BINTASARA.com, GUNUNGSITOLI – Dalam rangka menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan lingkungan, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Gunungsitoli melaksanakan kegiatan pembersihan area brandgang serta halaman depan lapas. Kamis, 25 Juni 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan kepribadian dan penanaman nilai kedisiplinan kepada warga binaan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan pengawasan dan pengawalan langsung oleh Kasubsi Kegiatan Kerja (Giatja) Helmi Tel dan Staf KPLP Apeles Mend, guna memastikan keamanan, ketertiban, serta kelancaran kegiatan selama berlangsung.
Warga binaan tampak antusias membersihkan rumput liar, menyapu area halaman, mengumpulkan sampah, serta merapikan lingkungan sekitar beranggang dan area depan lapas. Melalui kegiatan ini, lingkungan lapas menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi seluruh penghuni maupun petugas.
Kegiatan kebersihan ini juga menjadi sarana pembinaan yang memberikan pengalaman positif kepada warga binaan dalam menerapkan nilai-nilai tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli menegaskan bahwa kegiatan kebersihan lingkungan merupakan salah satu bentuk pembinaan yang bertujuan menumbuhkan rasa tanggung jawab, kepedulian terhadap lingkungan, serta membangun kebiasaan positif bagi warga binaan selama menjalani masa pidana.
“Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, diharapkan dapat menciptakan suasana yang sehat dan kondusif serta menjadi sarana pembinaan karakter bagi warga binaan agar memiliki kepedulian terhadap kebersihan dan ketertiban,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta menjadi wujud komitmen Lapas Kelas IIB Gunungsitoli dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan humanis sesuai dengan semangat Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat.
Melalui publikasi kegiatan ini, masyarakat dapat mengetahui bahwa pembinaan di Lapas Gunungsitoli tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga mendorong warga binaan untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial sebagai bekal positif saat kembali ke tengah masyarakat.



