Bekasi, Bintasara.com – Sebanyak 988 paket bantuan pangan disalurkan oleh Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi kepada warga penerima manfaat, Senin (13/4/2026).
Kasi Kesos Kelurahan Margajaya, Kisa mengatakan, penyaluran dilakukan melalui koordinasi dengan para Ketua RT setempat, dengan tujuan memastikan distribusi yang transparan dan adil. Adapun setiap paket bantuan berisi 20 kg beras dan 4 liter minyak.
“Distribusi dipastikan berjalan transparan dan adil karena semua penyaluran dilakukan sesuai dengan data undangan yang telah diberikan. Pengawasan terhadap proses penyaluran ini juga dilakukan oleh pihak Bulog untuk menjamin akuntabilitas,” kata Kisa.
Kisa mengatakan, warga yang merasa belum menerima bantuan atau memiliki keluhan terkait penyaluran, pihaknya menyediakan mekanisme pengaduan. Warga dapat mengajukan pengaduan melalui RT-RW setempat dengan membuat surat pengantar untuk pengaduan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Proses ini juga melibatkan pengecekan desil. Jika desil masih tinggi, pengaduan akan diarahkan untuk menurunkan desil, mengingat prioritas utama adalah desil satu, meskipun bantuan sosial seringkali mencakup desil satu hingga empat,” jelasnya.
Saat ditanya mengenai mekanisme pengalihan undangan bantuan, Kasi Kesos menjelaskan, apabila ada undangan lebih atau warga yang terdata sudah pindah, undangan tersebut dapat dialihkan kepada warga kurang mampu (desil satu atau dua) yang namanya tidak muncul dalam daftar penerima bantuan sosial.
“Pengalihan ini akan disertai dengan surat pertanggungjawaban dari Kelurahan yang disetujui oleh RT dan RW,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang warga yang enggan ditulis namnaya berharap ke depan program bantuan pangan tersebut benar-benar tepat sasaran, diterima oleh mereka yang benar-benar tidak mampu, tidak memiliki pekerjaan, atau keluarga yang mengalami kesulitan.
“Kami berharap bantuan tepat sasaran ya, agar bantuan yang disalurkan tidak sia-sia dan memberikan manfaat maksimal bagi penerima yang membutuhkan,” kata wanita paruh baya tersebut kepada awak media, Senin (13/04/2026). (Septian)



