Juli 3, 2026 14:56
Breaking News

Kesiapan Pertahanan Natuna Diperkuat, Menko Polkam Tegaskan TNI-Polri Garda Terdepan Jaga Kedaulatan RI

https://bintasara.com/Kesiapan Pertahanan Natuna

BINTASARA.com, RIAU – Kesiapan Pertahanan Natuna menjadi fokus kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago ke Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (2/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Menko Polkam meninjau pasukan Yon Komposit 1/Gardapati, prajurit TNI dan Polri, serta Gugus Tempur Laut Komando Armada I (Guspurla Koarmada I) untuk memastikan kesiapan pertahanan dan keamanan di wilayah perbatasan utara Indonesia.

Di hadapan prajurit Yon Komposit 1/Gardapati, Korps Marinir, dan personel Polri, Djamari Chaniago menegaskan bahwa Natuna memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara. Karena itu, seluruh prajurit harus menjaga profesionalisme, disiplin, soliditas, dan kesiapan dalam melindungi kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Tugasmu bukan tugas sembarangan, tidak sama dengan tugas di daerah lain. Kalian di sini menjaga kedaulatan kita. Seluruh unsur Angkatan Darat, Laut, Udara, dan Kepolisian harus kompak semua. Bangsa menunggu hasil dari tugasmu di sini,” tegas Menko Polkam.

Kesiapan Pertahanan Natuna Jadi Prioritas Penguatan Kedaulatan Indonesia

Selain memberikan arahan, Djamari Chaniago juga menyampaikan salam dan pesan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada seluruh prajurit yang bertugas di Natuna. Presiden meminta seluruh personel menjaga kesehatan, memperkuat solidaritas, dan meningkatkan sinergi antarmatra karena kekuatan negara sangat bergantung pada kekompakan TNI dan Polri.

Baca Juga  Menko Polkam Apresiasi Kinerja Kru Pesawat Pengiriman Logistik Bencana

“Salam beliau adalah selamat bertugas, jaga kesehatan dan kekompakan kalian. Tugas kita masih belum akan selesai, ke depan mungkin akan semakin banyak,” ujar Menko Polkam menyampaikan pesan Presiden.

Menko Polkam juga mengingatkan seluruh prajurit agar memegang teguh sumpah prajurit serta menjaga nama baik Indonesia di kawasan perbatasan. Menurutnya, Natuna menjadi etalase terdepan Indonesia sehingga sikap dan tindakan setiap personel akan memengaruhi pandangan negara-negara tetangga terhadap bangsa Indonesia.

“Kalian yang bertugas di wilayah ini berhadapan langsung dengan negara-negara lain. Apa yang kalian perbuat di sini akan sangat berpengaruh pada pandangan negara-negara sekitar terhadap Indonesia. Apa yang kalian lihat, apa yang kalian lakukan, akan menentukan tingkat penghargaan orang asing kepada bangsa kita,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya latihan yang berkesinambungan untuk membangun kesiapan tempur. Menurutnya, prajurit tidak akan mampu menjalankan tugas secara optimal tanpa latihan yang konsisten dan peningkatan kemampuan.

Baca Juga  Kreativitas Warga Binaan Lapas Cilegon Tumbuh Lewat Seni Lukis dan Handcraft Daur Ulang

“Ingat, tentara kalau tidak bertempur, ya berlatih. Tidak mungkin seorang prajurit mampu melaksanakan tugasnya tanpa latihan. Karena itu, teruslah berlatih, tingkatkan kemampuan, dan siapkan diri menghadapi setiap tantangan yang mungkin terjadi,” tegasnya.

Djamari Chaniago kembali mengingatkan bahwa Presiden Prabowo Subianto berulang kali menekankan pentingnya soliditas TNI dan Polri sebagai fondasi utama kekuatan negara. Oleh sebab itu, seluruh personel harus menjaga kekompakan dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Presiden berulang-ulang menyampaikan bahwa tulang punggung negara ini betul-betul tergantung kepada kekokohan dan kekompakan TNI dan Polri. Kalau dua tiang ini kokoh, negara kita menjadi kuat. Oleh karena itu, jaga betul kedaulatan kita di sini dan laksanakan tugas dengan baik,” jelasnya.

Kesiapan Pertahanan Natuna Diperkuat Lewat Pengamanan Laut Natuna Utara

Dalam agenda yang sama, Menko Polkam meninjau Gugus Tempur Laut Komando Armada I (Guspurla Koarmada I). Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali bersama jajaran memaparkan kondisi keamanan maritim terkini, kesiapan operasi, serta tantangan strategis yang berkembang di wilayah Laut Natuna Utara.

Baca Juga  PB PGRI Layangkan Gugatan Faktual ke PTUN Jakarta

Menko Polkam menegaskan pemerintah terus memperkuat koordinasi antar kementerian dan lembaga agar sistem pertahanan dan keamanan maritim berjalan semakin efektif. Menurutnya, penguatan kesiapsiagaan di kawasan perbatasan tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjamin keamanan pelayaran, perdagangan, perikanan, dan pemanfaatan sumber daya laut untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.

Guspurla Koarmada I merupakan Komando Pelaksana Operasi (Kolaksops) di bawah Panglima Koarmada I yang bermarkas di Fasilitas Pelabuhan TNI AL Selat Lampa, Natuna. Satuan ini memiliki peran strategis dalam melaksanakan operasi tempur laut dan amfibi, proyeksi kekuatan, serta penegakan hukum di laut guna menjaga stabilitas keamanan maritim dan memastikan kedaulatan Indonesia tetap tegak di Laut Natuna Utara.

Selama kunjungan kerja di Natuna, Menko Polkam didampingi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura, Bupati Natuna Cen Sui Lan, serta jajaran pejabat Kemenko Polkam, termasuk Sekretaris Kemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, para Deputi II, III, dan IV, serta Staf Khusus Menko Polkam.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya