Juli 2, 2026 18:05
Breaking News

Pesparawi Nasional XIV Papua Digelar, Kemenag Targetkan Perkuat Persaudaraan Bangsa

https://bintasara.com/Pesparawi Nasional XIV Papua

BINTASARA.com, PAPUA BARAT – Pesparawi Nasional XIV Papua akan menjadi ajang nasional yang menggabungkan nilai keagamaan, persaudaraan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kementerian Agama menjadwalkan penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, pada 18–28 Juni 2026 dengan mengusung tema Pesparawi Nasional Ramah Lingkungan.”

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyampaikan komitmen tersebut saat membuka Kick Off Pesparawi Nasional XIV di Kantor Layanan Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta. Acara yang berlangsung secara hybrid itu menandai mulainya seluruh rangkaian persiapan menuju perhelatan nasional.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Jeane Marie Tulung, Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani Sirua, Ketua DPRD Manokwari, Ketua Harian Panitia Pelaksana Pesparawi Nasional XIV Jacob Fonataba, jajaran panitia, pimpinan aras gereja nasional, pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN), pejabat eselon I dan II Kementerian Agama, serta para Kepala Bidang dan Pembimbing Masyarakat Kristen dari seluruh Indonesia turut menghadiri kegiatan tersebut, baik secara langsung maupun daring.

Nasaruddin Umar mengajak seluruh peserta dan masyarakat membangun kesadaran bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual umat beragama.

Baca Juga  Sekolah Rakyat Inisiatif Presiden, Wajib 100% Gratis, Ini Syaratnya!

Menurutnya, kegiatan keagamaan harus mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan. Karena itu, panitia akan menerapkan berbagai langkah ramah lingkungan, mulai dari penggunaan tumbler pribadi, pengurangan plastik sekali pakai, pengelolaan sampah yang baik, hingga penerapan pola hidup berkelanjutan selama kegiatan berlangsung.

“Melalui Pesparawi Nasional XIV, kita ingin menegaskan bahwa nilai-nilai keagamaan dan kepedulian terhadap lingkungan harus berjalan beriringan sebagai fondasi pembangunan bangsa yang berkelanjutan,” ujar Nasaruddin Umar.

Pesparawi Nasional XIV Papua Perkuat Persaudaraan, Iman, dan Kepedulian Lingkungan

Menteri Agama menegaskan bahwa Pesparawi merupakan momentum penting untuk memperkuat persaudaraan, persatuan, dan kebersamaan melalui seni musik gerejawi yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.

Menurutnya, harmoni tidak lahir dari keseragaman, melainkan dari kemampuan berbagai suara yang berbeda untuk berpadu dalam tujuan yang sama.

“Pesparawi mengingatkan bahwa harmoni tidak lahir dari keseragaman. Harmoni tercipta ketika berbagai suara yang berbeda mampu berpadu dalam satu tujuan yang sama. Semangat inilah yang harus terus kita rawat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Baca Juga  Menko PMK Pratikno Hidup Sehat Itu Adalah Pilihan, Jika Mau Sehat Wajib Ikuti Cara Ini

Ia menambahkan bahwa Indonesia menjadi kuat karena keberagaman yang mampu terjalin dalam semangat kebersamaan, sebagaimana sebuah paduan suara menghasilkan keindahan melalui perpaduan berbagai karakter suara.

Selain memperkuat persatuan, Nasaruddin Umar berharap Pesparawi mampu meningkatkan kualitas penghayatan iman setiap umat.

“Dengan adanya Pesparawi ini diharapkan iman kita masing-masing, umat beragama akan bertambah dalam proses pengakaran keimanan itu sendiri.”

Ia juga berharap pesan-pesan spiritual yang hadir melalui Pesparawi dapat memperkokoh keimanan seluruh peserta sesuai keyakinan masing-masing.

Sekitar 8.000 Peserta Siap Meriahkan Penyelenggaraan Acara di Manokwari

Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 akan menghadirkan sekitar 8.000 peserta dari 38 provinsi di Indonesia. Mereka akan mengikuti 12 kategori lomba yang menampilkan kekayaan seni paduan suara dan musik gerejawi dari berbagai daerah.

Direktur Jenderal Bimas Kristen, Jeane Marie Tulung, menjelaskan bahwa Kick Off menjadi titik awal seluruh tahapan persiapan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari.

Baca Juga  Menteri Agama Tanda Tangan Regulasi Baru, Tunjangan Guru PAI Non ASN Segera Cair, ini Tahapanya !

Menurutnya, kegiatan tersebut juga memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Papua Barat, LPPN, gereja-gereja, serta seluruh pemangku kepentingan demi menyukseskan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026.

“Kick Off ini menjadi momentum untuk menyampaikan kepada publik bahwa seluruh tahapan persiapan dan pengorganisasian Pesparawi Nasional XIV telah mulai. Kami berharap dukungan dan kolaborasi semua pihak agar penyelenggaraan Pesparawi dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat yang luas bagi umat, masyarakat, serta bangsa Indonesia,” ujar Jeane Marie Tulung.

Penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV mengacu pada Peraturan Menteri Agama Nomor 19 tentang Pembentukan Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN) dan Keputusan Menteri Agama Nomor 285 Tahun 2025 yang menetapkan Provinsi Papua Barat sebagai tuan rumah.

Melalui penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026, Kementerian Agama berharap kegiatan ini tidak hanya sukses sebagai ajang seni paduan suara gerejawi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat moderasi beragama, memperkokoh persatuan bangsa, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup, serta memperlihatkan wajah Indonesia yang damai, harmonis, dan penuh kasih dalam keberagaman.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya