Agustus 13, 2026 02:56
Breaking News

Karhutla Bromo Makin Terkendali! Tinggal Dua Titik Api, Pemerintah Siapkan TMC

https://bintasara.com/Karhutla Bromo

BINTASARA.com, JAKARTA – Karhutla Bromo kini menyisakan dua titik api setelah tim gabungan berhasil menekan jumlah titik kebakaran dari sebelumnya 34 titik di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meninjau langsung lokasi sekaligus memimpin rapat koordinasi untuk mempercepat pemadaman dan menyiapkan langkah pencegahan kebakaran lanjutan, Selasa (11/8/2026).

Pratikno memastikan pemerintah bersama tim gabungan terus mengejar target pemadaman seluruh titik api. Pemerintah juga menyiapkan strategi lanjutan agar kawasan TNBTS tidak kembali terbakar setelah petugas memadamkan sisa api.

“Memang masih ada dua titik api yang harus segera dipadamkan. Sebelumnya sudah mencapai 34 titik, sekarang tinggal dua titik api seperti yang bisa kita lihat di belakang,” ujar Pratikno saat meninjau lokasi.

Karhutla Bromo Jadi Perhatian Serius Pemerintah

Pratikno datang ke kawasan TNBTS sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penanganan kebakaran di Bromo dan sejumlah daerah lain.

Pemerintah menargetkan tim gabungan segera menuntaskan pemadaman agar ekosistem kawasan TNBTS dapat pulih dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.

Baca Juga  Berada di Tenda Pengungsian Berhari-hari Akibat Banjir, Warga Kota Bekasi Berangsur Kembali Kerumah Masing Masing

“Bapak Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian yang sangat serius terhadap kebakaran di Bromo dan daerah-daerah lain. Oleh karena itu, kita semua harus bekerja keras. Target waktunya pemadaman harus dilakukan secepat-cepatnya,” tegas Pratikno.

Ia meminta seluruh unsur yang terlibat mempertahankan koordinasi dan mempercepat setiap langkah penanganan di lapangan.

Pemerintah Siapkan Teknologi Modifikasi Cuaca

Selain mengerahkan tim untuk memadamkan api secara manual, pemerintah menyiapkan langkah pencegahan melalui Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

Pratikno mengatakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memantau potensi pertumbuhan awan dalam beberapa hari ke depan.

Jika kondisi atmosfer mendukung, BNPB akan menjalankan operasi modifikasi cuaca untuk membantu membasahi kawasan yang rawan terbakar.

“BMKG dan BNPB terus mendeteksi potensi awan dalam beberapa hari ke depan. Jika potensinya mencukupi, BNPB sudah mempersiapkan untuk melakukan operasi modifikasi cuaca. Jadi, kita bukan hanya memadamkan sisa api, tapi juga membasahi kawasan untuk mencegah kebakaran berikutnya,” jelas Pratikno.

Baca Juga  Kemenag Siapkan 6.180 Posko Masjid Ramah Mudik Lebaran 2025

Strategi tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya mengejar pemadaman titik api, tetapi juga memperkuat upaya pencegahan agar kebakaran tidak kembali meluas.

Kepala Daerah Diminta Perkuat Kesiapsiagaan

Pratikno juga mengingatkan seluruh kepala daerah agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, baik bencana basah maupun kering.

Menurutnya, pemerintah pusat saat ini menangani berbagai bencana di sejumlah daerah secara bersamaan. Selain kebakaran hutan dan lahan, pemerintah juga masih menghadapi bencana banjir di beberapa wilayah.

“Energi nasional saat ini terus bergerak. Pemerintah pusat energinya tersebar ke banyak daerah karena bencana kebakaran tidak hanya terjadi di Bromo, dan di sisi lain kita juga masih menangani bencana banjir,” kata Pratikno.

Karena itu, ia meminta kepala daerah, TNI, Polri, dan seluruh unsur terkait bergerak cepat mendeteksi potensi bencana sekaligus mengambil langkah pencegahan sejak dini.

“Saya harapkan para kepala daerah dan pimpinan daerah, TNI dan Polri, semuanya bergerak cepat memadamkan potensi kebakaran sekaligus mencegah terjadinya bencana sejak dini,” tegasnya.

Baca Juga  Menko PMK: Arus Mudik Lebaran Lancar dan Lebih Aman, Pemerintah Ajak Masyarakat Atur Arus Balik Lebih Awal

Karhutla Bromo, Pratikno Apresiasi Tim Gabungan dan Relawan

Pada akhir peninjauan, Pratikno memberikan apresiasi kepada seluruh petugas yang bekerja di garis depan penanganan Karhutla Bromo.

Ia menyampaikan penghargaan kepada jajaran pemerintah daerah, bupati, sekretaris daerah, TNI, Polri, tim pemadam gabungan, serta para relawan yang terus bekerja memadamkan api.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran pemerintah daerah, Pak Bupati, Pak Sekda, juga kepada jajaran TNI khususnya Pak Danrem, dan Polri, serta seluruh tim pemadam gabungan dan relawan yang sudah bekerja keras luar biasa tanpa kenal lelah menaklukkan api,” ujar Pratikno.

Pratikno menilai dukungan masyarakat dan sinergi seluruh unsur menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan kebakaran sekaligus mencegah munculnya bencana baru.

“Dukungan dari masyarakat dan sinergi kita semua adalah kunci utama agar bencana ini segera berlalu, dan agar tidak terjadi bencana berikutnya,” pungkasnya.

(Red)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya