BINTASARA.com, JAKARTA – Pelantikan 92 CPNS di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dalam menghadapi ancaman bencana yang semakin kompleks. Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. memimpin langsung pelantikan yang berlangsung di Aula Sutopo Purwo Nugroho, Graha BNPB, Jakarta, Rabu (23/7/2026).
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2024. Sebanyak 92 CPNS akan bertugas di berbagai unit kerja BNPB untuk mendukung pelayanan penanggulangan bencana di seluruh Indonesia.
CPNS Isi Berbagai Formasi Strategis
Sebanyak 92 CPNS dari berbagai formasi strategis, seperti analis kebencanaan, pranata komputer, dan tenaga teknis penanggulangan bencana, resmi bergabung dengan BNPB
Penempatan tersebut bertujuan memperkuat sumber daya manusia BNPB agar mampu meningkatkan kualitas pelayanan pada seluruh tahapan penanggulangan bencana, mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan, tanggap darurat, rehabilitasi, hingga rekonstruksi.
Kepala BNPB Titipkan Amanah Besar kepada CPNS
Dalam amanatnya, Kepala BNPB menegaskan bahwa para CPNS merupakan generasi baru yang akan memperkuat organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan kebencanaan di masa depan.
“Saudara-saudara adalah wajah baru BNPB. Saya titipkan amanah besar kepada kalian. Bencana tidak mengenal waktu. Kita harus hadir cepat, tepat, melayani masyarakat dengan hati, dan bekerja dengan sebaik-baiknya,” ujar Suharyanto.
Ia juga mengingatkan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas.
Integritas, Profesionalisme, dan Gotong Royong Jadi Pesan Utama
Kepala BNPB menekankan seluruh CPNS harus memegang tiga nilai utama, yaitu integritas, profesionalisme, dan semangat gotong royong.
Menurutnya, setiap aparatur sipil negara di lingkungan BNPB harus terus meningkatkan kompetensi, menguasai perkembangan teknologi, serta menjaga etika dan loyalitas kepada bangsa dan negara.
“Jangan pernah lelah belajar, tingkatkan kompetensi teknis kebencanaan, kuasai teknologi, dan yang paling penting jaga etika serta loyalitas kepada bangsa dan negara,” tegasnya.
Pengambilan Sumpah dan Fakta Integritas
Selain melantik para CPNS, Kepala BNPB juga memimpin pengambilan sumpah serta penandatanganan pakta integritas sebagai bentuk komitmen menjalankan tugas sesuai peraturan perundang-undangan dan nilai-nilai ASN.
Acara tersebut turut hadir Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Unsur Pengarah BNPB, serta Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan BNPB.
Dengan bertambahnya 92 CPNS baru, BNPB optimistis dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat sistem penanggulangan bencana nasional agar lebih cepat, tanggap, profesional, dan adaptif dalam menghadapi berbagai risiko bencana di Indonesia.
