Juli 30, 2026 12:45
Breaking News

Komitmen Kebangsaan Polda Metro Jaya Diperkuat, PNPP Dibekali Wawasan Kebangsaan dan Nilai Toleransi

https://bintasara.com/Komitmen Kebangsaan Polda

BINTASARA.com, JAKARTA – Komitmen Kebangsaan Polda Metro Jaya kembali perkuat kegiatan pembekalan wawasan kebangsaan dan nilai toleransi kepada Pegawai Negeri pada Polri (PNPP). Program yang berlangsung pada Kamis (30/7/2026) di salah satu hotel di Jakarta ini bertujuan meningkatkan ketahanan ideologi personel sekaligus mencegah penyebaran paham radikalisme dan intoleransi di lingkungan Polri.

Pembukaan kegiatan langsung oleh Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, yang menegaskan bahwa penguatan komitmen kebangsaan menjadi bagian penting dalam membangun integritas seluruh personel Polri, termasuk PNPP.

Komitmen Kebangsaan Polda Perkuat Ideologi Berlandaskan Empat Pilar

Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono menekankan bahwa setiap anggota Polri wajib menjadikan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga  Dapat Perhatian Serius Kemenag, Amien Suyitno: PPG Angkatan II Guru Mapel Dimulai September

Menurutnya, kepercayaan publik terhadap institusi Polri hanya dapat terjaga apabila setiap personel menunjukkan integritas, menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, menghormati keberagaman, serta menolak seluruh bentuk paham yang bertentangan dengan Pancasila dan konstitusi.

“Kepercayaan masyarakat kepada Polri merupakan amanah yang harus terus kita pelihara. Hal tersebut hanya dapat terwujud melalui integritas setiap personel yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, menghormati keberagaman, serta menolak segala bentuk paham yang bertentangan dengan Pancasila dan konstitusi,” ujar Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono.

Personel Polri Harus Tangguh Menghadapi Ancaman Radikalisme Digital

Wakapolda Metro Jaya menjelaskan bahwa tantangan terhadap persatuan bangsa kini berkembang semakin kompleks. Ancaman tidak hanya muncul dalam bentuk fisik, tetapi juga menyebar melalui berbagai informasi, narasi, dan konten digital yang terkonsumsi masyarakat setiap hari.

Baca Juga  Truk Batu Tanpa Penutup Mengancam Nyawa Pengguna Jalan di Jalur Semarang–Solo

Karena itu, ia meminta seluruh personel Polri memiliki ketahanan ideologi yang kuat agar mampu menyaring informasi secara bijaksana serta tidak mudah terpengaruh oleh ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

Komitmen Kebangsaan Polda Hadirkan Pakar dari Kementerian Agama dan BNPT

Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi, M.Ag., Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pendidikan Agama dan Keagamaan BMBP SDM Kementerian Agama RI, serta Kombes Pol. (Purn) Drs. Sutriyono, Tenaga Ahli Kepala BNPT Bidang Sumber Daya Manusia.

Melalui materi Ia menyampaikan peserta memperoleh penguatan mengenai pentingnya menjaga persatuan bangsa, meningkatkan toleransi, serta memperkuat daya tangkal terhadap penyebaran paham radikal di lingkungan kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga  Peringatan Hari Santri 2025, Kemenag Dapat Restu Presiden Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren

PNPP Berharap Menjadi Teladan Persatuan

Menutup sambutannya, Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperluas wawasan, memperdalam pemahaman kebangsaan, serta memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas di satuan masing-masing.

Ia berharap setiap PNPP mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan, menghormati keberagaman, serta membangun budaya saling menghargai di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap semangat kebangsaan seluruh personel semakin kuat sehingga menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas. Mari kita terus mempererat persatuan, menjaga soliditas, serta menunjukkan keteladanan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tutup Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *