BINTASARA.com, JAKARTA TIMUR – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Timur memperkuat kerja sama publikasi dan penyebarluasan informasi dengan media melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), Jumat (30/10/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi masyarakat mengenai layanan keimigrasian melalui SIMEDIA (Sistem Integrasi Manajemen Kerja Sama Media).
Penandatanganan dokumen kerja sama tersebut menjadi langkah awal bagi Kantor Imigrasi Jakarta Timur dalam membangun kemitraan media yang lebih kuat, profesional, dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, kedua pihak berharap masyarakat mudah memahami informasi keimigrasian dengan akurat, berimbang dan transparan.
Kerja sama tersebut juga menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun komunikasi publik. Media tidak hanya menyebarluaskan informasi, tetapi juga membantu masyarakat memahami kebijakan, prosedur pelayanan, program, serta berbagai kegiatan keimigrasian.
SIMEDIA Imigrasi Jakarta Timur Perkuat Kemitraan Media
Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Tikkim) Kantor Imigrasi Jakarta Timur, Rendi, yang mewakili Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Timur, menyampaikan bahwa media memiliki peran penting dalam menjembatani komunikasi antara institusi pemerintah dan masyarakat.
Menurut Rendi, pemberitaan yang akurat dan berimbang dapat membantu masyarakat memahami berbagai informasi mengenai pelayanan keimigrasian. Media juga berperan menyampaikan perkembangan program dan peningkatan kualitas pelayanan berdasarkan fakta serta data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Oleh karena itu, Rendi menilai Kantor Imigrasi dan media perlu membangun hubungan melalui komunikasi terbuka, koordinasi yang baik, serta pola kerja sama yang profesional.
Ia menjelaskan bahwa kehadiran SIMEDIA menjadi salah satu langkah untuk mentransformasi tata kelola kemitraan media. Sebelumnya, kerja sama publikasi cenderung berlangsung secara insidental dan bergantung pada komunikasi personal.
Kini, SIMEDIA menghadirkan mekanisme pengelolaan kerja sama media yang lebih tertib, terintegrasi, terencana, terstandar, terpantau, dan terukur.
“Dengan hadirnya SIMEDIA, pengelolaan kerja sama media semakin tertib, terintegrasi, terencana, terstandar, terpantau, dan terukur,” ujar Rendi.
SIMEDIA Dorong Tata Kelola Publikasi Lebih Profesional
Melalui sistem tersebut, Kantor Imigrasi Jakarta Timur berharap dapat membangun kemitraan media secara sistematis dengan arah dan mekanisme kerja yang lebih jelas.
Pengelolaan kerja sama yang terintegrasi juga memungkinkan institusi melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan kemitraan. Dengan demikian, hubungan antara Imigrasi dan media tidak hanya berorientasi pada penyebaran informasi sesaat, tetapi juga membangun kolaborasi jangka panjang berdasarkan kepercayaan, profesionalisme, dan komitmen bersama.
Rendi menegaskan bahwa SIMEDIA dimungkinkan mampu memperkuat sinergi antara Kantor Imigrasi Jakarta Timur dan insan pers dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Semoga melalui SIMEDIA, kita dapat membangun sinergi yang semakin kuat, mempererat kemitraan yang profesional, serta menghadirkan penyebarluasan informasi keimigrasian yang semakin optimal,” tegas Rendi.
Perkuat Edukasi dan Kepercayaan Masyarakat
Kerja sama publikasi ini juga menjadi bagian dari upaya Kantor Imigrasi Jakarta Timur dalam meningkatkan kualitas komunikasi publik. Melalui dukungan media, masyarakat berharap semakin mudah memperoleh informasi mengenai persyaratan, prosedur, kebijakan, dan berbagai layanan keimigrasian.
Penyebaran informasi yang tepat dan mudah dapat membantu masyarakat mengakses layanan secara lebih baik sekaligus mengurangi kesalahpahaman terhadap prosedur keimigrasian.
Kantor Imigrasi Jakarta Timur berharap kemitraan tersebut dapat menjadi wujud komitmen bersama dalam menghadirkan komunikasi publik yang terbuka, informatif, dan bertanggung jawab.
Melalui penerapan SIMEDIA dan kolaborasi bersama media, Imigrasi Jakarta Timur berupaya memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan keimigrasian yang profesional, transparan, dan akuntabel. Redaksi

