BINTASARA.com – Walikota Aceh Illizal Saaduddi Djamal kecam keras Pernyataan Menteri Sosial RI (Saifullah Yusuf) yang mewajibkan pihak artis-Influencer yang menggalang donasi yang diperuntukan kepada masyarakat korban bencana Aceh dan Sumatera, mesti ada izin dari Kementerian Sosial RI.
Pernyataan Mensos yang biasa disapa Gus Ipul tersebut menghebohkan masyarakat dan geram mendengarnya. Menurutnya bantuan yang lebih dulu sampai kepada masyarakat korban bencana di Aceh dan Sumatera dari artis-Influencer.
“Mitra kerja kita Kemensos menyampaikan pernyataan bahwa artis-Influencer daftar dulu nanti diaudit. Ini maunya apa? Mereka lebih duluan dari Pemerintah” ucap Illizal Saaduddi
Lanjut Illizal Saaduddi Djamal mengatakan, Pemerintah harusnya mengapresiasi aksi para artis-Influencer yang ikut berjibaku dalam menggalang donasi untuk keluarganya korban bencana Aceh dan Sumatera. Djamal juga mengatakan bahwa Ia berharap adanya dukungan data base yang akurat dan terpilah.
Pernyataan Mensos memicu reaksi berbagai komentar baik kalangan masyarakat maupun parah tokoh lewat media sosial miliknya. Syakmeirizal, pada akun media sosial miliknya menyesalkan pernyataan Menteri Sosial RI. Menurutnya kalau aksi penggalangan donasi artis-Influencer dan tokoh harus mengajukan surat ijin dulu kepada Kemensos RI dan menunggu keluar ijinnya dari Kemensos RI, maka keluarga korban bencana yang di Aceh, Sumatera sudah banyak yang mati kelaparan.

“Mensos kemana aja, jarang kelihatan di lokasi bencana pak. Eh tiba-tiba muncul bikin aturan artis-Influencer harus ijin dulu”, ujar Syakmeirizal nada kesal
Ketidak sigapan pemerintah di awal kejadian bencana Aceh dan Sumatera, mesti Pemerintah mensyukuri ada orang-orang yang mau mengorbankan waktunya untuk ikut membantu penggalangan donasi untuk para korban bencana tersebut. Sepatutnya pemerintah mengapresiasi langkah sigap artis-Influencer dan tokoh karena telah membantu meringankan beban pemerintah dan bukan mempersulit terkait masalah ijin donasi. Em

