di wilayah terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan jalur pelayaran internasional di Samudra Hindia. Kondisi tersebut menjadikan Nias memiliki nilai penting bagi kepentingan pertahanan, keamanan, serta pembangunan ekonomi nasional.

Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias secara Bottom-Up, Cheka Virgowansyah telah Terpenuhi

Menanggapi paparan tersebut, Cheka Virgowansyah menyampaikan bahwa pembentukan Provinsi Kepulauan Nias masuk pada posisi strategis dari perspektif geopolitik dan geostrategis dan perlu mendapatkan perhatian serius.

Menurutnya, sebagai daerah frontier atau wilayah terdepan negara, Nias harus perkuat dari sisi ekonomi, sosial, dan pertahanan guna mendukung kepentingan nasional.

Lebih lanjut, Cheka mengungkapkan bahwa pemerintah telah melakukan pendataan ulang terhadap seluruh usulan daerah otonomi baru sejak tahun 2019. Saat ini, pemerintah masih menunggu arah kebijakan nasional yang penetapannya oleh Presiden terkait pembentukan daerah otonomi baru di Indonesia.

Namun demikian, Cheka memberikan sinyal positif terhadap perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias. Ia menyampaikan bahwa seluruh persyaratan administrasi dalam skema pembentukan daerah secara bottom-up pada prinsipnya telah terpenuhi.

Selain itu, karena Kepulauan Nias memiliki keunggulan khusus dari sisi geopolitik dan geostrategis, BPPPKN juga mendorong untuk mempersiapkan berbagai persyaratan dalam skema top-down. Skema tersebut memungkinkan pemerintah pusat mengambil kebijakan strategis berdasarkan kepentingan nasional.

Sebagai bentuk dukungan, Kemendagri menyatakan kesiapan untuk memberikan pendampingan teknis kepada BPPPKN. Pendampingan tersebut nantinya melalui koordinasi langsung dengan Direktur OTDA, Dr. Sumule Timbo, guna memastikan seluruh persyaratan yang dapat terpenuhi secara optimal.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam perjuangan panjang masyarakat Kepulauan Nias untuk mewujudkan provinsi baru yang mampu mempercepat pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat posisi strategis Indonesia di kawasan barat Sumatra.

www.bintasara.com/pembentukan provinsi kepulauan Nias
Audiensi Pengurus Pusat BPPPKN di Kantor Dirjen OTDA Kemendagri, Selasa 02 Juni 26

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Dirjen OTDA, Cheka Virgowansyah, Direktur Penataan Daerah, Otonomi Khusus dan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah, Dr. Sumule Timbo, S.E., M.M. Sementara dari pihak BPPPKN turut hadir Ketua Umum BPPPKN, Mayjen TNI (Purn.) Cristian Zebua, Drs. Sokhiatulo Laoli (Penasehat BPPPKN), Arisan Zagoto (Penasehat BPPPKN) .

Polres Nias Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan dan Sispamkot, Walkot Gusit Ikut Hadir

Gunungsitoli, Bintasara.com Wali Kota Gunungsitoli (Walkot Gusit) Sowa’a Laoli, S.E, M.Si menghadiri dan mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan yang diselenggarakan oleh Kepolisian Resor Nias, Polda Sumatera Utara, di Lapangan Apel Polres Nias, Selasa (2/6/2026).

Apel dipimpin oleh Kapolres Nias AKBP Agung Suprapto Dwi Cahyono S.Psi., M.Psi., Psi., M.K.P, dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mewakili kepala daerah se-Kepulauan Nias, jajaran TNI-Polri, instansi vertikal, serta para pemangku kepentingan terkait. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Nias.

Apel dirangkai dnegan pembacaan deklarasi sabuk kamtibmas Polres Nias sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kepulauan Nias.

Juga dilakukan penandatanganan komitmen kesepakatan bersama unsur Forkopimda dan Forkopimcam, dalam rangka penguatan Sabuk Kamtibmas sebagai upaya mempererat sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam mendukung terciptanya stabilitas keamanan di daerah.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang diperagakan oleh personel Polres Nias.

Simulasi tersebut menggambarkan tahapan dan prosedur pengamanan dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, mulai dari deteksi dini, penanganan massa, hingga langkah-langkah pengendalian situasi sesuai dengan standar operasional yang berlaku.

Melalui simulasi ini, Polres Nias menunjukkan kesiapan personel, kemampuan koordinasi lintas sektor, serta profesionalisme dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

Kehadiran Wali Kota Gunungsitoli dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota Gunungsitoli terhadap upaya Polri dalam memperkuat keamanan wilayah serta membangun kolaborasi yang solid bersama seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. (Kris Laoli)

Indonesia Tuan Rumah 1st Asian Gym for Life Challenge 2026, KONI Pusat Apresiasi Federasi Gimnastik Indonesia

Jakarta, Bintasara.com – Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Gimnastik Indonesia (PB FGI), Ita Yuliati, beserta jajarannya menghadap Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, pada Rabu, 3 Juni 2026 di Kantor KONI Pusat Senayan.

Dalam pertemuan tersebut, Ita melaporkan bahwa Indonesia mendapatkan kepercayaan internasional untuk menjadi tuan rumah 1st Asian Gym for Life Challenge 2026. Ajang ini dijadwalkan berlangsung di Yogyakarta pada 15-18 Oktober 2026. Komite Eksekutif Asian Gymnastics Union (AGU) resmi menunjuk Indonesia setelah Thailand menyatakan mengundurkan diri.

“Gymnastics for All ini merupakan gimnastik untuk semua kalangan yang konsepnya seperti festival. Karena itu, kami diminta dan siap untuk menjadi tuan rumah,” terang Ita.

“Mengingat ajang ini bersifat massal, kami memilih Yogyakarta sebagai lokasi penyelenggaraan karena memiliki daya tarik aspek tourism (pariwisata) yang kuat,” tambahnya. Ita juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian penyelenggaraan ini dilakukan secara mandiri dengan dukungan penuh dari pihak sponsor.

Terkait dengan pembinaan atlet di Tanah Air, Ita menjelaskan bahwa turnamen Indonesia Open masih menjadi pilar andalan. “Ini adalah event yang sangat ditunggu-tunggu oleh para atlet, mulai dari tingkat anak-anak hingga junior,” terangnya. Antusiasme peserta pun melonjak tajam; pada gelaran terakhir, tercatat sekitar 1.500 atlet terlibat, meningkat pesat dari penyelenggaraan perdana yang hanya diikuti oleh 350 atlet.

Menanggapi laporan tersebut, Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, mengapresiasi kerja keras Ita Yuliati beserta jajarannya dalam mengelola organisasi dan konsisten membina atlet menuju tangga juara. Apresiasi lebih diberikan karena PB FGI mampu bergerak mandiri demi memastikan seluruh program kerja tetap berjalan.

“Kita harus mendukung penuh induk cabang olahraga yang aktif bekerja mengantar atlet meraih prestasi untuk Indonesia,” tegas Marciano.

“Ke depan, kita harus bertumpu pada cabang olahraga gimnastik karena nomor pertandingannya sangat banyak,” lanjut Marciano, yang juga mendukung penuh pengenalan dan pembinaan olahraga senam sejak usia dini di lingkungan sekolah.

Menutup pertemuan, Marciano mengingatkan PB FGI untuk mulai mematangkan persiapan menjelang dua agenda besar mendatang, yaitu Pekan Olahraga Nasional (PON) Indoor 2027 dan PON Remaja 2027.

KONI Pusat Sambut Kunjungan Mahasiswa Unwahas

Jakarta, Bintasara.com Bidang Pendidikan dan Penataran (Diktar) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menggelar kuliah umum yang dihadiri oleh para mahasiswa Universitas Wahid Hasyim, pada Rabu 3 Juni 2026, di Ruang Rapat Lukman Niode Kantor KONI Pusat Senayan, Jakarta.

Narasumber utama adalah Wakil Ketua Umum (Waketum) I KONI Pusat Mayjen TNI Purn Dr. Suwarno, S.IP., M.Sc. Di hadapan mahasiswa Unwahas, Suwarno tegaskan mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah memperluas wawasan para mahasiswa terkait tata kelola organisasi olahraga nasional, tantangan pembangunan olahraga prestasi, serta pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung kemajuan olahraga di Tanah Air.

Suwarno menjelaskan tugas dan fungsi KONI sebagai organisasi yang bertanggung jawab terhadap pembinaan olahraga prestasi berdasarkan Undang-Undang No. 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

“KONI Pusat merupakan organisasi yang fokus pada pembinaan olahraga prestasi dan menjunjung tinggi Merah Putih. KONI Pusat juga membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan olahraga serta melakukan pembinaan terhadap para anggotanya yang saat ini berjumlah 38 KONI Provinsi, 514 KONI Kabupaten/Kota, dan 82 induk cabang olahraga,” jelas Suwarno.

Ia juga memaparkan bahwa pembinaan olahraga nasional harus melibatkan berbagai pihak, seperti pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI), KONI berperan dalam dalam ekosistem olahraga nasional, serta Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) dalam lingkup internasional.

Pada kesempatan kali ini, Suwarno juga menjelaskan sejarah panjang KONI yang lahir dari Ikatan Sport Indonesia (ISI) pada tahun 1938, jauh sebelum Indonesia merdeka. Keberadaan ISI menunjukkan bahwa olahraga telah menjadi instrumen pemersatu bangsa sejak masa perjuangan.

“Olahraga merupakan salah satu alat pemersatu bangsa. Sebagai salah satu contoh yaitu Pekan Olahraga Nasional (PON) yang sudah diselenggarakan sejak 1948 di Solo. Hal itu menjadi salah satu bentuk diplomasi bangsa yang menunjukkan kepada dunia bahwa eksistensi Indonesia ada dan mampu mempersatukan berbagai bangsa melalui kompetisi olahraga,” lanjutnya.

Kemajuan olahraga nasional tentu didukung oleh beberapa pilar penting diantaranya, kebijakan yang tepat, tata kelola organisasi, ketersediaan sarana dan prasarana, pembinaan atlet dan pelaku olahraga, dukungan anggaran, pemanfaatan teknologi, pengembangan Sport Science, hingga industri olahraga.

Sebagai organisasi yang bertanggung jawab terhadap pembinaan olahraga prestasi, KONI Pusat juga terus menyelenggarakan berbagai multievent guna peningkatan prestasi dan kualitas atlet nasional. Saat ini, KONI pusat tengah mempersiapkan penyelenggaraan PON XXII/2028 Nusa Tenggara yang akan terfokus pada cabang olahraga Olimpiade.

Tidak hanya itu, KONI Pusat juga membuat terobosan dengan multievent tambahan seperti PON Beladiri, PON Pantai, PON Indoor, dan PON remaja sebagai wadah bagi para cabang olahraga yang tidak dipertandingkan pada PON XXII/2028 Nusa Tenggara.

*Upaya KONI Berkolaborasi dengan Perguruan Tinggi*

Dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, KONI Pusat juga menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi antara lain, Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), London School Of Public Relations Institute (LSPR), serta sejumlah perguruan tinggi lainnya. Kerja sama tersebut diwujudkan melalui program beasiswa bagi atlet, sekaligus penerapan Sport Science dalam pembinaan olahraga prestasi.

KONI Pusat menilai penting peran perguruan tinggi dalam proses pembinaan atlet. Selain menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, perguruan tinggi juga berperan dalam mengembangkan cabang olahraga yang diminati oleh mahasiswa, dengan melakukan identifikasi dan seleksi atlet potensial, serta menghasilkan inovasi berbasis Sport Science.

Kuliah umum kali ini menjadi bagian dari upaya KONI Pusat dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan olahraga prestasi. Melalui kolaborasi yang erat antara KONI Pusat dengan perguruan tinggi, diharapkan lahir berbagai inovasi, serta sumber daya manusia yang unggul yang mampu mendukung peningkatan prestasi olahraga Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan menjunjung semangat ‘Bicara Olahraga, Bicara Merah Putih’, KONI Pusat mengajak seluruh pemangku kepentingan olahraga termasuk akademisi untuk bersama-sama membangun ekosistem olahraga yang kuat guna melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

Ketum KONI Pusat Optimistis Masa Depan PB PDBI yang Dipimpin Kabais TNI

Jakarta, Bintasara.com Usai terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Drum Band Indonesia (PB PDBI) masa bakti 2026-2030, Letjen TNI Robi Herbawan melakukan kunjungan resmi ke Kantor Komite  Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat di Senayan, Jakarta, pada Rabu, 3 Juni 2026. Kehadiran Robi disambut langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman.

“Selamat atas terpilihnya Letjen TNI Robi Herbawan sebagai Ketua Umum PB PDBI masa bakti 2026-2030. Seharusnya  olahraga drum band tidak akan menghadapi masalah berarti di bawah kepemimpinan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI,” ujar Marciano memberikan apresiasi tinggi atas kesediaan Robi memimpin pembinaan olahraga prestasi di Indonesia.

Marciano berharap di bawah kepemimpinan baru, cabang olahraga drum band dapat menjadi sarana efektif dalam membangun karakter bangsa. Hal ini sejalan dengan misi mewujudkan prestasi olahraga nasional sebagaimana tercantum dalam Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo Subianto.

“Di sini kita memiliki kesempatan besar untuk mempersatukan bangsa, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan, sportivitas, dan disiplin yang kuat kepada anak-anak kita melalui olahraga,” lanjut Marciano.

Sebagai rumah bagi induk cabang olahraga prestasi, Marciano juga menekankan pentingnya sinergi yang solid. “Saya berharap komunikasi antara PB PDBI dan KONI Pusat dapat terus berjalan dengan baik,” sambungnya di hadapan jajaran PDBI, yang saat ini telah menaungi 30 pengurus provinsi dan sekitar 600 klub di seluruh Tanah Air.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga membahas strategi peningkatan prestasi atlet, yang disepakati harus diawali dari peningkatan kualitas serta standardisasi para pelatih. Selain fokus pada mutu kepelatihan, PB PDBI juga diingatkan untuk segera mematangkan persiapan menjelang bergulirnya Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 di Nusa Tenggara.

Bhayangkari Metro Jakpus Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran Pasar Jiung

BINTASARA.com, JAKARTA PUSAT – Ketua Bhayangkari Cabang Metro Jakarta Pusat Ny. Rina Reynold bersama pengurus menyalurkan bantuan sosial kepada korban kebakaran di posko pengungsian Pasar Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung beserta jajaran pejabat utama Polres Metro Jakarta Pusat dan personel Polwan Jaga Jakarta.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Bhayangkari dan Polri terhadap masyarakat yang terdampak musibah kebakaran.

“Kami hadir bersama Bhayangkari Metro Jakarta Pusat untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada warga yang terdampak kebakaran di Pasar Jiung Kemayoran,” kata Kombes Reynold, Selasa (2/6/2026).

Bantuan korban kebakaran Pasar Jiung yang disalurkan berupa air mineral, pampers, makanan ringan, pop mie, roti, susu, beras, pakaian, nasi kotak hingga selimut untuk kebutuhan para pengungsi.

Selain penyerahan bantuan sosial, kegiatan juga diisi dengan trauma healing bagi anak-anak dan warga terdampak guna membantu memulihkan kondisi psikologis pascakebakaran.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban warga dan memberikan semangat bagi para korban untuk bangkit kembali setelah musibah kebakaran,” ujar Reynold.

Menurut Reynold, jajaran Polres Metro Jakarta Pusat bersama instansi terkait akan terus melakukan pendampingan dan memastikan kebutuhan warga di lokasi pengungsian terpenuhi.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran di lingkungan permukiman padat penduduk. Bila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat Polri 110 yang aktif 24 jam,” tutupnya.

Kegiatan berlangsung aman dan kondusif hingga selesai pada pukul 17.30 WIB.(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Polda Metro Jaya Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Kebakaran Kemayoran Gempol

BINTASARA.com Ro Log Polda Metro Jaya menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak kebakaran di Jalan Kemayoran Gempol, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026). Bantuan tersebut peruntukannya kepada warga yang saat ini masih mengungsi akibat musibah kebakaran.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan bantuan logistik itu merupakan bentuk kepedulian Polda Metro Jaya terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah.

“Polda Metro Jaya melalui Ro Log menyalurkan bantuan untuk membantu kebutuhan warga terdampak kebakaran di Kemayoran Gempol. Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban para pengungsi,” kata Kombes Reynold, Selasa (2/6/2026).

Bantuan yang tersebut berupa 300 lembar selimut, 45 dus pop mie, 20 dus biskuit dan 30 dus air mineral. Kapolsek Kemayoran Kompol Dr. Agung Ardiansyah di lokasi pengungsian.

Menurut Reynold, jajaran Polres Metro Jakarta Pusat bersama instansi terkait masih terus melakukan pemantauan dan membantu penanganan warga terdampak kebakaran.

“Kami terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan para korban mendapatkan bantuan dan pelayanan yang dibutuhkan selama masa pengungsian,” ujarnya.

Selain memberikan bantuan logistik, kepolisian juga berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan kebutuhan dasar para pengungsi dapat terpenuhi dengan baik selama proses pemulihan berlangsung.

Lebih lanjut, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk.

“Perhatikan kondisi instalasi listrik dan jangan meninggalkan sumber api yang berpotensi memicu kebakaran. Jika membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat Polri 110 yang siaga 24 jam,” tutup Reynold.

Melalui penyaluran bantuan ini, Polda Metro Jaya berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak sekaligus mempercepat proses pemulihan pascakebakaran di kawasan Kemayoran Gempol.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Dukung Ketahanan Pangan, Polda Metro Jaya Tebar 15 Ribu Benih Bandeng dan 150 Ribu Udang Vaname di Muaragembong, Perkuat Ketahanan Pangan

Bekasi,Bintasara.com Polda Metro Jaya melalui Ditpolairud menebar 15.000 ekor benih ikan bandeng dan 150.000 ekor benih udang vaname di kawasan tambak Muaragembong, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus menyiapkan rantai pasok bahan baku SPPG Polda Metro Jaya.

Kegiatan yang berlangsung di Kampung Bagedor, Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muaragembong, Selasa (2/6/2026), itu menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor perikanan budidaya sekaligus meningkatkan produktivitas tambak yang selama ini menjadi sumber mata pencaharian masyarakat pesisir.

Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol Mustofa mengatakan, penebaran benih tersebut merupakan tindak lanjut dukungan Polda Metro Jaya terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah. Menurutnya, potensi tambak di wilayah pesisir harus terus didorong agar mampu menghasilkan komoditas pangan yang bernilai ekonomi bagi masyarakat.

“Polda Metro Jaya melalui Ditpolairud hadir tidak hanya menjaga keamanan wilayah perairan, tetapi juga mendukung program ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Kami ingin potensi tambak yang ada dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi warga,” kata Kombes Mustofa.

Selain penebaran benih bandeng dan udang vaname, kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sektor perikanan budidaya. Dengan pengelolaan yang baik, hasil panen nantinya diharapkan dapat memperkuat ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan para petani tambak.

“Semoga benih yang ditebar hari ini dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang baik. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meningkatkan hasil tambak masyarakat serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri tokoh masyarakat H. Zaini Sidi, petani tambak Munasir, serta warga sekitar. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan semangat kolaborasi untuk membangun sektor perikanan yang produktif, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat pesisir Muaragembong.

Kemenpar Ajak Mitra Mancanegara Jelajahi Indonesia lewat ‘GoBeyondOrdinary’

Jakarta, Bintasara.com Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengajak para mitra industri pariwisata mancanegara untuk menjelajahi kekayaan alam, budaya, dan gastronomi Indonesia melalui Mega FAM Trip 2026 bertajuk #GoBeyondOrdinary yang berlangsung pada 22–27 Mei 2026.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, di Jakarta, Selasa (2/6/2026), mengatakan Mega FAM Trip 2026 dirancang untuk memperkenalkan keragaman destinasi Indonesia yang siap bersaing di pasar global.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa selain Bali, Indonesia memiliki banyak destinasi unggulan yang menawarkan pengalaman wisata berkualitas dan siap dipromosikan kepada pasar internasional,” kata Made.

Kegiatan wisata pengenalan berskala besar tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 sekaligus menjadi upaya strategis untuk memperluas promosi destinasi Indonesia di pasar internasional, khususnya destinasi unggulan di luar Bali.

Sebanyak 22 agen perjalanan terkemuka dari Jerman, Rusia, Belanda, Amerika Serikat, Afrika Selatan, dan Mozambik diajak mengikuti program _destination immersion_ di sejumlah destinasi unggulan, yakni Sumatra Utara, Tanjung Puting di Kalimantan Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Seluruh rangkaian kemudian ditutup di Bali melalui kegiatan jejaring bisnis dan pertemuan potensial dengan pelaku industri pariwisata nasional dalam BBTF 2026 yang berlangsung pada 28–30 Mei 2026.

Mengusung tema #GoBeyondOrdinary, para peserta tidak hanya diajak mengunjungi destinasi wisata, tetapi juga merasakan langsung cerita, nilai, budaya, dan keunikan yang menjadi daya tarik utama Indonesia di mata wisatawan mancanegara.

Made mengatakan, Indonesia menawarkan pengalaman wisata yang sangat beragam, mulai dari wisata budaya, wisata alam, gastronomi, wisata kebugaran (_wellness tourism_), hingga wisata bahari (_marine tourism_).

“Melalui program ini kami juga memperkenalkan konsep _quality tourism_, yaitu pariwisata yang memberikan nilai tambah, berdampak positif bagi masyarakat, dan berkelanjutan bagi destinasi,” katanya.

Pelaksanaan Mega FAM Trip BBTF 2026 merupakan wujud nyata strategi pemasaran kolaboratif (_collaborative marketing_) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan pariwisata.

Made menjelaskan, sinergi antara Kementerian Pariwisata dengan berbagai mitra menjadi faktor penting dalam menghadirkan pengalaman yang komprehensif bagi para peserta.

“Kolaborasi ini melibatkan kantor perwakilan Indonesia di luar negeri, pemerintah daerah, industri perhotelan, agen perjalanan wisata, restoran, pengelola atraksi wisata, maskapai penerbangan, hingga penyelenggara kegiatan. Sinergi tersebut menjadi kunci dalam menghadirkan pengalaman terbaik bagi para peserta,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Kemenpar mendapat dukungan dari sejumlah perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, antara lain KBRI Berlin, KBRI Den Haag, KBRI Moskow, KJRI Los Angeles, KJRI San Francisco, dan KBRI Maputo.

Kegiatan ini juga didukung oleh Badan Promosi Otorita Danau Toba serta pemerintah daerah, termasuk Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumatra Utara serta Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Dari sisi konektivitas, Mega FAM Trip BBTF 2026 didukung oleh China Southern Airlines, Singapore Airlines, Philippine Airlines, dan Pelita Air.

Sementara untuk penyelenggaraan program di destinasi, Kemenpar berkolaborasi dengan sejumlah mitra industri pariwisata, antara lain Indonesia Impression DMC untuk Tanjung Puting dan Bali; Matta Tour untuk Yogyakarta dan Bali; Bhara Tours and Travel Services serta ASITA NTB untuk Lombok dan Bali; DWI Tour untuk Jakarta dan Bali; serta Synergi Ravelino Tours & Travel untuk Sumatra Utara.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai mitra akomodasi, termasuk jaringan Marriott Bonvoy seperti Courtyard by Marriott Nusa Dua, Courtyard by Marriott Bali Seminyak Resort, Fairfield by Marriott Jakarta Soekarno-Hatta Airport, Le Méridien Jakarta, Renaissance Bali Nusa Dua Resort, dan Sheraton Jakarta Soekarno-Hatta Airport.

Selain itu, sejumlah hotel dan resor lainnya turut berpartisipasi, di antaranya Aryaduta Bali dan Medan, Bali Nusa Dua Resort, Ecolodge Bukit Lawang, Emerald Garden Hotel Medan, Hotel Santika Premier Dyandra Medan, Mercure Pangkalan Bun, Paradisus by Meliá, Puri Santrian Beach Resort & Spa, Rimba Orangutan Eco Lodge, Rindu Alam Hotel, Somewhere Lombok, Sudamala Resorts Senggigi, The Stones Hotel Legian Bali, Tijili Hotel Seminyak, dan Wisma Leuser Sibayak.

“Dukungan dari para mitra ini semakin memperkuat kualitas pengalaman peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan di berbagai destinasi,” ucap Made.

Melalui integrasi Mega FAM Trip dengan BBTF 2026, Kementerian Pariwisata berharap tercipta berbagai paket wisata baru yang dapat memperluas promosi destinasi Indonesia di negara asal para peserta, khususnya untuk destinasi _beyond_ Bali.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan eksposur destinasi Indonesia di pasar internasional, tetapi juga memperkuat jejaring bisnis yang berkelanjutan antara industri pariwisata Indonesia dengan mitra perjalanan global,” kata Made.

Porlasi Perkuat Tata Kelola Organisasi untuk Cetak Prestasi Layar Indonesia

Jakarta, Bintasara.com Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pengurus Besar Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Tahun 2026 secara resmi telah diselenggarakan di Wisma Elang Laut, Menteng, Jakarta Pusat pada Minggu 31 Mei 2026. Tema Rakernas kali ini adalah “Penguatan Organisasi Menuju Peningkatan Prestasi Internasional”, menunjukkan komitmen untuk tingkatkan kualitas tata kelola organisasi.

Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman yang diwakili Waketum I Mayjen TNI Purn Dr. Suwarno mengapresiasi dedikasi seluruh PB.Porlasi yang dipimpin Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma. Terakhir PB.Porlasi telah sukses menggelar Kejurnas Indonesia Regatta I Tahun 2026, di Indonesia National Sailing Center pada 10 Mei 2026.

Tata kelola organisasi yang baik dari PB.Porlasi menentukan prestasi atlet layar Indonesia. Oleh karenanya, kualitas organisasi PB.Porlasi menjadi atensi penting, mengingat Indonesia membutuhkan atlet-atlet berprestasi di ajang Olimpiade sebagai bagian dari upaya mewujudkan Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo di bidang olahraga dan meraih peringkat 5 besar Olimpiade 2044.

Suwarno dalam sambutannya menyampaikan hasil Rakernas KONI Tahun 2026. Diantaranya, layar dipertandingkan pada PON XXII/2028 di Nusa Tenggara dan PON Pantai 2026 di Jakarta. Atlet layar terbaik Indonesia juga harus dipersiapkan guna menghadapi SEA Games 2027 di Malaysia. Dengan itu, maka PB.Porlasi dan anggotanya perlu melakukan pembinaan atlet, mulai penjaringan di seluruh daerah, penyaringan serta persiapan atlet.

Sementara Ketua PB. Porlasi Erwin S. Aldedharma menegaskan komitmennya untuk peningkatan kualitas organisasi. “Penguatan organisasi merupakan fondasi utama dalam membangun tata kelola yang profesional, efektif, adaptif, dan berkelanjutan,” ujar Erwin.

“Melalui Rakernas ini, PORLASI berkomitmen memperkuat koordinasi antara pengurus pusat dan daerah guna menjawab tantangan serta kebutuhan perkembangan olahraga layar yang semakin kompetitif,” lanjutnya.

Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari diwakili oleh Komite Eksekutif NOC Indonesia, Harry Warganegara juga turut hadir pada Rakernas Porlasi Tahun 2026. Dukungan untuk melahirkan atlet berprestasi juga disampaikan.

Walkot Gusit Hadiri Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila, Amanat Kepala BPIP: Peringatan 1 Juni Momen Refleksi untuk Memastikan Api Pancasila Tetap Menyala

Gunungsitoli, Bintasara.com Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, S.E., M.Si didampingi Wakil Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase, S.H menghadiri Upacara Bendera dalam rangka Memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026, yang dilaksanakan di Halaman Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Senin (01/06/2026).

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Nias, Kolonel Laut (P) Lexy Effraim Dumais, S.E., M.Tr.Opsla, dengan petugas upacara dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Gunungsitoli

Inspektur Upacara membacakan amanat tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Dalam amanatnya mengatakan, Peringatan 1 Juni ini harus menjadi momen refleksi untuk memastikan api Pancasila tetap menyala sebagai “Bintang Penuntun” dan “Jangkar Moral” yang kokoh menyatukan keberagaman bangsa di tengah dinamika geopolitik global.

“Sesuai amanat Pembukaan UUD 1945, nilai musyawarah dan mufakat Pancasila juga menjadi instrumen diplomasi penting untuk menjembatani perbedaan, menghentikan konflik, serta menunjukkan kepemimpinan nyata Indonesia melalui kontribusi pasukan perdamaian dunia,” ujar Ketua BPIP.

Ia menuturkan, seluruh elemen bangsa terutama generasi muda diajak untuk menjaga agar Pancasila tetap menjadi ideologi yang hidup (living ideology). Kepada para kepala daerah, dititipkan pesan agar memastikan setiap kebijakan publik yang lahir selalu berlandaskan keadilan sosial guna menjamin hak masyarakat terkecil. Di akhir pidato, ditegaskan pula komitmen bersama untuk terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme demi menjaga harmonisasi kebangsaan.

Turut hadir pada upacara ini unsur FORKOPIMDA Kota Gunungsitoli, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, Pimpinan Instansi Vertikal, Para Perwira TNI/Polri, serta diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Gunungsitoli. (Kris Laoli)

Diduga Tidak Kantongi Izin Pengangkutan, APH Diminta Usut Kerja Sama UP3 Nias dengan Pemilik KM Entino

Nias Selatan, Bintasara.com Aparat Penegak Hukum (APH) diminta mengusut kerja sama antara pihak UP3 PT PLN (Persero) dengan pemilik KM Entino soal distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis Industri yang diperuntukan pada PLTD Nusa Daya di Kepulauan Batu.

Pasalnya, KM Entino diduga tidak mengantongi izin pengangkutan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001, Tentang Minyak dan Gas (Migas).

Hal itu ditegaskan Ketua LSM Eleman Pejuang Masyarakat (Elang Mas), Kabupaten Nias Selatan, Harpendik M. Waruwu, S.Pd kepada wartawan, Senin (1/06/2026).

Menurutnya, kerja sama antara pihak UP3 Nias dengan Pemilik KM Entino soal distribusi BBM, diduga sudah berlangsung beberapa tahun, dan hal ini diduga melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Migas, serta dapat membahayakan keselamatan jiwa dan berpotensi merusak lingkungan.

‘Pengangkutan yang tidak memenuhi standar kelayakan beresiko tinggi memicu ledakan, kebakaran hingga pencemaran lingkungan akibat tumpahan minyak baik di darat maupun di perairan. Hal itu sudah terjadi pada Tahun 2020 lalu di Pelabuhan Lama Telukdalam hingga menimbulkan korban jiwa,’ tandas Harpendik.

Padahal, kata dia, SPOB atau kapal tanker sudah ada yang beroperasi untuk mendistribusikan kebutuhan BBM di wilayah Kepulauan Batu.

“Lalu, alasan UP3 terus mengikat kontrak dengan KM Entino apa?, mengapa tidak menggunakan kapal tanker yang sudah ada?, jangan-jangan ada kepentingan yang terselubung dibalik kerja sama itu,’ sebut dia dengan nada bertanya.

Ia juga menandaskan bahwa dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001, Pasal 55, Tentang Migas menegaskan pengangkutan BBM tanpa izin usaha pengangkutan diancam pidana penjara maksimal 4 Tahun dan denda Rp.40 Miliar.

‘Jadi, aparat penegak hukum baik dari pihak kepolisian maupun kejaksaan segera menyelidiki kerja sama antara pihak UP3 Nias dengan Pemilik KM Entino. Soalnya patut diduga sudah ada niat jahat dan unsur sengaja, yakni memaksakan kerja sama yang tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas, sehingga diduga merugikan negara. Ini mensreanya terpenuhi sesuai hukum yang berlaku karena menyangkut anggaran negara yang dikelola oleh BUMN melalui UP3 Nias PT PLN (Persero),’ tegas Harpendik.

Ia juga menyoroti proses distribusi BBM untuk kebutuhan PLTD Nusa Daya Kepulauan Batu yang dinilai menambah beban biaya angkut. di mana distribusinya dari Depot Pertamina Nias menggunakan mobil tangki, lalu diturunkan di PLTD Telukdalam untuk dipindahkan ke dalam drum. Itupun selang beberapa hari baru dilansir lagi ke Pelabuhan Telukdalam menggunakan becak barang.

“Ini kan prosesnya bisa menambah beban biaya dan pemborosan anggaran. Seharusnya distribusi dilakukan langsung dari Depot Pertamina Nias menggunakan mobil tangki ke kapal, atau dari Depot Pertamina Nias ke kapal tanker melalui Gunungsitoli,” pungkasnya.

Harpendik juga mempertanyakan  pengawasan distribusi dan pengukuran volume BBM saat diturunkan dari mobil tangki ke drum di PLTD Telukdalam, yang diduga tidak menggunakan alat flow meter.

“Apakah pengawasan distribusi BBM untuk Kepulauan sudah sesuai SOP?, mulai dari Depot Pertamina Nias, ke PLTD Telukdalam hingga pendistribusian ke PLTD Nusa Daya Kepulauan Batu? Pengawasannya seperti apa?, lalu apa alat ukur yang digunakan pihak UP3 Nias dan ULP PT. PLN (Persero) Telukdalam. Apakah volume BBM sudah sesuai sebagaimana kebutuhan PLTD di Kepulauan Batu? Ini yang seharusnya diselidiki dan diusut oleh aparat penegak hukum supaya jumlah BBM benar-benar tidak berkurang,” terang Harpendik Waruwu.

Di samping itu, ia juga menyoroti sikap Manager UP3 Nias Leonard Tulus M. Panjaitan lantaran tidak merespon konfirmasi sejumlah wartawan yang mempertanyakan persoalan kerja sama pengangkutan BBM itu.

‘Sebagai pejabat publik seharusnya Manager UP3 Nias membalas atau merespon konfirmasi wartawan, agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan tidak memantik dugaan kuat adanya konspirasi terkait kerja sama itu. “Dan juga supaya ada penjelasan berimbang dari pihak UP3 Nias,” imbuhnya.

“Soal adanya dugaan pelanggaran aturan terkait kerja sama pengangkutan BBM, ya biar aparat penegak hukum yang menyelidiki dan mengusutnya,” sambung dia.

Untuk mendapatkan perimbangan berita, Manager UP3 PT PLN (Persero) Nias, Leonard Tulus M. Panjaitan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Senin (1/06/2026) terkait hal ini, hingga berita ini ditayangkan tidak merespon, meski status pesan centang dua berwarna abu. Terkait hal ini juga sebelumnya sudah dikonfirmasi kepada Manager UP3 Nias, namun tak merespon.

Manager ULP PT PLN (Persero) Telukdalam Pelix Purba saat dikonfirmasi kembali terkait beberapa hal yang menyangkut pengawasan dan kewenangan pihaknya terkait ini, melalui pesan WhatsApp, Senin (1/06/2026), hingga berita ini diterbitkan juga belum merespon, meski status pesan berwarna abu centang dua.

Sebelumnya diberitakan, Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Telukdalam, Pelix Purba, saat dikonfirmasi di kantornya pada Senin (18/5/2026), menjelaskan bahwa pengadaan transportasi pengangkut BBM merupakan kewenangan UP3 Nias.

Kata Pelix, proses kontrak maupun pelelangan pengangkutan BBM telah dilakukan sesuai tahapan internal perusahaan.

“Kontrak ini sudah lama berjalan. Proses tender merupakan ranah UP3 Nias dan memiliki tahapan tersendiri. ULP Telukdalam tidak memiliki kewenangan menentukan layak atau tidaknya kapal yang digunakan,” sebutnya.

Ia juga mengatakan pihaknya menerima surat edaran dari syahbandar terkait dispensasi sementara penggunaan KM Entino hingga akhir tahun, sembari menunggu kapal yang memenuhi standar pengangkutan BBM.

Terkait kebutuhan BBM PLTD di Kepulauan Batu, Pelix mengatakan distribusi dilakukan dari depot Pertamina di Nias menggunakan mobil tangki menuju Telukdalam, kemudian dipindahkan ke dalam drum sebelum diangkut menggunakan KM Entino menuju Pulau Tello.

Namun, saat ditanya mengenai sistem pengawasan volume BBM saat pemindahan dari mobil tangki ke drum, Pelix mengakui tidak menggunakan alat ukur berbasis flow meter.

“Alat pengawasan ada, tetapi bukan flow meter,” ujarnya.

Ia menambahkan, BBM yang digunakan merupakan solar industri nonsubsidi dengan harga sekitar Rp14 ribu per liter.

Terpisah, Kepala Kantor UPP Kelas III Telukdalam, Eneasi Wate saat dikonfirmasi terkait ini di Kantornya, Jalan Dermaga Baru, Teluk Dalam, Jumat (22/05/2026) mengatakan bahwa dasar pihaknya membuat surat edaran terkait distribusi BBM dan Gas menggunakan kapal kayu milik Ama Enta adalah karena adanya hasil rapat antara pihaknya dengan unsur Forkopimda yang memberikan dispensasi waktu hingga 31 Desember 2026 kepada pemilik kapal kayu untuk diperbolehkan mengangkut BBM, dimana sesungguhnya secara aturan tidak layak mengangkut BBM dan Gas di wilayah Kepulauan Batu.

‘Hasil rapat kami dengan pemerintah daerah adalah pemerintah daerah menekankan kepada pihak pertamina untuk mencari solusi dalam hal mengangkut BBM di Kepulauan Batu dan memberi dispensasi kepada kapal kayu untuk mengangkut BBM di Kepulauan hingga 31 Desember 2026. Jadi, hasil itu kami tuangkanlah di surat edaran kami untuk disampaikan ke pihak perusahaan, agen dan ke pemilik kapal,’ tutur Wate.

Saat ditanya apakah KM Entino layak secara aturan untuk mengangkut BBM di Kepulauan Batu, ia mengakui bahwa secara aturan tidak layak, namun Dirjen Perhubungan Laut telah membuat surat edaran agar kepala unit pelaksana teknis memberi persetujuan kepada kapal non-tanker untuk mengangkut BBM di daerah tertinggal dan wilayah terpencil guna menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).

Menpar Serahkan Sertifikat Halal di Jatimulyo, Perkuat Daya Saing Desa Wisata

Yogyakarta, Bintasara.com Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menyerahkan sertifikat halal kepada lima perwakilan pengusaha UMKM di Desa Wisata Jatimulyo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem pariwisata halal yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.

Penyerahan sertifikat halal yang dilakukan bersama Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Haikal Hasan, di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (31/5/2026), merupakan tindak lanjut kolaborasi strategis antara Kementerian Pariwisata dan BPJPH dalam program percepatan sertifikasi halal bagi produk UMKM di desa wisata.

“Kehadiran kami hari ini bukan hanya untuk menyerahkan sertifikat halal, tetapi juga untuk menegaskan komitmen bersama dalam membangun ekosistem pariwisata yang semakin berkualitas, inklusif, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Menpar Widiyanti.

Program percepatan sertifikasi halal ini telah berjalan sejak Juli 2025 melalui proyek percontohan di 20 desa wisata. Sejak akhir 2025, program tersebut diperluas ke 1.500 desa wisata di seluruh Indonesia, termasuk Desa Wisata Jatimulyo.

Hingga 30 Mei 2026, Desa Wisata Jatimulyo telah mencatatkan capaian 123 pengusaha UMKM dan 139 produk yang berhasil memperoleh sertifikat halal. Secara nasional, kolaborasi Kementerian Pariwisata dan BPJPH telah menghasilkan 31.548 sertifikat halal di 1.116 desa wisata yang tersebar di 34 provinsi.

Program ini juga mendukung penguatan 15 provinsi yang berpartisipasi dalam Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025.

Menurut Widiyanti, capaian tersebut patut disyukuri karena di balik setiap sertifikat halal terdapat proses pendampingan usaha, peningkatan kualitas produk, serta terbukanya peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya di desa wisata.

Daerah Istimewa Yogyakarta sendiri menempati peringkat kelima nasional dalam jumlah sertifikat halal yang telah diterbitkan, setelah Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, dan Riau.

Menpar menjelaskan sertifikasi halal tidak hanya meningkatkan kepercayaan, kenyamanan, dan kualitas layanan bagi wisatawan, tetapi juga memberikan nilai tambah yang nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha.

“Ketika UMKM tersertifikasi halal, daya saingnya meningkat. Kepercayaan konsumen bertambah, akses pasar semakin terbuka, baik untuk wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara,” katanya.

Desa Wisata Jatimulyo dipilih sebagai lokasi penyerahan sertifikat halal karena berbagai prestasi yang telah diraih. Desa ini berhasil meraih Juara I Kategori Desa Wisata Maju pada Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. Selain itu, Jatimulyo juga telah memperoleh fasilitasi sertifikasi desa wisata berkelanjutan pada 2020.

Kepala BPJPH, Haikal Hasan, mengatakan bahwa konsep pariwisata halal saat ini berkembang pesat di berbagai negara dan tidak hanya ditujukan bagi wisatawan Muslim.

“Halal kini menjadi simbol kesehatan, kebersihan, kepercayaan, dan transparansi yang dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Haikal.

Ia menambahkan, sejumlah negara seperti Tiongkok, Amerika Serikat, dan Korea Selatan juga mulai mengembangkan sektor pariwisata halal sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Haikal optimistis sinergi antara Kementerian Pariwisata dan BPJPH dapat memperkuat industri halal nasional sekaligus mendukung target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2028–2029.

“Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan diperluas ke lebih banyak daerah sehingga manfaatnya dapat dirasakan semakin luas oleh masyarakat,” katanya.

Mewakili Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut di Desa Wisata Jatimulyo.

Menurut Imam, sertifikasi halal memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar pemenuhan aspek administratif.

“Ketika produk-produk UMKM di desa wisata memperoleh sertifikasi halal, yang sedang kita bangun bukan hanya legalitas produk, melainkan peradaban usaha yang lebih bermartabat. Kita sedang menegaskan bahwa desa mampu menjadi ruang ekonomi yang maju tanpa kehilangan keluhuran nilainya,” kata Imam.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, berharap sertifikasi halal dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan sekaligus meningkatkan minat kunjungan ke berbagai destinasi wisata di wilayahnya.

“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kepercayaan ini. Kami akan terus berupaya agar semakin banyak destinasi wisata di Kulon Progo yang memiliki sertifikasi halal,” ucap Agung.

Turut mendampingi Menpar dalam acara tersebut Sekretaris Kementerian Pariwisata Bayu Aji, Plt. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Reza Pahlevi, Plt. Deputi Bidang Penyelenggara Kegiatan/Event Kementerian Pariwisata Hafiz Agung Rifai, Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Strategi Media Kementerian Pariwisata Apni Jaya Putra, Asisten Deputi Pengembangan Produk Pariwisata Itok Parikesit, serta Plt. Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Borobudur Yusuf Hartanto.

DPP PERBASI Panggil Panitia Campus League Merespons Kejadian Semifinal Basketball Regional Jakarta di UPH

Jakarta, Bintasara.com DPP PERBASI memanggil pihak Campus League merespons kejadian pada Campus League Basketball Regional Jakarta di Basketball Court Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, Banten. Campus League hadiri rapat zoom DPP PERBASI yang berlangsung satu jam dari pukul 10.00 WIB pada Minggu (31/5/2026).

Rapat zoom dipimpin oleh Sekjen DPP PERBASI Nirmala Dewi, dan dihadiri oleh Waketum Bidang SDM Christopher Tanuwidjaja, Waketum Zona Jawa Grace Evi Ekawati, Technical Delegate Abdul Rozak, dan pengurus DPP PERBASI lainnya.

Kemudian perwakilan dari Campus League dipimpin CEO Ryan Gozali. Tampak juga Head of Competition & Talent Development Campus League Dave Leopold.

Sekjen DPP PERBASI Nirmala Dewi mengatakan, merasa prihatin dengan kejadian pada Semifinal Campus League Basketball Regional Jakarta antara Institut Perbanas Jakarta melawan Bina Nusantara di Basketball Court Universitas Pelita Harapan, Tangerang, Banten, Sabtu (30/5/2026).

Pada pertandingan itu, salah satu pemain Perbanas terjatuh kemudian tertimpa tubuh pemain Binus saat rebutan bola yang mengakibatkan benturan pelipis dengan lantai lapangan. Setelah dilakukan pemeriksaan pelipis pemain Perbanas tersebut, retak.

Bahwa dalam kejadian ini, DPP PERBASI menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pemain dalam bermain bola basket di lapangan.

“Kami memanggil Panitia Pelaksana dari Campus League Basketball Regional Jakarta untuk memberikan penjelasan atas kejadian tersebut. Kami sangat komit memberikan rasa aman, nyaman bagi atlet dan merasa terlindungi ketika berada di lapangan,” tegas Nirmala.

“DPP PERBASI apresiasi langkah cepat panitia yang langsung memberikan pelayanan maksimal untuk atlet yang alami cedera tersebut dengan memberikan pelayanan VIP dalam perawatan di rumah sakit,” terang Nirmala.

Ia juga mengingatkan kepada panitia pelaksana untuk menjaga jalur koordinasi dalam menjalankan kegiatan di daerah. Bahwa dalam pelaksanaannya juga diharuskan melibatkan pengurus PERBASI di daerah atau DPD di wilayah terkait meski pelaksanaan kegiatan sudah mendapatkan rekomendasi dari DPP PERBASI.

CEO Campus League Ryan Gozali menyambut baik langkah DPP PERBASI yang mengundang rapat merespons kejadian di Semifinal Campus League Basketball Regional Jakarta yang berlangsung di Basketball Court UPH, Tangerang, Banten.

Dalam kesempatan itu, Ryan menjelaskan bahwa permukaan lapangan bukan beton murni melainkan terdapat lapisan permukaan lapangan menggunakan Plexipave Cushion System, yaitu sistem peredam benturan yang sudah banyak digunakan juga di luar negeri sebagai lapisan lapangan olahraga.

Proses floor finishing lapangan dilakukan dengan 6 tahapan lapisan, mulai dari lapisan existing, kemudian Leveling Polymer 1 Layer, lalu Rubber Silica Compound 2 layer, Coarse Acrylic Sealer 2 Layer, Fine Acrylic Sealer 2 Layer, dan Top Coat 3 Layer.

“Kualitas permukaan lapangan dilapisi menggunakan Plexipave Cushion System. Jadi tidak benar jika permukaan lapangan beton murni,” terang Ryan.

Ia menuturkan, sebelum menentukan lapangan yang akan menjadi tempat menggelar pertandingan sudah koordinasi dengan technical delegate DPP PERBASI. Pengecekan lapangan juga dilakukan dengan pihak Universitas Pelita Harapan.

“Upaya untuk menyuguhkan pertandingan agar pemain nyaman bermain bola basket telah dilakukan. Tentu kejadian yang terjadi di semifinal kemarin tidak diinginkan semua pihak, namun penanganan cepat dan maksimal kami lalukan agar keluarga dan atlet mendapatkan perhatian maksimal,” jelas Ryan.

“Bahkan setelah diskusi dengan pihak orang tua, kami mengikuti keinginan orang tua agar anaknya dirawat di rumah sakit di dekat tempat tinggalnya. Semua perawatan kami tanggung dengan fasilitas VIP,” lanjutnya.

Sementara itu, pihak UPH menjelaskan bahwa kualitas lapangan sudah sesuai standar sesuai dokumen konstruksi yang ada. Stephen Lester Metcalfe, Sport Director UPH yang juga pelatih tim basket putra UPH, mengatakan bahwa lapangan basket kampusnya memakai lapisan aspal dan karet.

Menurut Metcalfe, material lapangan seperti itu sudah standar. “Karena ini sangat bagus. Kami sudah menggunakannya sejak tahun 2008 dan belum pernah ada masalah sampai kemarin,” katanya.

Technical Delegate DPP PERBASI Abdul Rozak mengatakan bahwa lapangan UPH mendapatkan rekomendasi untuk menggelar Campus League Basketball Regional Jakarta karena salah satunya adalah sudah adanya lapisan peredam benturan pada permukaan lapangan tersebut.

“Tidak benar tentang lapangan tersebut hanya beton, karena kita sudah periksa ada kok lapisan karetnya,” terang Rozak.

Ryan menjelaskan bahwa Campus League berkomitmen untuk menyelenggarakan pertandingan di venue kampus. Ini adalah bagian dari memotivasi kampus untuk memiliki fasilitas olahraga yang berstandar global dan ramah pada broadcast.

Itu sebabnya sejak Musim Nol tahun lalu, kompetisi Campus League digelar di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta (UII) dan Universitas Negeri Jakarta. Sedangkan Musim 1 tahun ini diadakan di Universitas Negeri Surabaya, UII, dan Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.

Mendagri Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ryamizard Ryacudu

BINTASARA.com, BOGOR – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu. Tito bertakziah ke kediaman almarhum di Kompleks Puri Wira Bhakti, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (31/5/2026), untuk menyampaikan belasungkawa kepada istri almarhum, Nora Tristyana, dan keluarga yang ditinggalkan.

Ryamizard Ryacudu meninggal dunia pada usia 76 tahun di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, pukul 14.03 WIB.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita semua berduka. Saya juga secara pribadi, bersama keluarga, dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini menyampaikan rasa duka sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu,  Saya mengenal cukup baik almarhum sebagai senior dan sangat hormat kepada beliau,” ujar Mendagri.

Ia mengatakan, almarhum merupakan sosok yang dihormati dan memiliki kedekatan dengan berbagai kalangan, termasuk masyarakat di wilayah Sumatera bagian selatan.

“Beliau salah satu sesepuh Sumatera bagian selatan, baik Sumatera Selatan maupun Lampung. Saya dari Palembang, Sumsel, jadi saya sering juga menghadap beliau, bukan hanya mengenai tugas, tetapi juga urusan-urusan kampung kita di Sumatera bagian selatan,” katanya.

Mendagri menilai, kepergian Ryamizard merupakan kehilangan besar bagi keluarga, sahabat, serta berbagai pihak yang pernah mengenal dan bekerja bersama almarhum. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum agar memperoleh ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah Swt., serta keluarga mendapatkan ketabahan dan kekuatan.

“Kita doakan semoga Allah Swt. mengampuni segala dosa-dosa almarhum selama di dunia. Kita doakan agar dimudahkan jalannya menghadap Ilahi, jalan menuju alam kubur, diluaskan alam kuburnya, dan dijadikan oleh Allah Swt. alam kubur yang seindah taman surga, karena kematian adalah takdir dari Allah Swt. yang kita tidak bisa menghindari itu,” pungkasnya.