BINTASARA.com, GUNUGNSITOLI – Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Gunungsitoli menggelar kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Pembentukan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di desa dan kelurahan, Jumat (26/6/2026). Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian sosialisasi yang telah berlangsung sejak Mei 2026 sebagai upaya memperkuat sinergi dalam mewujudkan desa dan kelurahan yang ramah perempuan, peduli anak, aman, inklusif, dan partisipatif.
Sebanyak 17 desa dan kelurahan di Kota Gunungsitoli mengikuti kegiatan tersebut. Seluruh peserta merupakan wilayah yang telah memenuhi kriteria sebagai calon Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) sekaligus calon implementasi program Ruang Bersama Indonesia.
Bekali Desa dengan Strategi Implementasi RBI
Melalui sosialisasi ini, DP5A Gunungsitoli membekali peserta dengan pemahaman mengenai kebijakan, strategi, serta langkah-langkah implementasi program Ruang Bersama Indonesia.
Program tersebut bertujuan mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak, meningkatkan kualitas hidup keluarga, serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan di tingkat desa dan kelurahan.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga menghadirkan sesi diskusi interaktif yang memberi kesempatan kepada peserta untuk berbagi pengalaman serta menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi di wilayah masing-masing.
Dengan pendekatan tersebut, setiap desa dan kelurahan berharap mampu menyusun strategi yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi daerahnya dalam mendukung keberhasilan program DRPPA dan RBI.
DP5A Gunungsitoli Dorong Komitmen Bersama Wujudkan Desa Ramah Perempuan
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) DP5A Kota Gunungsitoli, Betty N. Waruwu, SKM, yang mewakili Kepala Dinas DP5A, menutup kegiatan sekaligus menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber dan peserta.
Menurutnya, seluruh materi yang menjadi bekal penting bagi pemerintah desa dan kelurahan dalam mengimplementasikan program Ruang Bersama Indonesia secara berkelanjutan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh narasumber dan peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan ini. Semoga semangat kolaborasi yang telah terbangun terus bertahan sehingga bersama-sama kita mampu mewujudkan desa dan kelurahan yang ramah perempuan, peduli anak, serta mendukung terwujudnya Gunungsitoli Hebat,” ujar Betty N. Waruwu.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini memerlukan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan agar hasil sosialisasi dapat terwujud melalui aksi nyata di setiap desa dan kelurahan.
Hadirkan Narasumber Berkompeten
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, yaitu Liana Maharani Laoli, SSTP., M.Si., Kepala Seksi Bina Pengelolaan Keuangan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Gunungsitoli yang mewakili Kepala Dinas PMD, serta Elisman Harefa, S.H. dari PKPA Cabang Nias.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, DP5A Gunungsitoli berharap implementasi Ruang Bersama Indonesia dapat berjalan optimal sehingga mampu menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang perempuan serta anak di seluruh wilayah Kota Gunungsitoli.
(Kris Laoli)
