Indramayu, Bintasara.com – Pelanggan Perumdam Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu mengeluhkan kelangkaan air di Desa Cemara, Kecamatan Cantigi.
Hal itu disampaikan Samsul Bakhri (35), salah satu pelanggan PDAM atau Perumdam Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu, Cabang Arahan.
Samsul mengungkapkan, sebagai pelanggan Perumdam Tirta Darma Ayu Indramayu, ia mengeluhkan harus menggunakan alat tambahan berupa pompa air agar air keluar dengan normal.
“Air di Desa Cemara Blok Jongor dikatakan normal itu harus menggunakan bantuan Sanyo kalau mau keluar airnya,” ungkap Samsul, Sabtu (28/3/2026).
Hanya saja, kata Samsul, terhitung sejak 7 Maret 2026 kemarin, air tidak keluar walaupun dibantu dengan pompa air.
Samsul menambahkan, meski sempat ada upaya dari PDAM Cabang Arahan dengan menyuntik air menggunakan tangki air, namum itu belum bisa sepenuhnya mencukupi kebutuhan air di Blok Jongor, tempat tinggalnya.
Sementara itu, Samsul juga mengeluhkan perbedaan informasi yang ia dapatkan dari pihak Perumdam Tirta Darma Ayu Cabang Arahan dan Cabang Pamayahan sebagai pengolahan air.
“Bagian teknisi PDAM Arahan Hendri Irawan mengatakan kekeruhan air menjadi penyebab utama distribusi air terganggu, sementara PDAM Pamayahan sebagai pengolahan air mengalami kerusakan pada pompa atas dan bawah sehingga hanya satu pompa yang jalan,” kata Samsul.
Hingga kini, ia masih harus menggunakan air sungai dan air hujan untuk memenuhi kebutuhan air untuk mandi dan lainnya.
“Harapannya mesin/alat/pompa yang sudah usang segera diganti dengan yang baru, karena kendalanya selalu alatnya rusak dan rusak terus. Kemudian, ganti pipa ukuran 4 inc ke 6 inc untuk desa Cemara,” harapnya. (Candra)



