BINTASARA.com, JAKARTA, 11 Agustus 2026 – BNPB INDO FIREX 2026 menghadirkan berbagai materi edukasi, visualisasi, serta peralatan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam gelaran INDO FIREX Expo & Forum 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Kehadiran BNPB memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal lebih dekat sarana, peralatan dalam menghadapi ancaman karhutla.
Pameran berlangsung pada 11–13 Agustus 2026 dan mempertemukan pemerintah, dunia usaha, pelaku industri, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang keselamatan dan penanggulangan bencana.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono membuka secara resmi INDO FIREX Expo & Forum 2026 pada Selasa (11/8/2026). Perwakilan BNPB, termasuk Deputi Bidang Logistik dan Peralatan, turut menghadiri pembukaan tersebut.
BNPB INDO FIREX 2026 Fokus Edukasi Karhutla
BNPB mengangkat tema Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dalam keikutsertaannya pada pameran serta memvisualisasikan tema itu melalui berbagai materi edukasi dan peralatan yang dapat terlihat langsung oleh pengunjung di booth.
Sejumlah peralatan dan materi yang BNPB tampilkan meliputi motor trail karhutla, pompa karhutla, alat pemadam api, alat pelindung diri (APD), manekin, miniatur pesawat dan helikopter, miniatur kendaraan, maket peralatan, maket hunian tetap (huntap), miniatur huntap, hingga diorama karhutla.
Diorama karhutla memberikan gambaran visual mengenai kondisi dan proses penanganan kebakaran hutan dan lahan. Sementara itu, miniatur peralatan dan sarana pendukung membantu pengunjung mengenali berbagai bentuk dukungan logistik dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana.
BNPB Perkenalkan Peralatan Penanggulangan Bencana
Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Dra. Andi Eviana, M.Si., mengatakan pameran tersebut menjadi kesempatan bagi BNPB untuk memperkenalkan peran logistik dan peralatan dalam mendukung penanggulangan bencana.
“Melalui pameran ini, kami ingin memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai peralatan sebagai pendukung dalam penanggulangan bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan. Edukasi seperti ini penting agar masyarakat semakin memahami risiko bencana dan upaya untuk mengurangi resiko,” ujar Andi Eviana.
Menurutnya, pemahaman masyarakat mengenai risiko bencana menjadi bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan. Karena itu, BNPB tidak hanya menampilkan peralatan, tetapi juga menyampaikan informasi mengenai mitigasi dan penanganan bencana.
Booth BNPB Sajikan Edukasi dan Kuis Interaktif
Selain memamerkan peralatan, BNPB menyediakan media tayang informatif di booth. Materi tersebut menyajikan berbagai informasi mengenai kebencanaan, mulai dari risiko bencana, mitigasi, kesiapsiagaan, hingga langkah penanganan bencana.
BNPB juga mengajak pengunjung mengikuti kuis interaktif melalui aplikasi. Kegiatan tersebut membuat penyampaian edukasi kebencanaan menjadi lebih menarik sekaligus mendorong pengunjung berpartisipasi secara langsung.
Sejak pameran dibuka, booth BNPB menarik perhatian berbagai kalangan. Perwakilan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, pelaku industri, peserta pameran, hingga masyarakat umum datang untuk melihat berbagai materi yang ditampilkan.
Pengunjung juga dapat memperoleh informasi langsung mengenai peran BNPB dalam menyediakan dukungan logistik dan peralatan untuk menghadapi berbagai jenis bencana.
INDO FIREX Expo 2026 Buka Peluang Kolaborasi
Keikutsertaan BNPB dalam INDO FIREX Expo & Forum 2026 juga membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, industri, dan pemangku kepentingan lainnya.
Forum tersebut dapat menjadi wadah pertukaran pengetahuan, pengalaman, teknologi, dan inovasi di bidang keselamatan serta penanggulangan bencana. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu memperkuat kapasitas Indonesia dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.
BNPB memanfaatkan momentum pameran untuk memperkenalkan kemampuan logistik dan peralatan sekaligus memperluas komunikasi publik mengenai kebencanaan.
Melalui edukasi dan interaksi langsung, BNPB mendorong masyarakat meningkatkan literasi kebencanaan, kesiapsiagaan, dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai risiko, termasuk kebakaran hutan dan lahan.
Pameran tersebut sekaligus menegaskan bahwa penanggulangan bencana membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Pemerintah, industri, dunia usaha, dan masyarakat perlu membangun kolaborasi agar upaya mitigasi dan kesiapsiagaan berjalan lebih kuat dan berkelanjutan. (Red)



