September 1, 2026 12:58
Breaking News

Perkuat Program Ketahanan Pangan, Lapas Panyabungan Libatkan Peserta Magang

BINTASARA.com, PANYABUNGAN – Ketahanan pangan Lapas Panyabungan terus diperkuat melalui keterlibatan peserta magang dalam berbagai kegiatan produktif di area ketahanan pangan Lapas Kelas IIB Panyabungan, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Lapas Panyabungan dalam mengembangkan lingkungan pembinaan yang produktif sekaligus memberikan pengalaman kerja secara langsung kepada peserta magang.

Peserta magang terlibat aktif dalam proses penanaman dan perawatan berbagai jenis tanaman yang dikembangkan di area ketahanan pangan.

Beberapa komoditas yang mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut antara lain timun, jagung, dan terong.

Mereka membantu menyiapkan lahan, menanam bibit, membersihkan area tanam, serta melakukan perawatan secara rutin agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Selain mengembangkan sektor pertanian, Lapas Kelas IIB Panyabungan juga memanfaatkan area ketahanan pangan untuk membudidayakan ikan lele dan memelihara ayam.

Peserta magang turut membantu proses pemeliharaan tersebut dengan mengikuti arahan petugas yang bertanggung jawab terhadap kegiatan ketahanan pangan.

Keterlibatan peserta magang dalam ketahanan pangan Lapas Panyabungan memberikan manfaat bagi kedua pihak.

Para peserta memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan secara langsung dalam lingkungan kerja, sedangkan Lapas mendapatkan dukungan dalam menjalankan kegiatan produktif yang telah dikembangkan.

Melalui kegiatan pertanian dan peternakan sederhana tersebut, Lapas Panyabungan terus mendorong pemanfaatan lahan secara optimal.

Program ini juga menjadi sarana untuk membangun budaya kerja, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Peserta magang tidak hanya memperoleh pengalaman dalam mengelola tanaman dan hewan ternak, tetapi juga belajar memahami pentingnya konsistensi dalam merawat sumber daya yang tersedia.

Setiap kegiatan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan agar hasil yang diperoleh dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Program ketahanan pangan Lapas Panyabungan juga sejalan dengan semangat pemasyarakatan dalam menciptakan kegiatan pembinaan yang produktif dan bernilai manfaat.

Pemanfaatan lahan untuk tanaman, budidaya ikan, dan pemeliharaan ayam menjadi salah satu bentuk nyata pengembangan kegiatan kemandirian di lingkungan Lapas.

Dengan melibatkan peserta magang, Lapas Kelas IIB Panyabungan membuka ruang pembelajaran yang lebih luas. Para peserta dapat memahami secara langsung proses produksi pangan mulai dari penanaman hingga pemeliharaan.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan yang bermanfaat setelah mereka menyelesaikan masa magang.

Ke depan, Lapas Panyabungan akan terus mengembangkan kegiatan ketahanan pangan dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia.

Konsistensi dalam melakukan perawatan, meningkatkan keterampilan, serta memperkuat kolaborasi diharapkan mampu membuat program tersebut semakin produktif dan memberikan dampak positif bagi lingkungan pemasyarakatan.

Dengan semangat kerja sama dan pembinaan yang berkelanjutan, ketahanan pangan Lapas Panyabungan diharapkan tidak hanya menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga menciptakan pengalaman belajar dan budaya kerja yang positif bagi peserta magang serta seluruh pihak yang terlibat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *