BINTASARA.com, TAHUNA – Kegiatan Donor darah Lapas Tahuna, menjadi salah satu bentuk kepedulian jajaran pemasyarakatan dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tahuna menggelar kegiatan donor darah pada Senin (10/8), sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat sekaligus memperkuat semangat kemanusiaan dalam momentum peringatan kemerdekaan.
Lapas Tahuna bekerja sama dengan Rumah Sakit Daerah (RSD) Liun Kendage Tahuna untuk melaksanakan kegiatan tersebut.
Petugas melaksanakan proses donor darah di Aula Lapas Tahuna dengan mengikuti prosedur pemeriksaan dan pelayanan kesehatan yang ditetapkan oleh tenaga medis.
Kegiatan donor darah Lapas Tahuna juga melibatkan jajaran Lapas Enemawira dan Lapas Tamako.
Kolaborasi tersebut menunjukkan komitmen jajaran pemasyarakatan untuk bersama-sama memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui aksi sosial yang bermanfaat.
Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja Lapas Tahuna, Widodo, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah memiliki nilai sosial dan kemanusiaan yang sangat penting.
Menurutnya, darah yang didonorkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya pasien yang memerlukan transfusi darah dalam kondisi tertentu.
“Kami berharap kegiatan donor darah ini bermanfaat baik bagi pendonor maupun penerima donor yang membutuhkan,” ujar Widodo.
Salah satu petugas Lapas Tahuna, Ovel Hangkara, turut menyambut antusias pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengaku telah mempersiapkan kondisi tubuh dengan baik agar dapat mengikuti proses donor darah.
“Saya telah mempersiapkan diri dengan baik sehingga bisa mendonorkan darah bagi orang lain yang membutuhkan,” ungkap Ovel.
Antusiasme petugas terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti kegiatan hingga akhir pelaksanaan.
Sebanyak 10 petugas tercatat berhasil mengikuti kegiatan donor darah setelah menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan oleh petugas medis.
Melalui kegiatan ini, Lapas Tahuna tidak hanya memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan berbagai kegiatan, tetapi juga menghadirkan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Donor darah menjadi salah satu bentuk kontribusi sederhana namun memiliki dampak kemanusiaan yang besar.
Pelaksanaan kegiatan tersebut sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antara jajaran pemasyarakatan dan instansi kesehatan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Sinergi antara Lapas Tahuna, RSD Liun Kendage Tahuna, Lapas Enemawira, dan Lapas Tamako menunjukkan bahwa peringatan hari kemerdekaan dapat menjadi momentum untuk memperluas kepedulian dan memberikan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan terlaksananya donor darah Lapas Tahuna, jajaran Lapas Kelas IIB Tahuna menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Semangat berbagi tersebut diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari pengabdian jajaran pemasyarakatan kepada masyarakat, bangsa, dan negara.



