Mei 15, 2026 18:15
Breaking News

AMI Desak Prabowo Copot Oknum DPRD Jember yang Viral Saat Rapat Stunting

BINTASARA.com, JEMBER – Video oknum anggota DPRD Jember yang terduga bermain game sambil merokok saat rapat resmi viral di media sosial dan menuai kecaman publik. Rapat tersebut membahas pelayanan kesehatan serta penanganan stunting di Kabupaten Jember.

Aksi anggota dewan itu memicu kritik tajam karena tidak mencerminkan etika, tanggung jawab, dan sikap profesional sebagai wakil rakyat. Publik menilai tindakan tersebut tidak pantas dilakukan dalam forum resmi yang membahas persoalan penting menyangkut kepentingan masyarakat.

AMI Minta Prabowo Beri Sanksi Tegas
Menanggapi polemik tersebut, Aliansi Madura Indonesia (AMI) menyampaikan sikap tegas. Ketua AMI meminta Prabowo Subianto turun tangan untuk memberikan sanksi terhadap oknum anggota DPRD Jember yang videonya viral.

Baca Juga  988 Paket Bantuan Pangan Disalurkan ke Penerima Manfaat di Kelurahan Margajaya

Ketua AMI, Baihaki Akbar, SE., SH., menegaskan perilaku tersebut telah mencederai kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif.

“Perilaku seperti itu sangat memalukan dan mencederai kepercayaan masyarakat. Apalagi rapat yang membahas menyangkut kesehatan dan stunting. Ini tidak pantas Ia lakukan oleh seorang wakil rakyat,” ujar Baihaki Akbar dalam keterangannya.

AMI juga mendesak DPP Partai Gerindra segera mencopot dan memecat kader yang bersangkutan apabila terbukti melanggar kode etik partai maupun etika sebagai pejabat publik.

Menurut Baihaki, langkah tegas perlu agar marwah partai tetap terjaga dan tidak menimbulkan citra buruk di tengah masyarakat.

Rusak Citra Partai dan Lembaga Dewan

Baihaki menilai tindakan oknum anggota DPRD Jember tersebut dapat merusak nama baik partai apabila tidak menindak secara serius. Ia mengingatkan bahwa masyarakat saat ini semakin kritis terhadap perilaku pejabat publik.

Baca Juga  Miliki Rasa Sosial Tinggi! Kasat Lantas Polres Nias AKP Sonahami Lase, S.H., Sambangi Keluarga Kurang Mampu Di Desa Soewe

“Jangan sampai tindakan oknum ini merusak marwah partai dan mempermalukan nama besar Gerindra. Kami meminta Bapak Prabowo Subianto turun tangan dan memberikan sanksi tegas,” tegasnya.

Sementara itu, pihak DPRD Jember dan Partai Gerindra dikabarkan akan memproses kasus tersebut melalui mekanisme etik internal. Oknum anggota DPRD yang videonya viral juga telah menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas tindakannya yang dianggap tidak pantas tersebut.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya