Juni 26, 2026 02:11
Breaking News

KONI Resmi Buka Kejurnas Boling Junior 2026, Lahirkan Calon Juara Dunia Indonesia!

BINTASARA.com, JAKARTA – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman secara resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Boling Junior 2026 di Arjuna Hyperbowling Club, Jakarta.

Ajang nasional tersebut diikuti 70 atlet putra dan putri dari delapan provinsi, yakni Aceh, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, dan DKI Jakarta. Para peserta bertanding pada tiga kategori usia, yaitu U-15, U-21, dan U-25.

KONI Apresiasi Konsistensi Pembinaan Atlet Boling

Dalam sambutannya, Marciano Norman mengapresiasi Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB PBI) beserta jajaran pengurus serta seluruh klub boling di Indonesia yang terus menjalankan program pembinaan atlet secara berjenjang dan berkelanjutan.

Menurutnya, konsistensi penyelenggaraan kejuaraan nasional menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di level internasional.

“PB PBI secara konsisten menyelenggarakan Kejuaraan Nasional. Dari proses pembinaan tersebut, kita berharap lahir atlet-atlet yang mampu meraih prestasi pada single event maupun multi event internasional,” ujar Marciano.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua atlet yang terus memberikan dukungan penuh kepada putra-putrinya untuk berprestasi di dunia olahraga.

Baca Juga  Wakil Wali Kota Bekasi Dukung Langsung Tim Elite Pro Academy U-19 ke Championship PSSI

“Saya berterima kasih kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan kepada putra-putrinya untuk berprestasi di olahraga,” katanya.

Pada pembukaan Kejurnas tersebut, Marciano didampingi Wakil Ketua Umum VI KONI Pusat Dr. Josef Adreanus Nae Soi, M.M., Kepala Bidang Media dan Humas KONI Pusat Tirto Prima Putra, serta Wakil Kepala Bidang Pembinaan Prestasi KONI Pusat Kolonel Kes. (Purn) Drs. Irfan Bahctiar.

KONI dan PB PBI Lepas Timnas ke Kejuaraan Dunia

Sebelum membuka Kejurnas, Marciano Norman bersama perwakilan Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Jadi Rajagukguk, serta Ketua Umum PB PBI Marsda TNI (Purn) Agus Muhammad Bahron melepas Tim Nasional Boling Indonesia yang akan berlaga pada Kejuaraan Dunia Boling Junior 2026 di Kuching, Sarawak, Malaysia.

Marciano menegaskan rasa hormatnya kepada seluruh atlet yang telah menunjukkan dedikasi dan pengorbanan besar selama menjalani proses latihan dan pembinaan.

“Saya memberikan rasa hormat yang tinggi kepada mereka,” tegasnya.

Menurut Marciano, partisipasi Indonesia pada Kejuaraan Dunia Boling Junior 2026 bukan hanya berburu medali, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kualitas, karakter, semangat juang, dan daya saing bangsa Indonesia di tingkat internasional.

Baca Juga  KONI Pusat dan ImiPas Bahas Dukungan Penyelenggaraan Event Olahraga Nasional

“Atlet-atlet yang kita lepas hari ini adalah Patriot Olahraga, pejuang di masa damai yang setiap tetes keringat dan perjuangannya dipersembahkan untuk Indonesia,” ungkapnya.

Atlet Diminta Tampil Maksimal dan Menjunjung Sportivitas

Ketua Umum PB PBI Marsda TNI (Purn) Agus Muhammad Bahron berpesan kepada para atlet agar menikmati setiap pertandingan dan menampilkan kemampuan terbaik saat membela Merah Putih.

Ia menegaskan bahwa kemenangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan, melainkan hasil dari proses pembinaan yang panjang dan berkelanjutan.

“Saya tidak ingin kalian semata-mata mengejar kemenangan karena kemenangan adalah bonus dari proses pembinaan. Yang terpenting, bermainlah dengan baik karena kalian membawa nama Indonesia di kancah internasional,” ujar Agus.

Menurutnya, disiplin, rasa percaya diri, dan semangat juang tinggi menjadi modal utama untuk meraih prestasi membanggakan di arena dunia.

KOI: Atlet Membawa Harapan Bangsa

Sementara itu, Komite Eksekutif KOI Jadi Rajagukguk menekankan bahwa kejuaraan bukan hanya ajang mencari juara, tetapi juga bagian dari proses pembinaan karakter dan pengembangan atlet masa depan Indonesia.

Baca Juga  Ketum KONI Pusat Laporkan Progres Persiapan PON XXII/2028 Nusa Tenggara ke Menpora RI

“Kejuaraan bukan hanya untuk mencari yang terbaik, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan, pembangunan karakter, dan pembibitan atlet masa depan Indonesia. Prestasi tidak lahir hanya dari kerja keras atlet, tetapi juga dari dukungan ekosistem organisasi olahraga yang kuat dan berkelanjutan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan para atlet bahwa mereka membawa kehormatan bangsa dan harapan masyarakat Indonesia saat bertanding di panggung dunia.

“Kalian membawa Merah Putih dan harapan bangsa di panggung dunia. Junjung tinggi sportivitas, jaga semangat juang, dan berikan yang terbaik dalam setiap pertandingan. Jadikan setiap pengalaman bertanding sebagai langkah menuju prestasi yang lebih tinggi,” tutup Jadi Rajagukguk.

Dengan bergulirnya Kejurnas Boling Junior 2026 dan pelepasan Tim Nasional menuju Kejuaraan Dunia, KONI dan PB PBI berharap proses pembinaan atlet boling nasional semakin kuat serta mampu melahirkan generasi atlet berprestasi yang mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya