Juni 4, 2026 00:30
Breaking News

KONI Pusat Sambut Kunjungan Mahasiswa Unwahas

Jakarta, Bintasara.com Bidang Pendidikan dan Penataran (Diktar) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menggelar kuliah umum yang dihadiri oleh para mahasiswa Universitas Wahid Hasyim, pada Rabu 3 Juni 2026, di Ruang Rapat Lukman Niode Kantor KONI Pusat Senayan, Jakarta.

Narasumber utama adalah Wakil Ketua Umum (Waketum) I KONI Pusat Mayjen TNI Purn Dr. Suwarno, S.IP., M.Sc. Di hadapan mahasiswa Unwahas, Suwarno tegaskan mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah memperluas wawasan para mahasiswa terkait tata kelola organisasi olahraga nasional, tantangan pembangunan olahraga prestasi, serta pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung kemajuan olahraga di Tanah Air.

Suwarno menjelaskan tugas dan fungsi KONI sebagai organisasi yang bertanggung jawab terhadap pembinaan olahraga prestasi berdasarkan Undang-Undang No. 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

“KONI Pusat merupakan organisasi yang fokus pada pembinaan olahraga prestasi dan menjunjung tinggi Merah Putih. KONI Pusat juga membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan olahraga serta melakukan pembinaan terhadap para anggotanya yang saat ini berjumlah 38 KONI Provinsi, 514 KONI Kabupaten/Kota, dan 82 induk cabang olahraga,” jelas Suwarno.

Baca Juga  KONI Pusat dan ITCEN CLOIT Teken MoU, Perkuat Kualiatas Olahraga Melalui Teknologi

Ia juga memaparkan bahwa pembinaan olahraga nasional harus melibatkan berbagai pihak, seperti pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI), KONI berperan dalam dalam ekosistem olahraga nasional, serta Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) dalam lingkup internasional.

Pada kesempatan kali ini, Suwarno juga menjelaskan sejarah panjang KONI yang lahir dari Ikatan Sport Indonesia (ISI) pada tahun 1938, jauh sebelum Indonesia merdeka. Keberadaan ISI menunjukkan bahwa olahraga telah menjadi instrumen pemersatu bangsa sejak masa perjuangan.

“Olahraga merupakan salah satu alat pemersatu bangsa. Sebagai salah satu contoh yaitu Pekan Olahraga Nasional (PON) yang sudah diselenggarakan sejak 1948 di Solo. Hal itu menjadi salah satu bentuk diplomasi bangsa yang menunjukkan kepada dunia bahwa eksistensi Indonesia ada dan mampu mempersatukan berbagai bangsa melalui kompetisi olahraga,” lanjutnya.

Kemajuan olahraga nasional tentu didukung oleh beberapa pilar penting diantaranya, kebijakan yang tepat, tata kelola organisasi, ketersediaan sarana dan prasarana, pembinaan atlet dan pelaku olahraga, dukungan anggaran, pemanfaatan teknologi, pengembangan Sport Science, hingga industri olahraga.

Baca Juga  Another Big Apartment Project Slated for Broad Ripple Company

Sebagai organisasi yang bertanggung jawab terhadap pembinaan olahraga prestasi, KONI Pusat juga terus menyelenggarakan berbagai multievent guna peningkatan prestasi dan kualitas atlet nasional. Saat ini, KONI pusat tengah mempersiapkan penyelenggaraan PON XXII/2028 Nusa Tenggara yang akan terfokus pada cabang olahraga Olimpiade.

Tidak hanya itu, KONI Pusat juga membuat terobosan dengan multievent tambahan seperti PON Beladiri, PON Pantai, PON Indoor, dan PON remaja sebagai wadah bagi para cabang olahraga yang tidak dipertandingkan pada PON XXII/2028 Nusa Tenggara.

*Upaya KONI Berkolaborasi dengan Perguruan Tinggi*

Dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, KONI Pusat juga menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi antara lain, Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), London School Of Public Relations Institute (LSPR), serta sejumlah perguruan tinggi lainnya. Kerja sama tersebut diwujudkan melalui program beasiswa bagi atlet, sekaligus penerapan Sport Science dalam pembinaan olahraga prestasi.

Baca Juga  DLH Kota Bekasi Lambat Tangani Bencana Longsor Sampah di BLUD UPTD PALD, Kesehatan Masyarakat Terganggu Sanksi Pidana Menanti

KONI Pusat menilai penting peran perguruan tinggi dalam proses pembinaan atlet. Selain menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, perguruan tinggi juga berperan dalam mengembangkan cabang olahraga yang diminati oleh mahasiswa, dengan melakukan identifikasi dan seleksi atlet potensial, serta menghasilkan inovasi berbasis Sport Science.

Kuliah umum kali ini menjadi bagian dari upaya KONI Pusat dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan olahraga prestasi. Melalui kolaborasi yang erat antara KONI Pusat dengan perguruan tinggi, diharapkan lahir berbagai inovasi, serta sumber daya manusia yang unggul yang mampu mendukung peningkatan prestasi olahraga Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan menjunjung semangat ‘Bicara Olahraga, Bicara Merah Putih’, KONI Pusat mengajak seluruh pemangku kepentingan olahraga termasuk akademisi untuk bersama-sama membangun ekosistem olahraga yang kuat guna melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya