BINTASARA.com, GUNUNGSITOLI – Lapas Kelas IIB Gunungsitoli melaksanakan kegiatan panen raya tanaman sayur kangkung sebanyak 50 kilogram sebagai bagian dari dukungan terhadap 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Kamis, 25 Juni 2026.
Kegiatan panen raya ini diikuti langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Sahat Bangun, didampingi oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Makhriza, Kasi Binadik dan Giatja Hiburan Loi, Kasubbag Tata Usaha Borozatulo Gea, Kasubsi Giatja Helmy Telaumbanua, Kasubsi Keamanan Zulman Hulu, Kasubsi Pelaporan Ermin Polem, Kasubsi Registrasi dan Bimkemas Fisman Zebua, Kasubsi Perawatan Ilman Zebua, serta staf terkait Lapas Kelas IIB Gunungsitoli.
Panen raya kangkung ini merupakan hasil dari pembinaan kemandirian yang dilaksanakan secara berkelanjutan di area pertanian Lapas. Selain mendukung program ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan dan pengalaman yang bermanfaat sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menunjukkan hasil nyata dari proses pembinaan yang dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan di lingkungan Lapas Kelas IIB Gunungsitoli.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Sahat Bangun, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran dan warga binaan yang telah berpartisipasi aktif dalam pengelolaan lahan pertanian hingga menghasilkan panen yang memuaskan.
“Kegiatan panen raya kangkung ini merupakan bukti nyata komitmen Lapas Kelas IIB Gunungsitoli dalam mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Melalui program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan, kami berharap warga binaan tidak hanya memiliki aktivitas yang produktif selama menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh keterampilan yang bermanfaat untuk kehidupan mereka di masa mendatang. Keberhasilan panen ini adalah hasil kerja sama dan semangat seluruh jajaran serta warga binaan yang patut kita apresiasi bersama,” ujar Sahat Bangun.
Kegiatan panen raya kangkung sebanyak 50 kilogram ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus mengembangkan program pertanian di lingkungan Lapas Kelas IIB Gunungsitoli.
Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, Lapas Kelas IIB Gunungsitoli berkomitmen untuk terus mendukung program pembinaan yang produktif, inovatif, dan bermanfaat guna mewujudkan pemasyarakatan yang semakin berdampak bagi masyarakat.
Melalui publikasi kegiatan ini, masyarakat dapat mengetahui bahwa Lapas Kelas IIB Gunungsitoli terus berupaya mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memberikan pembinaan kemandirian yang bermanfaat bagi warga binaan sebagai bekal saat kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.



