Juli 10, 2026 20:57
Breaking News

Layanan Perpustakaan Lapas Gunungsitoli Tingkatkan Literasi dan Wawasan Warga Binaan

BINTASARA.com, GUNUNGSITOLI – Layanan Perpustakaan Lapas Gunungsitoli terus menjadi salah satu program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan dalam meningkatkan budaya literasi, memperluas wawasan, dan membentuk karakter positif selama menjalani masa pidana.

Melalui layanan peminjaman buku yang rutin dilaksanakan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Gunungsitoli mendorong setiap warga binaan untuk memanfaatkan waktu pembinaan dengan kegiatan yang produktif dan edukatif. Jumat, (10/07/2026).

Perpustakaan Lapas Kelas IIB Gunungsitoli menyediakan berbagai koleksi bacaan yang dapat diakses oleh seluruh warga binaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Setiap hari pelayanan berlangsung secara tertib di bawah pengawasan petugas yang memastikan seluruh proses berjalan aman, nyaman, dan sesuai prosedur.

Baca Juga  Tingkatkan Sinergitas, Polres Nias Gelar Coffee Morning dengan Insan Pers

Warga binaan memanfaatkan layanan tersebut untuk meminjam berbagai jenis buku, mulai dari buku keagamaan, pengetahuan umum, motivasi, keterampilan, pengembangan diri, hingga berbagai bacaan edukatif lainnya.

Keberagaman koleksi tersebut memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperluas pengetahuan sekaligus meningkatkan minat baca selama mengikuti program pembinaan di dalam lapas.

Petugas perpustakaan melaksanakan pelayanan secara aktif melalui pencatatan administrasi peminjaman dan pengembalian buku.

Setiap transaksi dicatat dengan teliti agar seluruh koleksi perpustakaan tetap terdata dengan baik dan dapat dimanfaatkan secara bergantian oleh seluruh warga binaan.

Pengelolaan administrasi yang tertib juga mendukung keberlangsungan pelayanan perpustakaan secara optimal.

Selain menjadi tempat membaca, perpustakaan juga berfungsi sebagai media pembelajaran yang mendukung program pembinaan kepribadian.

Baca Juga  Semakin Produktif, Lapas Tahuna Panen 300 Ikat Kacang Panjang

Warga binaan dapat mengisi waktu luang dengan aktivitas yang positif sehingga mampu mengurangi kejenuhan sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir kritis, memperkaya pengetahuan, serta membangun semangat untuk terus belajar.

Layanan perpustakaan menjadi salah satu bentuk komitmen Lapas Kelas IIB Gunungsitoli dalam menghadirkan pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Melalui budaya membaca yang terus ditanamkan, warga binaan memperoleh kesempatan untuk mengembangkan potensi diri, memperbaiki pola pikir, serta mempersiapkan diri agar mampu kembali berperan positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.

Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli menegaskan bahwa penguatan budaya literasi merupakan bagian penting dari proses pembinaan yang berkelanjutan.

Dengan menyediakan akses terhadap berbagai bahan bacaan yang berkualitas, lapas berupaya menciptakan lingkungan pembinaan yang edukatif dan kondusif sehingga warga binaan memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemampuan intelektual maupun karakter.

Baca Juga  Siswa-Siswi Kelas XII SMKN 1 Mazino Ikuti UKK Mandiri

Melalui Layanan Perpustakaan Lapas Gunungsitoli, diharapkan budaya membaca semakin tumbuh di lingkungan pemasyarakatan.

Program ini tidak hanya meningkatkan literasi warga binaan, tetapi juga membentuk pribadi yang lebih percaya diri, berwawasan luas, memiliki keterampilan berpikir yang lebih baik, serta siap beradaptasi dan memberikan kontribusi positif ketika kembali ke tengah kehidupan bermasyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *