BINTASARA.com, SEMARANG- Menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polres Semarang bersama Trans Marga Jateng (TMJ) meresmikan Pos Strong Point di jalur Tol Semarang–Solo KM 429 A, Ungaran Timur, Kamis (11/12/2025). Kehadiran pos ini menjadi bagian dari strategi besar pengamanan dan pelayanan publik menjelang dua agenda nasional tersebut.
Peresmian dihadiri langsung Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., jajaran Pejabat Utama Polres Semarang, serta Direktur TMJ Ir. Prajudi.
Dalam sambutannya, Kapolres Semarang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TMJ yang telah mendukung penuh pembangunan fasilitas tersebut.
“Atas nama Polres Semarang, kami menghaturkan terima kasih atas dukungan TMJ. Pos ini sangat bermanfaat bagi kami untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama menjelang Nataru ketika arus lalu lintas tol meningkat signifikan,” ujar AKBP Ratna.
Ia menegaskan bahwa keberadaan Pos Strong Point KM 429 A menjadi elemen penting dalam memperkuat sinergi Polri–TMJ, terutama dalam memastikan jalur tol tetap aman, lancar, dan responsif terhadap situasi darurat.
“Kami berharap dengan adanya pos ini, sinergi kita semakin kuat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan Tol Semarang–Solo,” tambahnya.
Direktur TMJ Ir. Prajudi menyambut baik kerja sama yang selama ini dibangun bersama Polres Semarang. Ia menyebut, intensitas koordinasi antara TMJ dan Polri sangat penting mengingat lima rest area rawan kepadatan di wilayah hukum Polres Semarang.
“Banyak kendala di lapangan dapat terselesaikan berkat koordinasi yang baik antara TMJ dan kepolisian. Pos Strong Point ini adalah bentuk dukungan nyata kami terhadap tugas Polres Semarang, apalagi bangunan lama sudah tidak lagi memadai,” jelas Prajudi.
Ia menegaskan komitmen TMJ untuk terus berkolaborasi dalam menjaga kelancaran arus kendaraan dan keamanan pengguna jalan, terutama pada periode puncak libur Nataru.
Usai peresmian, Kapolres Semarang bersama Direktur TMJ dan jajaran melakukan pengecekan fasilitas Pos Strong Point. Dari kelayakan ruangan, peralatan komunikasi, hingga aksesibilitas, seluruh fasilitas dipastikan siap digunakan untuk mendukung operasi pengamanan Nataru 2025–2026.
Kapolres Semarang menyampaikan optimismenya bahwa fasilitas baru tersebut akan meningkatkan kualitas pelayanan.
“Dengan fasilitas yang baik ini, kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tentu kami tidak bekerja sendiri, melainkan bersama TMJ serta instansi lain yang turut berkolaborasi dalam pengamanan Nataru,” tegas AKBP Ratna.
Peresmian Pos Strong Point KM 429 A menjadi langkah strategis jelang digelarnya Operasi Lilin Candi 2025. Pos ini akan difungsikan sebagai pusat pemantauan arus, respon cepat kecelakaan, hingga pusat koordinasi ketika terjadi kepadatan di titik-titik rawan Tol Semarang–Solo.
Dengan sinergi Polres Semarang dan TMJ, pengamanan Natal dan Tahun Baru diharapkan berlangsung aman, nyaman, dan lebih terkelola untuk seluruh pengguna jalan. (Agung)

