Mei 2, 2026 11:36
Breaking News

Prabowo: Indonesia Konsisten Dukung Perdamai, Bila Diperlukan TNI Siap Dikerahkan

BINTASARA.com – Kepulangan Presiden Prabowo usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh di Republik Arab Mesir.

Menyambut kedatangan Presiden Prabowo. Jajaran petinggi Negara Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. telah siap di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Selasa (14/10/2025).

Hadir di Forum Internasional Presiden menyampaikan hasil kesepakatan yang dicapai yakni mengarah gencatan senjata dan langkah awal perdamaian menyeluruh.

“Saya baru saja tiba dari Mesir, dari Sharm El-Sheikh. Di situ banyak tokoh dari berbagai negara hadir menyaksikan penandatanganan pokok-pokok persetujuan rencana gencatan senjata yang nantinya mengarah kepada perdamaian keseluruhan,” ujarnya.

Baca Juga  Wamendagri: Dana Otsus 2026 Triwulan I Sudah Tersalurkan ke 16 Daerah di Papua

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas kepercayaan internasional yang terus melibatkan Indonesia dalam proses besar menuju perdamaian.

Hal ini sejalan dengan tekad Indonesia sebagai bangsa besar yang menjunjung tinggi keadilan dan kemanusiaan.

“Memang ini tekad kita sebagai bangsa. Tekad saya, puluhan tahun saya membela Palestina, puluhan tahun sejak saya masih muda. Kita terus-menerus mendukung kemerdekaan Palestina, rakyat Palestina,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo turut menyampaikan konsistensi negara Indonesia dalam menunjukkan komitmen nyata terhadap perjuangan rakyat Palestina. Menurutnya, Indonesia secara aktif mendukung kemerdekaan Palestina dengan pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah konflik.

Presiden RI menyatakan kesiapan Indonesia untuk berkontribusi dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan, termasuk pengiriman pasukan perdamaian.

Baca Juga  Gempa M4,7 Flores Timur, Lima Desa Terdampak

“Saya ditanya oleh pihak-pihak yang merupakan pihak katakanlah mediator kunci, Amerika Serikat, dengan Turki, Qatar, Mesir, negara-negara yang langsung berurusan sama Palestina. Mereka bertanya bagaimana kesiapan Indonesia. Kami katakan kami siap,” pungkasnya.

TNI senantiasa berada dalam kondisi siap operasional apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk melaksanakan misi perdamaian dunia.

Dengan profesionalisme, pengalaman, serta rekam jejak yang diakui internasional melalui berbagai operasi peacekeeping, TNI siap digerakkan dan ambil bagian dalam mewujudkan perdamaian dan stabilitas di kawasan Timur Tengah, sejalan dengan kebijakan dan arahan Presiden Republik Indonesia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya