BINTASARA.com, MUARA TEWEH – Sensus Ekonomi menjadi wujud nyata komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang pendataan nasional.
Pada Senin (3/8/2026), Lapas Muara Teweh menerima kunjungan resmi Tim Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Barito Utara untuk melaksanakan koordinasi dan pengumpulan data dalam rangka pelaksanaan Sensus Ekonomi.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas data statistik nasional yang akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.
Kegiatan berlangsung di ruang kerja Tata Usaha dan Pembinaan Lapas Muara Teweh.
Jajaran Lapas menyambut hangat kedatangan Tim BPS Kabupaten Barito Utara yang hadir untuk melakukan silaturahmi sekaligus koordinasi teknis mengenai kebutuhan data Sensus Ekonomi.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban, keterbukaan, dan semangat kolaborasi antarlembaga.
Dalam kesempatan itu, Tim BPS menjelaskan tujuan pelaksanaan Sensus Ekonomi, yaitu memperoleh data yang komprehensif mengenai berbagai aktivitas ekonomi yang berlangsung pada setiap sektor, termasuk di lingkungan pemasyarakatan.
Pendataan tersebut mencakup potensi produksi, kegiatan pembinaan kemandirian warga binaan, pengelolaan unit kerja, hingga pemanfaatan sarana yang mendukung kegiatan ekonomi produktif di dalam Lapas.
Menindaklanjuti kebutuhan tersebut, jajaran Lapas Muara Teweh memberikan dukungan penuh dengan menyediakan berbagai informasi dan data pendukung secara terbuka, akurat, dan transparan.
Langkah ini dilakukan agar seluruh aktivitas ekonomi yang berlangsung di lingkungan Lapas dapat terdokumentasi secara lengkap dalam basis data statistik daerah maupun nasional.
Program pembinaan kemandirian yang dijalankan Lapas Muara Teweh selama ini telah menghasilkan berbagai kegiatan produktif yang menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan.
Data mengenai hasil karya warga binaan, aktivitas bengkel kerja, serta berbagai unit usaha pembinaan menjadi bagian penting dalam proses pendataan Sensus Ekonomi.
Melalui data tersebut, pemerintah dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kontribusi sektor pemasyarakatan terhadap pembangunan ekonomi daerah.
Sinergi antara Lapas Muara Teweh dan BPS Kabupaten Barito Utara menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam mewujudkan satu data Indonesia yang berkualitas.
Data statistik yang valid tidak hanya berfungsi sebagai arsip administrasi, tetapi juga menjadi landasan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran, inklusif, dan berkelanjutan.
Selain itu, pendataan ini turut memperlihatkan bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan nasional melalui penyediaan data yang akurat serta pelaksanaan program pembinaan kemandirian yang memberikan nilai ekonomi.
Dengan demikian, keberadaan Lapas Muara Teweh memiliki peran strategis dalam mendukung penguatan statistik nasional.
Kepala Lapas Muara Teweh menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim BPS Kabupaten Barito Utara dan menegaskan komitmen jajarannya untuk mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi.
“Kami sangat menyambut baik kedatangan Tim BPS Kabupaten Barito Utara. Keterbukaan data merupakan bentuk sinergi lintas instansi dalam mendukung kedaulatan data nasional. Kami berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi berjalan lancar, menghasilkan data yang akurat, serta mampu menggambarkan secara utuh potensi dan kontribusi kegiatan pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di Lapas Muara Teweh,” ujar Kepala Lapas.
Melalui koordinasi ini, diharapkan hubungan kelembagaan antara Lapas Muara Teweh dan BPS Kabupaten Barito Utara semakin erat.
Kolaborasi tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat kualitas statistik nasional sekaligus mendukung penyusunan kebijakan pembangunan yang berbasis data, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas.



