BINTASARA.com, Jakarta – Juara tinju dunia, Daud Jordan mendapatkan apresiasi khusus Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman.
Daud Jordan raih apresiasi tersebut dilandaskan Ia terpilih menjadi satu-satunya Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalbar masa bakti 2025-2029 yang bergelar Juara Dunia.
Daud terpilih menjadi Ketum KONI Kalimantan Barat (Kalbar) usai menang 37 suara pada Musorprov KONI Kalbar XIV Tahun 2025. Ia menang dari temannya yang juga anggota DPD RI dari Kalimantan Barat, yakni Sultan Syarif Melvin Alkadrie yang meraih 31 suara (total 68 suara, 1 nyatakan tidak sah).
“Saya harapkan perjalanan Daud Yordan yang mulai atlet, prestasi mulai daerah, nasional hingga internasional kemudian dari KONI Kabupaten menjadi KONI Provinsi dan juga anggota DPD RI, harus kita dukung,” ujar Marciano saat Terima Kunjungan Daud Jordan di KONI Pusat, 06/01/26
“Kita ini pelayan atlet,” tegas Marciano.
“Persatukan Kalimantan Barat karena olahraga,” sambungnya.
Diharapkan Pemerintah daerah dapat memberikan dukungan karena bukti yang telah diberikan.
“Kita lihat Kalimantan Barat memiliki potensi besar, Veddriq Leonardo peraih medali emas pertama Indonesia dari cabang olahraga panjat tebing pada Olimpiade Paris 2024 merupakan putra Kalimantan Barat,” Kata Marciano
Pasalnya, peringkat PON terus turun dari waktu ke waktu sehingga menjadi pekerjaan rumah bagi KONI Kalbar yang dikatakan berat.
Pada PON XVIII/2012 Riau, Kalbar peringkat ke-16, turun ke peringkat ke-22 pada PON XIX/2016 Jawa Barat, selanjutnya kembali turun pada PON XX/2021 Papua menjadi peringkat ke-25, terakhir pada PON XXI/2024 Aceh-Sumut menempati peringkat ke-26. Namun mampu menempati peringkat 15 pada PON Bela Diri/2025 di Kudus dengan 4 emas, 7 perak dan 19 perunggu.
Kedepan KONI Pusat mulai menyelenggarakan PON Bela Diri 2026 di Sulut, PON Pantai 2026 di Jakarta, PON Indoor serta PON Remaja tahun 2027 dan juga PON XXII/2028 di NTT-NTB. KONI Kalbar perlu mempersiapkan kontingen pada multievent yang diselenggarakan.

