BINTASARA.com, GUNUNGSITOLI – Kalapas Gunungsitoli Serahkan Penghargaan kepada Pegawai Teladan Triwulan II Tahun 2026 dalam apel pagi yang digelar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunungsitoli, Senin (13/7/2026).
Momentum tersebut menjadi bentuk nyata apresiasi terhadap pegawai yang menunjukkan dedikasi, disiplin, loyalitas, dan kinerja terbaik sekaligus memperkuat budaya kerja profesional di lingkungan pemasyarakatan.
Apel pagi dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Sahat Bangun, dan diikuti seluruh pejabat struktural beserta jajaran pegawai.
Selain menjadi sarana memperkuat kedisiplinan dan kekompakan organisasi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada pegawai yang telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan institusi.
Pada kesempatan tersebut, Sahat Bangun menyerahkan secara langsung Piagam Penghargaan Pegawai Teladan Triwulan II Tahun 2026 kepada Afolo Mendrofa.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, integritas, disiplin, serta konsistensi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur pemasyarakatan.
Menurut Sahat Bangun, pemberian penghargaan bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan strategi organisasi dalam membangun budaya kerja yang sehat, kompetitif, dan berorientasi pada prestasi.
Ia menegaskan bahwa setiap pegawai memiliki kesempatan yang sama untuk meraih penghargaan melalui kinerja terbaik dan pengabdian yang tulus kepada institusi.
Dalam amanatnya, Sahat Bangun mengajak seluruh pegawai agar terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga integritas, serta mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK dan budaya kerja Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh pencapaian individu, tetapi lahir dari sinergi seluruh jajaran yang memiliki komitmen kuat dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang berkualitas, akuntabel, dan humanis.
Melalui semangat kompetisi yang sehat, Lapas Kelas IIB Gunungsitoli terus mendorong setiap pegawai agar mampu berinovasi, meningkatkan kapasitas diri, serta menghadirkan berbagai terobosan yang berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.
Program pemberian penghargaan pegawai teladan yang dilaksanakan secara berkala juga menjadi salah satu bentuk komitmen Lapas Kelas IIB Gunungsitoli dalam membangun sistem pembinaan sumber daya manusia yang berbasis prestasi.
Dengan adanya apresiasi tersebut, setiap pegawai diharapkan semakin termotivasi untuk memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Melalui apel pagi yang dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan ini, Lapas Kelas IIB Gunungsitoli menegaskan komitmennya untuk terus menumbuhkan budaya kerja yang profesional, berintegritas, adaptif, dan akuntabel.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik yang diberikan oleh Lapas Kelas IIB Gunungsitoli.
