BINTASARA.com, BANDA ACEH – Perjalanan Aulia Rizki dua gelar membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi besar. Putra asal Desa Tumpok Teungoh, Lhokseumawe, Aceh, itu berhasil meraih dua gelar magister melalui program double degree dan mewakili ribuan lulusan dalam Wisuda Gelombang I dan II UIN Ar-Raniry Banda Aceh Tahun 2026.
Aulia menyampaikan pesan dan kesan wisudawan di Auditorium Prof. Ali Hasjmy, Senin (22/6/2026). Di hadapan wisudawan, dosen, pimpinan kampus, dan orang tua, ia membagikan kisah perjuangannya menempuh pendidikan hingga mencapai prestasi akademik di tingkat internasional.
Kesuksesan itu tidak lepas dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB), program kolaborasi LPDP dan Kementerian Agama. Melalui beasiswa tersebut, Aulia menempuh studi di UIN Ar-Raniry dan Universiti Utara Malaysia (UUM).
“Kami hanyalah anak-anak biasa, berasal dari desa yang mungkin tidak ada dalam peta, namun Allah menitipkan kesempatan yang tidak biasa,” ujar Aulia.
Aulia Rizki Dua Gelar Dari Desa ke Kampus Internasional
Aulia tumbuh dalam keluarga sederhana yang menanamkan nilai kerja keras dan syukur. Ia menamatkan S1 Pendidikan Bahasa Arab UIN Ar-Raniry hanya dalam 3,5 tahun dengan IPK 3,87 sebagai lulusan terbaik.
Prestasi itu membawanya meraih BIB dan melanjutkan program double degree di Malaysia. Bersama lima mahasiswa lain, Aulia menyelesaikan dua tesis sekaligus dan meraih dua gelar magister dari Indonesia dan Malaysia.
Torehkan Prestasi Akademik
Selama studi, Aulia aktif meneliti dan menulis lebih dari 20 karya ilmiah, termasuk tiga artikel di jurnal internasional Scopus Q1. Di UUM, ia meraih IPK 3,93. Ia juga pernah menjadi Best Presenter pada seminar internasional dan Juara I Presentasi Hasil Penelitian UIN Ar-Raniry.
Aulia menegaskan bahwa mimpi tidak boleh padam karena keterbatasan. “Jika kami bisa, kalian juga, bahkan bisa lebih baik,” katanya.
Kisah Aulia menjadi bukti keberhasilan Beasiswa Indonesia Bangkit sekaligus inspirasi bahwa anak desa pun bisa bersaing di tingkat global.
Ia pernah meraih Best Presenter pada seminar internasional, Juara I Presentasi Hasil Penelitian UIN Ar-Raniry, serta menjadi pemateri dalam sejumlah konferensi nasional dan internasional.



