Agustus 12, 2026 20:29
Breaking News

Jejak Pengabdian Tak Berakhir, Lapas Gunungsitoli Lepas Dua Pegawai Purnabakti

BINTASARA.com, GUNUNGSITOLI – Lapas Gunungsitoli lepas pegawai purnabakti dan menjadi momentum penuh haru bagi keluarga besar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunungsitoli.

Lapas Gunungsitoli melaksanakan acara perpisahan dan pelepasan dua pegawai yang memasuki masa purnabakti, yakni Borozatulo Gea dan Yulius Hulu, pada Selasa (11/8/2026).

Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Sahat Bangun, bersama jajaran Pejabat Struktural dan seluruh staf menghadiri kegiatan tersebut.

Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, sebagai bentuk penghormatan kepada dua pegawai yang telah menyelesaikan perjalanan pengabdiannya di lingkungan Pemasyarakatan.

Kegiatan Lapas Gunungsitoli lepas purnabakti ini, sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas loyalitas, kerja keras, dan dedikasi Borozatulo Gea serta Yulius Hulu selama menjalankan tugas.

Pengabdian keduanya menjadi bagian penting dari perjalanan organisasi dan meninggalkan berbagai pengalaman yang dapat menjadi teladan bagi pegawai lainnya.

Dalam sambutannya, Kalapas Gunungsitoli Sahat Bangun menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih kepada kedua pegawai tersebut.

Baca Juga  Lewat Monev, Dinkes Barito Utara Perkuat Standar Pelayanan Klinik Lapas Muara Teweh

Ia menilai masa purnabakti tidak menghapus jejak pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun.

“Purnabakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari perjalanan baru dalam kehidupan. Atas nama seluruh keluarga besar Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, saya menyampaikan terima kasih atas seluruh dedikasi yang telah diberikan,” ujar Sahat Bangun.

Ia juga mendoakan agar Borozatulo Gea dan Yulius Hulu selalu memperoleh kesehatan, kebahagiaan, serta kesuksesan bersama keluarga setelah memasuki masa purnabakti.

Selain memberikan penghargaan kepada pegawai yang purnabakti, Kalapas mengajak seluruh jajaran untuk mengambil nilai positif dari perjalanan pengabdian keduanya.

Menurutnya, pengalaman, kedisiplinan, loyalitas, dan keteladanan pegawai senior dapat menjadi motivasi bagi generasi penerus untuk meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik.

Sementara itu, Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Fajariman Lase, menyampaikan kesan dan pesan mewakili keluarga besar Lapas Gunungsitoli.

Ia mengapresiasi kebersamaan, kontribusi, serta keteladanan yang telah diberikan Borozatulo Gea dan Yulius Hulu selama bertugas.

Baca Juga  Air Meluap ke Pemukiman, TNI-Polri Sigap Tangani Tanggul Jebol di Muara Gembong

Sambungnya, Kami mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan pengabdian yang telah diberikan. Banyak pengalaman dan teladan yang menjadi bagian dari perjalanan kita bersama.

Semoga setelah purnabakti, Bapak Borozatulo Gea dan Bapak Yulius Hulu tetap menjadi bagian dari keluarga besar Lapas Gunungsitoli,” ungkapnya.

Mewakili pegawai yang memasuki masa purnabakti, Borozatulo Gea menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh rekan kerja.

Ia mengapresiasi dukungan dan kebersamaan yang telah terjalin selama menjalankan tugas di Lapas Kelas IIB Gunungsitoli.

Borozatulo Gea juga berharap hubungan silaturahmi antara dirinya, Yulius Hulu, dan seluruh jajaran Lapas Gunungsitoli tetap terjaga meskipun keduanya telah menyelesaikan masa tugas sebagai pegawai Pemasyarakatan.

Suasana haru semakin terasa ketika seluruh jajaran memberikan penghormatan dan apresiasi kepada kedua pegawai purnabakti.

Momen tersebut menjadi pengingat bahwa setiap perjalanan pengabdian akan meninggalkan kenangan, pengalaman, dan nilai positif bagi organisasi.

Baca Juga  Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Manado Laksanakan Sidak Kamar Hunian WBP

Pelepasan ini juga memperlihatkan kuatnya rasa kekeluargaan di lingkungan Lapas Gunungsitoli.

Organisasi tidak hanya menjadi tempat menjalankan tugas, tetapi juga menjadi ruang bagi para pegawai untuk membangun kebersamaan dan hubungan yang terus terjaga setelah masa kedinasan berakhir.

Keluarga besar Lapas Kelas IIB Gunungsitoli menyampaikan selamat memasuki masa purnabakti kepada Borozatulo Gea dan Yulius Hulu.

Jajaran berharap keduanya dapat menikmati masa purnabakti dengan sehat, bahagia, damai, serta penuh kebersamaan bersama keluarga.

Lapas Gunungsitoli lepas purnabakti bukan sekadar agenda perpisahan, tetapi menjadi penghormatan atas jejak pengabdian yang telah diberikan.

Dedikasi keduanya akan tetap menjadi bagian dari perjalanan dan sejarah keluarga besar Lapas Kelas IIB Gunungsitoli.

Terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan. Selamat menikmati masa purnabakti dan tetap jaga silaturahmi bersama keluarga besar Lapas Gunungsitoli.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya